NovelToon NovelToon
MENGEJAR CINTA SANG ANTAGONIS

MENGEJAR CINTA SANG ANTAGONIS

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:53.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Elena, seorang gadis yang selalu kalah dan selalu di perlakukan tidak adil. Kini telah menemukan dunia baru, dengan tujuan hidup yang baru.

Mengejar cinta atau mencari harta? Elena akan melakukan keduanya sekaligus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

misi rahasia

Ke empat anak muda dengan pakaian penuh lumpur dari ujung rambut sampai ujung kaki, menyimpan aneka macam senjata di balik baju dan jubah usang. Mereka berjalan di lorong mansion, hendak meminta izin pergi pada Tuan Duke.

"Ayah__

"ARRRGGGGGHHHHHHH." Duke reflek berteriak karena terkejut, ada hantu lumpur di rumahnya.

"Elena?." Syok Duke.

"Ya, kita mau pergi menjalankan misi." Ucap Elena jujur.

"Bawa ini, jangan sampai kelaparan." Duke memberikan sekantong koin.

"Wah terimakasih Ayah, baiklah aku pergi~~." Elena hendak memeluk Duke dengan senyum manis.

"Hiikkkk pergi sana, kau sangat bau." Duke menghindar dan menutup hidung.

"Yasudah." Elena pergi dengan santai.

Roxane, Daniel dan Theor masih mematung disana seperti orang bodoh. Duke menatap mereka dengan canggung, kenapa juga putra mahkota mau ikut-ikutan.

"Ini, jangan jauh-jauh dari Elena dan kembali bersama-sama." Duke yang canggung memberikan kantong koin juga.

Herannya mereka bertiga menerima seperti anak kecil yang hendak pergi sekolah, tapi meksipun aneh mereka merasakan perasaan yang berbeda. Entah kenapa mereka senang, karena mendapatkan uang saku juga.

"Sudah pergi sana, kalian bau sekali." Duke tidak tahan, ingin pingsan rasanya.

"Apa Tuan Duke sungguh mengizinkan? misi ini bisa saja berbahaya dan ceroboh." Ucap Daniel.

"Anda akan tau alasannya nanti, intinya kalian harus pulang bersama-sama." Ucap Duke, percaya pada Elena.

Karena Duke mengizinkan, akhirnya mereka pergi menaiki kereta barang. Mereka akan di turunkan di dekat pemukiman kumuh perbatasan, agar terlihat benar-benar menjadi gelandangan sejati.

Roxane merasa berdebar karena takut berpencar, ini misi pertama seumur hidupnya. Dia tiba-tiba menyesal karena ikut.

"Nah, apa itu gerejanya?." Bisik Elena sambil jongkok, dia seperti gelandangan sungguhan.

"Ya, jadi kalian berdua akan masuk duluan?." Ucap Daniel.

"Ya, aku akan mengirim sinyal pada Theor. Jadi kalian berdua, masuklah lewat pintu lainnya tapi jangan sampai terpisah." Ucap Elena.

"Ya, berhati-hati lah." Daniel mengangguk.

Theor sejak tadi diam saja, tapi dia diam-diam mengelus jari-jemari Elena sebagai bentuk dukungan. Elena jadi salting, dia merasa semakin berdebar untuk petualangan kali ini.

"Baiklah adikku, saat nya kita pergi meminta makan." Ucap Elena mengerlingkan matanya.

"Iya kak, aku sangat lapar." Roxane tersenyum geli.

Elena dan Roxane berjalan dengan sangat dramatis, Elena memapah Roxane yang terlihat lemas karena panik seakan sangat kelaparan. Bahkan Daniel terkejut dengan bakat sandiwara Roxy, baru pertama kali melihatnya.

"Astaga, apa yang terjadi? apa dia sakit?." Seorang wanita, sepertinya relawan datang.

"Nona, apa ada sedikit makanan? adik saya sudah sangat kelaparan, berikan setengah roti saja." Ucap Elena dengan menyedihkan.

"Ya tuhan, kalian umat yang malang. Masuklah, di dalam ada pakaian hangat dan makanan enak. Kalian bisa makan sampai kenyang disana." Ucapnya dengan sangat ramah dan baik hati.

"T-tapi kami tidak memiliki uang." Lirih Elena malu.

"Makanan ini memang untuk umat tuhan, tidak perlu memikirkan biaya." Ujarnya.

Elena dan Roxane akhirnya masuk ke dalam gereja. Di lorong pertama mereka melihat ada banyak gelandangan yang sedang makan. Ada anak-anak berlarian dengan riang, ada orang sakit yang sedang diobati. Benar-benar terlihat seperti surga bagi orang susah.

Tapi, anehnya Elena dan Roxane justru dibawa ke aula doa terlebih dahulu. Mereka harus melakukan ibadah bersama gelandangan lain, mendengarkan ceramah aneh dan doa-doa aneh.

