NovelToon NovelToon
LEVEL UP !

LEVEL UP !

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: gilang imannuel

Kiyan adalah laki-laki muda berusia 20 tahun, seorang yatim piatu selalu diejek, dibuli dan dihina.

Kehidupannya dilalui penuh kesengsaraan,walaupun begitu dia memiliki seorang kekasih yang baik, peduli dan tulus padanya.

Hal tersebutlah yang membuat dia bahagia, namun tiba-tiba dunia menjadi kacau.

Zombie, monster, iblis, Dewa dan ras lainnya bermunculan secara bertahap, tidak ada yang dapat dilakukan oleh manusia ketika kekacauan tersebut datang.

Namun alam semesta membantu mahluk bumi agar menjadi lebih kuat dengan sistem yang menuntut mereka untuk naik level dan menjadi kuat.

Kiyan yang mengetahui hal itu berjuang keras untuk bisa menjadi kuat dan melindungi orang yang dia cintai.

Penasaran dengan kelajutannya?

Pantengin terus novel LEVEL UP !

UPDATE SETIAP HARI
JAM 05:00
UP 1 CHAPTER

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gilang imannuel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27. Sebuah kota aman?

Disebuah wilayah yang ditutupi oleh pepohonan lebat, terdapat seorang pria yang sedang berjalan diudara dengan santai.

Dimana pria itu tidak lain adalah Kiyan, setelah keluar dari dungeon dua hari yang lalu, Kiyan masih mencoba untuk The server.

"Entah kenapa keberadaan The server benar-benar sulit ditemukan, apakah ada persyaratan khusus?" tanya Kiyan yang sedang berjalan diudara.

"Untungnya aku memiliki Void control, jika tidak aku akan kesulitan." Ucap Kiyan yang dengan santai berjalan.

[Void control LV.8]

"Tapi jumlah skill poin yang diperlukan sangat banyak, mungkin karena kekuatan yang sangat menakutkan!" dengan perasaan kagum Kiyan mulai bermain-main dengan skillnya.

Ditengah kebosanan selama perjalanan, Kiyan segera berhenti sejenak dan santai sebentar.

"Hem...aku ingin berpikir untuk pergi dari Jakarta, tapi dungeon istana ibils hanya bisa diakses dimonumen selamat datang. Yah sebaiknya aku selesaikan dulu dungeon ini dulu, sepertinya Jean pergi dari Jakarta beberapa hari lalu!" sambil minum air, dia segera bergumam sendiri menatap kekosongan.

"Aku harus menjadi kuat secepat mungkin, karena aku merasakan bahwa Jean sudah sangat kuat. Ngomong-ngomong setelah kekacauan, aku tidak pernah melihat satu manusia pun kecuali beberapa Tentara dan sibrengs*k itu!" ucap Kiyan yang merenung hal aneh.

"Sebaiknya aku membersihkan penyimpananku dulu deh!" segera Kiyan membuka statusnya.

Walaupun repot dan memerlukan waktu dua jam untuk membersihkan hal-hal yang tidak berguna, Kiyan dapat menyesalkannya.

*Penyimpanan:

-Senjata:

• [Raptor Wind Sword]

• [Mystic Fire Sword]

• [Mystic Ice Sword]

• [Wandering Degger]

• [Blecher Fang]

• [Obelisk Scythe]

• [Calamity Chain Sickle]

-Bahan:

• Occult ×567

• Black Amethyst ×268

• Blue Quartz ×47

• Petroleum ×96

• Azurite ×34

• Lapis lazuli ×172

• Sodalite × 56

*(Note: Untuk yang lainnya kaya bahan makanan, baju dan perlengkapan lainnya tidak saya masukkan karena merepotkan. Jadi saya cuma masukin yang penting-penting saja.)

"Hem...sepertinya ini pertama kalinya aku memeriksa penyimpananku." Ucap Kiyan yang segera menghilangkan layar hologram didepannya.

"Aku masih tidak punya banyak waktu, untuk mencoba semua senjataku!" setelah selesai Kiyan kembali melanjutkan perjalanannya.

Tapi secara mendadak ditengah perjalanannya, Kiyan secara tiba-tiba merasakan suatu kehadiran yang sedang bertarung dengan monster.

"Manusia? kalau begitu aku akan mendatanginya, siap tau mereka memiliki informasi!" dengan kecepatan yang luar biasa Kiyan segera pergi menuju tempat tersebut.

