NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Almira

Cinta Untuk Almira

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Deche

Kata kunci masuk GC : Siapakah nama paman Almira?

Pernikahan yang dibina Almira selama setahun kandas di tengah jalan. Tomy. suami yang dicintainya menghamili sekertarisnya. Almira yang kecewa dengan suaminya langsung kabur dari rumah untuk menghindari suaminya dan mertuanya.

Tanpa sengaja Almira bertemu kembali dengan Tomy di kantor tempat Almira bekerja, karena atasan Almira adalah teman Tomy. Semenjak itu Tomy kembali mendekati Almira. Almira tidak ingin kembali ke mantan suaminya dan hanya ada satu cara agar Tomy berhenti mengejar Almirah lagi, yaitu menikah dengan atasannya yang bernama Faisal Yudhatama.

Faisal Yudhatama adalah pemilik perusahaan tempat Almira bekerja Faisal adalah seorang duda yang memiliki tiga anak, istrinya meninggal karena sakit kanker yang di deritanya.

Demi menolong Almira dari gangguan Tomy, Faisal meminang Almira. Akankah Almira menerima pinangan Faisal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deche, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Tomy Beraksi.

Ternyata gangguan Tomy tidak hanya berhenti sampai di situ. Keesokan harinya ketika jam pulang kantor tanpa Almira sadari ada seseorang yang memantaunya dari jauh. Ketika hendak naik ojol tiba-tiba ada tangan yang mencekram tangannya dengan erat. Tangan itu menariknya dengan paksa, dengan sekuat tenaga Almira melawan.

“TOLONG……..” Almira berteriak.

“Eh Mas, lepasin!!! Jangan main paksa aja!” kata supir ojol.

“Jangan ikut campur dengan urusan rumah tangga gue!!!” seru Tomy.

“Dia bukan suami saya, Pak,” kata Almira.

Almira terus berjuang agar terlepas dari cengkraman Tomy. Orang-orang yang melihatnya berusaha untuk menolong Almira. Namun Tomy terus saja beralasan kalau ini urusan rumah tangga dia dengan Almira, orang lain larang ikut campur. Sehingga orang-orang cuma menonton tanpa bisa menolong Almira.

Faisal hendak keluar dari halaman kantornya namun terhalang oleh kerumunan orang-orang yang sedang menyaksikan Almira yang sedang ditarik paksa oleh Tomy.

“Pak, ada ribut-ribut apa?” tanya Faisal kepada Dadang security.

“Itu Pak, Ibu Almira sedang dipaksa oleh Pak Tomy. Kata Pak Tomy, Ibu Almira adalah istrinya,” jawab Dadang.

“Kenapa kamu biarin aja, bukannya ditolongin!!” seru Faisal.

Dengan cepat Faisal langsung turun dari mobil menghampiri Almira yang sedang menangis karena tangannya ditarik oleh Tomy.

“Ba-ng-sat !!!!” Faisal langsung menonjok Tomy hingga Tomy jatuh tersungkur.

Begitu terlepas dari Tomy, Almira langsung jongkok sambil menangis. Tangannya terasa sakit karena dicengkram dan ditarik-tarik Tomy.

“Sal, dia istri gue. Lu jangan ikut campur urusan rumah tangga gue!!!” seru Tomy dengan marah.

“Rumah tangga lu yang mana? Rumah tangga lu, lu hancurin gara-gara main gila dengan perempuan lain?” sahut Faisal.

“Sialan lu!!!” Tomy hendak menonjok Faisal namun Faisal berhasil menghindar sehingga Tomy jatuh tersungkur. dan meringis kesakitan. Faisal menghampiri Tomy lalu jongkok di depan Tomy.

“Sekali lagi lu menyakiti Almira, gue nggak akan segan-segan masukin lu ke penjara!” seru Faisal lalu Faisal berdiri dan menghampiri Almira yang sedang menangis. Faisal membantu Almira berdiri lalu membawanya ke dalam mobilnya.

“Dang urus tuh Pak Tomy! Telepon Ibunya atau gundiknya atau ceweknya atau simpanannya, suruh mereka ke sini jemput Pak Tomyi!” seru Faisal.

“Baik, Pak,” jawab Dadang.

Faisal langsung masuk ke dalam mobilnya.

“Mas, kasihan supir ojol yang Almira pesan harus cancel,” kata Almira.

