Menjadi seorang pembunuh bayaran yang sangat tersembunyi dan terkenal kejam karena tak ada pilihan lagi??
Yuuri, seorang gadis biasa tak sengaja mengetahui identitas rahasianya. Dia sengaja mendekati Seijuro Shin untuk membantunya terlepas dari titik hitam itu.
Namun cinta malah hadir diantara mereka.
Bisakah Yuuri membantu Seijuro Shin terlepas dari titik hitam ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bad Dream
"Yuuri, apa yang pernah aku katakan saat kita berada di rumah sakit adalah benar. Kamu sangat berarti untukku. Dan pada kesempatan ini, aku ingin mengatakannya secara langsung padamu. Aku menyukaimu ..."
Masih menatap dengan tatapan lekat yang begitu dalam, Akaba mengatakan semua itu.
Kalimat terakhir itu terngiang-ngiang beberapa kali memenuhi indra pendengaran Yuuri saat ini. Sepasang mata bulat itu terpaku menatap Akaba. Yuuri sungguh terkejut bukan main karena dia malah mendapatkan sebuah pernyataan cinta seperti ini.
"Aku tidak akan memaksamu untuk menjawabnya sekarang kok. Kamu tenang saja. Pikirkan dengan baik dan katakan padaku satu pekan lagi. Disaat malam festival Ueno Sakura Matsuri, aku akan datang dan menejemputmu kembali. Kita akan berjalan-jalan bersama untuk pergi ke Taman Ueno dan melihat 1000 lentera."
Ucap Akaba karena melihat ekpresi keterkejutan Yuuri disaat dirinya mengungkapkan perasaannya. Hingga akhirnya Akaba memutuskan untuk memberikan waktu untuk Yuuri memikirkan hatinya.
Yuuri hanya terdiam dan mengangguk samar. Karena merasa jika Yuuri sedang dalam keadaan hati yang kurang baik dan tidak seceria biasanya, akhirnya Akaba berinisiatif untuk kembali mengajaknya pulang.
...🍁🍁🍁...
.
.
.
Festival Ueno telah berlangsung. Seribu lentera telah digantung dan dipajang untuk memberi rasa aman dan menerangi taman di malam hari di Taman Ueno, Tokyo. Saat ini adalah musim bunga sakura bermekaran dengan indah menghiasi seluruh kota.
Terlihat seorang gadis cantik sedang bergandengan tangan bersama dengan seorang pria dengan penampilan dewasa dan terlihat kalem. Mereka berjalan menyusuri taman Ueno untuk menyaksikan festival ueno bersama-sama.
Raut wajah keduanya terlihat begitu berbinar, menandakan suasana hati mereka berdua sedang sangat baik dan berbunga-bunga.
"Yuuri, festival ueno telah tiba. Dan aku ingin mengatakan seauatu padamu. Kamu begitu berarti untukku. Dan selama ini aku sangat menyukaimu. Maukah kamu menikah denganku dan hidup bersama denganku, Yuuri?" ucap pria itu sambil menyodorkan sebuah cincin berlian dengan kristal kebiruan yang begitu indah.
Gadis dengan balutan dress berwarna broken white itu tersenyum penuh binar dan mengangguk bahagia.
"Aku mau menikah denganmu, Senior Akaba." jawab Yuuri berbinar.
Akaba terlihat sangat bahagia dan mulai memakaikan cincin indah itu di jari manis Yuuri. Dan perlahan Akaba mulai menunduk dan memiringkan wajahnya mendekati Yuuri. Bahkan Yuuri juga mendongak dan sedikit berjinjit untuk menyambut sesuatu dari Akaba.
Hingga akhirnya mereka berdua berciuman di bawah seribu lentera yang sedang bersinar indah malam itu.
"I love you ..." bisik Akaba di tengah terputusnya pagutan bibir itu.
"Love you more ..." balas Yuuri masih dengan wajah berseri dan merona.
Akaba kembali memagut bibir tipis kemerahan itu dengan begitu lembut.
.
.
.
"Tidak!!! Yuuri!! Jangan!!" Seijuro Shin terbangun dari mimpinya dengan nafas tersenggal di tengah malam.
Bahkan dia sampai berkeringat karena mimpi yang dianggapnya sangat aneh tersebut. Setelah menyadari jika semua itu hanyalah sebuah mimpi, Seijuro Shin mulai menghembuskan nafas penuh kelegaan dan menyibak rambut hitamnya ke belakang. Seteguk air mineral diteguknya dengan cepat.
"Huft ... lagi-lagi memimpikan gadis itu. Sebenarnya ada apa denganku?!" gerutunya merasa kesal dan bingung.
...🍁🍁🍁...
Keesokan harinya ...
