NovelToon NovelToon
Kekasih Pengganti

Kekasih Pengganti

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / One Night Stand / Anak Kembar / Pengantin Pengganti / Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: JUNGNANA

Seorang gadis manis bernama Hazel, berumur 21 tahun, harus menggantikan posisi saudara kembarnya yang bernama Hazely. Untuk menjadi kekasih dari seorang tuan muda bernama Mark Harold Sebenarnya dia tidak mau melakukan itu, tapi di karenakan keadaan Mark yang begitu memprihatinkan ia terpaksa melakukannya.


Bagaimana jika sang tuan muda tau, jika yang menjadi kekasihnya saat ini bukanlah kekasihnya?...


Penasaran? Yuk, ikuti selengkapnya di cerita ini.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JUNGNANA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DUA TUJUH

Mika segera menghubungi Dokter pribadi keluarga nya, untuk segera mendatangi rumahnya.

Selang beberapa menit Dokter itu datang dan segera memeriksa keadaan Abila yang terlihat terkulai lemah tak berdaya di atas kasur.

"untung kalian menolong gadis ini tepat waktu, jika tidak aku tidak yakin ia akan selamat." tutur Dokter itu sambil mencatat resep obat untuk Abila.

"gadis ini terkena demam, jadi tolong kompres dia dengan air hangat." saran Dokter itu lagi.

"baik Dok... terima kasih." sahut Mika, sambil mengekori Dokter itu keluar dari rumahnya.

Sesuai dengan anjuran Dokter tadi, Nita kini mengompres kening Abila yang masih setia menutup kedua mata indah nya.

"enggghhhh." Abila menggeliat , berlahan ia membuka kedua matanya, dan melihat ke arah Nita yang terlihat sedang tersenyum manis padanya.

Abila kembali mengingat kejadian yang menimpanya. Seketika ia terduduk dan mendorong tubuh Nita agar menjauhinya.

"tidak... tidak... jangan mendekati ku, pergi kalian, aku kotor...aku menjijikan." teriaknya begitu memilukan.

Nita dan Mika segera memeluk tubuh Abila dengan erat, berharap gadis itu bisa sedikit tenang.

"Abila.... dengarkan Kakak, Abila sayang.... kau tidak kotor, kau masih tetap lah Adik ku yang cantik. Kau masih bersih seperti Abila ku yang dulu." ucap Nita lembut, dan sesekali mengecup pucuk kepala gadis itu.

Dan berhasil, terbukti tubuh gadis itu sudah mulai tenang tidak bergetar gelisah seperti tadi.

"kita selalu ada untuk mu Bil.... karena kau sampai kapan pun tetap akan menjadi sahabat kita yang terbaik," tambah Mika, sambil ikut memeluk tubuh Abila.

Abila akhirnya bisa tersenyum, hati nya kembali menghangat mendengar kata-kata penenang dari para sahabatnya. Ia fikir mereka berdua akan membenci dirinya, namun ternyata perkiraanya salah. Nyatanya mereka tetap setia mendampingi dirinya di saat dalam kondisi terpuruk seperti ini.

"benarkah... kalian tidak membenciku?," tanya Abila memastikan.

"tentu saja tidak.... dasar bodoh, kau dapat pemikiran dari mana ha? kenapa menyimpulkan kalau kami membenci mu, dasar kau fikir kita sahabat macam apa," Mika menggerutu sebal, dalam keadaan masih berpelukan bersama Abila dan juga Nita, dengan posisi Abila yang terhimpit di tengah-tengahnya.

Akan butuh waktu yang sangat lama untuk memulihkan trauma psikis Abila. Mika menyuruh Nita untuk tinggal bersama nya, karena memang rumah Nita yang jauh lebih besar di bandingkan dengan rumah Mika. Abila butuh kenyamanan, di samping itu Nita juga memiliki teman seorang ahli Psikolog. Jadi Nita bisa meminta bantuan teman nya itu untuk memberikan motivasi kepada Abila agar gadis itu cepat sembuh dari trauma yang di deritanya.

▪️▪️▪️

Jovin menggeliat dari acara tidur nyenyak nya. Tangan kanan nya meraba tempat tidur di sampingnya. Merasa tidak ada sosok yang ia raba, ia membuka kedua matanya lebar-lebar.

Jovin terkekeh sinis, mengingat kejadian beberapa saat yang lalu. Tak menyangka ia begitu puas menikmati tubuh Abila. Awalnya ia sedikit ragu melakukan nya , karena memang ia belum pernah melakukan hal seperti itu pada gadis lain. Namun entah mengapa melihat tubuh putih, mulus nan molek gadis itu membuat nafsu nya begitu membuncah. Fikiranya sudah tertutup oleh kabut nafsu, tubuh gadis itu seakan membuatnya ketagihan.

