NovelToon NovelToon
KIRANA (Dia Juga Dia)

KIRANA (Dia Juga Dia)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Romansa-Teen angst
Popularitas:366.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tataxx

Kirana Dwi Lestari, seorang gadis belia berusia 17 tahun.
Tari, begitu Sapaanya di sekolah. Memiliki tiga orang adik yang sudah dua tahun ini ia hidupi sendiri. Kemana orangtuanya? Mereka meninggal dunia dua tahun lalu.
Tari dan adik-adiknya tinggal di sebuah rumah sederhana hasil kerjanya selama dua tahun ini.

Saat pagi menjelang, Tari akan berangkat kesekolah dan bekerja saat malam tiba. Selama dua tahun ini, kehidupan Tari tenang-tenang saja. Sampai suatu saat, ia bertemu dengan pria sebaya yang mampu menggetarkan hatinya.

Apakah cinta Tari akan terungkap dan terbalaskan?
Apakah pria itu akan menerima seorang ... Tari?

Ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tataxx, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 27

"Pih, Ana mau tanya sesuatu." ucap Ana tiba-tiba.

Pria itu menoleh, "Tanya apa sayang?"

"Kata bu Mae Papih ke Jogja sama anak-anak, kok malah di sini?"

"Iya, tadinya Papi mau ke Jogja, mau lihat pembangunan villa disana. Tapi ngga jadi dan Papi udah nyuruh Beni. Makannya Papi ajak adik-adik kamu kesini."

Gadis itu mengangguk tanda mengerti. Ana tiba-tiba teringat kejadian tadi siang.

"Mm, tadi Ana telpon Papih yang angkat bukan Papih. Itu siapa Pih?" tanya Ana ragu-ragu.

"Siapa ya? Ponsel Papi memang tertinggal di rumah. Mungkin itu anak Papi."

Ana memandang papinya, ia sangat antusias dengan penjelasan pria itu. "Anak Papih?"

Tuan Anton mengangguk. "Papi belum cerita ya?"

Ana menggelengkan kepalanya.

"Anak Papi sudah tinggal di Indonesia, Papi suruh dia buat belajar mengelola bisnis Papi. Nanti tahun depan setelah kita menikah, Papi cuma mau fokus buat bahagiain kamu sama adik-adik kamu." jelas tuan Anton sembari mengelus rambut Ana.

"Maksud Papih?" Gadis itu mengerutkan dahinya, tak mengerti dengan penjelasan pria dewasa itu.

"Haeh, Papi kan sudah melamar kamu sayang!" Tuan Anton melirik jemari Ana yang sudah tersemat cincin berlian pemberiannya. Ana pun mengikuti manik mata papinya yang terhenti di jari manis Ana. Kemudian gadis itu sedikit menyembunyikan jarinya.

"Tahun depan setelah kamu lulus sekolah, Papi mau nikahin kamu. Bahagiain kamu dan adik-adik kamu." imbuhnya lagi.

Ana semakin terdiam, gadis itu benar-benar tidak tahu harus menjawab apa lagi dan berbuat apa. Menolak? Siapa lah dia, hidupnya saja bergantung oleh kebaikan tuan Anton. Menerima? Batinnya pasti tersiksa karna bukan tuan Anton yang ia cinta.

Tujuannya ingin mengetahui siapa anak sang papi malah membuatnya semakin kalut. Haruskah masa depannya tetap terbelenggu oleh sang papi?

"Tinggallah disini bersama dengan adik-adikmu. Mereka terlihat bahagia disini. Ah iya bu Mae, ajaklah dia juga. Jika bu Mae sudah kamu anggap sebagai orang tua kamu, maka beliau juga orang tua ku."

Ana masih diam, gadis itu terlalu larut dalam pikirannya. Terjebak dalam kisah yang rumit. Di sisi lain ia tidak mau menyakiti hati sang papi, namun di sisi yang lain pula ia sangat menaruh rasa pada Yoga. Jika tebakannya benar, Yoga adalah anak dari tuan Anton ... Ah entahlah!

Malam ini Ana dan adik-adiknya menginap di rumah baru. Saat ini mereka sedang menikmati makan malam yang sudah disediakan oleh pelayan. Jika dilihat, mereka sudah seperti satu keluarga yang bahagia. Seorang ayah yang sedang menikmati makan malam bersama dengan ke empat anaknya. Tapi tidak, nyatanya tidak seperti itu. Bagi tuan Anton, ia sedang menyantap makan malam bersama calon istri dan ketiga adik iparnya.

***

"Tatak, idun! (Kakak, tidur!)" Bocah kecil itu terlihat sudah mengantuk di pangkuan kakak perempuannya.

"Adnan udah ngantuk? Ya udah yuk tidur." Ana segera membawa Adnan ke dalam kamar dan menidurkannya.

Setelah Adnan tertidur, Ana keluar kamar menghampiri tuan Anton yang masih duduk santai di ruang keluarga.

"Papih," Ana duduk di samping tuan Anton.

"Ya sayang?" jawabnya sembari mengganti saluran televisi yang sedang ia tonton.

"Kok Papih ninggalin ponsel Papih di rumah?" Ternyata gadis itu masih penasaran.

"Ketinggalan sayang, bukan sengaja ninggalin."

"Terus? Mm, anak Papih?" Ana sebenarnya ragu-ragu bertanya pada papinya. Namun rasa penasaran ada hubungan apa Yoga dengan pria yang ada di hadapannya ini sangat mengganggu pikirannya.

"Yoga, namanya Yoga." Tuan Anton mulai menjelaskan.

"Papi yakin kamu pasti mengenalnya karna dia satu sekolah denganmu." jelasnya.

