NovelToon NovelToon
Psychopath Obsession

Psychopath Obsession

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: haniyahhputri

ADULT STORY!

Allferd Xander Maverick, seorang direktur perusahaan IT sekaligus chef ternama, siapa sangka jika sebenarnya Allferd adalah sosok yang berbahaya. Allferd adalah seorang psikopat.

Kemudian jiwa obsesi muncul dari psikopat tampan itu ketika melihat sosok aktris yang mirip dengan mendiang kekasihnya 8 tahun lalu.

"Presetan dengan cinta! Aku hanya ingin memilikimu saja. Apakah itu harus mengatas namakan cinta?"

"Keparat. Kau memang tak punya hati,"

Bagaimanapun caranya, Allferd harus membuat Stella menjadi miliknya karena Allferd tidak akan membiarkan dirinya sendiri untuk merasakan kahilangan lagi.

Apapun yang sudah berada di genggaman Allferd, tak akan semudah itu untuk Allferd lepaskan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon haniyahhputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Psychopath Obsession - 27

"Bangunlah tuan puteri, kita sudah sampai." Bisik Allferd dengan suara serak tepat di samping telinga Stella, sialnya suara bisikan Allferd  terdengar begitu seksi di telinga Stella.

Terkadang Allferd suka berpikir, kenapa ia baru bisa menerima kehadiran Stella saat nyawa Stella sedang terancam? Kenapa ia baru bisa memperlakukan Stella penuh kelembutan ketika Stella sedang berada di ambang kematian? Dan kenapa Allferd baru menyadari jika ia tak ingin merasakan kehilangan lagi ketika Allferd kembali teringat kejadian pembantaian keluarganya 8 tahun silam?

Sungguh, kehilangan adalah suatu hal yang tak ingin Allferd rasakan lagi.

Stella mengerjap-ngerjapkan mata, menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam retina matanya. Setelah sekian lama, akhirnya Stella bisa tertidur begitu lelap.

Allferd menuntun Stella untuk turun dari pesawat sambil membawa barang-barang bawaan mereka yang tidak banyak.

"Dimana kita?" Stella mengedarkan pandangannya ke sekeliling mereka, hanya lapangan hijau kosong di sini bukan sebuah bandara seperti perkiraannya.

"Kita tak boleh meninggalkan jejak selama di Yunani. Sepertinya, cepat atau lambat media akan menyebarkan berita tentang kau hiatus dari dunia entertainment dan perginya kau ke Yunani, otomatis mediapun akan mencari tahu tentang liburan kita selama berada di sini. Sebisa mungkin aku akan memblokir semua media yang telah menyebarkan berita tentang kita." Jelas Allferd, namun Stella masih melemparkan tatapan tidak mengerti kepada Allferd.

Melihat ekspresi wajah Stella seperti itu membuat Allferd berdecak kesal. "Intinya, kita harus mengasingkan diri selama di sini. Keberadaan kita tidak boleh di ketahui oleh mereka," 

Allferd menggandeng tangan Stella, melanjutkan perjalanan mereka menuju tempat penginapan.

Meskipun mereka sudah berpergian jauh sampai ke sini, tetap saja Allferd harus selalu bersikap waspada. Besok adalah hari dimana yang paling Allferd resahi, sesuai permintaan Rodriguez waktu itu jika Allferd harus membawa Stella kepadanya dan di berikan waktu selama lima hari. Allferd sudah bertekad jika ia tidak akan membiarkan Stella bertemu dengan pria sialan itu kapanpun dan di manapun.

Allferd tidak bisa menjamin keselamatan mereka selama ada di sini atau di manapun itu. Bisakah Allferd menghentikan waktu saat ini juga? Berduaan di negara asing bersama sang kekasih tanpa memikirkan nyawa mereka yang sedang terancam.

Aish, kenapa sekarang Allferd menjadi seseorang yang suka bermonolog? Menggelikan.

Santorini merupakan sebuah pulau cantik yang terletak di gugusan Cyclades, wilayah tenggara Laut Aegea. Santorini sebenarnya bukan merupakan satu pulau, tetapi kumpulan 6 pulau yang membentuk lingkaran.

Pulau-pulau ini merupakan sisa-sisa kaldera gunung berapi yang pernah meletus sekitar 16 abad sebelum masehi. Di bagian tengah deretan keenam pulau ini terdapat lagoon yang terhubung langsung dengan Laut Aegea.

Tujuan utama mereka adalah ke kota Fira yang tak lain adalah ibu kota dan pusat administrasi wilayah Santorini. Secara geografis, kota ini terletak di pantai barat, wilayah tengah pulau utama Santorini (Thira). Wilayah Fira terletak pada ketinggian 400 meter, di atas tebing di tepi lagoon kaldera. Pemandangan kota ini didominasi oleh bangunan dan rumah-rumah penduduk yang berwarna putih dan berarsitektur khas Cyclades.

