NovelToon NovelToon
Aku Pergi Bukan Untuk Kembali

Aku Pergi Bukan Untuk Kembali

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Pernikahan Kilat / Pelakor
Popularitas:17.4k
Nilai: 5
Nama Author: Linda Pransiska Manalu

"Aku sudah lelah." desis Ribka menatap lambaian daun jambu di teras samping rumahnya. Sepasang mata milik Raymond melirik ajam.
"Aku lelah, selama ini telah mengalah!" ulang Ribka lagi. "Lelah menjadi lilin yang menerangi duniamu. Sudah saatnya aku pergi, mencari kebahagiaanku sendiri."
Ribka menarik kopernya. Diiringi tatapan sinis dari keluarga suaminya. yang selama ini tidak pernah menghargainya.
Cinta di ujung senja. Perjalanan Ribka mencari kebahagiaannya setelah bercerai dengan suaminya. Berhasilkah Ribka menemukan kebahagiaannya?

"Aku pergi bukan untuk kembali."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Pransiska Manalu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. bayang samar itu.

"Jika kamu anak adopsi. Kamu diadopsi darimana? Apakah dari panti asuhan. Atau kamu diserahkan seseorang?" ucap Ribka.

"Aku tidak ingat apapun tentang masa laluku Tante. Dokter bilang karena aku mengalami trauma waktu kecil."

"Baiklah,, Tante menyusul Bik Risma dulu ya. Bantu beliau masak di dapur." pamit Ribka.

"Tidak usah Tante. Tante beres-beres pakaian Tante saja. Atau beristirahat." cegah Kenny.

"Tidak apa. Tante mau ikut siapkan makan siang untukmu."

"Oh, baiklah Tante. Kenny juga mau nelpon seseorang." Kenny ikut keluar dari kamar. Pergi ke kamarnya sendiri di lantai dua. Setelah menunjukkan Ribka dimana letak dapur.

Paman Surya dan Bik Risma kaget karena Ribka menyusul mereka ke dapur.

"Eh, Bu Ribka. Kenapa muncul disini?"

"Izinkan saya turut menyiapkan makan siang. Bantu Paman dan Bibik."

"Aduh, gak usah Bu. Biar kami saja. Bu Ribka istirahat saja dulu."

"Gak apa-apa Bik. Saya sungkan kalau diam saja." Ribka ngotot ikut bantu. Akhirnya Paman dan Bik Risma mengiyakan saja.

Ribka mengambil celemek. Dengan gerakan lincah dia meracik bumbu_bumbu untuk bahan makanan yang akan dimasak.

Tidak menunggu lama, semua bahan makanan telah terhidang di meja. Meski dengan bahan makanan sederhana. Tapi hasilnya terlihat menggugah selera siapa yang melihat.

Karena hanya itulah persediaan makanan keseharian Paman dan Bik Risma.

Selera makan Kenny juga tidak susah. Dia akan makan apa saja yang disunguhkan tidak milih-milih. Asal enak, bersih dan bisa mengenyangkan perut.

"Aduh, gerakan Bu Ribka sat set ya saat memasak. Ditangan Bu Ribka semua masakan terlihat menggiurkan" puji Bik Risma. Saat melihat hidangan yang tersaji di atas meja.

Ada ikan nila sambal asam manis. Daun ubi tumbuk ebi. ikan asin dengan sambal pedas cabai rawit. Juga telur dadar.

Dari tadi Bik Risma dan Paman Surya hanya penonton saja. Cuma bantu-bantu menyiangi sayur dan memarut kelapa. Selebihnya Ribka yang lakukan.

"Nak Kenny pasti makannya lahap ini. Soalnya semua hidangan ini kan kesukaannya. Belum lagi puding coklat itu. Iya kan Pak?" ucap Bik Risma.

"Benarkah? Kenny tidak akan menolak makanan seperti ini?" Ribka heran?

"Iya, Bibik gak bohong. Bahkan papanya juga suka. Hanya saja Bibik gak pandai masak beginian. Jauh beda dengan masakan Bibik."

"Ah, Bibik. Biasa aja kok. Kebetulan, keluargaku juga suka masakan seperti ini. Jadi sudah biasa masak begini." Ribka teringat, suami dan putranya Mirza juga sering meminta dimasakkan makanan seperti itu.

"Hem, harum sekali. Kenny sudah mabuk di kamar gegara mencium aroma masakan Bibik. Wa-o! Kenny sudah lapar nih. Ternyata ada makanan favoritku." seru Kenny kaget melihat hidangan di atas meja.

