NovelToon NovelToon
Belenggu Cinta Tuan Pemaksa

Belenggu Cinta Tuan Pemaksa

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Pengantin Pengganti / Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:74.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Novi rahajeng

Bhadrika Anneta Fabian memilih bersembunyi dari keluarganya karena belum siap menerima pernikahannya dengan seorang pria yang tak ia cintai.

Sementara Pangeran Aditama meski sudah tiga tahun berlalu masih terus mencari Istri sirinya yang kabur, hingga pada akhirnya ia menemukan titik terang tentang keberadaannya

" Jika kamu tak ingin aku menjadi Tuan Pemaksa, maka patuhi dan cintai aku sebagai suamimu."

" Tapi aku tetap tidak bisa mencintaimu karena di hati ini hanya ada dia. Jadi lepaskan saja aku!"

" Anne dia sudah pergi, jadi lupakanalah! Lagipula aku tidak akan pernah melepaskanmu karena kamu akan tetap menjadi istriku sampai nanti. "

Di kala Pangeran masih berjuang untuk mendapatkan cinta istri, tiba-tiba muncul seseorang yang sangat mirip dengan almarhum pria yang sangat Anne cintai.

Lalu, bagaimana kisah pernikahan mereka selanjutnya?




Follow ig Author : Novi_Rahajeng08

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi rahajeng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 : Bersikap liar

" Tapi saya masih sibuk, " tandas Pangeran dengan wajah dingin seakan menolak kehadiran dirinya.

Namun, Anne bukanlah tipe orang yang mudah menyerah di tengah jalan. Bahkan, Ia tak menghiraukan sikap dingin Pangeran padanya. Karena tujuannya untuk datang ke sini hanya dua, minta maaf dan mengantarkan makanan.

Anne berjalan menuju meja yang ada di ruangan itu, lalu mengeluarkan semua kotak bekal berisi makanan dari dalam paper bag. Sementara Pangeran terlihat melirik ke arah Anne yang tengah menata makanan yang ia bawa diatas meja.

Seusai menata makanan, Anne beralih berjalan menghampiri Pangeran. Sedangkan pria itu kembali berpura-pura fokus pada pekerjaannya.

Tanpa basa basi, Anne langsung menutup leptop Pangeran agar pria itu berhenti bekerja.

" Anne ... Apa yang kamu lakukan?" tegur Pangeran.

" Menyuruhmu makan!" jawab Anne dengan ekspresi datar.

" Bukankah aku sudah katakan kalau___" Belum selesai Pangeran berbicara. Anne justru menarik tubuh Pangeran agar bangun dari tempat duduknya. Untungnya, tubuh Pangeran itu tak sebesar Jeremy, Kean, maupun Brian. Jadi, Anne masih mampu jika hanya menariknya untuk bangun.

Anne terlihat menyeret Pangeran berjalan menuju meja yang telah tersedia makanan, sementara Pangeran masih saja berusaha untuk menolak. Walau sebenarnya dalam hati ia cukup senang akan sikap Anne yang seperti ini.

Jarang-jarang loh, Anne mau menggandeng tangan Pangeran lebih dulu. Padahal biasanya di gandeng saja, Anne sudah marah-marah tapi sekarang ...

Sepertinya ada malaikat baik yang tengah merasuki tubuh istrinya sehingga membuatnya berubah drastis.

" Ayo makan," titah Anne seraya memberikan sepiring nasi beserta lauk pauknya.

" Gak mau, aku sibuk mau menyelesaikan pekerjaan!" tolak Pangeran bersikap layaknya anak kecil yang tengah merajuk.

Anne menghela nafas panjang tatkala menghadapi pria dewasa layaknya anak kecil yang harus di bujuk dulu agar mau makan.

Anne pun mencekal tangan Pangeran yang bergegas bangun dari tempat duduknya.

" Suamiku, aku tahu kamu sibuk. Tapi bisakah makan sejenak agar perutmu tidak sakit." Anne berusaha berbicara selembut mungkin, bahkan ia sampai rela memanggil Pangeran dengan sebutan suamiku walau dalam hati merasa geli.

Suamiku?

Pangeran kembali duduk, lalu beralih menatap Anne dengan sangat intens.

" Apa yang kamu lakukan? "tanya Anne yang sedikit menjauhkan wajahnya saat Pangeran menatapnya dengan begitu dekat.

" Kamu barusan memanggilku apa? " Pangeran justru kembali bertanya.

