NovelToon NovelToon
Jatuh Cintanya Sang Juara Qori.

Jatuh Cintanya Sang Juara Qori.

Status: sedang berlangsung
Genre:Murid Genius / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:79.2k
Nilai: 5
Nama Author: Arizkha

Alifa Rizky Aulia..gadis cantik yang sejak kecil selalu terdidik dengan hebat karena sejak usia 4 tahun Alifa sudah merasakan hidup di lingkungan pesantren. Alifa di tuntut belajar belajar dan terus belajar di kala teman seusianya merasakan di manja orang tua.tapi beda dengan Alifa.tak ada istilah manja di kamus hidup Alifa.
karena kehidupan pesantren yang menuntut Alifa hidup dalam kedisiplinan yang ketat akhirnya Alifa tumbuh menjadi gadis manis yang penuh prestasi dia menjadi qori terkenal berkat didikan sang kyai.
suatu ketika Alifa mengenal laki laki lewat media sosial. sejak itu Alifa melabuhkan hati pada sang doi yang baru di kenal nya.
bagaimana hidup sang qori setelah mengenal seorang laki-laki ? ujian dan cobaan apa yang harus di tempuh Alifa sehingga menjadi gadis manis penuh prestasi???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arizkha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Obrolan via telpon.

Setelah telpon nya tersambung dengan ustadzah Arum, ustadzah Nia pun terlihat obrolan sebentar dengan rekan dari pondok pesantren Al Islam tersebut.

Setelah beberapa saat, ustadzah Nia memberikan hpnya kepada Alifa.

"Ini putri..!" ucap ustadzah Nia sambil memberikan hpnya.

"Terimakasih ustadzah..!" jawab Alifa lirih.

Ustadzah Nia tersenyum dan mengangguk sambil berjalan mendekat ke arah pintu kamar dan keluar supaya Alifa leluasa bicara dengan teman dari pondok Al Islam tersebut.

["Alifaaaaa..!"] jerit putri di seberang telpon.

["Assalamualaikum sayangku cintaku Putri Maulida yang manis. Kalau telpon itu salam dulu donk jangan langsung menjerit kayak anak kecil aja main jerit-jerit."] ucap Alifa.

Dari seberang telpon terdengar putri terkekeh mendengar protes sahabat nya itu.

["waalaikumussalam sayangku Alifa. Hehehe Maaf atuh cantik, habisnya aku kaget dan bahagia gak nyangka kamu telpon fa..!"]

["iya put.., maafkan aku ya, baru bisa kasih kamu kabar. Kamu tau sendiri kita hidup di pondok pesantren seperti apa."]

Akhirnya kedua sahabat yang baru kenal beberapa waktu terakhir ini pun berbicara lewat telpon dengan senang hati. Mereka mengobrol dengan bahagia. Banyak hal yang mereka obrolkan. Termasuk membahas tentang Alifa yang saat ini sedang berada di asrama tempat di helat nya MTQ tingkat provinsi. Alifa mengabarkan kepada putri bahwa dirinya sekarang sedang mengikuti ajang MTQ provinsi.

Alifa meminta doa ke Putri supaya Alifa tidak grogi dan bisa menjadi yang terbaik di event provinsi kali ini.

Putri terharu dengan keberhasilan teman seperjuangan nya waktu di event kabupaten kemarin. Di seberang telpon putri menitikkan airmata bahagia.

["Fa..kamu baik-baik di sana ya fa, jaga kesehatan kamu istirahat cukup. Semoga kamu menang Alifa Rizky."]

Putri sungguh bahagia hari ini. Tak di sangka Alifa akan telpon dirinya.

Ia juga tak menyangka, perkenalan nya dengan putri waktu mengikuti MTQ kabupaten berlanjut sampai sekarang. Putri begitu senang berteman dengan Alifa.

Alifa tidak sombong dan baik hati. Meski ia anak yang pintar tapi Alifa tidak pilih-pilih dalam berteman. Terbukti Alifa lah yang menyapa dirinya terlebih dahulu kala itu.

Akhirnya setelah setengah jam berlalu mereka mengakhiri telpon nya dengan banyak doa dan dukungan dari putri

["Semoga membawa hasil terbaik dan tolong kabari aku ya Fa..!"]

