NovelToon NovelToon
TANGIS TERAKHIR

TANGIS TERAKHIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Identitas Tersembunyi
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: Emily

Bagaimana rasanya bila sedang berduka karena kehilangan laki-laki yang sangat kita cintai secara tiba-tiba, datang wanita asing dan anak kecil yang yang tidak kita kenal sama sekali mengaku sebagai istri dan anak suami kita yang telah meninggal dunia.

Dunia seakan runtuh saat itu juga.

Hancur. Pedih. Perih...

Rasa itulah yang kini bersemayam di palung hati Mikhaela Andisti. Kepergian Dion Sadewa, memberikan luka begitu dalam bagi Mikha. Ternyata laki-laki yang selalu menunjukkan rasa cinta padanya itu telah mengkhianatinya.

Bagaimana kelanjutan kisah ini ikuti terus ya. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di setiap bab🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGETAHUI SIAPA DANTE ALEXANDER

Di dalam mobil SUV mewah yang meluncur membelah keheningan malam kota Jakarta, suasana terasa sangat kontras dengan keributan di lobi tadi. Dante menyetir dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menggenggam jemari Mikaela yang masih sedikit gemetar dan terasa dingin.

Sesaat Dante menolehkan wajahnya menatap Mikhaela.

"Maaf," suara Dante memecah kesunyian, terdengar berat. "Seharusnya aku tidak berlaku sekasar itu di depanmu. Aku hanya tidak tahan melihat dia merendahkan mu seolah kamu tidak berharga sebagai seorang ibu yang sudah merawat Revan dengan sangat baik dan penuh kasih sayang, Mikha."

Mikaela menghela nafas panjang, menyandarkan kepalanya ke jok kulit yang empuk. "Aku tidak menyalahkan mu karena memukul Tio, Dante. Aku hanya takut dia menyakiti mu. Aku takut kamu kenapa-napa", lirih Mikhaela membalas tatapan Dante yang nampaknya begitu kuatir.

Dante memperlambat laju mobil, lalu menepi sejenak di pinggir jalan yang sepi. Ia memutar tubuhnya menghadap Mikaela, menatapnya dalam-dalam.

Kedua tangan Dante membingkai wajah Mikhaela yang tampak cemas itu.

"Mikha, dengarkan aku. Aku pastikan mulai sekarang laki-laki dan keluarganya tidak akan bisa menyakiti mu.

Menjadi ibu bukan berarti kamu harus berhenti menjadi manusia. Kamu memberikan segalanya untuk Revan setiap hari, aku tahu itu. Ucapan laki-laki itu salah besar, mengatakan kamu bukan ibu yang baik untuk Revan. Berarti dia tidak tahu apa-apa tentang kalian".

Mikaela menatap balik, matanya mulai berkaca-kaca.

 "Keluarga Dion selalu tahu cara membuatku merasa bersalah. Sejak dulu aku selalu salah di mata mereka. Mulai ketika mereka menuntut kami memiliki keturunan. Tapi nyatanya ketika aku mengandung anak Dion tidak merubah segalanya karena aku tetap saja salah di mata mereka".

"Itu karena mereka merasa, hanya mereka yang berhak atas harta mendiang suami mu dan kamu mereka anggap tidak berhak memilikinya. Apa mereka tidak paham hukum sama sekali. Bodoh sekali orang-orang itu!!", potong Dante lembut. Ia mengusap pipi Mikaela dengan ibu jarinya.

"Mulai sekarang, kamu tidak perlu menghadapi kata-katanya sendirian. Kalau dia datang lagi untuk menyakitimu, dia harus berhadapan dengan ku. Karena aku tidak akan membiarkan mereka semena-mena pada mu".

Mikaela tersenyum tipis, rasa hangat mulai menjalar di dadanya. Keberanian Dante malam ini memberinya kekuatan yang selama ini ia cari sendiri untuk melindungi dirinya.

"Terima kasih, Dante. Kamu benar-benar pria asing yang paling berbahaya bagi ketenanganku. Kejadian malam ini membuat aku semakin terancam mereka," canda Mikaela pelan, berusaha mencairkan suasana. "Karena aku yakin Tio pasti akan mencari tahu tentang kamu".

