NovelToon NovelToon
My Bos Is My Husband

My Bos Is My Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:17.2M
Nilai: 5
Nama Author: Rabiha Adzra

Bekerja dengan bos yang mengeluarkan peraturan 'Kamu jangan pernah jatuh cinta dengan atasanmu'. Wah gimana ya perasaan Yasmin diworo-woro oleh bos tampan pemilik perusahaan tempat dia bekerja?
Ketika tidak sanggup lagi menghindari perasaan cinta yang tumbuh perlahan terhadap bosnya Yasmin memutuskan untuk resign sebelum bosnya memecat dia terlebih dahulu. Yasmin pergi ke kota lain untuk melupakan cintanya.

Bayu, bos Yasmin baru menyadari bahwa dia telah menaruh hati dengan gadis berjilbab syar'i itu yang telah mengubah hidupnya menjadi lebih religius setelah Yasmin resign tanpa persetujuan darinya.

Akankah Bayu bertemu kembali dan mengungkapkan cintanya kepada Yasmin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rabiha Adzra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 26: Flashback (Meminta Saran)

Bayu pun merasa lega sekali karena Yasmin sudah terikat dengannya. Bayu sudah resmi melamarnya. Adeline, mami Bayu sempat protes. Kenapa semua acara tidak keluarga mereka saja yang menyiapkan. Tahu sendiri, kan Adeline ingin semua kelihatan wah di mata teman-temannya. Bayu harus membicarakan hal ini lagi kepada Yasmin.

Di kantor Bayu dan Yasmin beraktivitas seperti biasanya. Tidak ada yang berbeda dari hari-hari sebelumnya. Namun Bayu lebih perhatian dan selalu memperhatikan setiap gerak-gerik Yasmin.

Bayu memanggil Yasmin untuk masuk ke ruangannya.

Tok.Tok.Tok

"Masuk," perintah Bayu.

"Ada apa, Pak?," tanya Yasmin.

"Yas, ada yang mau aku bicarakan. Duduklah dulu," ujar Bayu melihatnya masih berdiri di depan meja kerjanya.

Yasmin pun duduk di depan Bayu tanpa melihatnya sama sekali. 'Dia sudah menjadi calon istriku,tapi kok malah jadi canggung begini,' ucap Bayu dalam hatinya.

"Mami mau semua acara kita, beliau yang handel. Dari akad nikah sampai acara resepsinya. Jadi keluarga kamu nggak perlu repot-repot lagi. Kita akan mengunakan WO saja. Bagaimana menurut kamu?. Aku mau minta pendapat kamu dulu sebelum bilang setuju dengan Mami," cerita Bayu meminta pendapat Yasmin. Dia tidak mau memutuskan sendiri tentang pernikahannya.

"Maksud Bapak, kami hanya datang saja ketika acara. Tidak perlu menyiapkan apa pun di rumah, begitu?," tanya Yasmin melihat ke arah Bayu sekilas.

"Iya, seperti itu," jawab Bayu singkat. Bayu melihat Yasmin tampak sedang berpikir.

"Jadi akad nikahnya di mana?," tanya Yasmin lagi.

"Di rumah orang tuaku," jawab Bayu tersenyum. Yasmin tampak diam sambil menunduk.

'Apa dia tidak setuju, ya?,' tanya hati Bayu.

"Yas, aku tidak bermaksud untuk mendominasi acara. Tapi karena tidak ada anak lain lagi yang bakal mami dan papi nikahkan, maka mereka ingin pernikahanku tidak biasa-biasa saja," sambung Bayu coba menjelaskan agar Yasmin tidak salah paham.

"Mm, aku harus memberi tahu Umi dulu," ucap Yasmin.

"Oke. Aku harap Umi tidak keberatan," ujar Bayu setuju dan berharap jawaban yang tidak mengecewakan dari Yasmin.

"Apa tidak ada lagi yang mau dibahas?," tanya Yasmin ragu. Bayu tahu kalau Yasmin tetap menjaga jarak meskipun sudah resmi menjadi calon istrinya. Bayu pun sangat menghargai sikap Yasmin itu.

"Yas. Mau makan berdua denganku, nggak?" tanya Bayu coba memancingnya saja. Bayu hanya ingin tahu bagaimana reaksi Yasmin.

"Tidak!!!," teriak Yasmin cepat menjawab tawaran Bayu.

Bayu tertawa geli. 'Cepat sekali respon penolakannya,' pikir Bayu.

"Yas, aku hanya ngetes kamu saja. Ternyata masih seperti dulu," gumam Bayu tersenyum.

"Ihh, Pak Bayu ini!!," Yasmin berdiri dari kursi lalu pergi meninggalkan ruangan Bayu.

Bayu melihat Yasmin duduk kembali di balik meja kerjanya tanpa menoleh ke arah Bayu sedikit pun.

Bayu kemudian menghubungi Fauzan. Rencananya mereka mau makan di luar saja. Bosan juga makan di cafetaria kantor. Lagi pula memang Bayu kurang selera dengan menu di sana.

[Udah lama kamu nggak ngajak keluar, Bay]

Fauzan tampak senang sekali diajak Bayu makan di luar. Sudah pasti uangnya tidak akan keluar dari dompet.

[Sibuk, Zan. Kamu tahu sendiri kan, kalau sudah meeting di luar, ya aku langsung makan di luar saja]

[Oke, deh. Aku langsung tunggu kamu di parkiran saja. Karena yang ngajak kamu, aku nebeng aja]

[Oke. Kamu langsung ke lokasi sana]

Bayu kemudian memutuskan panggilan telponnya dan bersiap-siap mau keluar.