Ana mulai menunduk, apa yang ia pikirkan selama ini ternyata benar. Yoga adalah anak laki-laki dari papi nya. Seorang yang sudah beberapa bulan ini menjadi sahabat ... Ah tidak, Yoga adalah seorang yang beberapa bulan ini mulai mengisi hati Ana.

Bagaimana nanti jika Yoga tahu tentang hubungannya dengan sang papi? Apakah persahabatan mereka akan terpecah? Tidak. Itu tidak boleh terjadi!

"Kamu kenapa sayang?" tanya sang papi ketika melihat gadisnya menggeleng-gelengkan kepalanya sendiri. Sebenarnya tuan Anton tahu apa yang saat ini Ana pikirkan. Yoga, gadis itu sedang memikirkan anak laki-laki nya.

Namun tuan Anton tidak rela jika gadis yang selama ini ia cintai bersama Yoga. Pria dewasa itu ingin egois sedikit saja untuk kali ini.

"Eng-engga Pih, Ana ngga papa. Ana tidur dulu ya, udah ngantuk dan besok harus sekolah." Ana mulai melangkah pergi.

"Farhan, Bilal, tidur gih! Udah malem besok kalian sekolah kan? Kita harus pulang pagi-pagi karna seragam kita di rumah." titah gadis itu kepada kedua adiknya yang masih asyik bermain playstation.

Segera kedua bocah kecil itu menuruti titah sang kakak. Mematikan layar LED dan segera masuk ke kamar dimana Adnan tidur. Ana juga segera berlalu masuk ke dalam kamar yang pernah ia tempati bersama sang papi.

Gadis itu langsung berbaring di atas ranjang, menarik selimut dan memejamkan mata. Entah apa yang ia rasakan saat ini. Sedih, marah, takut, semua menjadi satu dalam benaknya. Apa yang akan ia lakukan setelah ini? Haruskah dirinya menyembunyikan semua ini?

Sedangkan di luar kamar, tuan Anton masih setia duduk di tempat yang sama. Ia tahu gadisnya itu menyukai anaknya. Pria itu tahu semuanya dan dia selalu memantau semua kegiatan Yoga dan Ana setiap hari. Bahkan, tuan Anton tahu Yoga menyukai gadisnya. Ah, lebih tepatnya Yoga menyukai Ana bukan Tari.

***

"Tari!" teriak Yoga memanggil sahabatnya.

Tari sedang berjalan melewati koridor sekolah menuju kelasnya. Ia berhenti dan membalikkan tubuhnya ketika Yoga memanggilnya.

"Maaf ya aku ngga jemput, soalnya aku bangun kesiangan." Yoga segera merangkul Tari dan berjalan bersama.

Tak disangka sepasang mata memandang sinis ke arah mereka. Siapa lagi kalau bukan Sarah, gadis yang nyatanya gagal mendekati Yoga. Bocah tampan itu sepertinya tidak menyukai gadis yang cantik, nyatanya melirik sedikitpun padanya juga tidak. Ia malah menempel pada gadis cupu dan jelek seperti Tari.

Sarah bertekad ia harus bisa mendapatkan Yoga apapun caranya. Predikat sebagai gadis tercantik di sekolah dan sebagai gadis yang banyak disukai murid laki-laki itu tidak boleh hilang dari dirinya.

"Awas loe Tari!"

To Be Continue ....

1
Rini Maryani
aah lm lm si tari ky jalang semua d layanin kasian pa anton mendingan jujur ja
Gladys Aira
Luar biasa
Ref Nita Pilii
cerita nya lumayan bagus...asik baca nya dan gampang di mgti....suka bgt baca nya.
112 'ONE'
BAGUS...👌👍
LANJUT THOR.....🙏🙏
Qomariyah Kom
lanjut dong thor
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ⏤͟͟͞Rafael💝drg🔯HS࿐
mana lanjutannya???
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
mana ingat kn waktu itu mabuk 🙈
ayooo lanjut 🚴🚴🚴
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
yaaah kirain pak Anton
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
pak Anton?
uuuuuhhhh Miss u om
safik🆘𝕱𝖘 ᶯᵗ⃝🐍
setelah reinkarnasi yg berbulan2 untuk menelurkan 1bab... lanjut thor
Eti
lanjut thor jgn lm2
Siti Fatimah
knp lamaaaa bingit upny thooor
Qomariyah Kom
lanjut lagi dong thor ceritanya
☠ Pramono W⃠ᵕ̈✰͜͡v᭄༄⃞⃟⚡🍾
mungkin Tari uda lupa karena itu kejadian lama banget
lagipula saat itu Tari atau Ana dalam keadaan mabuk seeeh
☠ Pramono W⃠ᵕ̈✰͜͡v᭄༄⃞⃟⚡🍾
Semalat datang kembali -----> Selamat datang kembali
☠ Pramono W⃠ᵕ̈✰͜͡v᭄༄⃞⃟⚡🍾
km skng sedang berada dibasement apartemen Yoga
☠ Pramono W⃠ᵕ̈✰͜͡v᭄༄⃞⃟⚡🍾
diiiiiih ini mah km curi-curi kesempatan tuuuh
☠ Pramono W⃠ᵕ̈✰͜͡v᭄༄⃞⃟⚡🍾
woooooy fokus nyetir yoooooo....
disebelah ada nyawa yang harus kamu jaga tuuuuh
☠ Pramono W⃠ᵕ̈✰͜͡v᭄༄⃞⃟⚡🍾
haadeeeh ini juga....napa uda punya bayangan menikahi Tari 🤦🤦🤦🤦
☠ Pramono W⃠ᵕ̈✰͜͡v᭄༄⃞⃟⚡🍾
mending jangan kasih Gaje harapan deeh Bu Mae, karena itu uda pasti gak mungkin terjadi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!