Dante terkekeh, lalu mengecup dahi Mikaela dengan lembut sebelum kembali menjalankan mobil.

Di tempat lain..

Setelah diusir secara memalukan dari lobby hotel Emerald, Tio terduduk lemas di dalam mobilnya bersama Ira. Laki-laki itu masih meluapkan emosinya yang membuncah. Namun rasa penasaran mulai menghantui pikirannya. Ia ingin mencari tahu siapa laki-laki bersama Mikhaela tadi.

 Tio segera merogoh ponsel dan mengetikkan nama 'Dante' di mesin pencari, mencoba mencari tahu siapa pria yang berani mempermalukannya seperti itu.

Matanya terbelalak, wajahnya seketika pucat pasi saat hasil pencarian muncul di layar. Menampakkan wajah laki-laki bersama Mikhaela beberapa saat yang lalu.

"Emerald Group... Dante Alexander Emerald?" gumam Tio dengan suara bergetar.

Di layar ponselnya, terpampang foto Dante dengan setelan jas formal di sampul majalah bisnis ternama. Artikel itu menyebutkan bahwa Dante adalah pewaris sekaligus CEO dari Jaringan Hotel Emerald yang memiliki cabang di seluruh Asia, serta pemilik Grand Emerald Mall, pusat perbelanjaan terbesar dan termewah di ibu kota.

"Tio, ada apa?" tanya Ira bingung melihat perubahan ekspresi kekasihnya.

"Dia... dia bukan sekadar pria asing, Ira," jawab Tio gagap. "Dia pemilik tempat ini. Dia pemilik mall tempat kita biasa belanja. Dia bisa menghancurkan bisnisku hanya dengan satu jentikan jari", ucap Tio.

Tio teringat ancaman Dante di lobby tadi 'Aku akan memastikan karirmu hancur dalam semalam'.

 Keringat dingin mulai bercucuran di pelipisnya. Pria yang ia tuduh sebagai bukan siapa-siapa dan laki-laki tidak jelas itu 'selingkuhan pengangguran' Mikaela ternyata adalah raksasa bisnis yang kekuasaannya jauh di atas jangkauan Tio.

Tio pikir laki-laki itu hanya bermodalkan tampang bulenya saja yang langsung membuat Mikhaela jatuh terperangkap. Ternyata laki-laki itu memiliki segala kekuasaan yang kapan saja ia mau menghancurkan orang yang bertentangan dengannya dalam hitungan detik saja.

"Sekarang kita harus bagaimana sayang? Bukankah lebih baik kamu cepat-cepat menikahi aku secara resmi agar anak kita memiliki akte kelahiran untuk masa depannya?", ucap Ira.

Namun mendengar kata-kata Ira, nyatanya membuat Tio naik pitam. "Bisa tidak kau tidak usah membahas itu. Masalah yang aku hadapi ini sangat serius. Apa kau tidak melihatnya tadi hah?!!".

"Bodoh!!".

"T-api sayang? Kamu sudah berjanji akan menikahi ku dan bertanggung jawab pada Salfa anak mu–".

"Bruggh..."

"Bruggh..."

"Bisa tidak kamu tutup mulut mu itu!!"

"Keluar dari mobil ku!! Keluarrrr!!!"

Melihat reaksi Tio yang marah besar itu membuat Ira menangis sesenggukan dengan linangan airmata yang berderai membasahi pipinya. "M-as.."

"Aku bilang turun dari mobil ku, sekarang!! Lama-lama aku muak juga pada mu. Kau selalu saja banyak menuntut ku Ira. Padahal sejak awal kau sangat tahu, aku menginginkan kau mengugurkan anak itu, tapi kau keras kepala tetap ngeyel mau melanjutkan kehamilan mu".

"Aku sudah mengingatkan, kalau kau mau pengakuan. Sabar dan tunggu waktunya. Tapi kamu selalu mendesak ku. Sekarang masalah yang aku hadapi bertambah lagi".

