NovelToon NovelToon
New Story Famale Character

New Story Famale Character

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:300.7k
Nilai: 5
Nama Author: Syche

Alisya adalah seorang gadis berhati lembut yang disukai oleh banyak orang. Dia adalah pemeran utama dalam sebuah novel yang mengisahkan tentang cinta yang berawal dari dare atau tepatnya tantangan.

Sedangkan Risa adalah gadis tertutup dan hidup dengan menyendiri. Bukan, bukan berarti dia bodoh dan miskin, tapi dia adalah seorang hackers terkenal diperkalangan Ahli IT..

Maka kenapa dia bisa masuk kedalam tubuh gadis bernama Alisya itu?

Kenzie lardfiez :"kau membuat aku tergila-gila kepadamu"ucapnya dengan seringai yang menjengkelkan

Yak!. itu bukan dialoqnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syche, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bullying

Suara ramai kerumunan menghentikan Alisya dari langkahnya. Dapat dia lihat lantai yang biasanya bersih kini bertumpahan kuah mie. Tindakan seperti ini biasa dilihat oleh Alisya, tapi yang menghentikan langkahnya sebenarnya karena mendengar sayup-sayup orang membisikkan nama Kenzie.

Hah.. ternyata plot cerita Masi berjalan walau Alisya telah menghancurkan-nya. Alisya kira kenzie tak akan melakukan hal buruk yang pernah dia lakukan sebelum mengenalnya dulu. Perkiraannya salah, ini persis seperti plot cerita..

Yang dimana, Alisya sang protagonis wanita menghentikan pembullyan yang dilakukan Kenzie. Namanya juga pahlawan wanita, setiap plot dia harus dinampakkan. Kalau tidak, akan aneh.

"Alisa?, Apa yang terjadi?"

Alisya menoleh mendapati Chelsea yang memasang muka bertanya padanya. Alisya membuang muka kemudian bersidekap dada lalu menunjuk kerumunan dengan dagunya"Kenzi kembali berulah"

Chelsea mengikuti pandangan Alisya. Disana terdapat Kenzie yang tertawa karena kesenangan menjambak mahasiswa yang chelsea tebak telah mengganggu Kenzie "bukankah Kenzi keren?"kagum Chelsea melihat kenzie telah menduduki dirinya diatas pemuda itu.

"jadi pacarnya saja sana"ujar Alisya malas lalu melangkah melewati kerumunan. Chelsea tersenyum jahil, dia berkata..

"Kejam sekali, dia itu kekasihmu.. ah, bagaimana jika dia mendengar kalau kau menjual kekasihmu kepada sahabat sendiri"pikir Chelsea sambil melirik raut wajah Alisya. Tapi Alisya tetap tanpa ekspresi yang membuat Chelsea kecewa "oh ayolah.. setidaknya beri pacarmu itu penghargaan. Dia sangat keren!"

"apa Justine tidak keren?"

Chelsea langsung terdiam yang membuat Alisya menyeringai kecil "Kau mempunyai kekasih saat Masi dimasa putih biru?"tanya Alisya tanpa menoleh kearah Chelsea.

Chelsea menghentikan langkahnya, otomatis Alisya juga ikut berhenti "kenapa kau menanyakan itu?. Setauku masa putih biru itu adalah masa cinta monyet"katanya yang membuat Alisya tersenyum tipis sambil memegang pundak Chelsea.

"mungkin menurutmu begitu, tapi beda cerita jika dia menganggapnya beda denganmu"

"maksudm-"

"kau tau pasti, dulunya pernah menduakan kekasihmu sendiri. Ingat betul-betul, karena itu jalan yang bisa membuatmu kelar dari masalah"

Chelsea tampak berpikir. Alisya menarik tangan gadis itu "pikirkan nanti. Kita ada kelas bersama"sarannya yang membuat Chelsea menggangguk tanda setuju.

