NovelToon NovelToon
Cinta Terbaik

Cinta Terbaik

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:289k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nikma

Kegagalan dari Cinta Pertama terkadang membuat kita terpuruk dan sulit untuk memulai cinta yang baru ... Perasaan takut gagal, kecewa dan sedih kembali terus menghantui.

Begitu juga dengan Intan, kegagalan Cinta Pertamanya membuat ia trauma hingga ia menutup rapat hatinya. Ia membangun sebuah pintu besi yang sangat kokoh.

Lantas, adakah sosok yang mampu mendobrak pintu besi dari hati Intan?

Update tiap hari pkl 05.00 dan 17.00 WIB😁✌️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nikma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

"Kalau seumpama kalian jadi bersama nanti, bunda merestui kalian.."

Di perjalanan Intan dan Setya saling diam tak berbicara. Intan sendiri saat ini masih bersusah payah untuk mengendalikan debaran jantungnya. Ia memegang ujung jaket yang dikenakan Setya sebagai pegangan. Setya sebenarnya ingin Intan berpegangan dengan memeluknya. Namun, ia masih belum bisa melakukan itu sekarang. Begini saja sudah cukup membuat Setya tersenyum saat ini. Perlahan ... Sebantar lagi, Setya akan mewujudkan keinginannya itu.

"Eh, kak turunin aku dihalte saja. Aku bisa berjalan sebentar kok." Seru Intan yang melihat Setya mulai memasuki kompleks rumahnya.

"Kakimu masih sakit. Rumahmu blok berapa aku akan mengantarnya." Jawab Setya sembari melihat-lihat rumah di kompleks itu.

"Tapi kak ..."

"Blok berapa?" Tanya Setya sekali lagi tanpa memperdulikan penolakan Intan.

Intan hanya bisa pasrah dan memberitahukan blok dan nomor rumahnya pada Setya. Sesampainya ia di depan rumah, Setya turun terlebih dulu. Baru kemudian ia membantu Intan untuk turun lagi dengan menggendongnya. Intan lagi-lagi melingkarkan tangannya dileher Setya.

"Terima kasih." Ucap Intan sambil menunduk malu. Bagaimana tidak, hari ini sudah ketiga kalinya Setya mengangkat tubuhnya.

"Sama-sama." Jawab Setya dengan senyum lebar diwajahnya. Intan perlahan menatap Setya dan langsung terpaku melihat senyum itu.

"Intan?" Panggil bunda Intan yang tiba-tiba keluar dari dalam rumah.

"Bunda!" Pekik Intan terkejut. Ia lebih gugup lagi karna Setya belum pergi. Bunda yang melihat Intan diantar oleh seorang pria tentu saja langsung mendekati Intan dan Setya.

"Kakimu kenapa sayang?" Tanya Bunda dengan panik saat melihat kaki Intan diperban. Kemudian, ia menatap Setya bingung seolah bertanya 'Siapa dia?'

"Assalamu'alaikum tante, perkenalkan saya Setya kakak kelas Intan. Maaf menganggu tante, saya sengaja mengantar Intan karna kata dokter dia belum boleh terlalu banyak bergerak." Ucap Setya sopan sembari mencium punggung tangan bunda Intan.

"Oh, Terima kasih ya nak Setya. Ehm, mau mampir dan minum dulu?" Tanya bunda ramah.

"Ah, apa tidak merepotkan tante?" Jawab Setya seolah tak enak hati.

Namun, sebenarnya ia memang ingin mengobrol lebih jauh dengan bunda Intan. Ia ingin memberikan kesan yang baik. Karna, ketika nanti ia dan Intan sudah resmi jadian, dia tidak ingin menyembunyikan hubungan mereka dari orang tua Intan.

"Tentu tidak. Anggap saja ini ucapan terima kasih karna sudah mengantar Intan dengan selamat. Ayo, masuk." Ajak bunda.

Sedangkan Intan menatap Setya dengan bingung. Setya terlihat sangat santai dan sama sekali tidak terlihat takut. Dan Intan juga tak mengerti kenapa Setya malah mau mampir ke rumahnya.

"Tante buatkan minum dulu ya." Ucap bunda ramah dan berlalu ke dapur.

"Ehm, kamu tak keberatan jika aku mampir sebentar kan?" Tanya Setya pada Intan yang terus menatapnya dengan bingung.

"Ti-Tidak apa-apa." Jawab Intan kikuk, karna sebenarnya ia masih penasaran dengan maksud Setya.

"Ini silahkan diminum nak Setya." Ucap bunda sembari memberikan segelas jus jeruk dingin pada Setya.

"Terima kasih tante, maaf merepotkan."

"Tidak sama sekali. Santai saja." Ucap bunda ramah.

"Kaki kamu kenapa bisa seperti itu sayang?" Tanya bunda pada Intan lagi, karna sebelumnya ia belum mendapatkan jawaban.

"Intan terjatuh dan akhirnya terkilir, bunda. Lalu kak Setya yang menolong Intan termasuk mengantar Intan pulang seperti ini." Jelas Intan sambil menunduk malu.