.....

Disaat yang sama sebuah kelompok dengan jumlah anggota mencapai 6 orang sedang kesulitan melawan monster.

"Sial! Goblin dan serigala ini sulit sekali untuk dikalahkan!" ucap salah satu pria yang menggunakan perisai dan kapak besi.

"Kapten bagaimana ini kita terkepung!" sambung salah wanita yang ada dikelompok itu.

"Kalian larilah! aku akan mengulur waktu agar kalian bisa kabur!" ucap salah pria yang merupakan pemimpin dari kelompok itu.

"Tidak! jika kau berjuang mati-matian, maka kami akan ikut!" ucap mereka semua.

"Tapi..." dengan keadaan tidak berdaya kapten itu hanya bisa diam.

"Ini tidak masalah! kita telah melalui hidup dan mati bersama." Jawab salah satu pria yang bertubuh kecil.

Tapi disaat yang sama para serigala besar dan para Goblin menyerang mereka, disaat merek sudah siap mati secara tiba-tiba sosok dengan jubah hitam muncul.

"Swoss!" dengan gerakan cepat dia menebas setiap monster dengan deggernya, "Slaas...Slaas...Slaas...!" layaknya memotong tahu sosok dengan jubah hitam tersebut dapat dengan mudah mengalahkan semua monster.

"Astaga dia cepat sekali!" ucap kapten tim itu dengan kagum.

Lalu tanpa banyak waktu sosok berjubah hitam itu telah selesai mengalahkan para monster dengan mudah.

"Kalian tidak apa-apa?" tanya sosok jubah hitam tersebut.

"Kami baik-baik saja, terimakasih!" ucap kapten kelompok tersebut.

"Sama-sama, aku hanya kebetulan lewat saja!" dengan suara laki-laki yang samar sosok hitam itu segera mendatangi mereka.

"Apa yang terjadi pada kalian, sampai terkepung tadi?" tanya pria jubah hitam tersebut.

"Kami sebenarnya telah menjalankan misi dari Kota aman yang berada tidak jauh dari sini, tapi salah satu teman kami terluka jadi kami segera terkepung!" jawab kapten kelompok itu.

"Begitukah? dimana Kotan aman yang kalian maksud tadi?" tanya pria jubah hitam itu.

"Kalau mau, kau bisa ikut dengan kami! karena kami juga ingin kembali ke kota aman." Ucap salah satu wanita yang berada dikelompok itu.

"Hey! sudah jangan meminta hal yang aneh-aneh padanya." Dengan kesal kapten kelompok itu segera memberikan peringatan keras.

"Baiklah aku akan ikut, lagi pula aku sudah lama berada diluar." Ucap pria jubah hitam itu.

"Benarkah?" tanya mereka semua dengan senang.

"Ya! baiklah aku akan menunggu kalian selesai bersiap, jika sudah selesai panggilan saja aku, karena aku berada diatas pohon." Ucap pria jubah hitam tersebut.

"Anu...kalau boleh tau siapa namamu?" tanya kapten kelompok itu.

"Namaku adalah Kiyan!" jawab pria itu.

"Kiyan, baiklah perkenalkan namaku adalah Lucas pemimpin kelompok ini." Ucap Lucas yang segera memperkenalkan diri.

"Namaku adalah Kina aku adalah mage dikelompok ini!" ucap salah satu wanita.

"Sebastian, aku adalah Tank dikelompok ini!" ucap pria dengan tubuh paling besar.

"Namaku adalah Venri dan aku adalah assassin dari kelompok ini." Ucap salah satu pria pendek yang menggunakan pakaian serba biru.

"Aku Bastian, Warrior dari kelompok ini." Ucap salah satu pria dengan angkuh.

"Lalu yang sedang pingsan itu adalah Rina, dia adalah adikku!" Segera Kina kembali untuk merawat gadis yang sedang pingsan tersebut.

"Baiklah kalau begitu! akan kau tunggu!" ucap Kiyan yang langsung melompat kepuncak pohon.

"Kota aman dan adanya misi sepertinya ini akan semakin menarik saja!" Segera Kiyan membuka topeng yang berbentuk seperti wajah Yaksha.

"Aku akan menggunakan topeng ini saja untuk sementara dan menyembunyikan identitasku yang sebenarnya! " Ucap Kiyan dengan senyum tipis diwajahnya.

1
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!