NovelToon NovelToon
Sistem Sang Pencipta: Setelah Regresi

Sistem Sang Pencipta: Setelah Regresi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Fantasi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nur_Afif

#KARYA ORIGINAL!!!!
Update tiap hari

Dalam pertarungan melawan salah satu beast terkuat, Mo Yuan terbunuh akibat serangan bunuh diri beast itu. Padahal, dia baru saja mengetahui dalang dari insiden terbunuhnya istrinya, namun belum sempat balas dendam. Saat kondisi kritis, gelang peninggalan orang tuanya bersinar dan membangkitkan sebuah sistem!

Untuk menyelamatkan tuan barunya, sistem memutar kembali waktu ke masa saat Mo Yuan baru saja keluar dari panti asuhan diumur 15 tahun.

Karena telah diberikan kesempatan kedua, Mo Yuan bertekad untuk bertambah dan membalas orang yang menjadi dalang pembunuh istrinya. Untuk itu, ia mengumpulkan orang-orang berbakat dan membentuk organisasi rahasia miliknya. Ia berkembang diam-diam sebelum akhirnya menggemparkan dunia.

Dengan informasi dari masa depan dan juga bantuan dari sistem, Mo Yuan berkembang dalam kecepatan luar biasa!

Penasaran dengan kelanjutan, silangkan baca sendiri!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur_Afif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 – Kedatangan Mala Petaka

Di saat sedang merayakan kemenangan, terlihat dua siluet besar berjalan mendekat. Suara kegembiraan perlahan meredup, digantikan dengan rasa takut.

"A-apa itu!..."

Semuanya menatap dengan tegang. Mereka sedikit menyipitkan matanya agar dapat melihat lebih jelas dikarenakan pencahayaan yang kurang.

Samar-samar, mereka sudah merasakan bahwa ini adalah tanda mala petaka kembali lagi. Bahkan di jarak sejauh ini, aura yang dikeluarkan kedua siluet itu terasa berat.

Ketakutan kembali menghantui seluruh prajurit di sana. Moral mereka menurun hanya dengan merasakan aura yang terpancar. Kekuatannya ini sangat berbeda tingkat dengan sebelum-sebelumnya.

"Sial!... Itu dua beast rank A puncak!..." ucap komandan AVU dengan pelan.

Namun, salah satu orang di sampingnya mendengar. Sehingga membuatnya sangat panik hingga berteriak keras.

"ITU BEAST RANK A PUNCAK!..... MATI KIAT!!...."

Mendengar teriakan itu, semua Veyron menjadi semakin panik dan ketakutan. Moral mereka semakin turun, bahkan banyak yang sudah pasrah dengan keadaan.

"JANGAN MENYERAH BEGITU SAJA!!!! ITU HANYA DUA BEAST RANK A!! KITA PUNYA EMPAT Veyron RANK A DISINI!..." teriak keras Yan Zhentian–ketua Guild Iron Dominion. Suaranya menyebar cepat ke seluruh penjuru medan peperangan.

"AKU TIDAK SUKA KARENA KAU YANG MENGUCAPKANNYA.... TAPI AKU SETUJU!... AKAN KU BUNUH BEAST SIALAN ITU!!" teriak Gu Beixiao–ketua Guild Tyrfang.

Mendengar seruan dari kedua pemimpin guild besar. Moral dan kepercayaan diri orang-orang mulai naik. Walau masih takut, tapi mereka bertekad akan bertarung bahkan jika ajal menjemput.

Hampir semua orang merasakan takut akan kematian. Tapi bukan berati takut akan pertarungan yang mempertaruhkan nyawa.

Setiap orang di sini pasti memiliki alasan kenapa mengikuti peperangan melawan beast, entah itu karena ingin melindungi kota kelahirannya, melindungi orang tersayang, atau hanya ingin mendapatkan pengalaman. Karena itu, mereka hanya memiliki dua pilihan, yaitu bertarung dan menggapai tujuannya atau menyerah dan kehilangan tujuan.

Semakin waktu berjalan, kedua siluet semakin mendekat. Bentuk mereka sudah dapat terlihat secara samar-samar. Bahkan auranya terasa semakin berat.

Satu beast memiliki bentuk menyerupai gabungan laba-laba dan lintah. Tubuhnya berwarna merah kehitaman dengan panjang sekitar 25 meter. Bentuknya sangat menggelikan sekaligus mengerikan.

Ini adalah Blood Parasite Devourer. Seekor beast yang terkenal dengan kengeriannya. Ia memiliki ability yang berhubungan dengan darah dan parasit, sesuai dengan namanya.

Sedangkan yang satunya lagi memiliki bentuk seperti ular raksasa yang memiliki panjang mencapai 80 meter. Sisiknya berwarna hijau daun dan di punggungnya dipenuhi tumbuhan.

Ular raksasa ini bernama Eternal Verdure Leviathan. Beast ini terkenal dengan kekuatan regenerasi yang sangat kuat karena ability-nya berfokus penyembuhan. Tapi jangan salah, kekuatannya sangat besar jadi jangan diremehkan.

Sebelum semakin dekat, pasukan serangan jarak jauh mulai menyerang. Tim pemanah mempersiapkan busur dan anak panahnya, kemudian menariknya dan mengerahkan ke pada dua beast di depan.

Sementara tim elemental mengangkat kedua tangannya ke atas. Mempersiapkan skill mereka masing-masing, seperti fireball, thunder fall, dan lain-lainnya.

Swish!... Swish!... Hwush!...

