NovelToon NovelToon
Janji Di Atas Ingkar

Janji Di Atas Ingkar

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Janda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:40.7k
Nilai: 5
Nama Author: Gentra

Sebuah kisah yang menceritakan tentang
persahabatan dan cinta segi tiga.
Seorang ibu muda yang harus membesarkan anak nya seorang diri, dan menerima hinaan dari lingkungan sekitar karena mempunyai anak tetapi tidak tahu siapa ayah dari anak tersebut.

Hingga pada akhirnya dia di lamar oleh keluarga konglomerat, untuk di nikahkan dengan anak nya yang sudah berstatus duda beranak dua.
Akan kah Marisa menerima lamaran tersebut?
Atau menolak nya!!!
Akan kah kisah ini berakhir bahagia atau sebaliknya?
Kisah Marisa akan segera di mulai.

Yuk ikuti terus cerita nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gentra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 27

Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhirnya kendaraan yang ditumpangin Rendra dan keluarga kecilnya itu sudah memasuki area tempat bermain anak-anak.

Rendra menghentikan kendaraannya sempurna, dia mempersilahkan anak dan istrinya untuk segera turun dari dalam kendaraan.Karena mereka sudah sampai di tempat tujuan, yaitu area tempat bermain anak-anak.

Marisa beserta anak-anak, langsung menuju ke tempat bermain yang diinginkan oleh anak-anaknya.Begitu juga dengan Rendra, dengan terpaksa dia mengikuti anak dan istrinya.

Setelah berada di area tempat bermain,Yasya mengajak sang Ayah untuk naik ke atas kincir angin.Sebab dia sangat menyukai permainan tersebut, tetapi melihat Yasya menarik sang Ayah ke arah permainan itu mentari dan juga Yasinta mengikutinya.

Rendra menaiki kincir angin beserta ketiga anaknya, sedangkan Marisa masih menunggunya di bawah.Hingga beberapa saat dia sendiri dibawa melihat ke sekeliling area permainan,yang sangat ramai dikunjungi oleh anak-anak dan juga orang tua yang mendampingi.

Sudah cukup lama Rendra dan juga anak-anaknya berada di atas kincir angin, akhirnya turun juga.Terlihat wajah anak-anak sangat senang ketika keluar dari permainan tersebut, begitupun juga dengan Rendra yang tadinya cemberut sekarang dia terbawa suasana anak-anak.Bahwa anak-anak telah memberikannya kebahagiaan bermain, bersama di atas kincir angin.

Setelah selesai dari permainan yang satu, mereka mencari permainan yang lain.Yang bisa dinikmati bersama Marissa juga, akhirnya keluarga ini bermain bersama dengan penuh kebahagiaan.

Terlihat dengan jelas kegembiraan keluarga kecil ini, tidak ada lagi jarak diantara mereka.

setelah puas bermain akhirnya mereka singgah di salah satu tempat makan, disebabkan anak-anak sudah merasa kelaparan setelah puas bermain-main.

Mereka semua sudah berada di tempat makan, ketiga anak kecil itu sedang duduk menunggu pesanan makannya. sudah terlihat jelas wajah-wajah lelah dari ketiganya, selama ini mereka belum pernah bermain sepuas ini. Selalu dikasih batasan untuk melakukan sesuatu, tetapi setelah ada Marisa mereka bebas melakukan apapun asal dalam hal kebaikan.

Setelah cukup lama mereka menunggu, akhirnya makanan yang dipesan pun sudah disajikan di atas meja.Mereka menikmati hidangan yang sudah mereka pesan dengan lahap.

Keluarga kecil itu, diam sejenak saat menikmati makanan yang tersedia.

Waktu mereka menghabiskan makanan sudah cukup lama,akhirnya mereka waktunya meninggalkan area tempat makan dan kembali ke rumah setelah seharian bermain dengan puas.

Rendra dan juga Marisa beserta anak-anaknya keluar dari tempat makan, mereka langsung menuju di mana kendaraan mereka terparkir.

Mereka sudah berada di dekat kendaraan, lalu Rendra membuka pintu dan mempersilahkan anak dan istrinya untuk masuk.