Kedua tangan Tio mencengkram kuat setir mobil, menatap lurus kedepan. "Kau itu wanita pembawa sial bagi ku. Sejak aku bersama mu, selalu saja memberi banyak persoalan. Sekarang kau turun dari mobil ku".

Tio membuka dompetnya, mengambil beberapa lembar ratusan ribu dan melemparkannya pada wajah Ira.

"M-as maafkan aku. Aku tidak akan menuntut mu lagi sampai tujuan mu tercapai. Jangan tolak Salfa, dia anak kita satu-satunya", isak Ira.

"Anak di luar nikah. Dan itu bukan tanggung jawab ku Ira. Karena kau yang menginginkannya, bukan aku!!"

Ira mengambil uang-uang yang di lempar Tio, kemudian keluar dari mobil laki-laki itu dengan linangan air matanya menatap mobil Tio yang melaju kencang meninggalkan dirinya sendirian di tempat parkir hotel Emerald.

"Sampai kapanpun aku akan menutup hak kami mas. Aku tidak akan berhenti meski kamu memintanya. Salfa satu-satunya senjata ku mengikat mu. Kau dan keluarga mu harus berbagi harta dengan anak ku", ketus Ira sambil mengusap air mata dengan punggung tangannya.

"Atau kalau tidak aku akan berada di pihak Mikhaela menentang kalian semua. Akan aku buka rahasia yang Mikhaela tidak tahu tentang anak mu!!!".

...***...

To be continue

1
Dinda Wei
Gaspolllll🔥🔥🔥
Dinda Wei
Keluarga harmonis. Smg pernikahan dante dan mikha segera memiliki anak👍
Dinda Wei
Bagus
Ariany Sudjana
kamu kan pelacur murahan Audrey, mimpi kamu ketinggian untuk jadi istrinya Dante, dasar pelacur kamu
Dinda Wei
Ternyata Lon*e pro dia yak😂 Untung aja nggak jd nikah lo ama lon*e, coba kalau jd nikah bisa2 Cloe bangkit dr kubur
Dinda Wei
Diiihhh uget2 nih si Audrey
Delyana.P
Bener bener murahan kamu Audrey. Bayangkan kalau beneran dinikahi Dante. Bisa2 lgs kirim Eugene ke asrama yang letaknya jauhhh
Delyana.P
Dari sini sj sudah tau seperti apa Audrey ini. Dasarnya wanita gatel. Percaya deh dah di nikahin pst jd ibu tiri jahat.🤔
Delyana.P
Brantasss aja tuu ulat keket pengganggu. Jangan lengah. Lengah dikit pasti main embat. Dante nya jg sihh amu aja di peluk2 bikin ilfill aja😡
Fitria Syafei
hadeh deh ada uler Keket nya nih di dalam kehidupan suami istri ini nih...Jagan lengah Mikha ...🤨 KK cantik mantaf 🥰🥰
Ariany Sudjana
Dante ga bisa tegas, sudah menikah dengan Mikhaela, kok membiarkan pelacur murahan ikut diam di mansion? harusnya dibunuh saja pelacur murahan ga tau diri itu
Amelia
Ayo Mikha libassss semua hama pengganggu di pernikahan kalian. Lagian Dante main peluk2 segala di hadapan istri. Sepupu adalah maut ini mah judulnya... Waspada Mikhaela, harus tegas sama suamimu
Amelia
Hmmm...saposeee Audreyyyy jangan jangan🤔
Amelia
Syukurinnnnn kalian berdua. Gimana rasanya??? Selamat menikmati kehidupan baru Tio Nania wkwk
Ariany Sudjana
Audrey apa mungkin kekasih Dante di masa lalu?
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu Nania, mati saja kamu di penjara
Delyana.P
Vote buat karya mu yang ciamik ini kak Emily, semangat y👍🔥
Delyana.P
Selalu seru di setiap babnya thor. Kau bisa aj mengaduk2 perasaan ku dg cerita nggak bertele-tele gini 🥰
Delyana.P
Puassss baca hukuman mrk. Nikmati hidup baru kalian deh
Delyana.P
Lanjut thor dg yg manis2 pengantin baru🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!