Riski seorang Fans Sepak bola fanatic saat pulang nonton pertandingan di tabrak mobil dan akhirnya terlempar Ke Dunia Lain
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RRS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28: Sambutan Sang Juara dan Gerbang Eropa
Angin kencang yang bertiup dari Selat Gibraltar menyambut pendaratan jet pribadi Riski di landasan pacu Bandara Internasional Gibraltar yang ikonik. Di balik jendela pesawat, siluet "The Rock" berdiri kokoh, seolah menyambut kepulangan sang penguasa Asia Tenggara. Riski turun dari pesawat dengan medali emas Piala AFF U-22 yang tersimpan rapi di dalam tasnya, namun aura yang ia bawa jauh lebih berkilau daripada logam tersebut.
Begitu ia melangkah masuk ke kompleks latihan Europa FC di Victoria Stadium, suasana langsung berubah. Para pemain yang sedang melakukan pemanasan tiba-tiba berhenti. Liam Walker, kapten tim sekaligus legenda sepak bola Gibraltar, adalah yang pertama menghampiri.
"Selamat datang kembali, Champ!" seru Liam sambil memeluk Riski dengan hangat. "Kami menonton cuplikan gol-golmu di Kamboja. Tiga gol ke gawang Vietnam? Dua gol salto di final? Kamu benar-benar gila, Nak!"
Satu per satu rekan setimnya, mulai dari para pemain Spanyol hingga pemain lokal, memberikan jabat tangan dan pelukan hangat. Riski merasakan rasa kekeluargaan yang tulus. Keberhasilannya membawa Indonesia juara tidak dianggap sebagai pencapaian individu semata, melainkan kebanggaan bagi Europa FC karena memiliki aset berharga seperti dirinya.
Di tengah hiruk-pikuk sambutan itu, sebuah notifikasi transparan yang hanya bisa diakses oleh retina mata Riski muncul kembali. Sistem memberikan tugas baru untuk petualangan barunya di benua biru.
[Ding! Misi Kualifikasi Eropa: Langkah Pertama!]
[Tujuan: Bawa Europa FC lolos ke babak selanjutnya di Kualifikasi UEFA Europa League!]
[Hadiah Misi:]
Aset Properti: Sebuah Rumah Makan mewah di pusat kota Bandung (Legalitas 100% atas nama Riski).
Peningkatan Atribut: Seluruh statistik meningkat +2 Poin.
Kemampuan Khusus: 'Universal Polyglot' (Mampu menguasai, memahami, dan berbicara dalam seluruh bahasa di dunia secara fasih).
Riski tersenyum tipis. Hadiah rumah makan di Bandung sangat menarik—ia langsung membayangkan Erika yang akan sangat senang jika ia memiliki bisnis kuliner di sana. Namun, kemampuan menguasai seluruh bahasa adalah yang paling krusial untuk kariernya di Eropa agar koordinasi di lapangan menjadi tanpa celah.
Babak Pra-Eliminasi: Menghadapi Sant Julià
Bulan Juni 2019 menjadi awal perjuangan Europa FC di kancah Eropa. Lawan mereka adalah Sant Julià, klub tangguh dari Andorra. Ini adalah ujian pertama bagi kemampuan "Aura Jenderal Garuda" milik Riski untuk mendongkrak performa rekan-rekannya.
Leg 1: Stadion Komunal d'Andorra la Vella (27 Juni 2019)
Pertandingan pertama berlangsung di markas lawan dengan suhu yang cukup dingin dan ketinggian yang menguras fisik. Riski bermain sejak menit awal. Meski statistiknya berada di angka 103, koordinasi lini belakang Europa FC masih goyah.
Riski mencetak satu gol dari tendangan jarak jauh dan satu assist untuk Liam Walker. Namun, Sant Julià bermain sangat agresif di kandang sendiri. Pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Sant Julià. Di ruang ganti, para pemain tampak lesu, namun Riski menggunakan pengaruhnya. Berkat statistik mental yang tinggi, ia membangkitkan semangat tim. "Kita hanya butuh dua gol di rumah sendiri. Percayalah padaku," tegasnya.
Leg 2: Victoria Stadium, Gibraltar (4 Juli 2019)
Seminggu kemudian, atmosfer di Gibraltar sangat luar biasa. Riski turun ke lapangan dengan tekad bulat. Begitu ia menginjak rumput, kemampuan Aura Jenderal Garuda aktif. Seluruh rekan setimnya tiba-tiba merasa memiliki energi tambahan dan visi bermain yang lebih tajam (+12 poin stats untuk tim).