Chelsea dan Alisya telah menduduki diri di-bangku masing-masing. Tepat sekali dosen masuk dan memulai acara belajarnya. "semuanya mengerti?!"teriak dosen setengah baya itu.

Yang tidak mengerti dan yang mengerti sama-sama mengatakan sudah mengerti. Dan pada akhirnya diberi tugas juga. Alisya mengerjakannya dengan baik sehingga tugas itu selesai dalam sekejap. Chelsea, gadis itu sesekali meminta bantuan pada Alisya yang ditanggapi tentunya.

Alisya membuka laptopnya. Dia melirik jam, ternyata Masi banyak waktu.. kemudian mulai dengan mengetik serangkaian kode untuk masuk kehalaman pasar gelap. Ia menscrool untuk melihat penjualan dan pembelian yang menarik minatnya.

Dalam satu sentuhan. Alisya telah membeli satu set lengkap perabotan rumah. Jangan kira dia mau terus-terusan satu atap dengan dua makhluk lotus putih itu. Dan untuk Jovan Dan Zein, urusan belakangan.

"Alisa!"

"ya?"Alisya mengangkat kepalanya.

"kau sudah siap?"

"iya"

"tolong saya membawa ini,ke-meja saya. Tanya guru kalau tidak jumpa"dosen itu menunduk. Dimana ada formulir tebal dimejanya. Alisya berdiri dan mengumpulkan sebagian untuk dibawanya "saya duluan pak"pamitnya yang diangguki dosen Dengan senyuman ramah.

Alisya meletakkan seluruh formulir diatas meja dan pamit undur diri dari kantor. Saat keluar, ada bunyi hp yang membuat Alisya menghentikan langkahnya dan mengecek, siapa yang mengirim pesan..

Kenzie♡:

|Aku sakit

Send picture..

anda:

|Apa yang salah?

Kenzie♡:

|Sakit

Kemari. Aku ada dirooftop

Alisya menatap datar HP-nya namun tak urung ia melangkah menuju lantai atas dimana Kenzie berada saat ini. Sesampainya disana, dapat Alisya lihat jika Kenzie tengah melilit tangannya dengan hati-hati.

"Kau terkena kuah bakso?"Alisya berjalan menghampiri Kenzie dan duduk disebelah pria itu. Kenzie mengangkat kepalanya, dia mengangguk lantas menyodorkan tangan untuk diperbah oleh Alisya.

"baru sekarang kau obati?. Kemana saja?"

"aku lupa. Aku baru menyadarinya ketika sudah memerah"

"bisa begitu?"tanya Alisya tak yakin. Setaunya jika terkena air panas itu, sakit terlebih dahulu baru mereda. Ini kenapa terbalik?

"aku yang mengalaminya"ucap Kenzie mengalihkan wajahnya. Alisya pun tak ambil pusing, gadis itu memperban tangan Kenzie dengan cepat. Kenzie melenguh dengan mata menyipit membuat Alisya bingung.

"apa yang salah?"

Kenzie memegang kepalanya "aku merasa sangat pusing"ucapnya dengan alis berkerut. Alisya mengadahkan tangannya ke-kening Kenzie "tidak panas. Ayo ke UKS, ambil obat"ajaknya.

Kenzie menggeleng"aku sangat pusing. Aku ingin tidur saja, temani aku"pinta Kenzie dengan wajah memelas. Alisya menatap Kenzie datar dan berkata "aku ada kelas"

"apa tidak bisa diskip dulu?. Kau terlalu banyak belajar"

"em.. baiklh"

"ayo kehotel"

"kau..?"

...

Ghena menatap puas tulisan tangannya. Dia sangat bangga telah menyelesaikan sebuah tugas yang sangat berat ini. Matanya menatap kedua selembaran kertas itu bergantian. Seketika seulas senyuman terpatri dibibir"Aku pantas mendapatkan piala menjiplak"kekehnya yang membuat siapa saja akan mengira gadis itu gila.

