NovelToon NovelToon
Anak Kembar COE Terpisah

Anak Kembar COE Terpisah

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Anak Genius / Penyesalan Suami
Popularitas:10.1k
Nilai: 5
Nama Author: Rere Lumiere

Seraphina Gunawan atau yang sering di sebut Sera, menikahi CEO Ashford Sync yang dingin dan tanpa perasaan serta hanya mencintai, cinta pertamanya Celesta.

Selama tiga tahun Sera hanya menanggung rasa sakit karena hanya menjadi pengganti dalam hidup sang CEO dan melihat pria itu telah bertemu kembali dengan cinta pertamanya. Namun, ketika dia ingin meninggalkan kehidupan nya yang menyakitkan tiba-tiba dia mengandung anak CEO.

Bagaimana kelanjutan cerita nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere Lumiere, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Leo Kabur

Dominic berhenti di depan kamar dan menoleh pada lorong yang panjang itu, merasakan ada suara yang dia rindukan sejak lama dengan seorang anak kecil yang suara sama seperti Leo dan terdengar lancar.

Namun, selepas dia menoleh ke arah lorong itu ternyata tidak ada siapapun yang berdiri sana. Baru saja dia akan masuk ke dalam kamar itu, tiba-tiba ada seseorang berjalan dengan cepat ke arahnya dengan tas shoulder bag beserta setelan kemeja bunga-bunga dan rok bodycon skirt.

Wanita yang tersenyum di hadapannya ini adalah terapis wicara Leo yang sedari tadi menganggu pikirannya. Dominic menunjukkan ekspresi datar dengan tatapan nyalang, sebab wanita ini lagi-lagi membuat masalah dengan terlambat.

"Maaf Tuan, di luar macet," ujarnya mengosok tangannya dengan kasar.

Dominic terlihat jengah, lagi-lagi itu ucapan sang terapis, namun Dominic nampak tidak ingin berbasa-basi dengan wanita itu atau memerahi yang tentu saja membuat lelah saja.

"Ya, cepat masuk, aku masih banyak pekerjaan, aku akan meninggalkan Leo dengan kamu," ucap Dominic menoleh pada Leo yang memeluk erat lehernya, dan tidak ingin menatap terapisnya sebab ketakutan.

Namun, beberapa orang mengatakan hal itu cukup wajar sebab anak dipaksa untuk mengikuti aturan yang tidak dia inginkan. Selama tidak ada kekerasan yang dilakukan oleh terapis hal ini bisa ditoleransi.

Wanita itu tersenyum kemudian mengikuti langkah Dominic masuk kamar hotel itu, Robert terlihat menyiapkan kebutuhan Leo untuk terapis sebab dia tidak akan bisa menemani Tuan mudanya itu. Karena, terapis yang nama Roseana itu tidak mengizinkan siapapun melihat sesi terapi nya. Dan Dominic menyetujui, sebab dia mengatakan hal itu demi kebaikan Leo.

Dominic mencoba melepaskan Leo dari gendongannya, namun Leo nampak menolak seolah terikat dengan ayahnya. Namun, setelah berusaha keras akhirnya Leo lepas dari pelukannya.

"Leo, kamu harus mengikuti sesi terapi ini, Papa akan pergi sebentar untuk bekerja,"

Leo nampak tidak ingin pergi dan memeluk kaki Dominic dengan erat. Tetapi, pria itu seolah tidak ingin memperdulikan nya dan meninggalkan Leo begitu saja. Sedangkan Robert dengan pasrah mengikuti langkah Dominic yang meninggalkan kamar itu.

Di sisi lain, Sera dan Louis telah sampai di kamar mereka, Sera dengan sembarangan melemparkan tasnya ke atas sofa yang tersedia disana. Sedangkan Louis duduk dengan santai di sofa panjang itu sembari memainkan ponselnya.

Sera memgang pinggang nya dengan perasaan marah, lagi-lagi putranya itu bermain ponsel dan tidak memperdulikan sekitarnya dengan cepat Sera mengambil ponsel anaknya itu dengan kasar.

"Sini!" ucapnya tanpa aba-aba merampas ponsel itu.

"Mama!" lirik Louis dengan tatapan tajam.

"Kamu ini main terus bisanya, ini HP kamu Mama sita, dengar!" ujar Sera menatap putranya tajam.

Louis terlihat menggerutu namun tidak dapat berbuat apa-apa, dia tidak bisa membantah Ibunya itu dan hanya mendengarkan omelannya saja.

"Mama akan pergi keluar sebentar kamu jangan kemana-mana, oke," ucap Sera mengoyangkan ponsel Louis di udara.

"Iya Ma," ujar Louis dengan lesu.

Lalu, Louis sedikit tersenyum karena memikirkan sebuah ide yang ingin diungkapkan, "Ma, tapi aku bolehkan main laptop, aku mau ngoding Ma, mau jadi hacker, Ma"

Sera tercengang dan mengelengkan kepala, "Mama rasa tidak ada anak seusia kamu yang seaneh kamu,"

"Tapi kan, aku anak Mama, jadi Mama juga aneh dong," ucap Louis mengaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Bisa saja kamu membalas ucapan Mama mu," jawab Sera kesal kemudian meninggalkan tempat itu.

