NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Dosenku

Menikah Dengan Dosenku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dian Kartika

Zahra awalnya hanya mengagumi sosok lelaki tampan yang selalu bersikap dingin, namun sering sekali ia merasa kesal kepadanya karena sikapnya itu. Siapa sangka kekesalan itu akhirnya berubah jadi cinta.

Sama halnya dengan Zaidan yang juga tertarik dengan Zahra tetapi tidak berani untuk mengatakan karena status mereka, dan menganggap itu adalah sesuatu yang mustahil untuk di gapai.

Bagaimana perjalanan Cinta Zahra dan Zaidan ?

Penasaran gimana ceritanya ?
Langsung baca aja ya !!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian Kartika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menemani Tante Maya Berbelanja

" Ck.. Bisa bisanya mantan pacarnya muncul sekarang, dan langsung mendatangi rumahnya. Huh, setelah itu mungkin akan muncul mantan istri juga suatu hari nanti. Kurang ajar, berani sekali hari itu dia meluk Zeze depa gue. Nggak akan ada lain kali lagi." Ucapnya berdecak kesal.

Kring..Kring.. Tiba tiba Ponsel Zahra berdering.

"Halo yang.. Kamu dimana ? ada kuliah hari ini ?" Tanya Zaidan dari seberang telepon.

"Iya, dirumah ini. Nggak, aku free hari ini. Kenapa Ze ?" Sahut Zahra.

"Temanin Mama yuk ke Pusat Perbelanjaan, Mama mau belanja sama kamu katanya. Kamu udah nggak apa apa kan ? Maksud aku gimana mood kamu udah membaikkan ?"

"Hm, ya udah kamu jemput aku ya. Aku siap siap dulu."

"Iya Sayang."

Meski mood Zahra sudah mulai membaik, namun ia masih saja tetap merasa kesal karena kemarin. Jelas jelas cemburu membakar hatinya itu.

~Di perjalanan menuju Pusat Perbelanjaan.

"Kamu masih marah sama aku yang ? Jangan terlalu pikirin masalah kemarin ya. Aku udah berjanji jadi nggak akan aku ingkari." Ucap Zaidan pelan yang tengah fokus menyetir.

"Iya Ze iya, aku nggak marah. Hanya sedikit kesal aja sama perempuan yang nggak tau malu itu, karena sembarangan main peluk kamu. Kan aku cemburu." Balasnya yang tengah menyandarkan punggungnya.

"Zahra jangan khawatir, udah nggak akan ada celah lagi buat dia. Yang penting kuncinya kalian saling percaya." Sahut Mama Zaidan yang duduk dibelakang mereka dalam mobil.

"Iya Ma.. Iya Tante" Jawab Zaidan dan Zahra bersamaan.

"Itulah sengaja Tante ajak Zahra berbelanja, supaya happy happy dan nggak memikirkan hal yang tidak penting itu." Lanjut Tante Maya Mama Zaidan.

"Makasih Tante, Tante memang Mama yang terbaik untuk anak perempuan hehee." Ucap Zahra yang mulai tertawa.

"Iya dong, kan Zahra anak perempuan Tante sekarang. Jadi harus sering bawa shopping kita." Ucap Tante Maya.

~ Setibanya di Pusat Perbelanjaan

Tante Maya, dan Zahra langsung masuk ke dalam Mall di ikuti Zaidan dari belakang yang menemani mereka. Setiba di salah satu tempat langganan Tante Maya mereka berbelanja. Zahra langsung membantu Tante Maya memilihkan pakaian dan sejenisnya.

"Zahra gimana sayang, apa baju baju ini menurut kamu ini cocok sama Tante ?"

"Cocok Tante, ini bagus banget kok di Tante." Sahutnya.

"Yasudah Tante ke ruang ganti dulu ya mau tes baju bajunya dulu." Ucap Tante Maya.

"Iya Tante."

Setelah Tante Maya pergi ke ruang ganti, Zahra melihat lihat kembali baju disana. Saat ia sedang fokus tiba tiba Zaidan menarik tangannya dan menempelkan sebuah gaun di badan Zahra yang berwarna merah.

"Ini cocok dengan kulit putih kamu yang. Gimana ? Kamu suka nggak sama pilihan aku ?" Tanya Zaidan lembut.

"Eh, bagus kok yang. Tapi aku nggak mau beli. Aku hanya mau nemenin Tante aja. Kamu nggak usah repot repot oke " Balas Zahra membuat Zaidan sedikit kesal.

"Ya aku tau. Tapi ini aku yang mau belikan kamu nggak boleh nolak deh" Ucap Zaidan.

"Haih, oke oke aku nggak nolak. Jangan marah dong !" Pinta Zahra.

"Ini bagus ! Ini juga ! Ini juga bagus ! Sekarang kamu ke ruang ganti cepat, tes dulu." Ucapnya yang memberikan pakaian yang ia pilih pada Zahra.

Mendengarkan apa yang Zaidan katakan, Zahra dengan segera pergi ke ruang ganti untuk mengetes baju baju pilihan Zaidan ini. Karena sudah lama, Tante Maya sudah selesai dan kembali ketempat tadi.

Beberapa menit kemudian, Zahra sudah selesai mengetes bajunya. Hanya satu yang tersisa yaitu gaun pertama yang Zaidan berikan. Saat Zahra sedang berusaha menarik resleting baju namun ia kesusahan karena berada di punggung. Tiba tiba seseorang masuk membantunya dan memeluknya dari belakang. Benar, itu adalah Zaidan pacarnya.

"Eh ka..kamu ? Kenapa kamu disini ? Sejak kapan kamu masuk ? Ini ruang ganti perempuan gimana kamu bisa masuk ?" Tanyanya yang kaget.