Europa FC tampil beringas. Riski membuka keunggulan di menit ke-15 melalui aksi individu melewati tiga pemain. Menit ke-40, ia memberikan umpan kunci yang berbuah gol kedua. Babak kedua menjadi ajang pembantaian. Riski mencetak satu gol lagi dan satu assist terakhir sebelum laga usai. Skor berakhir telak 4-0 untuk Europa FC.
Agregat menjadi 6-3. Europa FC resmi lolos ke Babak Kualifikasi Pertama. Misi sistem dinyatakan berhasil!
Hadiah Sistem dan Perubahan Instan
Begitu wasit meniup peluit panjang, notifikasi sistem meledak di kepala Riski.
[Ding! Misi 'Langkah Pertama' BERHASIL!]
[Sinkronisasi Hadiah Dimulai...]
Statistik: Seluruh atribut naik dari 103 menjadi 105. (Riski kini berada di level yang secara teknis tak tertandingi oleh pemain mana pun di dunia).
Skill: 'Universal Polyglot' Aktif. Seketika itu juga, Riski yang tadinya kesulitan memahami percakapan cepat bahasa Spanyol para beknya, kini bisa memahami setiap kata, bahkan logat daerah mereka. Ia juga bisa berbicara bahasa Polandia dengan fasih, yang akan sangat berguna untuk laga selanjutnya.
Aset: Sertifikat kepemilikan "Resto Jenderal Nusantara" di Jalan Braga, Bandung, telah terdaftar secara legal di sistem pemerintahan Indonesia.
Pasca Laga: Menatap Legia Warsaw
Setelah kemenangan besar di kualifikasi Eropa, Europa FC harus menjalani laga pembuka liga domestik untuk menjaga kebugaran. Mereka menghadapi salah satu tim papan tengah Gibraltar. Dalam laga tersebut, pelatih hanya memainkan Riski selama 45 menit pertama untuk menghemat tenaga. Namun, dalam satu babak saja, Riski sudah mencetak hattrick dan membawa tim unggul 5-0 sebelum ditarik keluar. Kehadirannya benar-benar membuat Liga Gibraltar terasa terlalu mudah baginya.
Di ruang ganti setelah pertandingan liga tersebut, Riski mendengarkan Marco Valez memberikan rincian terbaru.
"Lawan kita selanjutnya adalah raksasa Polandia, Legia Warsaw. Ini akan menjadi ujian sesungguhnya," ujar Marco dengan nada serius. "Tapi melihatmu sekarang... aku merasa Legia-lah yang harusnya ketakutan."
Kabar dari Bandung dan Keuangan Terbaru
Malam harinya, Riski menghubungi Erika. Ia memberikan kejutan tentang rumah makan di Braga tersebut.
"Apa?! Kamu beli rumah makan di Braga? Ki, itu salah satu lokasi termahal di Bandung!" Erika berteriak di telepon, tampak sangat terkejut sekaligus bahagia. "Nanti kalau aku sedang tidak dinas, aku akan mampir mengeceknya. Kamu benar-benar sudah jadi bos sekarang ya?"
"Itu untuk investasi kita nanti, Er," jawab Riski lembut, membuat Erika tersipu. "Dan aku baru saja menyelesaikan misi pertama di Eropa. Kita lolos ke babak selanjutnya."
Update Statistik & Keuangan Riski (Juli 2019):
Usia: 18 Tahun
Stats Keseluruhan: 105 (Dewa Sepak Bola)
Kemampuan: Aura Jenderal Garuda, Mental Fortress, Universal Polyglot.
Gaji Europa FC: €5.000 / minggu (Sekitar Rp 80.000.000 per minggu).
Bonus Lolos Eropa: (Akumulasi bonus sponsor dan sistem).
Total Saldo: Sekitar Rp 10.500.000.000 (Sepuluh Miliar Lima Ratus Juta Rupiah).
Aset:
Jet Pribadi (Gibraltar).
Porsche 911 Turbo S (Gibraltar).
Chevrolet Camaro SS Classic (Gibraltar).
Resto Jenderal Nusantara (Bandung).
Rumah Mewah (Catalunya).
Suzuki GSX-R150 (Bandung).
Riski mematikan ponselnya dan menatap ke arah laut lepas dari balkon apartemennya. Dengan kemampuan bahasa yang kini mencakup seluruh dunia, ia tidak lagi merasa seperti orang asing. Ia siap berangkat ke Polandia untuk menghadapi Legia Warsaw. Ia tidak ingin mengikuti sejarah asli di mana Europa FC tersingkir. Dengan statistik 105 dan tim yang ter-buff, ia akan memaksa seluruh Eropa untuk melihat ke arah "The Rock".