"Wah, terima kasih ya nak Setya sudah menolong Intan. Maaf merepotkan, dia ini memang ceroboh."

"Bunda!!" Protes Intan. Ia malu dibilang ceroboh oleh bundanya didepan Setya.

"Saya sama sekali tidak merasa direpotkan tante." Jawab Setya dengan senyuman diwajahnya.

Kemudian, obrolan terus mengalir antara bunda Intan dengan Setya. Sedangkan, Intan hanya menjadi penonton disana. Sampai tak terasa 1 jam terlah berlalu dan Setya meminta izin untuk pulang.

"Maaf tante, ternyata saya sudah 1 jam di rumah tante. Waktu terasa sangat cepat kalau mengobrol dengan tante, saya sangat menikmatinya. Tapi, sekarang saya harus pulang." Pamit Setya sopan.

"Haha. Kamu bisa saja nak Setya ... Kapan-kapan mampir dan mengobrol lagi dengan tante ya."

"Tentu tante. Kalau tante yang meminta dengan senang hati Setya akan datang lagi nanti." Ucap Setya dengan senyum merekah.

"Kalau gitu saya pamit pulang dulu. Assalamu'alaikum." Ucap Setya sembari mencium punggung tangan bunda Intan.

"Aku pulang dulu ya. Jangan banyak bergerak, kalau ingin cepat sembuh." Ucap Setya lembut sebelum beranjak meninggalkan rumah Intan. Intan hanya mengangguk dan tersenyum mengiyakan.

Setelah Setya benar-benar perg, barulah sang bunda menyerang Intan dengan berbagai pertanyaan tentang Setya.

"Kamu dekat dengan Setya? Ah, bunda sangat menyukainya. Dia anak yang sopan, baik, tampan dan bunda nyaman sekali mengobrol denganya." Seru Bunda senang.

"Tidak terlalu. Hubungan kami awalnya malah sangat dingin. Tapi, entah bagaimana sekarang jadi begini." Ucap Intan menerawang. Ia juga tak menyangka akan sedekat ini dengan Setya.

"Apa dia juga kakak kelas yang meminjami kamu jaket sebelumnya?" Tebak bunda. Dan Intan mengangguk mengiyakan.

"Apa kamu menyukainya?" Tanya bunda pada Akhirnya. Intan diam beberapa saat sebelum menjawab.

"Ehm.. Awalnya tidak. Intan sering berlaku dingin dan kasar pada kak Setya, sangat tidak sopan. Tapi, kak Setya gak pernah marah. Bahkan, dia sangat baik pada Intan. Selalu menolong Intan. Dan bahkan membantu Intan mengatasi masa lalu Intan ... Dan mungkin, Intan mulai menyukainya." Ucap Intan sambil mengenang Setya.

"Untunglah, perlahan kamu bisa melupakan cinta pertamamu itu sayang. Ini hal baik. Dan untuk Setya, bunda memiliki keyakinan padanya bahwa ia lelaki yang baik. Kalau seumpama kalian jadi bersama nanti, bunda merestui kalian." Ucap bunda dengan senyum hangat.

"Bunda apa'an sih. Kak Setya itu sangat populer, Intan gak tau perasaan kak Setya ... Tapi, kak Setya bilang perlahan Intan akan mendapatkan jawabannya." Ucap Intan malu.

"Pokoknya bunda do'akan yang terbaik, buat kamu sayang." Ucap bunda sambil memeluk Intan dengan sayang.

...****************...

Keesokan harinya, karna akhir pekan Intan bisa beristirahat dan tidak terlalu banyak menggunakan kakinya. Ia akan turun ke lantai bawah hanya untuk makan, selain itu ia hanya di kamar. Ayah dan bunda yang menyuruhnya agar kaki Intan tak tambah parah. Bahkan, ayah mengancam akan menggendong Intan kalau Intan masih ingin berjalan-jalan. Intan mana tega membiarkan ayahnya menggendongnya, walaupun ayah masih kuat, tetap saja Intan tak ingin membebani sang ayah.

Akhirnya, untuk menghabiskan waktu. Intan menghubungi Ifa. Intan sangat penasaran apa yang terjadi pada Ifa dan Bayu kemarin.

"Ceritakan padaku, kemarin apa yang terjadi antara kamu dan kak Bayu?" Tanya Intan penasaran.

"Tak terjadi apa-apa. Setelah mengantarku pulang, kak Bayu langsung pulang juga ... Kalau kau dengan kak Setya bagaimana?"

"Apanya yang bagaimana. Ya tidak bagaimana-bagaimana." Jawab Intan gugup.

"Tapi, dari nada suaramu sepertinya terjadi sesuatu kan?" Tebak Ifa.

"Ehm, tidak terjadi apa-apa. Hanya saja kak Setya mampir dan mengobrol dengan bunda."

"Benarkah? Ngobrol apa saja?" Tanya Ifa penasaran.

"Banyak hal. Dan bunda menyukai kak Setya."

"Hanya bunda saja? Kamu tidak?" Goda Ifa.

"Apa'an sih.."