"Bukan Bibik yang masak. Itu hasil masakan Bu Ribka. Bibik dan Paman tadi cuma menonton."

"Bah! Tante Ribka yang masak semua ini?" seru Kenny kaget. Ribka hanya tersenyum mengangguk.

"Wah! Papa juga doyan masakan seperti ini Tan. Selera Papa payah. lebih memilih makanan seperti ini. Hanya saja susah dapatnya.apalagi kalau ada pete. Semakin nikmat dah!" Kenny terbahak. Teringat papanya yang doyan makan pete. Yang Kenny protes habis-habisan.

"Ayo kita makan, perut Kenny sudah konser sejak tadi." Kenny menarik kursi dan duduk. Ribka meladeni Kenny makan. Menyendokkan nasi dan lauk ke piringnya.

Semua gerakan Ribka tidak luput dari perhatiannya Kenny. Dia terpana, bagaimana Ribka memperlakukannya. Semua tindakan Ribka, seolah pernah dirasakannya.

Aneh! Perlakuan Ribka seperti mengulang kenangan samar yang muncul dari alam bawah sadarnya. Hanya saja lupa dimana masa itu pernah terjadi.

Sebuah bayangan samar tiba-tiba hadir. Sebuah tangan yang sering mengusap kepalanya.

Menyuapinya makan.

Memandikannya.

Mengenakan pakaiannya.

Senyum lembut dan pelukan hangat.

Kenny merasakan kepalanya sakit. Sampai dia menutup kedua matanya menahan rasa sakit itu.

"Kenny, kamu kenapa?" tangan Ribka refleks mengusap kepala Kenny. Saat melihat ekspresi wajah Kenny yang tiba-tiba berubah."Kamu sakit ya?" suara cemas itu bagaikan air es yang mengguyur kepala Kenny.

Terasa dingin, sehingga rasa sakit itu tiba-tiba menghilang. Ataukah karena usapan lembut di kepalanya?

"Aku tisak apa-apa Tante. Tadi tiba-tiba saja kepalaku berdenyut. Karena ada ingatan samar yang tiba-tiba muncul. Ini bukan yang pertama kali. Tapi biasanya, yang muncul adalah saat aku ketakutan."

"Tapi kali ini berbeda. Ingatan samar itu, tentang perlakuan seseorang. Disaat aku masih kecil. Mungkin itu ibuku atau pengasuhku. Entahlah." tukas Kenny.

"Oh," hanya kata itu yang terucap dari.mulut Ribka.

Ditatapnya wajah Kenny seksama. Trauma apakah yang dialami Kenny dimasa lalunya? Ribka menjadi penasaran. Tapi bagaimana menanyakan hal itu? Kenny saja kehilangan ingatan masa kecilnya karena trauma itu.

"Kita makan saja Tante. Maaf, Kenny telah menjeda acara makannya." kekeh Kenny kembali ceria.

"Beneran Kenny baik-baik saja?" tatap Ribka lagi.

"Iya Tante. Ayo, Kenny sudah lapar sekali." wajah memelasnya itu membuat Ribka tertawa. Dan kecemasannya juga raib begitu saja.

Seperti kata Bik Risma, kalau Kenny akan makan lahap sekali. Terbukti. Kenny makan sampai tambah dua kali. Setiap gerakkannya tidak luput dari tatapan Ribka.

Cara makan itu. Saat menyuapkan nasi pakai tangan. Dengan memakai ujung jari lebih dulu ke mulut tapi dengan cara unik. Juga saat menyeka keringat karena kepedasan. Semuanya mengingatkan Ribka pada Jason kecil.

Dulu Ribka susah payah mengajari Jason cara menyuapkan nasi ke mulut. Cara Jason selalu membuat Ribka tertawa karena terlihat ribet.

Kalau kebiasaan banyak orang makan pakai tangan. Ya, dengan cara yang umum. Mengambil nasi, lalu dimasukkan langsung ke mulut. Gerakannya lurus saja. Sejajar dengan mulut. Tapi Jason beda. Dia harus memutar dulu lengannya, supaya jemarinya menghadap ke mulutnya.

"Ada yang aneh ya, Tante?" Kenny berhenti menyuapkan nasi ke mulutnya. Saat memergoki Ribka yang memperhatikannya makan.

"Ah, gak kok. Tante hanya heran saja dengan cara Kenny menyuapkan nasi?"

"Maksud Tante?" Kenny menjadi bingung.

"Gerakanmu saat menyuapkan nasi, mengingatkan Tante kepada seseorang." ungkap Ribka jujur.