Seorang pria terlihat hanya menghabiskan hari-harinya dengan bermain bola basket dengan sangat indah dan lincah. Sangat terlihat jika dia memang cukup ahli dan lihai dalam bermain basket. Dia adalah Seijuro Shin.
Dia kembali terbayang-bayang akan mimpinya yang akhir-akhir ini selalu mengganggunya dan selalu membuatnya tidak bisa tidur dengan tenang. Di dalam mimpi itu, dia selalu melihat ada seorang gadis yang akhir-akhir ini mempedulikannya, namun kini tiba-tiba menghilang begitu saja.
Bahkan di mimpi terakhir yang dia alami tadi malam adalah gadis itu saat ini sudah hidup bahagia bersama dengan seorang yang jauh lebih baik dan jauh lebih pantas jika dibandingkan dengan dirinya.
Meskipun semua itu hanyalah sebuah mimpi, namun Seijuro Shin benar-benar seakam merasakan, seakan semua itu adalah benar-benar nyata dan sangat mengganggunya
"Yuuri Yagami. Sudah cukup lama aku tidak melihatmu. Apa kamu benar-benar telah bersama dengan pria itu?" gumamnya lirih sambil melakukan lompatan tinggi dan melempar bola basket itu memasuki ring dengan sangat sempurna.
"Pria itu terlihat baik dan sangat mempedulikanmu. Beruntung sekali kamu memiliki seseorang yang menganggapmu begitu penting di dalam hidupnya. Tidak seperti aku ... tidak ada yang pernah mempedulikanku. Bahkan tidak ada yang menginginkan keberadaanku. Di dunia yang kejam ini benar-benar tak ada yang pernah memandangku dan menganggap aku ada." ucapnya lirih dan kembali melakukan lompatan tinggi lalu memasukkan bopa basket itu ke dalam ring.
"Namun kamu pernah melakukannya meskipun hanya sesaat. Aku ... ingin melihatmu ..." imbuhnya lagi lalu bergegas meninggalkan lapangan basket di kompleks itu.
...🍁🍁🍁...
Sementara itu, Akaba yang berada di dalam gedung fakultas hukum sendirian mulai teringat kembali akan sesuatu.
Aku merasa jika sikap Yuuri tidaklah seperti biasanya. Dia terlihat lebih pendiam dan sering melamun. Sebenarnya ada apa?
Batinnya mulai menghentikan aktifitasnya di depan sebuah laptop. Namun setelah beberapa detik berlalu, Akaba mulai mengingat sosok Seijuro Shin yang pernah terlihat dekat dengan Yuuri.
"Apakah jangan-jangan semua ini adalah karena pria itu?" gumamnya disaat mengingat sosok Seijuro Shin.
"Bahkan saat senja di kala itu mereka bersama-sama pergi ke rainbow bridge. Dan Seina juga mengatakan jika saat itu Yuuri sangat terburu-buru untuk menemui pria bernama Seijuro Shin itu. Saat itu mereka juga terlihat sangat dekat. Bahkan pria itu sampai melindungi Yuuri ketika terjatuh bersama, hingga dia terluka. Ataukah jangan-jangan Yuuri dan pria itu memiliki sebuah ikatan? Sebenarnya siapa Seijuro Shin? Sosoknya sangat jarang terlihat di kampus ataupun di sekitar Yuuri sebelumnya. Lalu mengapa tiba-tiba mereka terlihat sangat dekat?"
Gumamnya dengan sepasang alis tegasnya yang berkerut saling berdekatan.
"Hanya karena pergi ke Shanghai selama beberapa saat saja, rupanya sudah ada seorang pria yang nekat mendekati Yuuri. Padahal selama ini, mereka tak akan ada yang berani senekat ini." gumamnya lagi.
Yeap! Selama ini tak akan benar-benar ada seorang pria yang nekat untuk mendekati Yuuri. Karena hampir semua mahasiswa tau, jika Akaba dan Yuuri selama ini sangat dekat dan terlihat serasi jika mereka bersama.
Dan tak ada salah satu dari para pria itu yang memiliki kepercayaan diri tinggi untuk bersaing dengan Akaba. Mereka bahkan mundur sebelum berperang. Itulah yang terjadi selama ini.
Namun kini tiba-tiba saja, ada pria bernama Seijuro Shin yang melakukannya disaat dirinya tak berada di sisi Yuuri. Tentunya hal ini cukup mengejutkannya.
Seejiro shin pembunuh berdarah dingin yg menghindar dari cinta namun pada akhirnya terjerat oleh cinta dari putri kepala polisi.
nah loh.... gimana nih 😱😱😱
Akankah cinta shin tercapai atau kah penuh halang lintang.!!
Semoga saja cinta pun berpihak padanya 🤗🤗🤗
Semangat shin raih lah cinta yg hangat itu untuk meluluhkan hatimu yg dingin. 😉😉
akaba ini licik sangat 😈