follow akun ig author : @maulidamaulida84
season 1
berceritakan tentang sepuluh murid yang baru menduduki kelas 9 SMP disemester kedua. Mereka yang tidak tau apa apa tiba tiba disuruh kepala sekolah mereka untuk menyamar jadi murid SMA?
kebayang gak tuh gimana ceritanya? kenapa mereka disuruh menyamar menjadi murid SMA?
***
season 2
tiga tahun setelah kejadian itu. maulida memutuskan untuk kembali ke jogja melanjutkan kuliahnya. hal hal yang tak terduga muncul seiring berjalannya waktu. dan perlahan... masalalu akan terungkit kembali...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MA84, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
rooftop
aku kembali menjalani hariku seperti biasa. pergi kesekolah untuk menuntut ilmu, meskipun aku anak SMP, tapi gak apa apalah ya dapat ilmu dari pelajaran anak SMA, siapa tau bermanfaat di masa mendatang.
entah kenapa aku hari ini merasa sangat gugup sekali pergi sekolah. setelah kejadian kemarin, aku udah mulai agak canggung kalo dekat dia, padahal mah biasanya enggak.
" assalamu'alaikum "
" wa'alaikumussalam " aku berjalan dengan datar seperti biasanya. aku masih belum bisa beradaptasi dengan yang lain, maklum saja EQ ku sangat rendah, aku tidak pandai bersosialisasi dengan orang baru. selain takut tersakiti, aku paling benci kata penghianatan. aku sudah sering merasakannya, maka dari itu aku akan bersikap cuek dengan orang baru.
" maulida " aku menoleh kesamping, lebih tepatnya pada erza. eh? udah dua hari aku gak liat dia kayak setahun gak ketemu.
" apa aku boleh minta sesuatu darimu setelah pulang sekolah? " aku mengeryit bingung menatapnya. meminta sesuatu? memangnya dia mau apa?
" memangnya apa? " tanyaku. " kau akan tau setelah pulang sekolah nanti " jawabnya tersenyum hangat padaku. pria ini cukup murah senyum.
" pagi maulida " aku tersenyum senang saat melihat bagas sudah datang. hanya saja ada sesuatu yang aneh darinya. tapi apa ya?
" pagi juga. kau.... pakai shyal? " sekarang aku sadar, dia memakai shyal di pagi hari yang cukup sejuk ini.
" iya. gimana? couplekan kita? sayang banget lo gak make hari ini. padahal gue pengen bikin iri para manusia jomblo yang ada di sebelah " entah perasaanku saja atau... bagas tengah menyindir dua kaum jomblo di sebelahnya, abang dan erza.
" ha. ha. benarkah? " tertawa hambar aku menatap malas bagas. " tentu saja. tapi gak apa apa, yang penting kita punya barang couple, siapa tau suatu hari kita pisah? lo bisa inget terus ama gue dengan shyal itu " aku terdiam seketika saat mendengarnya, ada hati yang tiba tiba bergetar takut mendengarnya. aku tau, setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. begitupun juga aku dengannya. aku tersenyum kecut lalu menatap kosong kedepan.
" iya. itu akan menjadi kenangan terindah untukku, jika suatu hari kita harus berpisah " gumamku.
" dan suatu hari itu hanya tersisa dua minggu lagi "
hening. kami berdua terdiam dengan pikiran masing masing. aku tidak tau harus apa, tapi saat mendengar kata perpisahan keluar dari mulutnya entah kenapa aku merasa sangat takut. takut perpisahan itu bukan hanya antara jarak dan waktu, tapi untuk kehilangan.... TIDAK!! jangan berfikir yang aneh aneh!! itu tidak mungkin terjadi!! yah, tidak mungkin!!
***
aku berjalan malas menuju rooftop. hari ini aku lagi gak pengen denger suara ribut ribut dulu, dan rooftoplah yang aku tau paling tenang tanpa ada orang. aku benci keributan. kecuali, jika yang membuat keributan itu teman temanku, aku tidak pernah mempermasalahkannya, soalnya aku juga ikut ngehebohin sih. 😄
aku menarik nafas dalam dalam duduk termenung di kursi yang ada di rooftop. di sini sangat nyaman, terasa tenang dan damai. meskipun.... itu tidak bertahan lama.
" juan!! apa apaan sih lu narik narik gue kayak udah narik kerbau aja?! "
" diem!! "
" gue yang punya mulut ngapa situ yang ngatur?! udah berasa kayak raja aja ya? " aku menoleh ke arah suara dan mendapati juan dan alpa tengah berlari bersama seperti adegan acha acha nehe nehe di film india. sampai pada akhirnya mereka berhenti tepat di depanku dengan jarak 10 meter.
" juan, lo apa apaan sih? gue lagi asik asiknya bucin bucinan ama sohib gue juga, lu malah ganggu. nape? cemburu? " tanya alpa menggoda pria dingin di depannya itu. drama yang menarik, cukup untuk menghibur hati yang sedang gundah gulana ini.
