Askia amora putri, dia gadis sederhana dan lugu yang tak mudah jatuh cinta.
Tapi apakah pemuda yang bernama Bagas Adi Sanjaya ini dapat membuka hati Askia untuknya???
Mari kita saksikan kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenty Akira Zuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cas 27
" Bagas, pa lo udah ga cinta lagi sama gue??? gue pengen kita balikan dan menjalin hubungan kayak dulu lagi Bagas ", ucap Kiran
" Maaf Kiran, gue emang udah maafin lo!! tapi kalau untuk balikan gue udah ga bisa, apalagi sekarang gue udah nemuin orang yang bisa gantiin lo di hati gue ", ucap Bagas tegas dan melangkah menuju lantai atas
" Ternyata lo udah lupain gue Bagas ??? pasti ini semua gara-gara cewek udik itu!!! tunggu saja kamu cewek udik !!! " geram Kiran karna ditolak oleh Bagas
Keesokan harinya seperti biasa Askia berangkat ke sekolah, namun hari ini berbeda karena hasil try out kemarin akan dibagikan, dan bagi kelas tiga hari ini diliburkan dari pelajaran,
Hasilnya pun dibagikan oleh wali kelas masing-masing, dan untuk kelas Askia, guru memberitahukan bahwa nilai terbaik di try out ini diraih oleh Askia.
" Oke hasil sudah kalian pegang kan anak-anak, jadi bagi yang masih merasa jauh tertinggal nilainya untuk belajar lebih giat lagi, sedangkan yang nilainya sudah bagus untuk tetap dipertahankan hingga ujian sebentar lagi ", ucap wali kelas tersebut
" Dan satu lagi kabar gembira buat kelas kita, karena salah satu murid kita meraih peringkat pertama dari seluruh angkatan kelas tiga, mari kita beri tepuk tangan untuk Askia Amora Putri ",
Askia yang dipanggil namanya hanya bengong dan masih ga percaya kalau dia yang bakalan juara 1, padahal memang Askia itu pintar, dia selalu juara kelas.
" Lo kog bengong ja si Askia??? mank lo ga seneng?? ucap evi menyadarkan askia dari keterbengongannya
" Ini beneran vi??? coba lo cubit tangan gue sekarang???
Evipun mencubit tangan Askia, dan yang dicubit mengaduh kesakitan,
" Jadi ini beneran vi??? gue ga mimpi ya??! gue beneran ga mimpi vi, gue juara satu ", ucap Askia kegirangan
" Lo baru sadar sekarang ya???mang ga denger sama tepuk tangan seluruh kelas??!
" Heheheeh.... maaf semuanya aku tadi syok, maaf juga pak guru?!! ucap askia merasa malu jadinya karna diliatin semua teman sekelasnya dan juga wali kelasnya juga
Setelah gurunya selesai dengan pembicaraannya di kelas, kelas pun mulai riuh, karna memang jam kosong buat semua kelas tiga.
Evipun mengajak Askia ke kantin untuk mencari ketenangan daripada dengerin riuh-riiuh suara di dalam kelas.
" Ternyata kalian disini?? pantes tadi gue cari di kelas ga ada kalian ", ucap Bagas
" Iya suntuk gue di kelas, rame banget kayak di pasar aja abisnya ", ucap evi
" Askia, selamat ya, karna lo menduduki peringkat pertama ", ucap Bagas yang tiba-tiba memeluk Askia
" I- ya..", jawab Askia gugup karna mendapat perlakuan dari Bagas
Woi....kalian anggep gue ini pa ya???ga pengertian banget sih?? gue kan jadi pengen ada yang meluk gue gitu??? ucap evi
" Maaf Askia ", ucap Bagas sambil melepas pelukannya
" Hemh ", ucap Askia yang mulai memerah wajahnya
" Kalian kenapa ga jadian ja sih?? ucap evi tiba-tiba
" Gue ya pengennya gitu vi, tapi orangnya masih belum ngasih jawaban sih ke gue ", ucap Bagas sambil menatap Askia
" Udah lah terima aja kenapa si Askia??mau nunggu sampe kapan?? tanya evi lagi
" Gue si masih setia buat menunggu jawaban darinya vi, gue bisa tunggu sampai dia jawab iya karna gue pantas buatnya bukan karna terpaksa ", ucap Bagas lagi
dalam cerita ini sudah jelas . kia dan bagas sepasang kekasih.