Mila Hamid adalah seorang wanita cantik, lembut dan memiliki senyuman yang hangat. Ia juga seorang wanita yang sangat mencintai suaminya, Irsyad Mauza. Mila Hamid dan Irsyad Mauza menikah karena permintaan ibu dari Irsyad yang menderita kanker hati. Irsyad yang sebenarnya telah memiliki kekasih pun dengan patuh menuruti keinginan ibunya. Irsyad menceraikan Mila tepat setelah seminggu kematian ibunya. Pernikahan mereka hanya bertahan selama 6 bulan, dan selama itu Irsyad selalu memperlakukan Mila dengan sangat baik, namun Irsyad tidak pernah menyentuh istrinya itu.
Tepat di hari perceraiannya, Mila mengalami kecelakaan hingga membuat kaki kirinya lumpuh total. Setelah lima tahun berlalu, takdir kembali mempertemukan keduanya.
Akankah mereka bersatu kembali atau justru mereka kembali berpisah untuk kedua kalinya?
Buat yang penasaran seperti apa ceritanya, yuk ikuti kisah mereka disini 💕
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ragazza Belle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sepiring Berdua
Begitu Irsyad pergi keluar bersama Pak Wir, Sha dan Mila langsung pergi menuju kamar mandi. Mereka akan mandi bersama. Sha memejamkan kedua matanya sambil duduk membelakangi Mila. Mereka berdua sekarang tengah duduk di dalam bathtub dengan Mila yang sibuk memijat pelan kepala Sha dengan sampo beraroma strawberry. Mila yang mengenakan kaos pink dan celana pendek terlihat cantik dengan rambutnya yang dicepol asal-asalan. Sedangkan Sha gadis kecil itu hanya mengenakan ****** ***** bergambar princess Elsa. Yah, mereka berdua memang sedang mandi bersama.
" Tante, Sha baru pertama kali melihat tante berpakaian seperti ini " Ujar Sha sambil menikmati pijatan lembut di kepalanya.
" Apa tante terlihat aneh? " Tanya Mila sambil tersenyum. Sha menggeleng dengan cepat.
" Tidak, tante terlihat sangat cantik. Kulit tante terlihat putih bersih, dan rambut tante juga panjang persis seperti putri Elsa. Tapi, tante juga terlihat cantik kok jika menggunakan jilbab " Puji Sha tidak ada habisnya.
" Terima kasih atas pujiannya. Sejujurnya, Sha juga cantik, putih dan memiliki rambut yang panjang secantik Elsa " Mila membalas pujian Sha. Gadis kecil itu terlihat tertawa. Ia memercikkan air yang ada didalam bathtub hingga sedikit keluar dan jatuh di lantai.
Setelah puas berendam, Mila terlebih dulu keluar, ia menggapai tongkat kruknya lalu setelah itu Mila melangkah menuju shower untuk membilas tubuhnya sendiri. Mila menarik tirai penutup untuk membatasi jarak pandang antara dirinya dan Sha. Setelah selesai memakai semua pakaiannya tidak lupa juga jilbab instan. Mila menghampiri Sha yang terlihat meniup busa-busa di tangannya.
" Sudah berendamnya. Kemarilah, biarkan tante membantumu mengeringkan tubuh " Ujar Mila dengan lembut.
" Sha masih ingin berendam tante " Tolak Sha dengan pelan. Ia kembali meniup busa-busa di kedua tangannya. Mila menggeleng pelan.
" Kalau kamu masuk angin, kita tidak bisa bermain bersama " Jelas Mila. Sha mendongak ia terlihat sedang berpikir.
" Baiklah " Jawab Sha setuju. Dengan cepat ia keluar dari dalam bathtub lalu pergi berdiri di bawah shower membilas tubuhnya sebentar. Sha mendekat kearah Mila yang sudah memegang handuk bersiap mengeringkan tubuhnya.
" Tante sudah berpakaian " Ujar Sha di saat Mila sedang mengusap rambut basahnya. Mila tersenyum lalu kembali mengeringkan tubuh kecil Sha.
" Selesai " Ucap Mila sambil melilitkan handuk kecil itu di tubuh Sha.
Sebentar lagi matahari menuju peraduannya, setelah lelah bermain Mila mengajak Sha untuk menunaikan sholat maghrib bersama saat waktunya telah tiba. Saat Mila tengah sibuk mengajar Sha mengaji. Pelayan wanita bernama Sarma itu mengetuk pintu kamar Sha, membuat keduanya sama-sama memandang ke arah pintu.
" Maaf mengganggu, tuan Irsyad baru saja pulang. Dan dia meminta kalian agar turun dan makan malam bersama "
" Terima kasih bik Sarma. Sebentar lagi aku dan tante Mila akan turun ke bawah "
Wanita yang bernama Sarma itu mengangguk patuh lalu kembali menutup pintu kamar Sha. Setelah kepergian Sarma mereka berdua kembali melanjutkan kegiatan mereka yang sempat tertunda.
Sepuluh menit berlalu, dan Irsyad sudah menunggu keduanya di meja makan.Mila dan Sha terlihat turun bersama, dengan Sha yang menggandeng sebelah tangan Mila. Irsyad yang melihat Mila turun dari tangga merasa ingin menggendong wanita itu andai wanita berhijab itu sudah menjadi istri sahnya. Sepertinya ia harus cepat-cepat menikahi Mila. Dan pemikiran itu membuat Irsyad tersenyum senang.
" Makan yang banyak Mila, jangan malu " Ujar Irsyad begitu Mila dan putrinya sudah sampai di meja makan. Sha mengambil tempat duduk di samping Mila. Irsyad tersenyum menatap putri kecilnya itu. Tampaknya Sha memang tidak ingin jauh-jauh dari Mila.