'surga di atas 300 meter' ini sepertinya akan menjadi tempat paling tepat sebagai saksi bisu kisah perjuangan cinta Allferd melindungi Stella. Tidak heran karena pulau Santorini pernah di nobatkan sebagai pulau paling indah di dunia.

"Aku ingin ke pantai Kamari!" Seru Stella tiba-tiba, sorot matanya berbinar dan tak bisa berhenti untuk kagum dengan keindahan negeri ini. Selama di perjalanan mereka menggunakan mobil menuju kota Fira, Stella benar-benar tak menyia-nyiakan keindahan yang tak boleh ia lewatkan sedikitpun, bahkan rasanya Stella enggan berkedip meskipun itu sebuah keharusan.

"Kau tidak ingin beristirahat dahulu?"

Stella menggelengkan kepalanya, selama di perjalanan ia sudah sangat cukup beristirahat, apa lagi di suguhi pemandangan indah seperti ini membuat kantuk Stella pergi begitu saja.

Allferd mengangguk pelan, melihat ekspresi Stella yang begitu bersemangat membuat Allferd tak tega untuk menolak keinginan Stella dan Allferd harus menutupi rasa lelahnya demi sang kekasih.

Mulai hari ini Allferd berjanji kepada diri sendiri jika ia tidak akan menyia-nyiakan setiap waktu yang akan mereka lewati berdua karena Allferd tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kepada mereka nanti.

Mobil yang Allferd sewa selama di Yunani mulai mengambil jalur menuju pantai Kamari sesuai keinginan Stella, hanya ada mereka berdua dan pesawat jet pribadi tadi sedang persiapan untuk kembali ke New York.

Bermodal maps digital, akhirnya mereka tiba di pantai Kamari. Stella langsung berlari menuju bibir pantai, meninggalkan Allferd yang masih berada di belakangnya.

Menatap pakaian yang ia gunakan saat ini membuat Allferd menghela napas, rasanya menggunakan kemeja putih dan celana panjang berwarna hitam bukanlah pakaian yang cocok untuk pergi ke pantai. Merasa masa bodoh, Allferd ikut menyusul Stella.

"ALLFERD, INI SANGAT INDAH!" teriak Stella bersemangat, melihat senyuman Stella selebar itu membuat dada Allferd berdebar lebih kencang dari pada biasanya. Seandainya, Allferd bisa membuat Stella tersenyum seperti itu setiap saat dan hingga nanti tentunya. Ya, seandainya..

Kalau ingatan Allferd tidak salah, pergi ke pantai bersama Stella saat ini sudah kedua kalinya. Meskipun moment pertama tidak begitu mengenakkan untuk di kenang, setidaknya Allferd bisa mengubah moment yang tidak baik itu menjadi moment paling indah untuk di kenang.

Allferd hanya berdiri sambil melipat kedua tangannya, pandangannya tak lepas dari gerak-gerik Stella yang sedang asik bermain pasir pantai dan air laut.

Menyadari Allferd sejak tadi hanya berdiam diri sambil menatapinya, Stella menghampiri Allferd untuk mengajak pria itu bermain. Jika Allferd menolak ajakannya kali ini, sungguh Allferd adalah pria paling monoton sedunia versi Stella!

"Kau tidak akan bisa diam saja seperti ini tuan Maverick," Stella berkacak pinggang, angin laut menyapa mereka membuat rambut Stella ikut terbawa oleh arah angin. Sialnya, hal seperti itu membuat Stella terlihat cantik di mata Allferd dan pria itu baru menyadari detik ini jika Stella ternyata sangat cantik, tak heran jika penggemar Stella begitu banyak.

Kemana saja Allferd selama ini sehingga tak menyadari fakta penting itu?

Membiarkan kakinya tanpa alas kaki sejak menginjakkan kaki di pantai, Stella mulai mundur beberapa langkah menjauhi Allferd secara perlahan. "Dan kau tidak akan menua dengan hidup monoton seperti itu bukan?"

Allferd mengernyit tidak suka, karena telah merasa di hina oleh Stella. "Kau menghinaku?"

"Melihat ekspresi seperti itu, aku yakin tidak akan pernah ada wanita yang ingin bersamamu."

Alis Allferd terangkat sebelah, "Oh ya? Lalu bagaimana denganmu?"

Stella memiringkan kepalanya, memperlihatkan jika ia sedang berpikir keras. " Sepertinya aku sedang amnesia dan tidak mengenal siapa sosok di hadapanku ini."

Allferd tersenyum miring, "bagaimana dengan ciuman kita nona Daddario?" mulai melangkahkan kakinya secara perlahan mendekati Stella yang semakin menjauh.