"Aku berada di aula doa, mereka berdoa seperti pengikut suatu kaum. Intinya, saat ini lokasiku berada di ruang doa." Batin Elena, mengirim pesan pada Theor.

Setelah doa selesai, mereka berbaris untuk mendapatkan kue yang katanya suci. Elena merasa curiga, takut roti itu memiliki racun atau sesuatu.

"Dewa, tolong buat aku, Roxane, Theor dan Daniel selalu beruntung dalam misi ini. AKU MEMAKSA." Batin Elena meminta.

Sampai giliran Elena dan Roxane mendapatkan Kue, tiba-tiba si pendeta itu tersandung dan menjatuhkan kue itu. Padahal itu kue terakhir, Elena pura-pura sedih dan hendak memungutnya.

"Tidak-tidak, itu sudah kotor dan tidak suci. Kalian akan mendapatkan keberkahan dari Doaku saja." Ucap pendeta itu.

Elena dan Roxane di pegang kepalanya, lalu pendeta itu berdoa. Di aula sudah sepi, tinggal mereka saja tapi anehnya terdengar sangat berisik.

ctashh

Akhhhhhhhhhhhhhh

Elena dan Roxane menjerit karena saat si pendeta mengangkat tangan, rambut asli mereka tertarik. Tapi, tiba-tiba pendeta itu tertawa sangat bahagia sekali membuat Elena dan Roxane jadi merinding.

"Dasar umat bodoh, kalian itu akan menjadi kayu bakar yang sangat bagus." Ujarnya di sela gelak tawa.

"SAINTES!!! kayu bakar sudah siap." Teriak si pendeta.

Dari balik tirai, keluar seorang wanita yang di sebut Saintes. Elena dan Roxane mematung karena melihat Isabella disana, mereka mati-matian terlihat seperti orang linglung.

"Apa hanya dua?." Ujar Isabella.

"Ada beberapa yang lain, tapi mereka berdua yang kualitasnya paling bagus." Ucap si pendeta.

"Kalau begitu cepat bawa, sudah waktunya memasak makan malam." Ucap Isabella, lalu berbalik pergi.

Elena dan Roxane di seret pergi ke suatu tempat, tapi sebelum itu mereka di satukan dengan gelandangan lain yang terlihat linglung juga sedang makan dengan rakus. Elena dan Roxane juga makan tapi aslinya hanya di kepah-kepah saja tanpa di telan.

Di sisi Theor dan Daniel, kedua nya sedang berdiri di tembok samping gereja. Mereka akan masuk lewat jendela, mereka bergerak dengan sangat hati-hati agar tidak mencurigakan. Setelah masuk, mereka langsung duduk berbaur dengan sesama gelandangan.

Deg.

"Apa ini." Gumam Daniel syok.

Daniel melihat anak-anak yang berlarian hanya memiliki satu tangan, satu mata, dan satu telinga. Theor langsung menggunakan kekuatan mata miliknya, dia bisa melihat jauh lebih jelas bagaimana fisik gelandangan di sana sangatlah aneh, karena hanya memiliki satu anggota tubuh yang harusnya ada sepasang.

"Sepertinya mereka bukan gelandangan." Bisik Theor.

"Benar, mereka orang-orang asli dari gereja ini." Jawab Daniel geram.

Karena fisik mereka yang sempurna terllau mencolok. Daniel dan Theor pun bersembunyi dengan susah payah, selain tubuh mereka tinggi dan besar. Mereka juga tidak hafal jalannya, beberapa kali mereka saling menginjak atau menjambak karena situasi tidak kondusif.

"Jangan tarik celanaku brengsek." Bisik Daniel kesal.

"Kau nyaris ketahuan bodoh." Kesal Theor.

"Kita bakar saja gereja ini, setelah itu kabur dan misi selesai." Ucap Daniel jenius.

"Benar juga___

"Tuan-tuan sepertinya kalian tersesat, disini bukan tempat yang bisa dimasuki sembarang orang." Suara seorang pendeta mengejutkan keduanya.

"TUNGGU APA LAGI BODOH, CEPAT BAKAR!!!." Teriak Daniel.

byurrrrr

BLAAAARRRRRRRRR

Theor melempar obor yang ada di tembok, dan sekejap mata api menyambar dan semua berhamburan memadamkan api. Daniel dan Theor langsung buru-buru pergi untuk bersembunyi, sekaligus mencari keberadaan Elena dan Roxane.

"KEJARRRR!!! ADA PENYUSUP!!!." Teriak mereka keras.

Suara teriakan itu sampai pada Elena dan Roxane, keduanya menduga jika Theor dan Daniel sudah ketahuan. Elena langsung membuat kekacauan, saat situasi kacau balau itu lah Elena melihat para pendeta membawa Isabella pergi dari sana.