Ratusan serangan terbang dengan kecepatan tinggi. Dengan pengalaman tinggi, akurasi dari serangan hampir semua tepat sasaran.

Tepat saat semua serangan berada di atas kedua beast. Tiba-tiba ratusan jarum merah keluar dari tubuh Blood Parasite Devourer dan menghancurkan hampir semua serangan.

"!!!!"

Hal ini jelas membuat semua Veyron sangat terkejut. Dari ratusan serangan yang dilancarkan, hanya beberapa yang berhasil mengenai target dan tidak terlalu memberikan kerusakan yang besar.

"Mereka lebih kuat dari yang aku duga!..." pikir komandan AVU. Kali ini ia hanya berbicara di dalam hati, ia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama seperti sebelumnya.

"PERSIAPKAN GELOMBANG KEDUA SERANGAN!!...."

"BAIK!..."

Pasukan setangan jarak jauh kembali mempersiapkan serangan. Setelah siap, mereka tinggal menunggu aba-aba untuk menyerang lagi.

"TEMBAK!.."

Swish!... Swish!... Hwush!...

Sama seperti sebelumnya, ratusan serangan terbang dengan kecepatan tinggi. Namun hasilnya masih sama, sebagian besar serangan berhasil di netralkan oleh musuh.

Kalau menyerah begitu saja, bukan umat manusia namanya. Bahkan jika hanya menimbulkan kerusakan yang sedikit, itu lebih baik di coba dari pada tidak sama sekali.

Setelah beberapa kali melakukan serangan, luka yang dialami kedua beast menjadi semakin parah. Selain itu, jarak kedua belah pihak sudah tidak terlaku jauh.

Karena sekarang sudah mencapai radius. Veyron ber-spesialis jaran dekat mulai mempersiapkan diri untuk menyerang. Sesaat sebelum menyerang, tiba-tiba gelombang hijau keluar dari Eternal Verdure Leviathan.

"Apa itu?!..." tanya salah satu orang.

Mereka semua menjadi waspada, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi. Karena kedua beast ini memiliki rank tinggi, jadi informasi mereka hanya ada sedikit atau hanya disimpan oleh para pemimpin.

Namun tidak seperti perkiraan orang-orang, tidak ada kerusakan sedikitpun dari gelombang hijau itu. Yang ada, semua luka yang dialami kedua beast perlahan mulai pulih.

"Sial!... Mereka sedang memulihkan diri!..."

"SERANG!!!.... JANGAN BIARKAN MEREKA MEMULIHKAN DIRI!!!... KITA AKHIRI PERTARUNGAN INI UNTUK SEKARANG DAN SELAMANYA!!...."

"HWWWWOOOOIHHHHHH!!!!!"

Semua orang bersorak penuh semangat bertarung. Mereka berlari sambil membawa senjata andalan dengan mata penuh hawa membunuh. Di bagian paling depan, empat pemimpin maju lebih dulu.

Blood Parasite Devourer dan Eternal Verdure Leviathan seakan tidak mau kalah. Mereka berdua juga ikut maju dengan kecepatan tinggi.

Sambil bergerak, Blood Parasite Devourer menembakkan ratusan jarum merah dan juga hewan-hewan kecil seperti parasit.

Melihat serangan itu, para Veyron berusaha keras untuk menghindar atau menahannya. Tapi karena jumlahnya yang sangat banyak dan perbedaan kemampuan, masih banyak orang yang terkena.

Anehnya, setelah terkana jarum merah atau parasit kecil. Tidak ada tanda-tanda luka yang serius, hanya berupa bintik kecil seperti tergigit nyamuk. Beberapa orang merasa lega dengan ini, tapi ada juga yang merasa ada yang tidak beres.

"SERANG!..." teriak salah satu orang.

Slash!...

"Egh!..." ia meringis kesakitan. "Apa yang kau lakukan?!..."

Orang di belakangnya tiba-tiba menebas punggungnya hingga terluka parah. Lukanya cukup dalam hingga membuat darah terus menerus mengalir deras.

"Kenapa kau melakukan ini!... Egh!..."

Tidak ada jawaban apapun bahkan setelah di tanya begitu. Matanya berubah menjadi merah dan tatapannya menjadi kosong.

"Hey!..."

Bukannya menjawab, ia malahan kembali mengangkat pedangnya ke atas dan...

Slash!...

"Egh!... Kau siala–"

Brak!

Ia akhirnya membunuh rekan di depannya. Kepalanya menoleh ke kanan, mencari target lainnya untuk dibunuh.

"AAARREGHHHH!!!!...."

"TOLONG AKU!..."

"APA YANG KAU LAKUKAN!..."

Dapat terdengar jeritan kesakitan dan kebingungan dari berbagai penjuru. Banyak orang yang bersikap aneh dan membunuh rekan mereka sendiri.

Komandan AVU menoleh, "Apa yang terjadi!..."

Sebelum sempat mencerna seluruh situasi, Blood Parasite Devourer kembali menembakkan ratusan jarum merah dan parasit. Setiap orang yang terkena ini akan berada di bawah kendalinya, dan berubah seperti boneka.

Menyadari bahwa situasi semakin di luar kendali, komandan AVU memberikan perintah untuk mundur ke gerbang kota terlebih dahulu.

"SEMUANYA MUNDUR!...."

1
Orimura Ichika
lanjut👍
Orimura Ichika
update 👍😄
Orimura Ichika
update sampai selesai kalau bisa banyakin ya Thor
Nur_Afif
Mantap pokoknya!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!