“Yang mana supir ojolnya?” tanya Faisal.

Almira menunjuk supir ojol yang sedang memandang ke arah mereka.

“Kamu tunggu, di sini.”

Faisal keluar dari mobilnya lalu menghampiri supir ojol yang ditunjuk Almira.

“Maaf ya, Pak. Pesanannya terpaksa dicancel. Ini sebagai penggantinya,” kata Faisal lalu memberikan uang seratus ribu rupiah kepada supir ojol.

‘Terima kasih, Pak,” ucap supir ojol lalu pergi dari hadapan Faisal.

Faisal memandangi Tomy yang masih tersungkur di pinggir jalan.

“Tomy…Tomy….punya istri soleha dan cantik malah kau sia-siakan,” kata Faisal lalu kembali ke mobilnya.

Mobil Faisalpun meluncur meninggalkan halaman kantornya.

Sepanjang jalan Almira terus saja menangis sambil memegang pergelangan yang bekas dicengkram oleh Tomy. Pas lampu merah, kesempatan Faisal untuk memeriksa tangan Almira.

“Sakit ya tangannya? Coba Mas lihat.”

Almira memberikan tangannya yang sakit kepada Faisal.

“Hmm tangannya memar dan lecet. Nanti kita salep di apotik.”

Lampu sudah berubah menjadi hijau sehingga Faisal harus melajukan kendaraannya.

Seperti yang Faisal janjikan, Faisal berhenti di sebuah apotik.

“Kamu tunggu dulu di sini, Mas beli salep untuk mengobati tanganmu.” Faisal melepas seat beltnya lalu keluar dari mobil meuju ke apotik.

Almira memperhatikan Faisal dari dalam mobil.

Betapa beruntungnya wanita yang menjadi istri Mas Faisal, bisik Almira di dalam hati.

Tak lama kemudian Faisal datang dengan membawa salep yang dibelinya di apotek.

“Mana tangan yang sakit?” tanya Faisal.

Almira menyodorkan tangan kirinya. Dengan telaten Faisal mengusapkan salep pada tangan Almira yang lecet dan memar.

“Besok kamu istirahat beberapa hari. Nggak usah masuk kantor dulu, sampai kamu benar-benar sembuh,” kata Faisal.

“Nanti siapa yang membantu Mas Faisal? Mas Faisal pasti sibuk karena harus mengerjakan pekerjaan Mas sendiri,” tanya Almira.

“Kan Mas punya staf banyak, suruh saja mereka yang menggantikanmu selama kamu istirahat. Pokoknya Mas ingin kamu pulih dulu,” jawab Faisal.

“Iya, Mas,” kata Almira.

Lalu Faisal mengemudikan mobilnya meninggalkan halaman apotik.

Sesampainya di rumah Almira, Faisal langsung memarkirkan mobilnya di depan pagar.

“Tunggu sebentar, biar Mas membukakan pintu,” kata Faisal.

Faisal keluar dari mobil lalu membukakan pintu mobil untuk Almira. Faisal memapah Almira masuk ke dalam rumahnya. Nina yang sedang duduk di depan teras rumah langsung berseri melihat Almira dipapah oleh Faisal. Seperti biasa Nina hendak mengoda Almira, namun langsung ditahannya ketika melihat wajah Almira seperti habis menangis. Nina langsung menghampiri Almira.

“Assalamualaikum,” ucap Faisal.

“Waalaikumsalam,” jawab Nina.

“Teteh kenapa?” tanya Nina.

Almira hanya diam saja tidak menjawab.

“Biar Nina bantu Mas,” kata Nina lalu Nina yang mengambil alih memapah Almira.

“Om Rahmat ada, Nin?” tanya Faisal.

“Ada, Mas. Silahkan masuk dulu. Nanti Nina panggilkan Ayah,” jawab Nina.

Nina memapah Almira masuk ke dalam rumah.

Di ruang keluarga Nina dan Almira bertemu dengan dengan Ibu Lia. Ibu Lia kaget melihat wajah Almira yang berantakan karena habis menangis.

“Astagfirullahaladzim. Teteh kamu kenapa, Nin?” tanya Ibu Lia yang kaget.

“Mah, ada Mas Faisal ingin bertemu dengan Ayah,” kata Nina.