" Sha papa? "
" Papa belum selesai sweety. Tuan putri papa juga makan ya, papa ingin kamu cepat tumbuh besar " Irsyad tersenyum, sebelah tangannya terulur mengusap pipi Sha. Irsyad berdiri dari kursinya lalu mengambil piring yang ada di hadapan Mila.
" Kamu mau apa? " Tanya Mila kebingungan. Jika Irsyad mengambil piringnya, lalu ia harus makan dengan apa.
" Aku ingin mengambilkan nasi untukmu "
" Aku bisa sendiri " Tolak Mila.
" Biar aku saja Mila. Apa segini cukup? " Tanya Irsyad yang sudah mengambil sesendok nasi. Ia tidak peduli dengan penolakan Mila.
" Cukup " Jawab Mila dengan perasaan malu. Irsyad terlihat memasukkan satu sendok nasi lagi ke dalam piring Mila.
" Kamu harus makan yang banyak. Kamu terlihat sedikit kurus Mila " Irsyad tersenyum sambil mengangkat sebelah alisnya. Mila menganga sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
Lalu untuk apa kamu bertanya padaku cukup atau tidak ?
" Kamu ingin udang, ayam atau ikan? " Tanya Irsyad lagi. Mila mengeratkan gigi-giginya. Sambil menghela nafas Mila menjawab pertanyaan Irsyad.
" Ayam saja "
" Baiklah " Irsyad mengambil udang, lalu ayam juga ikan. Sekarang piring yang di pegang Irsyad sudah di penuhi lauk.
" Aku bilang ayam. Kenapa kamu memasukkan semuanya?! " Ujar Mila dengan kedua matanya yang melebar sempurna. Sha yang melihat keduanya hanya bisa tertawa geli sambil menutup mulutnya
" Biar kamu cepat tumbuh besar " Goda Irsyad. Lalu yang terakhir pria itu menambahkan selada di piring Mila.
" Aku tidak bisa menghabiskan semuanya. " Gumam Mila dengan wajah syok. Irsyad hanya tersenyum mendengar ocehan Mila.
" Jangan lupa makan seladanya. Itu bagus untukmu " Ujar Irsyad lagi sambil meletakkan piring yang sudah terisi penuh itu di hadapan Mila. Setelah piring Mila selesai, Irsyad mengambil piring putrinya lalu mulai mengisi dengan nasi juga lauk kesukaan Sha. Dan yang terakhir Irsyad mengisi piringnya sendiri.
Mila memandangi piringnya dengan tatapan horor, sejenak ia kehilangan kemampuannya untuk berbicara. Mila terlalu terkejut dengan tingkah Irsyad yang selalu membuatnya pusing kepala. Apa pria itu sedang mengerjainya ? Mila sampai berpikiran seperti itu.
" Makanlah sweety, kamu harus menghabiskan semuanya " Ujar Irsyad pada putrinya sambil mengusap puncak kepala putrinya. Sha mengangguk masih dengan tersenyum geli. Kemudian, manik tajam Irsyad bergulir menatap Mila.
" Kamu juga. Habiskan semuanya "
Mila yang termenung menatap piringnya kini menoleh menatap Irsyad yang masih tersenyum senang.
" Apa kamu sedang mengerjaiku? "
" Tidak. Memangnya kenapa? " Jawab Irsyad dengan santai. Mila menghembuskan nafas kasar, ia mengangkat piringnya dengan kedua tangannya.
" Kamu menyuruhku memakan semua ini. Aku tidak makan sebanyak ini "
" Pantas saja kamu terlihat kurus. Porsi itu bisa membuat tubuhmu kembali berisi. Ayo makanlah ! " Irsyad kembali memaksa Mila untuk memakan habis semua makanan itu. Ia tidak mengubris protes dari Mila.
" Irsyad, makanan ini porsi untuk dua orang " Keluh Mila. Ia menatap makanan di piringnya sembari menelan ludah.
Irsyad menghela nafas sejenak, ia menatap Mila sambil tersenyum kecil.
" Baiklah, kalau begitu kita berdua yang akan memakannya. Sepiring berdua. Bagaimana, kamu mau kan ? " Irsyad memainkan kedua alisnya naik turun. Mila tersentak kaget, setelah itu dengan panik ia menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Aku bisa menghabiskannya sendiri " Ujar Mila sambil menurunkan piringnya. Dan di balas dengan anggukan dari Irsyad.
" Sebelum makan, marilah kita berdo'a " Tutup Irsyad sambil tersenyum.
Bersambung.....
Happy reading, love you guys😘
kok enK bgt hidupmu.... km cmpakn mila demi mnikahi kekasih sundalmu itu...
setelah perempuan idamanmu berhianat... km pungut lgi si mila.. buat mngobati luka hatimu...
km cmpakan... setelah km hncurkn hati & harapannya.... dgn entengnya km ingin mila kmbali....
laki" kucing garong km irsyad😅😅
bukankah kh km mncintai ibu dri ankmu.... 🤔🤔
Syarat dan ketentuan:
Sudah tamat dan Penulis belum di kontrak/sedang tidak terikat kontrak dengan penerbit manapun.
Jenis naskah yang dicari:
1. Novel;
2. Kumpulan Puisi;
3. Kumpulan Cerpen;
4. Naskah non Fiksi, dll.
Jika bersedia harap segera menghubungi saya via DM instagram (@dwafril) atau laman chat yang tersedia pada platform ini.
AE Publishing Cab. Gresik
*paling lambat 15 Agustus 2023
terimakasih author, ceritanya bagus , beda alur dgn yg lain 👍👍👍😍😍😍