NovelToon NovelToon
One Night Stand with Dosen Panas (Mr. Dave, I Love You! 2)

One Night Stand with Dosen Panas (Mr. Dave, I Love You! 2)

Status: tamat
Genre:Dosen / Duniahiburan / Lari Saat Hamil / Playboy / Tamat
Popularitas:314.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ana Azzura

Squall dari Mr. Dave, I Love You!
.
.
Setelah pernikahan kakak kembarnya Dave bersama Anastasya, wanita yang dia cintai. Davio lebih memilih pergi meninggalkan Mansion dan menjauh dari semua orang.

Dirinya memulai karir kembali di negeri Eropa. Sempat mengalami kendala dalam merintis bisnis otomotif nya hingga dia akhirnya memutuskan mendaftarkan diri sebagai seorang dosen di universitas terkenal di sana.

Tanpa di duga, dia harus menghadapi gadis nakal yang sering mangkir dari mata kuliah. Karena geram, Davio memberinya hukuman dengan menyuruh nya membersihkan apartemen yang kebetulan tidak ada asisten.

Hingga suatu ketika, kejadian naas menimpa keduanya saat Davio selalu dihantui oleh bayang-bayang Ana dan memilih meminum banyak minuman keras hingga mabuk dan memperkosa Wilia.

Bagaimana kisah setelah satu malam naas itu?

Ikuti terus ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana Azzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wedding Day

Setelah perdebatan panjang tentang ajakan Davio untuk menikah, akhirnya Wilia mengiyakan kemauan Davio. Meskipun sebenarnya Wilia sangat terpaksa karena Davio terus mengancam nya akan membuat hamil dulu baru menikah jika Wilia tak menyetujui nya. Membuat Wilia mengiyakan keputusan itu meksi dia mengajukan berbagai macam syarat yang diiyakan begitu saja oleh Davio.

Mereka akan menjalani pernikahan secara diam-diam selama satu tahun dengan syarat-syarat yang sudah mereka buat. Ya, pernikahan yang dilakukan adalah pernikahan kontrak, karena baik dari pihak Davio maupun Wilia, keduanya sama-sama belum memiliki perasaan kecuali keuntungan dalam permainan ranjang tentunya. Jika sudah masalah ranjang, tak memiliki perasaan pun bisa jadi asal kedua nya sama-sama mau dan tidak dalam keadaan terpaksa.

"Wilia, aku sudah mendaftarkan pernikahan kita ke negara. Dan tinggal melakukan pemberkatan, kau ingin kita melakukan dimana?" Davio mendekati Wilia yang sedang tiduran dengan tengkurap seraya bermain ponsel. Dia berusaha mengusap rambut Wilia yang langsung ditepis oleh perempuan itu.

"Ck, terserah kau saja. Aku sibuk, tidak ingin mengurusi." Sahut nya ketus tanpa mengalihkan tatapan nya dari ponsel. Dia sedang menikmati kegiatan nya ini saat berselancar ria menyelam di dunia maya.

"Wilia, aku minta pendapat mu." Sahut Davio tenang berusaha mati-matian agar tak terpancing amarah nya. Pria itu kembali mendekati Wilia, dia hanya ingin melihat tontonan apa yangs sedang dilihat wanita nya hingga tak menatap kearah nya sedikit pun.

"Sudah ku bilang terserah!" Sahutnya lagi dengan suara lebih tinggi. Dia sama sekali tak menatap ke arah Davio karena memang fokusnya sedang pada ponsel yang dipegang nya.

Laki-laki menggeram tertahan seraya mengendalikan diri agar tak menghukum Wilia, laki-laki itu benar-benar tak suka bila dirinya diabaikan dengan orang yang dianggap nya penting.

"kau itu sebenarnya kenapa?" Tanya Davio dengan suara dibuat serendah mungkin agar tak kelepasan membentak wanita nya.

"Sudah ku bilang terserah! Aku tidak ingin mengurusi masalah pernikahan!" Lagi-lagi Wilia tak menatap kearah Davio, laki-laki itu semakin kelap mata.

"Wilia..," Suaranya berubah berat dengan nafas sedikit memburu. Tatapan nya masih tertuju pada bola mata Wilia yang masih fokus menatap ponsel. Dengan santainya bahkan Wilia menggerak-gerakkan kaki nya diangkat keatas.

"Ck, TER-SE-RAH!" Sahutnya lagi tanpa menatap Davio yang sudah menatap tajam kearah nya.

"Wilia!!" Bentak Davio menggelegar hingga membuat wanita itu menjatuhkan ponselnya. Dia sangat terkejut mendengar bentakan Davio, tubuh wanita itu bergetar dengan air mata yang langsung mengalir ke pipi. Dia tak berani menatap Davio namun ingin sekali melihat pria itu. Bukan karena cengeng, tapi selama ini belum ada satu orang pun yang membentak diri nya membuat nya ketakutan seperti ini.

"W-Wilia, a-aku tidak sengaja membentak mu," Gumam Davio saat menyadari akan kesalahannya, Dia mengusap wajahnya kasar karena telah menyadari kesalahannya, dan segera mendekap tubuh wanita nya yang sudah menangis tanpa mau menatap kearah nya.

"Kau jahat!" Wilia berusaha memberontak dari pelukan Davio namun tetap saja, tenaga nya kalah kuat dari laki-laki itu. "Aku benci kamu! Aku benci! Aku membenci mu..!" Wilia kembali mendorong dengan dorongan yang sangat kuat, namun tetap saja dia tak bisa melepaskan Davio.