Semua sudah berada di dalam kendaraan, dan waktunya kendaraan itu melaju untuk meninggalkan area tempat bermain dan menuju tempat peristirahatan yang sesungguhnya yaitu Rumah.

Rendra memacu kendaraannya dengan kecepatan sedang, melewati indahnya jalanan yang dipadati oleh kendaraan yang berbagai jenis.Hingga menambah keindahan jalanan meskipun kendaraan berjalan sedikit lambat. Tetapi itu semua sudah menjadi makanan sehari-hari, bahwa perjalanan akan mengalami kemacetan. apalagi waktu libur telah tiba, sudah bisa dipastikan beberapa.Di perjalanan itu dipadati oleh kendaraan yang menuju ke tempat wisata.

Hari ini Rendra bermain dengan puas bersama anak dan istrinya, sejenak dia melupakan perjanjiannya bersama Marisa. bahwa dia menikahinya hanya di atas kertas dan perjanjian, tetapi hari ini dia lupakan semua perjanjian-perjanjian itu yang sudah disepakati kedua belah pihak.

Setelah cukup lama mereka berada di dalam perjalanan, akhirnya sampai di rumah impian keluarga mereka.Yang mereka gunakan untuk bernaung dan berlindung dari teriknya sinar matahari dan hujan.

Keluarga kecil itu, keluar dari dalam kendaraan yang lalu berjalan perlahan untuk segera menuju pintu masuk.Ketika mereka masuk ke dalam rumah, kedatangan mereka disambut oleh nenek Kamila.Sebab dia sangat menyayangi anak-anak kecil itu, rasanya sudah kangen sekali setelah seharian ditinggal oleh mereka.

"Cucu-cucu,Nenek sudah pulang"siapa Nenek Kamila terhadap ketiga anak kecil, yang terlihat sangat bahagia dan membawa beberapa barang yang mereka beli di tempat bermain.

"Kami habis dari tempat bermain, lalu beli ini "jawab ketiga anak tersebut,sambil menunjukkan barang yang mereka beli terhadap sang nenek buyut mereka.

"Wah, bagus sekali! terus kalian bawa apa buat Nenek "kata sang nenek berpura-pura terkejut melihat apa yang dibeli oleh cucu-cucunya.

"oh iya, kok aku sampai lupa sih belikan nenek oleh-oleh "jawab mentari sambil menepuk jidatnya, bahwa dia lupa sesuatu.

"Ya sudah kalian kan capek habis bermain seharian silakan bersih-bersih dulu lalu istirahat! "perintah sang nenek terhadap ketiga anak kecil yang berada di hadapannya, yang sangat menggemaskan itu.

Di saat ketiga anak kecil itu ingin melangkahkan kakinya dan renda ingin mengikuti anaknya, seketika langkahnya dihentikan oleh nenek kami lah. hanya Marisa dan ketiga anak kecil itu yang meninggalkan sang nenek, sedangkan Rendra tidak boleh mengikuti mereka.

" Ada apa lagi sih,Nek? "kata Rendra sambil menatap tajam ke arah sang Nenek.

"Apa kamu bahagia hari ini?"tanya sang nenek terhadap cucunya yang minim akhlak tersebut.

"Maksud nenek apa nanya seperti itu! ya jelaslah aku bahagia orang pergi bersama anak-anak dan istriku, masa tidak bahagia aneh pertanyaan nenek nggak masuk akal "jawab Rendra dengan kesal dengan pertanyaan dari sang Nenek.

"Siapa tahu kamu masih merasa terpaksa, seperti tadi pagi saat nenek memerintahkan kamu mengantar anak-anak mau pergi ke rumah mertuanya.Tapi setelah nenek lihat sekarang sepertinya bahagia ya "goda sang nenek terhadap cucunya tersebut.

"Sudahlah,Nek, aku capek mau istirahat dulu "kata Rendra yang ingin melangkahkan kakinya, pergi meninggalkan sang nenek yang masih berada di depan pintu.