"Ssttt, Jangan ribut ! Aku udah dari tadi disini, kamu nggak nyadar sih. Aku tadi menyelinap diam diam hehee." Jawabnya santai.

"Ya Tuhan, serius ? Aku benaran nggak tau, Dasar kamu mesum mending kamu keluar dulu deh, aku udah selesai mengetesnya. Nanti ketahuan sama orang kamu di ruang ganti perempuan bahaya loh." Lanjut Zahra.

"Sayang, Kamu terlihat sangat cantik dengan gaun ini !" Ucapnya nya membuat Zahra terdiam hingga pipi nya terlihat merona.

"Ka..Kamu jangan menggoda.." Ucapannya terhenti sebab Zaidan menyela dan menutup mulutnya dengan salah satu jarinya.

"Udah, jangan cerewet lagi!" Zaidan langsung menciumi bibir Zahra dan memeluknya.

"Hm..Hm.. Uhh.. Hey mesum, lepaskan aku !" Zaidan langsung melepaskannya.

"Rasanya masih sama, manis hehe! Jaga semuanya hanya untukku oke" Ucap Zaidan sembari menyentuh bibir Zahra yang terlihat sedikit bengkak.

"Apaan sih kamu. Bercanda deh, itu udah pasti." Ucapnya.

Lalu mereka keluar bersamaan, untungnya saat itu tidak ada orang lain disana.

"Zahra sini, bawa kemari baju baju kamu sama Tante biar dibayarin sama Zaidan." Ucap Tante Maya.

"Iya Tante." Sahut Zahra dan berjalan menuju tempat pembayaran.

Setelah selesai berbelanja dengan Tante Maya, merka kemudian makan siang di cafe yang berada di lantai atas di pusat perbelanjaan tersebut.

"Ayo kita makan dulu di lantas atas sebelum pulang." Ucap Zaidan.

"Oke" Jawab Tante Maya dan Zahra bersamaan.

Setibanya di lantai atas mereka langsung memesankan makanan mereka. Dan setelah selesai makan mereka akan pulang. Namun sebelum itu ada seseorang yang menyapa Zaidan dan Tante Maya.

"Halo Tante, Zaidan. Kalian sedang disini juga rupanya ?" Tanyanya Tania.

"Hm.. iya." Jawab Tante Maya singkat padat dan jelas sebab ketidaksukaannya terhadap Tania. Zaidan hanya diam saja dan fokus makan dengan Zahra yang juga tak memperdulikan kehadiran Tania saat ini.

"Cih Tante sialan ini, hanya menjawabku seperti itu. Kalau bukan karena aku sedang berusaha mengejar anaknya lagi, aku tidak akan sudi menyapa nya seperti. Dasar wanita tua, beraninya mempermalukanku begini.

"Tania juga habis belanja, kebetulan juga mau makan. Tania boleh gabung disini sama kalian nggak Tante ?" Tanyanya lagi.

"Oh silahkan duduk. Tapi kami sudah selesai makan, jadi tidak bisa menemanimu makan. Kami duluan ya !" Sela Zaidan yang sedari tadi hanya diam saja.

"Apa ? Ah baiklah, mungkin lain kali kita bisa makan bersama." Lanjut Tania.

"Kurang ajar kamu Zaidan, dulu kamu selalu memperlakukanku dengan baik. Hanya karena gadis kecil itu sekarang kamu terang terangan menghindar dariku." Ucap Tania dalam hati.

Zaidan, Zahra dan Tante Maya dengan segera meninggalkan Tania yang tadinnya juga berada dilantai atas bersama mereka. Zahra sangat senang melihat Zaidan yang tak memperdulikan Tania yang sedang berusaha mendekatinya dan Tante Maya lagi.

"Hm, dulu kamu meninggalkannya demi laki laki lain, sekarang kamu datang lagi berusaha kembali padanya. Aku tidak akan membiarkanmu Tante Tania." Ucap Zahra dalam hati hingga tersenyum sendiri.

"Kamu kenapa yang ? Senyum senyum sendiri, apa yang sedang kamu pikirkan ?" Tanya Zaidan membuyarkan lamunan Zahra sesaat.

"Ah nggak ada apa apa kok. Ayuk jalan, Tante udah di depan tu." Ucap Zahra.

"Iya Rara Sayang." Sahutnya lembut sembari menggandeng tangan Zahra.

Zahra tersenyum bahagia dan mengenggam erat tangan Zaidan..

1
Mira Hastati
bagus
Mira Hastati
Lumayan
Nur fadillah
Saaaah...Saaaah...🤲🤲😀😀
Nur fadillah
Sabar...neng...😀😀
Nur fadillah
Ciee...ciieee...cemungut...💪🏻💪🏻🔥
Nur fadillah
Heeheee...lucu..bucin...,🤣🤣🤣
Nur fadillah
Kacian....😥😥
Nur fadillah
Heehee...lucu....🤣🤣
Nitaa Lutpyh
Nextt
Nitaa Lutpyh
sangat suka ceritanya
Mega Adelia
lanjut kak
Linda Zebua
lanjut thor
Bunga Blivers
iiih perempuan seperti itu memang harus di buwang dan sayangi tania
Bunga Blivers
guuuut zidan yang ganteng berani meyatakan cinta nya sama zahra
Bunga Blivers
tembak aja pak dosen zahre nya biar engak galo
Bunga Blivers
selamat ya zahra
Bunga Blivers
ya pak dosen tembak aja zahra biar engak ada yang ambil
Bunga Blivers
subah lah thor zidan tembak aja zahra
Nopi
kok lama banget updatenya? apa sdh tdk dilanjut lg ceritanya?
Puput Zahra
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!