Dalam hati Anne mencebik, bahkan ingin rasanya Ia mengumpat pria yang berstatus suami sirinya ini. Dari sekian banyak perkataannya, dia justru menanyakan hal itu?

Benar-benar menyebalkan bukan?

" Kenapa? Apa ada yang salah?"

" Tidak, aku hanya ingin mendengarkannya sekali lagi," goda Pangeran.

" Baiklah, tapi duduklah dengan benar terlebih dahulu," kata Anne seraya mendorong lembut tubuh Pangeran untuk menjauh. Pasalnya, posisi tadi dapat membuat tubuhnya encok jika berlama-lama.

Pangeran masih terus menatap Anne dengan intens seakan menunggunya untuk kembali menyebut panggilan itu.

" Makanlah." Anne kembali memberikan piring berisi makanan yang sejak tadi ia pegang guna mengalihkan fokus Pangeran agar tak menyuruhnya untuk mengulangi panggilan yang menggelikam itu. Namun, Pangeran justru menaruh piring itu kembali ke atas meja.

" Sebelum makan, tidak adakah sesuatu yang ingin kamu sampaikan terlebih dahulu kenapa kamu tiba-tiba datang ke sini?" pancing Pangeran yang berharap jika Anne datang ke sini untuk mengakui kesalahannya.

Anne memutar bola matanya sejenak, lalu berusaha untuk rileks. Ia harus ingat bahwa kedatangannya ke sini untuk meminta maaf agar tak di sebut sebagai istri yang nusyuz lagi.

" Aku datang ke sini untuk meminta maaf," ucap Anne.

" Meminta maaf?" ulang Pangeran yang berpura-pura seakan tak tahu apa maksud dari perkataan itu.

" Ya ... aku minta maaf jika sikapku semalam___" Anne terlihat menggantung ucapannya.

Melihat Anne yang menunduk serta memilin ujung bajunya, membuat sudut bibir Pangeran terangkat. Jujur, melihat Anne yang seperti ini sudah membuatnya luluh dan ingin sekali mencubit gemas pipinya.

Dia sungguh menggemaskan!

Pangeran sudah tak tahan, ia pun memegang dagu Anne agar gadis itu mendongak hingga membuat kedua netra mereka saling menyatu dan menyelam satu sama lain.

" Aku tahu, kamu memang tak pernah memintaku untuk menunggumu. Tapi Anne ... Seorang laki-laki sejati, pasti akan setia pada pasangannya."

" Saat ini, bagimu aku adalah orang yang sangat menyebalkan karena telah menikahimu tanpa meminta persetujuan. Bahkan, terus menerus mengikatmu dengan status sebagai seorang suami. Padahal, aku tahu jika aku adalah seseorang yang mungkin tak pernah ada dalam list hidupmu. Tapi ... bisakah berikan aku kesempatan untuk menjadi seseorang yang bisa kamu andalkan, orang yang bisa menjagamu, menyayangimu, membahagiakanmu, dan menemani hari-harimu selanjutnya? " ungkap Pangeran dengan begitu tulus.

Sementara Anne terlihat bingung harus menjawab apa. Akan tetapi, tiba-tiba ucapan Mama dan juga Papanya kembali terlintas dalam pikiran Anne.

" Anne ... untuk kali ini Papa serahkan semua keputusan pada Anne. Tapi, Papa hanya ingin memberitahukan pada Anne bahwa hidup terus berjalan. Jadi, jangan sia-siakan dengan terus tenggelam dalam lautan kenangan indah. Papa juga pernah merasakan kehilangan seseorang yang sangat Papa cintai hingga membuat Papa rela menduda belasan tahun. Dan, Papa tak ingin Anne menjadi seperti Papa. Karena perjalanan hidup Anne masih panjang, dan apakah Anne tak ingin memiliki seorang anak serta keluarga harmonis seperti orang lainnya? "

Anne hanya terdiam, Ia tahu betul bagaimana kehidupan Papanya dulu dalam kesendirian setelah kehilangan mamanya.

" Anne ... semuanya sudah berlalu. Mama tidak akan menyuruh kamu untuk melupakan Brian tapi simpan dia di tempat yang tertutup di ujung hatimu. Kemudian, belajarlah untuk menerima Pangeran karena bagaimana pun dia adalah suamimu, takdir hidupmu. Apa yang terjadi dalam hidup, terkadang memang tak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Tapi, percayalah bahwa ini semua memang sudah di catat dalam kisah hidupmu. "

" Anne ... Kamu tidak apa-apa jika ___"

Awalnya, Pangeran ingin mengatakan bahwa Anne tak perlu menjawabnya sekarang jika ia belum siap. Namun, siapa sangka jika Anne tiba-tiba menarik dasinya, lalu menempelkan kedua bibir mereka hingga terjadilah sebuah ciuman.