Stella memasang ekspresi pura-pura terkejut, "ciuman? Apakah kita pernah melakukannya?"

Allferd tak bisa menahan diri untuk berdecak. "Kau.."

"Dengan tubuh tuamu itu, apakah kau bisa mengejar ku?" Stella semakin mengambil langkah jauh, membuat Allferd mulai gencar mendekati Stella.

"CATCH ME IF YOU CAN MR. MAVERICK!" Stella tertawa sambil berlari sekencang mungkin untuk menjauhi Allferd yang mulai mengejar Stella tak kalah cepatnya.

Terlihat kekanakan, tapi Allferd rasa hari ini ia menyukai hal kekanakan seperti ini terlebih lagi bersama Stella melakukannya.

Allferd berhasil menangkap tubuh Stella dari belakang, memeluk Stella sekencang mungkin seakan tak ingin melepaskan perempuan itu sedangkan yang di pelukannya masih tertawa.

"Kau masih tidak ingin mengaku kalah dariku?" Bisik Allferd, hembusan napas Allferd di leher Stella memberikan sensasi geli.

"Baiklah, aku kalah!"

Mendengar hal itu, Allferd membalikkan badan Stella dengan sekali hentakan agar berhadapan dengannya. Langit mulai menunjukkan keindahan cahaya oranyenya, yang artinya tak lama lagi malam akan menyambut mereka.

"Aku tanya sekali lagi, bagaimana dengan ciuman kita nona Daddario? Apakah kau masih tidak ingin mengakuinya,"

Stella bergumam, menunjukkan ekspresi bahwa ia sedang berpikir keras. "Ciuman kita yang mana?" Tanyanya pura-pura tak tahu.

Allferd tersenyum licik, "sepertinya aku harus membuat kenangan ciuman kita lagi, bahkan lebih indah dari pada sebelumnya."

Tanpa sempat Stella melayangkan protesannya, bibir Allferd sudah menempel di bibir ranum Stella yang begitu manis untuk di rasakan. Tangan kekar Allferd memeluk tubuh ramping Stella, melumat bibir ranum itu dengan lembut tanpa terburu-buru, dengan senang hati Stella menyeimbangi permainan bibir Allferd.

Allferd telah membuktikan ucapannya, bahwa ia akan mengubah moment buruk mereka di pantai menjadi moment paling indah untuk di kenang.

Melupakan semua masalah yang sedang menyelimuti mereka, melupakan masalah terpenting sekalipun saat ini. Biarlah apapun yang akan terjadi besok ataupun nanti, Allferd tidak akan pernah melepaskan Stella dari hidupnya.

1
namia khira
Ok bagus ceritanya /Good/
s
jarum yang menancap
s
tangannya ia lipat di depan dadanya
Hiatus
lah baru ketemu main sosor ya gimana gak emosi ceweknya.
Elin Damayanti
gatau knp tapi gw suka bgt baca novel tentang pyschopat obsessi gtu 😭❤️😊
haniyahhputri
excited banget sekarang udah bisa ketemu Victoria Aiden di My Bad Boy Bodyguard
yaty
tahniahhhh author
besttt
semangat author 💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
Susila Wati
Samuel Anderson Lucifer sprtiny iblis atw vampir ya!🤔
Ajib Azam
lanjut up tor
Eva
mulai otw ...
....
stella punya mslah apa ama rodrigues
^⁠__⁠daena__⁠^
Kak haniyah aku kangen Maverick 😭😭😭
Setyawati Sukmara
aku suka cerita nya seru
raraprnc
saran aja ni buat author nya, klo nge sensor kata2 jgn di sensor semua misalnya:
"si*l*n banget tu orang" jgn di sensor semua "****** banget tu orang" jdnya kan pra readers kurfah srn aja,maaf klo mslnya nyakitin hati😭🙏
haniyahhputri: maaf yaa, untuk bagian sensor kata udah otomatis diubah waktu dipublikasikan 😁 aku engga seteliti itu buat ubah smua kata umpatan yg banyak bgt, alias dari aku pribadi gak pernah sensor, itu udah otomatis keganti sama servernya:")
total 1 replies
Sanni Abdillah
ini ngegantung thor mana lanjutannya aku tunggu2 lho udah lama sekaliiiii ...
abel
kapan up thorr, udah lama nunggu nii
Hesti Sagita
kayaknya seru klu ada cerita Aiden Victoria🤣🤣
haniyahhputri: emang ada ko ceritanya 😃 masuknya ke Maverick Series #2 yang ketiga versi Samuel
total 1 replies
Hesti Sagita
abis ngebunuh kakaknya besok tinggal emaknya Stella deh
Hesti Sagita
secara nggak langsung Stella pingin di lihat nyata bukan hny angan" oleh Allferd
Hesti Sagita
Caryn ada2 aja masa iya ada manusia kayak Samuel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!