NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Sang CEO

Istri Rahasia Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa / Pernikahan Kilat
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Muliana95

Violet Evania, ia merupakan seorang gadis yang mempunyai pandangan berbeda tentang pernikahan. Baginya, menikah berarti neraka.

Bukan tanpa alasan dia berpikir demikian. Karena semua itu, di pelajari, dari pernikahann orang tuanya. Sang ayah yang ringan tangan, dan mulut setajam silet, mampu merubah pandangannya.

Disisi lain, Ryhs Sinclair, seorang CEO di perusahaan Developer Perumahan ternama, ia malah beranggapan jika menikah artinya mengikat. Sedangkan ia butuh kebebasan seperti burung-burung yang berterbangan liar di langit sana.

Bagaimana jika dua orang dengan tujuan yang sama, malah disatukan dalam ikatan pernikahan?

Yuk, ikuti kisahnya di novel ini ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muliana95, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dan Pada Akhirnya

Begitu tiba di rumah, bukan pelukan yang di dapatkan oleh Carina.

Dia langsung mendapatkan tamparan dari papanya. Dan umpatan kasar, terdengar dari sang mama.

"Dasar anak tak berguna! Sudah aku ingatkan berulang kali, jauhi Rysh Sinclair," barang sang mama dengan muka yang memerah.

Sakit, itulah yang Carina rasakan.

Padahal, jika di lihat dialah yang sebenarnya korban disini.

Dan sebagai orang tua, seharusnya mereka khawatir melihat penampilan sang anak, yang terlihat kacau dan menyedihkan.

"Kamu memang beda dengan adikmu Carina. Kamu gak bisa di harap, apalagi di andalkan," cerca papa Carina.

"Bukannya kalian yang menyuruhku pulang, dan merayu Rysh?"

"Itu, sebelum kami tahu, jika Rysh sudah punya istri," sang mama membela diri.

Carina tersenyum kecut. Sadar, jika pembelaannya selalu salah di mata mereka.

Bahkan, suaranya dianggap angin lalu, yang tak berkepentingan apa-apa.

*

*

*

Pagi ini, Violet bangun dengan keadaan yang sedikit pusing. Bahkan, dia merasakan mual di perutnya.

Rysh menduga, jika Violet masuk angin karena semalam pulang dalam keadaan larut.

"Lain kali, jangan pakai baju yang terlalu terbuka," larang Rysh, sembari mengelus-elus tekuk Violet.

"Dih, bukannya kamu suka?" balas Violet, menatap Rysh sinis. "Bahkan, dulu kamu paling suka, cewek yang gak pakai baju," sambung Violet, sembari melap bibirnya dengan tisu.

Rysh hanya bisa menghela napas.

Dia selalu kalah, kala beradu argumen dengan Violet.

"Sebaiknya, kamu gak usah ke kantor. Nanti, semua pekerjaanmu, akan di urus oleh Sapta," papar Rysh, kala melihat betapa pucatnya Violet.

Benar saja, bahkan seharian ini Violet hanya tertidur lemas di kamarnya.

Dania yang mendapatkan laporan dari art, langsung pulang untuk menjenguk anaknya.

"Makan sedikit ya," tawar Dania, sembari membawakan ayam kecap, kesukaan Violet.

Kebetulan hari ini, ayam kecap menjadi salah satu menu, di tempat cateringnya.

"Jauhkan itu bu," Violet kembali memuntahkan cairan bening, dari perutnya.

"Kamu hamil?" tanya Dania.

Bukan, lebih tepatnya memberitahu.

"Haidku gak lancar, setelah berhenti minum pil itu bu. Bagaimana mungkin, aku hamil secepat itu," dalih Violet, dengan wajah lesu.

"Kamu pasti hamil. Bentar, ibu suruh mertuamu belikan tespek," ujar Dania, dengan senyuman yang terlihat teramat cerah.

"Bu …" panggilan Violet di abaikan.

Dania lebih sibuk, mengetik memberitahukan gejala-gejala dan dugaannya pada Ghea.

Benar saja, tak sampai dua puluh menit, wanita itu tiba.

Dia membawakan sekantong tespek, dari berbagai macam merek, untuk di serahkan pada anak menantunya.

"Coba lah," perintah mereka dengan mata berbinar.

Violet memutar mata malas. Sedetik kemudian, tangannya terulur untuk mengambil kantong tersebut.

Sekitar 10 menit, Violet belum juga keluar.

Dania dan Ghea, mondar-mandir dan berharap-harap cemas.

Sesekali, Dania mengetuk pintu. Memastikan agar Violet keluar dengan cepat.

Mereka tak tahu saja. Di dalam sana, Violet sedang menjadi batu. Tiba-tiba waktu seolah terhenti, kala garis dua itu perlahan-lahan muncul di tespek yang di gunakannya.

Ragu, Violet kembali mencoba dengan tespek kedua. Dan hasilnya, tetap sama.

Kurang yakin, dia kembali membuka tujuh tespek sekaligus, untuk kembali mencelupkan ke wadah yang menampung air seninya.

"A-aku hamil?" Violet mengelus pelan, perutnya yang masih rata.

Gendoran di pintu, terdengar tak sabaran. Mau tak mau, Violet tersadar.

Dia buru-buru memasukkan kembali semua tespek yang sebelumnya di gunakan, ke kantong plastik.

Setelah menyirami kamar mandi, baru lah, dia keluar dengan wajah bahagia, yang tak bisa di sembunyikan.

"Bagaimana? Apa hasilnya?" Dania dan Ghea bertanya, hampir bersamaan, dan tak sabaran.