1
manira zhang
anabel ini di injek lehernya boleh gk sih, gedeg bgt sama setan satu itu
Andez Aryani
lah bukan'y elena kata'y punya kaka laki" yah
dome🌬️🌀🌀🌀
ngeri yaaa besti kalo ternyata sifat aslinya kayak psikopat. mana mau nikah lg😂😂😂
kamu harus kuat elena
dome🌬️🌀🌀🌀
aiihhhh,,, awas yaa jgn khilap tidur 1 kamar😁😁😁😁
pikiranku kotor ihhh🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat kak author 😁😁😁💪💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
yg bikin aku heran yaa apa para bangsawan kelas tinggi bahkan sekelas putra mahkota jabatannya, ga ada otaknya kah. kok yaa mudah luluh sama bujuk rayuan maut anabel. bukankah seharusnya mereka orng2 berintelektual yg tinggi dan tidak mudah percaya. biasanya mereka2 ini orng orang yg punya tingkat kewaspadaan yg tinggi. apa ga curiga gitu sama orng asing langsung percaya aja gitu sama setiap omongan nya. hadeuuhhhh... tak habis mikir aku😤😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
🤣🤣🤣🤣🤣
parah... parah... bisa bisanya mereka
Roxy theor dan Danil sudah kena virus aneh yg dibawa elena 🤣🤣🤣
kelakuan absurd nya ada ada aja😂😂😂
dome🌬️🌀🌀🌀
kalau kata ku sih elena sudah rada gila🤣🤣🤣 parfum loh disemprot kemata. takut nya bukan cuma iritasi saja tapi bisa bahaya buat mata
dome🌬️🌀🌀🌀
apaan kau merida🤣🤣🤣🤣 kau jujurly sekaleeeee

emang elena kadang suka kumat gilanya🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
jangan bilang nanti JD jingle lagi Tayo

Hay Tayo... Hay Tayo... dia si bis ramah 🤣🤣🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
hahahahahahah🤣🤣🤣🤣
dan anehnya disitu kan ada putra mahkota sama grand Duke. bisa bisanya ngikutin arahan absurd dr elena🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
polos apa botol🤣🤣🤣🤣
hahaahahaaahaha... elena... elena...
dome🌬️🌀🌀🌀
hahahahahahah🤣🤣🤣🤣🤣
ngakak part 2 elena gila 🤣🤣🤣

enak bener tu mulut asal ngejeplak aja. bikin anak orng JD umpan. ikan kali JD umpan🤣🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
🤣🤣🤣🤣🤣
kampret kau Thor buat aku ngakak aja. ayam warna warni 🤣🤣media
iya juga sih
theor rambut hitam
Danil rambut blonde
roxane rambut merah

kenapa ga ada wrn pink ijo ungu sama biru. biar kayak rainbow cake🤣🤣🤣🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
nahhh kan dugaanku benar si anabel konspirasi, tapi sama pendeta katedral???? hallooo pendeta ikutan konspirasi.. sudahlah doa aja yg khusyu pendeta ga usah ikutan
dome🌬️🌀🌀🌀
gila aja si kudanil kalau masih cinta sama?? aduhh sampe ga tau lag aku mau ngatain anabel kayak apa saking speechless nya sama ketidak tau maluannya. sungguh muka tembok si anabel. Danil SDH liat dengan mata kepalanya sendiri gimana busuknya anabel masih belum sadar juga.. terjungkal aku bukan tercengang LG sama Danil.😤😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
hahahahahahaa... benar itu elena.

elena pake cara dia dimasa depan, harus elegan ga gampangan biar laki2 yg berusaha mengejar bukan malah sebaliknya. itu baru wanita berkelas😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
kalau mata Thor berkilat merah tandanya ada monster kayak sebelumnya pas dia dengan Danil kejadian juga kayak gitu. wahh... semangat basmi monster yaa Thor. semoga ga ada apa2 kalau tidak bisa ngamookk bebeb elena😂
dome🌬️🌀🌀🌀
aaaaaahhhhhh.... my husband ku😍😍😍😍😍😍 aku JD kangen saat2 kita pacaran dl, saat main ayunan bedua ditepi jurang, untung ga nyemplung yaa kejutang aku😍😍
heemmmm.
dome🌬️🌀🌀🌀
😂😂😂😂
aku sampe ngakak ga tahan mau komen..

masih sempet sempet nya si elena cuci muka sama sikat gigi Krn mau ketemu ayang.. biar pede ga bau jigonh🤣🤣🤣
ada ada aja kelakuan elena🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
yeeee,,, rakyat jelata kok malah sombong nya lebih2 dr bangsawan yaa.😤😤
kalau aja dia punya status bangsawan walaupun rendah tapi tetap dibilang bangsawan, punya kedudukan kekayaan koneksi pengawal. lah ini rakyat jelata tp ngotak woyyy😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!