["Terimakasih doanya putri, terimakasih sudah menjadi teman aku, terimakasih sudah memberiku dukungan put .. Sampaikan salam aku buat ustadzah Arum ya..!"]

["Iya fa.. nanti aku sampaikan ke ustadzah, yaudah semoga Allah memberikan kemudahan untukmu Alifa Rizky."]

____

Setelah selesai menelpon Putri, hati Alifa sedikit tenang. Kemudian ia bergegas keluar dari kamar untuk mencari ustadzah Nia dan mengembalikan hp nya.

Ustadzah Nia yang duduk santai bersama ustadzah dari pesantren lain menoleh ke arah pintu kamar yang di buka oleh Alifa.

"Bagaimana, sudah telpon nya?"

"Sudah ustadzah, ini hp nya, ustadzah."

Ustadzah Nia menerima hp dari tangan Alifa.

lalu ia pun melihat hpnya..

"Wah.. ternyata lama juga ya ngobrol dengan putri. Gimana, sekarang udah gak grogi?" goda ustadzah Nia.

Alifa tersenyum malu mendengar ucapan ustadzah Nia.

"Ustadzah bisa aja, saya malu ustadzah." jawab Alifa sopan dengan raut wajah yang memerah.

Ustadzah Nia hanya menggelengkan kepala melihat tingkah lucu Alifa.

'Heran, sebenarnya Alifa sudah sering ikut lomba tapi tetap aja begini.' batinnya sambil melihat ke arah Alifa yang bertingkah lucu.

"Yaudah Kamu istirahat dulu ya.. Persiapan nanti malam untuk pembukaan."

__________

Jangan lupa like coment dan vote serta dukungan nya ya sahabat. Jangan lupa nantikan dan nonton pembukaan MTQ nanti malam semuanya. 🥰

1
گسنيتي نيي
lnjud doung thor
Herry Murniasih
senangnya ketemu teman berasa saudara 🥰🥰
Nur Baeti
masih setia D alur cerita ini, semangat kk buat cerita nya
Herry Murniasih
bisa jadi Gus Al , mungkin saja sekarang ada di pesantren
Herry Murniasih
Apa memang sengaja Al tidak memberi khabar pada Alifa, ternyata kangen juga yah 😁😁
Herry Murniasih
awas Alifa nanti ada yang diam2 sama lo 😁😁
Herry Murniasih
ustadzah Arin sangat bijaksana, tadi saya kira Alifa akan di hukum 😁😁😁, benar itu kalau jodoh pasti ketemu, ayo semangat Alifa kejar cita2nya
Herry Murniasih
Duhh.. Alifa keceplosan deh kan semua pada tahu 😂😂
Herry Murniasih
bagus juga kalau Alifa tetap tinggal di pesantren walaupun melanjutkan kuliahnya, biar selalu dekat dengan Kyai dan Umi
Herry Murniasih
benar kata ustadzh Nia langitkan doa semoga ada jalan keluarnya.
Herry Murniasih
semoga saja Ustadzh Nia bisa membantu dan dapat di percaya
Herry Murniasih
tu kan ustadzh Nia saja kaget, aduhh semoga ga nyebar kemana mana deh
Herry Murniasih
benar kata Alifa cincin itu biarlah Umi yang simpan takut hilang atau jadi bahan ghibahan para santri, sabar ya Al kalau jodoh takkan kemana
Herry Murniasih
kayaknya Al kebelet nikah ini, benar kata Alifa harus minta izin dan restu dulu sama ayahnya
Herry Murniasih
khitbah saja dulu Al menikahnya nanti tunggu Alifa menyelesaikan studynya
Herry Murniasih
Alifa mungkin bingung menjawab khitbahnya Al , semoga ada jalan terbaik
Herry Murniasih
ga usah kaget gitu Alifa dengar dulu apa kata kyai
Herry Murniasih
kami juga bingung Alifa sekaligus penasaran
Herry Murniasih
walaupun mereka diam di asrama ponpes masih bisa ghibah sama teman2 nya 😁😁
Nur Baeti
kk knapa blm update juga🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!