“Sini biar Mamah yang mengantar Teteh ke kamar! Kamu panggil Ayahmu di ruang kerjanya!” seru Ibu Lia.

“Iya, Mah.” Nina langsung berjalan menuju ruang kerja Pak Rahmat.

Tak lama kemudian Pak Rahmat datang menemui Faisal di ruang tamu.

Faisal langsung menyalami Pak Rahmat ketika Pak Rahmat datang menghampirinya.

“Silahkan duduk Faisal.”

“Sebetulnya apa yang terjadi pada Almira?” tanya Pak Rahmat.

Faisal mulai menceritakan semuanya, mulai dari kedatangan Tomy ke kantornya sampai kejadian yang baru saja terjadi di depan kantornya.

“Oh, jadi ini semua kerjaan ba- ji-ng-an itu,” kata Pak Rahmat.

“Terima kasih, karena sudah menjaga Almira,” ucap Pak Rahmat.

“Sama-sama, Om. Itu sudah menjadi kewajiban saya sebagai atasan Almira,” jawab Faisal.

“Saya pamit pulang, Om. Kasihan anak-anak sudah menunggu,” kata Faisal.

“Ya. Hati-hati di jalan,” jawab Pak Rahmat.

“Assalamualaikum,” ucap Faisal.

“Waalaikumsalam,” jawab Pak Rahmat.

Faisalpun pergi meninggalkan rumah Almira. Pak Rahmat memperhatikan Faisal dari jauh.

Alhamdullilah, masih ada orang yang baik yang menjaga Almira, bisik Pak Rahmat.

1
ayu cantik
suka
Deche
Terima kasih.
Ira Herawati
Luar biasa
Deche: Terima kasih
total 1 replies
Liliek Retno Yuwanti
tidak semua pengantin baru belah duren
Liliek Retno Yuwanti
saaaah....Alhamdulillah...semoga SaMaWa...Aamiin YRA
Liliek Retno Yuwanti
rasain Tomi...baru tahu kan...gimana rasanya kehilangan....
Liliek Retno Yuwanti
dinikahi....
Liliek Retno Yuwanti
rencana mas Faisal ...dinikmati gitu...lah belum tentu Tomy gak ganggu lagi... lanjuuut Thor bagus ceritanya.../Good/
Liliek Retno Yuwanti
kalau ada anak kembar yg rewel cari ibunya jadi ingat saudara ipar sepupuku, anaknya kembar,ibunya meninggal 10 hari ssdh melahirkan
Liliek Retno Yuwanti
Mas Faisql gercep banget yaaa
Liliek Retno Yuwanti
Waoow..Mas Faisal..iman dan iminnya sama2 kuat...Alhamdulillah...duda idaman tuuu...
Liliek Retno Yuwanti
gak salah kalau selalu ada cerita boss sama sekretarisnya jatuh cinta...
karena setiap hari ketemu....
pepatah Jawa mengatakan tresno jalaran seka kulino....
Liliek Retno Yuwanti
YangTi...panggilan singkat dari Eyang Putri = nenek
Liliek Retno Yuwanti
alasan klasik...KHILAF..../Awkward/
Paulina H. Alamsyah Asir
Done votenya oma. 😍❤🙏
Deche: terima kasih
total 1 replies
Paulina H. Alamsyah Asir
Luar biasa.... Joss... Joss.... 😍❤🙏😛💪
Veronica Maria
eyang putri
mbah putri
uti
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓴𝓮𝓻𝓮𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷 𝓬𝓮𝓻𝓲𝓽𝓪 𝓷𝔂𝓪 𝓰𝓪𝓴 𝓫𝓮𝓻𝓽𝓮𝓵𝓮 𝓽𝓮𝓵𝓮 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
Deche: Terima kasih
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓕𝓪𝓲𝔃𝓪𝓵 𝓪𝓷𝓪𝓴𝓷𝔂𝓪 𝓫𝓷𝔂𝓴 𝓷𝓲𝓱 😅😅😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓼𝓮𝓵𝓪𝓶𝓪𝓽 𝔂𝓪 𝓐𝓵𝓶𝓲𝓻𝓪 𝓪𝓽𝓪𝓼 𝓴𝓮𝓵𝓪𝓱𝓲𝓻𝓪𝓷 𝓝𝓪𝓳𝓵𝓪 👏👏👏👏👏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!