" jangan menjadi kebiasaan, kalau orang tua lagi ngomong itu ditinggalin begitu saja "kata Nenek Kamila.

" Iya, Nenekku sayang mau ngomong apa lagi sekarang didengerin ya "jawab Rendra dengan wajah yang sudah mulai bosan terhadap ocehan sang Nenek.

"Kalian kan nikah sudah lama, hampir dua bulan.Nah,sekarang sudah waktunya memberikan adik buat Yasya dan Yasinta, mereka udah gede saatnya mereka punya adik.Biar tambah rame rumah ini "kata sang Nenek sambil menggoda cucunya tersebut.

"Astaga, Nenek itu senang bener sih banyak anak kecil di rumah tiga saja sudah cukup, sudah membuat orang repot kenapa harus ada lagi "jawab Rendra dengan kesal.

" Justru banyak anak itu banyak rezeki, siapa tahu nanti Rizki kamu melimpah ruah saat anak kamu itu banyak "kata sang nenek sambil tertawa kecil, menggoda sang cucu yang sudah terlihat kesal terhadap dirinya.

"ya sudah nanti malam aku cetak selusin buat nenek biar puas! "jawab renda sambil meninggalkan sang nenek yang masih berada di depan.

"Jangan kasih kendor ya,semangat! "jawab sang Nenek sambil tertawa puas.

1
Ruzita Ismail
Luar biasa
Vivi Bidadari
Ini pelakor sdh rebut suami org harta pun mau dikuasi ga ngaca apa ya🧐
💞®²👸ᖽᐸ🅤ᘉᎿ🅘💞: Gk punya kaca di rumah ya ka😁😁
total 1 replies
Vivi Bidadari
Rendra mulut mu lemes amat sih heran kok suami crewet ..

Kasihan Marisa semua barang istrinya masih di simpan semoga kamu kuat Marisa punya suami cerewet dan mertua julid
🍭ͪ ͩSIT SUM❤❤
tamat nel....
lia
g ad extr part na thor🤭🤭
sbnrx certx msh bgus tu ko udahan
lia: okey nanti mampir nich lg byk krjaan mkx jarang baca🤭biasax juga klo ad yg baru lgsg gercap kk
total 2 replies
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
Terima kasih untuk karya bagusnya, author
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
up nya mengandung end.
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸: sip teh
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Weh sekian lama gak up, sekali up langsung end 🤭🙏
♨ˢᶜ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦zc❖ ༄༅⃟𝐐🍁Henny❣️
Alhamdulillah up jg walaupun end 😭😭.
PD hal bagus log cerita'a.
masih penasaran ama pelakor'a
lia
lama g up nich knp thor
lia: smngat nulisx ya thor aq tunggu upx janji days ingkar🥰🥰🥰😘
total 2 replies
🍭ͪ ͩSIT SUM❤❤
nah kan enak kalau ngobrol gx pake marah marah Rendra...... tinggal bapak nya Mentari yang datang kah thor??? 🤔🤔
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
siapa lagi yg datang itu?
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
siapa lagi pengganggunya 🙄
El_Tien
aamiin
El_Tien
seorang anak kecil berusia lima tahun itu sedang bermain di halaman rumahnya, bersama beberapa teman sebaya. Baru saja dia hendak mengganti permainan, tiba-tiba terdengar teriakan keras memanggil anaknitu dari dalam rumah. (kira-kira begitu kalimat efektif nya)
🍭ͪ ͩSIT SUM❤❤
ish ngaku ngaku.... tanya mertua sebenernya toko punya siapa..... biar lo sadar n ngerti posisi mu wahai pelakor..
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
dengan bantal nel..bukan bantah
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
🤣🤣🤣🤣🤭
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
sekedar info. toko itu milik mentari ya. dasar pelakor
♨ˢᶜ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦zc❖ ༄༅⃟𝐐🍁Henny❣️
Pelakor yg urat malu'a sudah putus 🤣🤣🤣
lawan Marisa bikin tuh pelakor jd gembel.
ah gemes bget pgen ninju pkai bakiak.🤭🤭
lanjut up kak fil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!