"Mirza?"

"Bukan."

"Trus siapa, Tan?"

"Jason."

"Oh, jadi cara makan Jason mirip dengan cara makan Kenny ya?" ucap Kenny merasa kebetulan sekali. Ribka mengangguk.

Kenny tertawa lucu. "Ternyata aku ada lawan juga ya Tante."

"Eh, iya juga ya. Kebetulan saja."

Namun, dalam hati Kenny merasa heran juga. Terlalu banyak kata 'kebetulan' yang muncul sejak dia kenal Tante Ribka.

"Bisa juga ya Tante." sahut Kenny mengambang. Lalu mereka melanjutkan kembali acara makan siang yang terasa hikmat.

"Oh ya Tante. Tentang pekerjaan yang kemarin aku bilang ke Tante. Katanya lowongan itu masih ada. Tante boleh coba melamar ke sana?" Kenny membuka topik lain di sela makan siang.

"Benarkah?" tatapan Ribka penuh binar. Dia begitu bersemangat, karena akan memiliki pekerjaan.***

1
Yantie Narnoe
ahirnya up jagu...semangat thor💪💪
Linda pransiska manalu: iya mak, ada famili meninggal, abis itu kita sakit.
total 1 replies
Ray Aza
so far sampe eps ini ceritanya lmyn menarik dan tdk bertele2 tp knp sepi ya?
Ray Aza: menurut aq bagus kok.. sdh bkn saatnya bikin tokoh utama yg cengeng dan menye2 kek sinet ikan terbang. bnyk yg lbh jelek dr karya ini tp bs lolos retensi. ga tau jg kriteria NT yg kek gimana. tetap semangat ya bu.. 😃
total 1 replies
Test Baru
kok belum up lagi thor 🙏🙏🙏
Linda pransiska manalu: ada famili yg meninggal. dan author kurang sehat. semoga bessok bisa up Mak.
total 1 replies
Listiyawati Rinda
lanjut kak
Ma Em
Pak Mario datangnya terlambat sehingga Ribka ditampar sama Kathy , semoga semua orang yg sdh menghina Ribka segera dipecat sama pak Mario , dan Raymond pasti kaget dan sock setelah tau Ribka sdh menikah dgn bos nya .
Linda pransiska manalu: iya Mak, bakalan kaget jumpalitan.🤭
total 1 replies
Listiyawati Rinda
double up thor
Linda pransiska manalu: belum bisa ya. keluarga sedang berduka cita. hari ini acafa adatnya.
total 2 replies
Lyeend
hahahaha 🤣 memang itu yang patut kamu fikirkan Raymond
Yantie Narnoe
doublr up thor...💪💪
Yantie Narnoe: turut berduka cita thor...
total 2 replies
Ma Em
Bagus Ribka terima saja lamaran pak Mario biar si Raymond menyesal sdh menceraikan mu Ribka , buat si Kathy kalah darimu Ribka karena Ribka membuang suami yg tdk berguna malah dapat bosnya Raymond .
Linda pransiska manalu: iya Mak, kita gaskan
total 1 replies
Retno ataramel
ayo terima ribka lamarannya
Linda pransiska manalu: ayo Mak, kita gaskan, hehehe.
total 1 replies
Linda pransiska manalu
makasih ya Vote nya
Retno ataramel
ak kasih vote karna udah double up 💪
Retno ataramel
terimaksih mak author sudah double up😍
Linda pransiska manalu: makasih atas dukungan cerita mak.
total 1 replies
Yantie Narnoe
double up donk...
awesome moment
smg kenny adalah jason
Yantie Narnoe
semangat up thor...💪💪
Linda pransiska manalu: Makasih dukungannya, bund. besok ada bonus Up nya.
total 1 replies
Retno ataramel
vote berhasil mendarat untuk pak mario ,kayanya jodoh nya ribka ya thor
Linda pransiska manalu: makasih ya bund vote nya serta dukungannya. atas cerita Mak.
total 1 replies
Agnes Kewa
Lanjut dong, penasaran. deh
Linda pransiska manalu: makasih dukungannya ya.
total 1 replies
Dinda Putri
up lagi thoor makin seru
Linda pransiska manalu: Mungkin nanti usai lebaran. karena sibuk di dunia nyata.🙏
total 1 replies
Lyeend
Alisya lagi bagus pemikirannya daripada abang dengan ibunya
Dan aku rasa Mirza itu anaknya Raymond dengan Kathy.
Linda pransiska manalu: iya sedikit lebih waras dia bun.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!