NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Angkuh

Menikahi Pria Angkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:906.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rika Surya Fajar

"Kalau dia sudah tidak ingin hidup maka biarkan saja dia mati!"

Samar-samar aku mendengar suara bariton dari sampingku. "Brengsek, dokter macam apa yang menginginkan pasien nya mati" gumamku sambil meringis menahan sakit.


Cerita ini berkisah tentang seorang gadis muda berusia 19 tahun yang dijodohkan oleh orang tuanya dengan seorang pria yang sudah cukup berumur. Dia, Kirana Nindya Prasetyo memilih bunuh diri daripada menikah dengan pria yang tak dikenalnya.

Lalu, sosok seperti apakah yang akan menjadi suaminya kelak, sehingga dia begitu keras kepala menolak perjodohan ini?

Akankah pria misterius itu memaksa untuk menikahi nya atau malah bekerjasama dengan nya untuk membatalkan pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rika Surya Fajar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 28 Menghabiskan malam bagian 2

Elang memarkirkan mobilnya dihalaman villa. Ia melihat Kiran yang tertidur lelap, dengan hati-hati Elang menggendong tubuh Kiran dan membawanya masuk kedalam rumah. Elang menatap wajah istrinya yang tidur dalam gendongan.

Dia cantik sekali, wajah ayunya begitu lembut. Pipinya yang merona, hidung mungil dan bibirnya yang tipis, sangat-sangat menggoda.

Elang menelan air liurnya. Dia begitu terpesona dengan kecantikan istrinya. Karena terlalu fokus mengagumi wanita yang telah menjadi istrinya, ia pun terpeleset dan nyaris terjatuh, Elang berusaha menahan tubuhnya agar tidak jatuh, namun saat dia mencoba memperbaiki gendongannya, kepala Kiran malah membentur pintu.

Dukkk....

Kiran membuka mata dan meringis kesakitan. Ia menatap Elang yang juga menatapnya. Kiran menjerit.

"Ah kau c*b*l apa yang kau lakukan!" teriak Kiran histeris sambil memukul wajah Elang.

Elang yang kewalahan pun melepaskan gendongannya, hal itu membuat Kiran terkejut dan refleks menarik kuat kerah baju Elang hingga mereka berdua jatuh terjerembab di lantai. Elang jatuh menimpa tubuh Kiran.

"Nyonya Segara ternyata kau begitu agresif malam ini." Elang kembali menggodanya.

"Ah kau m*s*m! Brengsek! Cepat bangun!"

"Kau tak sabar ingin "dia" segera bangun?"

"Menyingkirlah Tuan!" Kiran mendorong tubuh Elang sekuatnya, tapi tetap tak bergeming.

"Tuan? Kau mulai nakal istriku, sepertinya aku terlalu lunak padamu! Katakan dengan cara apa aku harus menghukummu?" Elang menggertaknya.

Kiran yang tersadar bahwa ia berada dalam situasi yang berbahaya pun mulai merasa takut. Apalagi ia merasa ada sesuatu benda yang bergerak dan menonjol diatas pahanya.

Gawat! Habislah aku!

"Ah... Ehmmm suamiku... Mas Elang tampan maafkan istrimu ya? Aku janji gak akan kurang ajar lagi", bisik Kiran seraya menyentuh pipi Elang dengan jemarinya yang lentik.

Elang terperangah dengan perlakuan istrinya, ia tak menyangka Kiran akan memohon dengan cara yang begitu menggoda.

Sialan! Gadis bodoh ini taukah dia kalau tingkahnya sangat menggoda? Dia bermohon agar aku mengampuninya, tapi caranya malah membuatku ingin memakannya.

"Mas... Mas Elang... Suamiku... kau mau memaafkan istrimukan sayang?"

Ayolah Kiran, rayu dia agar memaafkanmu. Kau harus belajar mengucapkan kata-kata manis untuknya mulai saat ini.

Kiran yang berada dibawah tubuh Elang terlihat sangat menggoda, ditambah lagi suara bisikan Kiran yang terdengar seperti desahan membuat Elang semakin bergairah. Elang menurunkan wajahnya dan mulai mencium Kiran. Kening, mata, hidung, pipi hingga bibirnya, Elang memagut lembut bibir Kiran dan tangannya mulai meremas dan memilin bagian dadanya, lalu mengecupnya hingga Kiran melenguh.

Kiran melingkarkan kedua tangannya dileher Elang, sepertinya dia juga menginginkan sesuatu yang lebih dari sekedar ciuman dan sentuhan. Elang tersenyum nakal dan kembali menggoda.

"Hei kau gadis bodoh, sampai kapan kau akan memelukku?"

"Ah..." Kiran melepaskan tangannya dari leher Elang dan mendorong tubuh Elang, lalu buru-buru bangkit dan merapikan pakaiannya. Wajah Kiran tersipu malu.

"Kau tidurlah dikamarku, aku akan mandi."

Elang meninggalkan Kiran yang masih tertunduk malu. Setelah didengar nya suara pintu kamar tertutup Kiran pun menaiki anak tangga dengan berjinjit agar tidak mengeluarkan suara.

Sebaiknya aku tidur dikamar Meysa saja. Jika aku tidur dikamarnya, dia pasti akan mengambil keuntungan dariku. Huh si brengsek yang m*s*m itu pasti ingin menjebakku.

Kiran buru-buru masuk ke dalam Meysa dan langsung mengunci pintunya.

Klikkk...

"Apa yang kau lakukan gadis bodoh!"

"Aaawww...Kau!" Kiran sangat terkejut.