Jovin menerawang langit-langit ruang kamar nya, dengan kedua tangan sebagai bantalan kepala, ia bergumam.

"mungkin ini yang di rasakan Kak Johan ketika meniduri ja**ng itu, sungguh sangat nikmat," gumamnya tanpa menyadari ada nya Johan yang terlihat sedang menyenderkan tubuhnya di ambang pintu dengan kedua tangan di masukkan ke dalam saku celana nya.

"ehem....begitu nikmat kah tubuh Abila, Adik ku sayang?," sindir Johan yang mana membuat Jovin terkesiap dan segera bangkit memakai bajunya.

"bukan urusanmu," ketus Jovin begitu acuh.

"akan menjadi urusan ku jika semua itu menyangkut Abila," ucap Johan begitu santai.

Jovin menyunggingkan sebelah bibir nya seraya berkata.

"ch... ternyata ja**ng itu mengadu pada pelanggan nya, kenapa? apa kau marah karena aku memakai nya? bukan kah kau sudah membelinya untuk ku," decih Jovin.

Johan menatap Jovin penuh tanda tanya.

"apa maksudmu?." tanya nya kemudian.

"kau membohongiku, kau fikir aku tidak tahu ha? kau kerja sama dengan nya. Aku sudah tau semua nya," bentak Jovin pada akhirnya, ia begitu tersulut emosi.

Johan hanya terkekeh remeh menanggapi ocehan Jovin.

"oh ... sudah tau ya? baguslah kalau begitu, jadi Abila tidak perlu repot-repot dan menderita harus menyamar sebagai ja**ng kekasih mu itu, gadis itu benar-benar tidak cocok berpakaian seperti ja**ng." cerca Johan menghina Adira secara tidak langsung.

Jovin menggertakan gigi-giginya, kedua tangannya sudah merepal erat. Emosi nya sudah di pucuk ubun-ubun.

"jaga ucapan mulutmu Johan.... jangan sekali-kali kau berani menyebut kekasihku sebagai ja**ng, karena sesungguhnya yang ja**ng itu adalah Abila bukan Adira." bentak Jovin.

Johan yang ikut tersulut emosi pun hanya bisa meredamnya dalam diam, ia harus sabar dan tetap tenang. Ia tidak ingin ada perkelahian di antara dirinya dengan Jovin. Johan berusaha bersikap datar kembali .

Johan memutuskan pergi meninggalkan kamar Jovin dari pada ia kehabisan kesabaran.

"asal kau tahu Jo... Abila melakukan semua itu bukan karena aku membayar nya...ah! sudah lah, untuk apa aku bercerita pada mu. Yang jelas-jelas kau tidak akan pernah percaya dengan ucapanku. Jadi untuk apa aku bercerita tentang Abila." Johan kemudian berbalik badan dan pergi dari ruangan Jovin.

Sebelum Johan menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang, sembari berucap.

"ah... aku lupa mengatakan satu hal pada mu Adik ku tercinta, kau sangat cocok dengan pacarmu itu. Yang satu ja**ng dan yang satu ba**ngan, ck...ck... sangat serasi." Johan berdecak kemudian pergi dari hadapan Jovin.

1
Soeryani
ije kone alur ceritane ne nah
hilang terus
tapi menarik alurne

semangat thor💪💪
Adinda Bramantio
Luar biasa
Mugi Berkah
ini niat gak ngarangnya?
klo hilang kmn coba
Farrel Hikaru
sis ini mana ceritanya ilang semua
Atoen Bumz Bums
gak ngerti sm ceritanya krna hilang
cm bisa tau dr komen2 org2
Atoen Bumz Bums
cmna mau kasi like klo hilang terus isinya
Atoen Bumz Bums
jd gak ngerti isinya krna byk yg ilang
Atoen Bumz Bums
kok hilang2 z y thor
Atoen Bumz Bums
lg2 hilang
Atoen Bumz Bums
hilang lg
Atoen Bumz Bums
prolognya hilang
gmna mau baca
Ejan Din
apa hanya itu saja pekerjaan yg ada...? Cuba iktihar dulu kerja lain ya paling kurang tukang cuci2, sapu2 juga kerja kn namanya... muda lg...
Rozekhien☘️
aku baru baca novel ini tp setiap mu like gk pernah bisa ya jadi y wes lewatin aja
diyono sukarjo
byk teks yg hilang,
diyono sukarjo
byk teks yg hilang
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
MASTER GAMING
mana bacaanya
MASTER GAMING
mana bacaanya ko hilang
MASTER GAMING
novelnya mana
MASTER GAMING
mana bacaanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!