" juan!! lu punya mulut gak sih? gue berasa ngomong sama patung tau gak? " sewot alpa, memang benar, juan sedari tadi hanya diam menatap datar alpa. ada benih benih cinta yang terpancar di matanya, walaupun samar tapi aku tau itu. hanya saja pria itu belum menyadari, atau lebih tepatnya menyangkal perasaan itu. kenapa aku tau? karna aku adalah tempat curhat bagi para kaum bucin. 😋
" mata lo buta? " aduh... sekalinya bicara tuh mulut pedes amat ngomongnya.
" lo ngatain gue buta? gak liat apa mata gue bersinar terang, indah, cantik dan menawan ini? " kau narsis sekali alpa.
" narsis "
" lu itu sebenarnya mau ngomong apa sih? kalo cuman mau ngata ngatain gue, gue pergi. gue udah muak ngedenger mulut pedes lo yang gak ada remnya itu " dengan kesal alpa pergi berjalan meninggalkan juan yang masih berdiri dengan pandangan dinginnya. apa dramanya berakhir seperti ini? tidak asik sekali. gak ada adegan tampar tamparan, atau saling jambak gitu? kalo gitukan seru, aku bisa datang sebagai pahlawan nantinya.
" alpa!! " uwuuu aku langsung mesem mesem liatnya. dengan romantisnya juan menarik tangan alpa sehingga membuat gadis tomboy itu terpaksa berbalik dan langsung menabrak bidang dada pria tinggi itu. sial sekali aku tidak membawa ponsel tadi, seharusnya momen ini harus di abadikan. karna jarang sekali aku liat, seorang gadis tomboy mempunyai kisah cinta yang romantis seperti ini dengan seorang pria dingin. yang satu suka main cowok, yang satunya lagi gak peka. perpaduan yang sungguh luar biasa.
plak
" astaga!! " aku langsung berlari menghampiri mereka melihat alpa menampar kuat pipi pria itu, bahkan saking kuatnya kacamata yang di pakai juan terlempar pecah ke lantai.
" kau!! "
" hei tenanglah!! jangan bertengkar seperti ini, kalian bisa omongin baik baikkan? " leraiku. aku tau juan sudah berada dalam fase emosi tingkat tinggi, begitupun dengan alpa. jika mereka di satukan, sekolah bisa meledak.
" gue udah bicara baik baik ama dia, tapi dia gak jawab. dan malah bertindak mesum!! " mesum? adegan seperti tadi dia anggap mesum? padahal itu mah adegan biasa doang, masih ada adegan yang lebih mesum lagi dari itu.
" kau bilang aku mesum? kau sendiri murahan!! " astaga, yang satu di bilang mesum, dan yang satunya lagi di bilang murahan. sekarang aku sedang apa sih?
" apa kau bilang?! " teriak alpa tak percaya. " MURAHAN!! " tegas juan dengan wajah yang memerah.
" kau MESUM!! " tekan alpa tak kalah emosi. " kau bilang aku mesum? lalu kau apa? setelah bosan menggodaku, kau pergi menggoda yang lain. kau!! menurutmu bagaimana? bukankah dia sangat murahan? " aku tiba tiba di buat gugup saat tiba tiba juan menanyakan hal yang sakral untuk ku jawab.
" emmm itu.... "
" maulida. menurutmu bagaimana saat dia menyebutmu murahan, dia sendiri tidak berkaca, bahwa baru saja dia melakukan hal yang tak senonoh pada seorang gadis " timpal alpa ikut menanyaiku.
" kau merasa tampilanmu gadis? " sinis juan. " tentu saja. tidak seperti kau, muka datar!! " jawab alpa tak kalah sinis.
" hei!! kau tidak menjawab apa apa!! dia murahan bukan? " tanya juan menatapku jengkel. aku harus jawab apa?
" kalo lo mengatakan gue murahan, kita bukan teman. lagi pula lo pasti sependapat ama gue bukan kalo dia itu mesum? " tanya alpa.
" jangan hanya karna kau berteman dengannya, kau harus tetap berpihak padanya. kau harus mengatakan yang sebenarnya kalo dia memang murahan!! " tutur juan.
" sembarangan!! maulida tidak mungkin bilang gue murahan, iyakan lida? "
" maulida!! "
" maulida!! "
" maulida!! "
huhuu bolehkah aku memutar waktu kembali? jika tau seperti ini aku tidak ingin menghampiri mereka sebagai pahlawan. bukannya pahlawan, aku malah di jadikan hakim dadakan. seseorang tolong aku.... 😵
" maaf mengganggu. aku mau jemput maulida, ada urusan penting yang harus aku bicarakan berdua dengannya "
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
visual cowok ndk cocok 🤣
maksa banget sih 🤣🤣🤣
ga jadi baca 🙈
bye 👎
karyamu hebat kak 👍
favorit 👌
gak sabar nunggu Up-nya
favorit
karyamu hebat kak
like meluncur 👍
karyamu hebat kak
like meluncur 👍
aku mampir nih thorr
semangatt yaa
yuk baca juga cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
dijamin baper deh bacanyaa 😍
mari saling support thorr ❤️
thanks
semangat up & smg ceritanya sukses yah, aku sllu tunggu feedback-nya. 😉✨
aku membawa boomlike dan boom comment. jangan lupa mampir yaah thorr