Violet menyerahkan kantong pada mereka.

Keduanya langsung menyambar kantong dengan gerakan buru-buru.

Sesaat, lagi-lagi dunia berhenti berputar.

Violet menatap, mereka dengan perasaan campur aduk.

Ketika Dania dan Ghea menatapanya, baru lah, Violet mengangguk.

"Aaaaaaaa…" keduanya langsung menjerit.

Bahkan, mereka berjingkrak-jingkrak ria, pertanda bahagia.

"Ini harus di rayakan…" ujar Ghea, memeluk Violet erat.

Dania tak mau kalah. Dia bahkan mencium Violet, bertubi-tubi.

🍇🍇🍇

Malam ini, Rysh pulang dengan wajah lesu. Tanpa kehadiran Violet di kantor, sedikit banyak mengurus tenaga dan energinya.

Bagaimana tidak, karena pada dasarnya, Sapta tidak lah, secekatan Violet. Setidaknya, kehadiran Sapta, tak bisa di ganggu, ataupun di goda seperti halnya, pada Violet.

Dan karena itulah, dia terlihat cemberut.

Violet menyambut kedatangan suaminya dengan senyum merekah. Bahkan, hari ini, dia sedikit memoleskan wajahnya agar tidak terlihat pucat.

Tak hanya itu, dia juga mamakai pakaian terbaiknya.

"Kamu sungguh cantik, rindu kah?" tanya Rysh, langsung menarik Violet untuk di peluknya.

Violet langsung melepas paksa pelukan Rysh. Bau keringan suaminya, sedikit mengganggu indra penciumannya.

"Mandi dulu sana. Ada hal besar yang ingin ku sampaikan," cetus Violet, sembari menutup hidungnya.

"Kok kamu gitu? Perasaan gak bau-bau amat," protes Rysh tak suka.

"Mandi Rysh. Atau, kamu mau tidur di luar?" Violet melototinya.

"Ihh, ancaman mu gak seru. Seharusnya, mandi atau aku mandiin," ralat Rysh, dengan mimik wajah yang di buat-buat.

Geram, Violet melempari Rysh dengan bantal sofa. Baru setelahnya, Rysh lari untuk segera masuk kamar.

Dania yang ada di ruang yang sama, hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala.

Namun dalam hati dia terus berdoa dan berharap, supaya rumah tangga anaknya baik-baik saja.

"Masuk lah, temani suami mu," perintah Dania, dan langsung di setujui oleh Violet.

Melihat suaminya masih di kamar mandi. Violet langsung menyiapkan kaos, dan celana santai selutut.

Malam ini, dia ingin menghabiskan sisa malam, dengan suaminya di kebun belakang.

*

*

*

Art, membawakan dua gelas susu kedelai ke halaman belakang. Tak lupa, suguhan berupa cookies, menemani waktu santai mereka.

"Mau ngomong apa?" tanya Rysh, masih ingat ucapan Violet, sebelum ia mandi tadi.

Tanpa menyaut, Violet mengeluarkan tespek, yang sejak tadi di sembunyikan di bantal, tempat mereka duduk.

"Ini?" Rysh menatap tespek yang menunjukkan garis dua.

Tenggorokannya kering. Napasnya tercekat. Bahkan, mungkin aliran darahnya terhenti.

Eh, emang Rysh mati suri? 🤔

Rysh tahu, itu apa dan juga artinya. Namun, lidahnya mendadak kelu. Dia gak tahu, harus bereaksi seperti apa.

"Ini…" ulangnya, menatap Violet.

Bukannya memberi balasan, Violet menatap Rysh. Menunggu lelaki itu tersadar.

Tiba-tiba Rysh menangis.

Violet malah gelagapan, dan takut sendiri.

"Apa? Kenapa?" tanya Violet panik.

"Ini punya siapa?" tanya Rysh, mendadak suaranya serak.

"Punya aku, punya kita," balas Violet, menggaruk tekuknya.

"Bukan punya ibu kan?" tanya Rysh, membuat Violet melonggo.

1
Rain Aricia
Jangan cuek amat Mas Rysh🤭
Mega Siregar
maklumlah dia gak kagum terhadapmu rysh, melihat bapaknya begitu yah dia benci laki-laki
Aquarius97 🕊️
angjaaaayyyy 🤭🤭🤭sa AE othor satu ini
Aquarius97 🕊️
ternyata mereka udah dijodohkan 🤣
Aquarius97 🕊️
karena dia juga dipaksa emaknya pak hhh
Filan
udah deh move on
Filan
Violet mungkin
Filan
enak kalau yang punya chanel, begitu buka usaha, gampang promosinya
Filan
syukur menyesal tapi ya sudah. tebus aja dosamu
Filan
ya ampun sulit sekali buat Vio bisa terbuka
Xlyzy
Halah Halah dasar kadal gurun sa ae tu mulut kalok ngerayu
Xlyzy
PD banget si Rysh ngomong gitu
Three Flowers
seru kalo besan kompak gini, rumah tangga anak2nya pasti tenteram
Three Flowers
syukurlah Zafran orang nya tulus
Three Flowers
bekerja dengan happy dia😅
Miu.Nuha
kamuny yg gk cocok ditempat itu carinaa...
daripada kena bakar api cemburu, mending pergi deh sebelum gosong...
Miu.Nuha
bearti mau hidup selamany sama suami ya Violet, bagus tuh 😅 tpi masa tetep gk cinta sihhh...
Filan
ampun Vio. malah takut makin cape ya 😅
Filan
jadi tertarik sama Rachel nih
Filan
siapa lagi nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!