*

Di ruangan seberang terlihat Roseana menutup pintu kamar itu setelah merasa orang-orang tidak mengawasi nya. Lalu, menatap ke arah Leo yang nampak ketakutan di sudut kamar. Dia sangat cemas saat ini dan tidak tertarik menyentuh barang-barang menarik yang sudah disiapkan Robert untuknya.

Leo kemudian melirik singkat pada terapis yang nampak menyeringai dengan mata yang berbinar-binar. Dia tahu setiap kali wanita itu menampilkan wajah sinis nya itu, pasti Roseana akan berbuat buruk padanya.

Dan benar saja Roseana menarik dan mencengkram dagu Leo dengan kasar, "Kalau bukan karena uang, aku sudah tidak mau mengurus orang bisu seperti mu," kutuk Roseana setiap kali sesi terapi mereka.

Leo tahu wanita di hadapannya ini sejak awal memang tidak suka dengan anak-anak dan hanya mencoba menyenangkan orang dewasa di keluarga dengan memaksa bisa bicara. Serta menyenangkan seorang yang bernama Celesta yang membayar Roseana untuk melakukan kekerasan yang memang disukainya.

"Ctar... Ctar..."

Sebuah penggaris lipat besi yang sudah Roseana siapkan untuk Leo tanpa sepengetahuan Dominic kini telah mendarat di tangan Leo sebanyak dua kali, agar dia mulai mengeluarkan satu kata,

Namun, air matalah yang keluar dari pipinya, bukan karena Leo cengeng namun dia merasakan sakit yang teramat sangat, ditambah lagi dia fisik tidak sekuat anak normal.

"Jangan menangis bodoh, aku lakban mulut mu," seru Roseana melipat kembali mistar itu, bukan untuk menghentikan tindakan tapi memulai sesuatu yang lebih mengerikan bagi Leo.

"Sekarang duduk disana, ikuti perintah ku, atau terima akibatnya," ujar Roseana menarik tangan Leo dan mendorongnya ke arah kursi yang sudah disediakan.

Leo terjatuh dan mendorong kursi itu dengan posisi miring membuat tangannya kesakitan. Namun, dia tetap mencoba berdiri untuk duduk di kursi itu agar tidak mendapatkan hukuman berikutnya.

Roseana berjalan mendekati meja itu, Leo nampak melirik di balik rambut yang menutup wajah sedikit. Roseana rasanya seperti seorang monster yang akan memakan nya.

Roseana mengambil sebuah buku yang berada di atas meja, kemudian membaca sebentar lalu melemparkan di hadapan Leo dan hampir mengenai anak itu, Leo kaget dengan berusaha mengindar. Kemudian, wanita itu menekan meja dengan kuat menatap nyalang pada Leo.

"Hari ini kamu harus berlatih mengeluarkan suara! Kalau banyak bagus, kalau sedikit kena sabet, dan aku akan mengatakan pada ayahmu itu bahwa kamu tidak ingin berusaha!"

Leo menangkap semuanya, namun bukan keinginan untuk berusaha tetapi ketakutan yang nyata yang membuat dirinya ingin melarikan diri dari tempat itu.

Roseana melihat Leo yang hanya diam saja tidak menanggapi nya langsung mencengkram tangan Leo dengan kasar, "Hey... kamu dengar atau tidak?!"

Leo nampak memberontak tidak ingin mendapatkan mister itu, kemudian menggigit tangan Roseana dan membuat wanita itu melepaskan tangan Leo serta mengadu kesakitan sembari meniup tangannya.

Leo memanfaatkan situasi itu ketika Roseana sedang tidak fokus untuk berlari ke arah pintu, dan untungnya pintu tidak terkunci membuat Leo dengan mudah keluar dari kamar itu.

Leo terus berlari di lorong itu, hingga dia menoleh pada lift yang sering digunakan oleh ayahnya, dan Leo sering melihat ayahnya itu menekan dan mulai menekan tombol panah kebawah dan menunggu dengan sesekali melirik ke arah awal dia pergi.

Hingga dia melihat Roseana berjalan ke arahnya dengan wajah yang merah padam, high heels berdetak di setiap langkahnya seolah akan menghabisi nya dengan cepat. Namun, untungnya lIft di hadapan Leo sudah terbuka dan dia bisa masuk kesana.

1
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat up thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Kas Mi
doble up thor🤭
Rere Lumiere: Oke nanti ya 👍
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Kas Mi
lnjut thor..tegang🤭🥰
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Kas Mi
🙏thor msih bnyk thipo..ngetik.y jng terburu2 biar hsil.y bgus🥰
Rere Lumiere: Oke makasih
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Rere Lumiere: Tunggu ya 👍
total 1 replies
Greenindya
aku kira Dominic bakalan langsung beli tuh RS pas ga dikasih info
Kas Mi
semangat berkarya
Kas Mi: masama thor
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!