Lantas Ghena berdiri mengambil korek api dan berjalan menuju Tong sampah dengan senyuman yang masi lebar menghidupkan korek api dan membakar selembaran yang berisi mata pelajaran milik Alisya itu "dapat untung satu jadi untung dua. Ah, aku sangat beruntung!"tawanya "heungh.. salah siapa membuat aku harus dijauhi oleh teman-temanku sendiri. Aku membencimu Alisya Ngrediel yang sialnya adalah kakak tiriku"dengus Ghena kesal.

Gimana tidak kesal?. Semenjak rumor tentang lukisan itu, dia selalu diragukan oleh seluruh guru mata pelajaran termasuk teman-temannya sendiri, bahkan mereka terang-terangan mengolok-oloknya tentang bagaimana serakahnya dirinya.

Padahal skandal itu terjadi baru satu kali. Tapi mereka telah menghakiminya. Siapa lagi yang bisa Ghena salahkan selain Alisya. Alisya yang pertama kali ia lihat sangat cantik dan pertama kalinya dia membenci gadis itu saat pertemuan keselenggaraan pernikahan ibunya.

Ghena terlalu sering diistimewakan dan dipuji karena kebaikkannya, namun itu hancur dalam satu malam karena Alisya si-putri Cantik dengan ketenarannya. Sampai-sampai ada yang bilang kepadanya "mati lebih baik dari pada harus mempermalukan diri sendiri"

Cuih!

Lihat apa yang akan dia lakukan. Dia bisa menjadi orang jahat yang seperti publik omongkan.

Tiba-tiba terdengar suara ketukkan pintu Dengan suara milik Abangnya-Zein, abangnya itu berkata "Ghe, Apa kau sibuk?!..

Kau ada melihat Alisya hari ini?"

Wajah Ghena menjadi tak bersahabat ketika kalimat terakhir Zein ucapkan. Dia berdecih "Aku sibuk!"

"KAU ADA MELIHAT ALISA HARI INI!?"teriak Zein Agar Adiknya itu dengar dari balik pintu yang lagi-lagi malah membuat Mood Ghena hancur lebur. Dia menahan emosinya sebelum berkata..

"Tidak!"

Lihatlah. Abang satu-satunya yang dia punya saja lebih memperdulikan kakak tirinya itu. Apa yang baik darinya?, Si-muka tanpa ekspresi yang Ghena yakini mengidap penyakit Alexithymia. Tidak ada yang menarik oke!

haiii! terimakasih telah mampir

jangan lupa comen and like:)

1
Ibuk'e Denia
dialognya kok aneh, bahasanya tak seperti di cerita cerita yang lain..maaf....
Putri Kemuning
Luar biasa
Arix Zhufa
baca 1 bab udh bingung
Dede Mila
mulai baca
hiro😼
Author lucu, saya suka👏😽 bye thor, jaga kesehatan ya.
hiro😼
Ceritanya Best thor👍😮‍💨, makasih sudah membuat cerita sebagus ini😽
hiro😼
🗿Dhlh
hiro😼
Apakah sepasang kekasih dingin sudah tidak dingin?
hiro😼
Jika memang cinta itu seindah pelangi, pasti kisah cintaku juga seindah pelangi, tapi tidak, kisah ku awalnya indah berakhir dgn tidak indah.
hiro😼
Ternyata ada yang mau main2
hiro😼
Alisa namaku, thor🗿👏
hiro😼
Sadis tapi karakter lu mirip gw🗿👏
hiro😼
Ojal saha sih
hiro😼
Nih 👏👏 tepuk tangannya, btw ngakak bener 🤣🤣
hiro😼
Ok aku melihat ojal, ojal saha sih
hiro😼
Yah, aku tau perasaanmu, justin
hiro😼
Maaf ya tapi yang di katakan nya itu benar
hiro😼
Ojol mana thor?
hiro😼
Ojal saha sih thor_-
Hestika
knp pas lg seru²nya selalu gantung cerita nya 😞
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!