***

Di meja kerjanya, Yasmin masih terlihat kesal. 'Bisa-bisa Pak Bayu pake acara mengetes aku segala. Mana maulah aku pergi berdua saja dengannya meskipun dia sudah resmi melamarku. Seantero kantor ini kan, belum pada tahu kalau Pak Bayu itu calon suamiku kecuali Ririn,' omel Yasmin di dalam hatinya.

Sebentar lagi jam istirahat, Yasmin dan Ririn sudah janjian akan makan siang di luar kantor. Memangnya Bos mereka saja yang bisa makan siang di luar kantor. Mereka berdua juga bisa, dong.

Yasmin melirik sedikit ke dalam ruangan Bayu. Eh, rupanya laki-laki berparas tampan itu sudah berada di depan pintu ruangannya. 'Sepertinya dia mau keluar. Mau ke mana?,' tanya hati Yasmin.

"Yas, aku keluar sebentar," tegur Bayu yang sudah berada di depan meja kerja Yasmin.

"Mau ke mana, Pak?," tanya Yasmin sambil merapikan beberapa dokumen di atas mejanya. Dia pun siap-siap mau keluar kantor  juga.

"Mau tau banget," goda Bayu melihat Yasmin.

"Pak Bayu!! Aku ini sekretaris Bapak. Kalau ada yang tanya, aku harus jawab apa?" ujar Yasmin menahan kesal. Hari ini kayaknya Bayu lagi hobi menggoda Yasmin.

"Bukan sebagai calon istri?," tanya Bayu tersenyum manis.

"Bukan!!!," jawab Yasmin galak dengan mata melotot ke arah atasannya itu. Bayu malah terkekeh melihat ekspresi Yasmin. Belum pernah dia melihat gadis itu marah. Apa karena sudah menjadi calon istrinya, Yasmin jadi berani marah dengan Bayu?.

"Apa sih!! Kok, malah tertawa," sungut Yasmin, kini dengan wajah cemberutnya.

"Yas, kamu tambah cantik deh, kalau sedang marah begitu," ucap Bayu lalu meninggalkan Yasmin tanpa memberikan jawaban kepada sekretarisnya itu ke mana dia akan pergi.

'Aargh. Menyebalkan!!,' jerit hati Yasmin kesal.

"Tuh kan. Akibat suka menggombal. Dia jadi lupa mau ngasih tahu aku, mau pergi ke mana," sungut Yasmin. 'Ya sudahlah,' Gadis itu menarik nafas. Dia kemudian mematikan komputer lalu meraih tasnya.

Yasmin sudah ditunggu Ririn di parkiran mobil. Dia mengunci pintu ruangan CEO agar aman. Kalau pun Bayu sudah sampai duluan ke ruangan, dia bisa membukanya sendiri karena Bayu juga punya kuncinya.

"Kita mau makan di mana, Rin?," tanya Yasmin setelah duduk di samping Ririn.

"Cafe Orange. Di sana rame, lho. Pengunjungnya kebanyakan orang kantoran, Yas," jawab Ririn sambil menjalankan mobilnya. Mereka pun keluar dari parkiran dan meninggalkan area kantor.

"Kamu sering ke sana, dong," toleh Yasmin.

"Nggak. Tapi aku pernah ke sana rame-rame waktu ditraktir Pak Fauzan," jelas Ririn sambil fokus membawa mobilnya ke arah Cafe Orange.

Yasmin pun hanya manggut-manggut. 'Pantesan saja, Ririn tahu suasana cafe itu karena dia sudah pernah ke sana sebelumnya,' pikir hati Yasmin.

Yasmin jarang makan di luar kantor. Itu pun kalau diajak Bayu setelah selesai meeting. Yasmin lebih suka makan di cafetaria kantor daripada di luar. Selain hemat waktu dan biaya, dia tidak perlu capek-capek ke sana kemari mencari tempat makan. Di cafetaria, tinggal duduk manis, pesan dan makan. Mau sholat juga tidak perlu repot harus mencari musholla. Gadis itu memang hidupnya tidak mau ribet. Apalagi mengikuti trend zaman sekarang, bisa pusing kepalanya.

🍁🍁🍁

1
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kerennnnnnnnn ceritanya 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
Lala Fatimah
cerita yg bagus sekali
Ira Suryadi
Assalamu'alaikum,,,K'Author,,Salam Kenal🙏😊Aku mulai bca Karya mu Ka,,udh lma aku simpan di fav smoga Cerita ny Seru y Ka,,
Hilal Guswati
yasmin bayu dooong
Hilal Guswati
yes.. setuju
karya yg sangat bagus n ispiratif
biasanya sy baca ga pernah smpe habis, ini ko malah pengen lagi ❤️
Dayu Dayu
I follow your wishes /Good//Good/
Shiren Gibrani. the way
Luar biasa
Eny Herawati
Kecewa
Eny Herawati
Buruk
Rahma Lia
Luar biasa
Herawaty Herawaty
kampung halaman ku thor
Herawaty Herawaty
aku udah baca semua cerita nya Thor.. bagus semua.. /Good/
Dina Okta
baca kesekian kalinya karena kangenn♥️🥰🥰🥰
Teh Ai..
Luar biasa
Sintia Dewi
gimna crita 15menit mau brangkat pesawatnya baru dateng/Facepalm/
Jhon Carter
bab ini agak kurang nyambung ending nya menurut ku ,,, langsung ke nikah,,, kesan nya kaya ada episode yang hilang ,,atau di sensor gituh
Jhon Carter
iya visual fotonya biar lebih menglalu 🫰🫰
Jhon Carter
kali ke dua aku baca novel ini ,,gak bosan alur nya sru
Teh Ai..
lanjy
Teh Ai..
baca lagi ..ini udh lama kangen Yasmin Bayu..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!