"Haha, aku ikut senang kalau kamu sudah mulai melangkah maju untuk melupakan masa lalumu." Jawab Ifa tulus.

"Hm, terima kasih sudah selalu mengingatkanku."

"Itu gunanya sahabat ... Btw, Ehm ini kak Bayu menghubungiku dan meminta nomormu untuk kak Setya. Apa boleh?" Tanya Ifa.

"Ka-Kak Setya meminta nomorku?" Tanya Intan tak percaya.

"Ya. Boleh tidak. Aku tak akan memaksamu."

"Buat apa ya?" Tanya Intan.

"Aku juga tidak tahu. Kalau kamu ingin tahu, kamu harus memberikan nomormu dulu ... Yah, ku sarankan sih izinkan saja. Ini langkah yang bagus bukan?" Saran Ifa.

"Ehm .. Ba-Baiklah." Jawab Intan akhirnya.

"Ok, sudah ku kirimkan pada kak Bayu." Seru Ifa.

"Iya. Tapi, ngomong-ngomong semenjak kapan kamu chat dengan kak Bayu. Sepertinya hubunga kalian cukup bagus." Tanya Intan penasaran.

"Haha. Mulai kemarin."

"Sepertinya aku akan segera mendapat kabar baik." Goda Intan.

Tring..

Tanda pesan masuk diponselnya menghentikan percakapan antara Intan dan Ifa sejenak. Intan melihat siapa yang mengirimnya pesan.

📩 : Hai Intan, ini Setya.

.

.

.

Bersambung..

1
pacarnya mingyuu 💙
ka aku selalu nungguin karya mu kok ga sabar tanggal rilisnya 😅semangat selalu ka nikmaa 😍🥰🙏💪
Nikma: wahh. makasih banyak buat supportnya ya kak.. Tungguin ya bentar lagi kok .. hehe.
semoga karya yg baru ndak mengecewakan yaa🤗🤗🥰🥰🥰
total 1 replies
ciber ara
thor kapan muncul??
N@t@ D€ ©o©o
Boleh pilih keduanya? Bisa minta tolong masukin karakter sifat Sesomaru?
Nikma: Hm, bisa dipikirkan kak. Hehe..
Sudah mulai ada gambaran, tinggal di actuskan. hehe
total 1 replies
MamiihLita
yg A ajah
krna ak gak suka dgn perselingkuhan
dtunggu updatenya ka
Nikma: Hehe. Okok kak. Tunggu updatenya yaa.. hehe
total 1 replies
(hiatus)
Haaaa nikmaa udah kembaliii😭😭Miss youu banget Nikk😣😣Bonus aku suka banget 😌😌🔥🔥Kak ingt gak akn ada bonus ehh rupanya salah Ada aja bonusnyaa❤️Makasihh sudah beruSAHA up ❤️✨Terbaikkk
(hiatus): apa khabar Nik , Semangat untuk cerita yg akan datang👍👍🌹Ni kak kasi bunga🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
(hiatus)
untuk B aku bukn engga suka cuma enggk terlalu Minat selingkuh😣Nanti aku nangis kmu Lapkan jika yg Lain memilih B🍂😭😭
Nikma: kita lihat perkembangannya ya kak. Aku baru bisa mulai nulis sehabis lebaran. Hehe
total 1 replies
(hiatus)
aku lebih suka dgn Yg A ...
Nikma: Hehe.. Sesuai dugaan kakak pasti pilih A. hehe
total 1 replies
(hiatus)
thor aku pilih A
IG: Saya_Muchu
Salam hangat dari novel Jangan Salahkan Takdir, mari kita saking support karya satu sama lain, dengan kasih rate 5, like, komen, dan tekan favorit, semoga sukses bersama.
N@t@ D€ ©o©o
akhirnya Nikma kembali
MamiihLita
haiii ka nikmaaa.. i miss u so much..
ak pikir kmu gak kan nulis cerita lagi sekian lama menghilang hemm...
ywdh semangat bwt cerita baru yg pastinya seru juga yaaa semangat
MamiihLita: aamiin.. semangat terus yaa cantik
total 2 replies
Ragillia Widhayanti
aku tunggu karya selanjutnya Thor 😘
Nikma: siap kakak.. Tunggu yaaa.. hehe..
total 1 replies
susy yudhistira
apakabarnya othor?🥰🥰
susy yudhistira: alhamdulillah 😇😇
total 2 replies
🧡⃟ᴍᴜᷟғᷰᴀᷟɴᷴᴅʏѕ⍣⃝✰
ok semangat
aku tunggu ka hehe
Nona Bucin 18294
semangat updatenya kak 🤗😊💜
Nona Bucin 18294
hai kak aku mampir salken dari Mama muda 😊😊🥰
Lizaz
❤️❤️❤️🤗❤️
Lusi Mariana
bagus thor alur ceritanya
Nikma: wah, terima kasih😁
total 1 replies
Lusi Mariana
semangat terus upnya
N@t@ D€ ©o©o
Hai Nikma... mungkin melupakanku!?🤧🤧🤧 Aku Komang 😁😁😁
Nikma: Kak follback aku. biar bisa chat lagi.
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!