"Maaf..., aku sungguh tidak sengaja membentak mu," Ucapan Davio terdengar pilu. Dia sungguh menyesal telah membentak wanita nya. Davio adalah tipe orang yang tidak sabaran. Dia tak akan sabar jika terus-terusan diabaikan oleh Wilia.

"Pergi dari sini!" Tatapan Wilia begitu tajam dari biasanya. Bahkan Davio sampai tak bisa mengerti dengan sikap Wilia kali ini. Sebenarnya ada apa dengan wanita nya kali ini, kenapa tiba-tiba seperti ini?

"Ku bilang pergi..!" Wilia sudah tak lagi memberontak, namun mata sembab nya benar-benar tak beralih sedikit pun mata Davio.

"Baiklah, aku pergi. Tapi kau harus janji untuk memaafkan ku, aku benar-benar tak sengaja membentak mu, Wilia " Davio menangkap dua pipi Wilia yang langsung ditepis olehnya.

"Aku bilang pergi, Vio!" Sahutnya lagi seraya menatap kearah jendela.

"Baik-baik, aku pergi. Ternyata wanita ku kalau sedang marah berubah jadi singa, ya." Sahut Davio seraya terkekeh mencoba membuat wanita nya kembali tertawa namun usahanya tak membuahkan hasil karena Wilia benar-benar tak melihat kearah nya sedikit pun.

.

.

.

Seminggu setelah kejadian dimana Davio membentak Wilia. Kini keduanya melaksanakan pernikahan secara sembunyi-sembunyi yang hanya dihadiri oleh beberapa orang kepercayaan Davio.

Wilia bahkan tak mengundang satu pun sahabat nya karena memang tidak ingin ada yang mengetahui, dan Davio menyetujui. Asal mau menikah dengan Wilia saja sudah membuat Davio sangat senang.

Davio sangat berharap, Wilia benar-benar bisa mengandung benihnya setelah berulang kali menanamkan benih di sana. Karena memang tujuan menikahi nya adalah untuk mendapatkan seorang putra tanpa sepengetahuan Wilia tentunya.

"Sekarang kalian sudah resmi menjadi sepasang suami-isteri. Mempelai pria dipersilahkan mencium istrinya." Seorang pendeta memberikan arahan setelah selesai memberkati keduanya dan dinyatakan sebagai suami-istri.

Tanpa ragu-ragu Davio menempelkan bibir nya pada bibir Wilia. Tangan Davio sejak tadi sudah bertengger di pinggang Wilia membuat wanita itu ikut mencengkeram baju Davio saat dengan berani nya Davio semakin memperdalam ciuman nya.

Terdengar suara sorakan dari beberapa orang yang menyaksikan, bahkan pendeta pun ikut tersenyum melihat keagresifan Davio. Wilia yang menyadari apa yang akan dilakukan Davio selanjutnya segera menginjak kaki suaminya hingga membuat laki-laki itu meringis kesakitan.

"Kau! Kenapa kau menginjak ku?" Tanya Davio kesal tanpa ingat kalau dirinya baru saja menikah dan sedang diperhatikan orang-orang.

"Lihat lah! Orang-orang memperhatikan kita," Bisik Wilia kesal. Andai bisa, ingin sekali rasanya Wilia menenggelamkan kepala Davio ke kolam yang banyak ikan lele nya.

"Kenapa kau tidak bilang sejak tadi?" Tanya Davio karena merasa masih memiliki sedikit malu, dia menatap ke segala arah. Untung saja saja orang-orang yang dia undang hanya sedikit hingga tak membuat nya semakin merasa malu.

"Salah sendiri! Kau selalu tak bisa mengkondisikan diri, main sosor saja."

Dan perdebatan-perdebatan kecil itu terus-terusan mereka lakukan hingga membuat pendeta itu geleng-geleng kepala. Namun yang paling membuat malu dua orang itu adalah saat sang pendeta menyuruh mereka untuk duduk di kursi saja jika ingin meneruskan perdebatan, atau lebih baiknya lagi meneruskan di kamar agar cepat-cepat mendapat momongan. Membuat orang-orang suruhan Davio itu tertawa keras mengejek sepasang pengantin yang tak tahu suasana.

1
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
😍😍
Rita Juwita
/Good/
Heridawati Siregar
Kecewa
Heridawati Siregar
Buruk
uhuuyyyyyy
hmmm jalan hidupnya davio sperti papanya
Qaisaa Nazarudin
Terus apa kabar anak Davio yg katanya mau Davio ambil,Apa kabar wanita yg tlah menjebaknya??
Ce Habibah
waou
PENGGILA NOVEL
bagus banget
YuliaMile
waduh salah alamat ini sih
nayna
Luar biasa
Wirda Wati
lanjuut thort
visualnya
Wirda Wati
semoga ini awal yg baik
Wirda Wati
marah boleh aja...
namanya baru berumah tangga,banyak hal yg belum diketahui,sifat masing masing yg arogan..
menyatukan dua hati memang sulit,ditambah keluarga nanti klu udah tau mrk menikah.
apalg tanpa cinta..
...
Wirda Wati
sama gilanya...
jadi bingung mau komen.
Wirda Wati
😂😂😂😂😂😂😂
Wirda Wati
menurutku sama gilanya..🤭
Wirda Wati
itu sipat lk lk..
mau enak terus...
Wirda Wati
semoga aja menjadi bahagia
Wirda Wati
wilia cerdas dan kaya akhlaknya kurang.😂😂😂
Wirda Wati
visualnya thort
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!