Elang sudah membuka pakaiannya, hanya tersisa pakaian dalam yang menutupi area vitalnya. Ia berjalan mendekati Kiran yang menutup matanya.

"Kau buru-buru mengikutiku masuk ke kamar, lalu mengunci pintu rapat-rapat. Apa yang kau inginkan dariku Nyonya Segara?"

Elang meraih tangan Kiran yang menutupi wajahnya. Ia melihat wajahnya yang berkeringat takut dengan mata terpejam.

"Kalau kau tidak membuka matamu, aku akan melanjutkan permainan tadi." bisiknya sambil menjilat telinga Kiran.

"Ah, baiklah sayang aku sudah membuka mataku... suamiku maafkan aku. Aku tidak ada maksud apapun. Aku tidak sengaja masuk ke kamar ini", jawab Kiran ketakutan.

"Tidak sengaja? Bukankah aku sudah menyuruhmu untuk tidur dikamarku sayang?"

"Ah... itu... anu... Mas... aku gak tau dimana kamarmu."

Iya benar, aku tak tau dimana kamarnya. Syukurlah aku menemukan alasan yang tepat. Hampir saja... hampir saja. Oh pagi segeralah muncul, aku sangat takut menghabiskan malam ini.

"Hemmm baiklah aku akan menunjukkan dimana kamarku."

Kiran tersenyum senang. Matanya berbinar, ia merasa akan terbebas dari serigala buas.

"Terimakasih Mas".

Kiran berbalik untuk pergi meninggalkan kamar Meysa. Tapi Elang menahannya.

"Sudah melihatku telanjang, sekarang mau pergi begitu saja Nyonya Segara? Apa kau tak merasa ingin bertanggungjawab sayang?"

"A...apa mak...maksudmu suamiku?" Kiran bergidik ngeri.

"Kau harus dihukum sayang. Mandikan aku dan gosok punggungku!" gertaknya.

"A..aku? Menggosok punggung?" Kiran membelalakkan matanya.

"Apa kau ingin menggosok bagian lain?"

"Ah sayang, baiklah. Ayo aku akan menggosok punggungmu."

Kiran menurut saja saat Elang meminta dia untuk memandikan nya dan menggosok tubuhnya dengan sabun. Ia juga usil menyemprotkan air hangat dari shower itu ke tubuh Kiran hingga pakaian nya basah kuyup. Tonjolan didadanya terlihat jelas dibalik pakaiannya yang basah, Kiran menutupinya dengan kedua tangannya.

"Aku sudah menyentuh dan mencium nya, untuk apa kau menutupinya dariku bodoh?"

"Ah kau, jangan ucapkan lagi!" teriak Kiran malu.

Hahahaha...

Elang tertawa keras dan terus menyiram tubuh Kiran dari atas hingga bawah. Kiran hanya diam dan terus menutupi bagian tubuhnya dengan kedua tangan.

"Kau keluarlah duluan, ganti pakaianmu. Diseberang kamar ini kau jalan lurus kemanan, diujung itu adalah kamarku."

Tanpa menunggu lama Kiran pun menerobos keluar dan langsung menuju kamar Elang. Menutup pintu dengan buru-buru, lalu menguncinya. Ia menghembuskan nafasnya kuat, memegang dadanya yang berguncang karena detakkan jantung yang kuat.

Setelah mulai normal Kiran pun berjalan menuju lemari yang besar, ia membuka nya tapi tak menemukan pakaian wanita disitu.

Brengsek! Dia berani membasahi bajuku, tapi tak menyiapkan pakaian ganti untukku. Huh, sebaiknya aku pakai saja kemeja ini, lalu tidur.

Kiran mengambil satu kemeja putih milik Elang. Setelah memakai nya Kiran pun merebahkan tubuhnya di ranjang yang empuk dan nyaman ini.

Kamar tidurnya sangat besar dan luas, bahkan lebih luas dari rumahku. Sehebat apa sih keluarga Segara ini? Aku bahkan tak pernah mengetahui nya. Sepertinya keluarga ini benar-benar memiliki kekayaan yang luar biasa. Pantas saja dia bisa menawarkan banyak keuntungan untukku. Mimpi apa aku bisa menikah dengan putra keluarga Segara, entah ini hal yang menggembirakan atau malah menyedihkan untukku.

Akhirnya Kiran pun terlelap.

1
•|~Naaaa_desu!!!
hai semua aku datang dari masa depan 😁😃
leahlaurance
duh.... kejam kali elang
leahlaurance
suka amat baca novelnya ..
Clueless Kitty
pantesan berbusa.. wong nenggak shampo 😅
Queen's bee👸🐝🐝
lihat komen2 nya cerita ini terbit dari tahun 2020 tapi masih sepi pembaca, padahal cerita nya bagus kok dan penulisan nya tidak acak2an. semangat terus kakak 💪💪
Cinta Lope
ceritanya seru ka kok g lanjut
Nana Innovel
lanjuuut dong
Nana Innovel
lanjut thorrrrrtt
Nur Indah Aprianti
lanjut thor buat kirana hamil
Nana Innovel
kok nggak ada lanjutannya sihhh kak
Luluk Farida
lanjut Terus donk Thor tetep semangat...
Nana Innovel
kok nggak lanjut lanjut sihhhh
Nana Innovel
lanjuuuut thorrr
Nana Innovel
kok nggak post lagi sih thor
Nana Innovel
lanjutttt
Poni Puspasari
Lanjutt Thorrrr..
Poni Puspasari
Lanjutt Thorrr..
Savala Rino
lanjut thor
Alvian Denis
hahaha lucu lucu lucu
Daffazeya
lanjuttttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!