Ciuman yang tak pernah Pangeran sangka akan ia dapatkan secepat ini, apalagi yang memulai adalah Anne.

Ya ... Anne yang memulai lebih dulu. Anne ... Wanita yang selama ini akan marah dan memakinya mesum jika ia menciumnya.

Baru saja Pangeran ingin menyambut ciuman itu agar lebih dalam, tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar sehingga membuat keduanya terkejut dan saling menjauh.

" Ah ... Kurang ajar! Siapa yang berani mengetuk pintu dan mengganggu keromantisan ini!" maki Pangeran dalam hati, ingin sekali dia meremas orang itu.

Sementara Anne terlihat begitu canggung dengan pipi yang memerah serta degupan jantung yang berdetak tak karuan. Ia benar-benar tak menyangka bahwa bisa bertindak liar seperti ini.

Apakah karena suasananya yang begitu mendukung? Atau karena...

Ah ... Intinya Anne sangat malu sekali. Ingin rasanya Ia menenggelamkan diri ke dasar lautan dan tak akan muncul lagi ke permukaan.

" Bos, apakah anda sibuk?" panggil Bentala dari luar.

" Bentala ...," seru Pangeran dengan tangan yang sudah mengepal.

" Anne..."

" Pergilah buka pintu, siapa tahu penting!" sahut Anne dengan nada yang terdengar sedikit bergetar karena saking gugupnya.

Pangeran hanya bisa mendesah, lalu beranjak bangun dari tempat duduknya berjalan untuk membuka pintu.

" Ada apa?" tanya Pangeran dengan memasang wajah garang layaknya harimau yang siap menerkam mangsanya.

" Klien dari perusahaan Domino sudah datang," ucap Bentala.

Pangeran hanya bisa menghembuskan nafas panjangnya. Saking sibuknya serta Anne yang datang secara tiba-tiba hingga membuatnya lupa jika siang ini ia memang ada meeting bersama CEO Domino Corp.

" Baiklah, kamu siapkan dokumennya dan temui mereka dulu. Nanti saya akan menyusul," titah Pangeran yang diangguki oleh Bentala.

Setelahnya, Pangeran kembali menghampiri Anne.

" Sayang, maaf aku lupa kalau ada meeting penting. Jadi, tidak bisa menemani kamu lagi."

" Tidak apa-apa, kamu pergilah."

Melihat Anne yang tak mencegahnya sedikitpun, membuat Pangeran merasa sedih. Sepertinya sikap dingin istrinya kembali lagi.

" Kenapa? Apa ada yang salah? " Anne bertanya, lalu kembali mengingat satu hal.

" Oh ... Iya, kamu belum makan siang ya ... Gimana kalau makan dulu sebentar, " lanjutnya.

Pangeran menggeleng, lalu kembali mencium bibir Anne sekilas . " Aku cukup makan ini," ucap Pangeran seraya mengusap bibir Anne dengan ibu jarinya.

" Aku pergi dulu ya, nanti setelah meeting aku akan segera kembali dan menyantap makanannya."

Setelahnya, Pangeran pergi meninggalkan Anne yang masih terdiam membeku di tempatnya.

...****************...

1
falea sezi
kok g lanjut
Eka Widya
daddy samuel kah
Eka Widya
Alhamdulillh langsung mampir kesini setelah dari melawan restu.cerita yg banyak pelajarannya.kisah cinta yg di ambil dr sudut pandang seorang,anak,seorang saudara juga seorang pasangan.sukses terus kakak😘😘😘
Nur ida Masrofa
aduh lama betul ,, lanjut dong dan cepet nongolnya udah lama ni,, nungguin
Nur ida Masrofa
tak tunggu ,, sampai sekarang kok gak ada lanjutannya tur
Mega
nah sadar kan,,, hahahaha,,, makanya jgn jd org munafix lah,,, realita aja dan positif,,,,
Mega
kemarin2 km kemana aja anne,apa km sudah melupakan tuhan mu,,, baru inget apa memang km aja yg buta,,,, padahal udh jelas,jelas banget mala,udh banyak yg ingetin km jg,tp km sndri yg mengabaikannya,,, ingat tuhan tidak tidur,akan ada balsan yg setimpal buat yg menduakan cinta tuhannya,,,
Mega
berfikir dulu sblm ber ucap,maaf bukan sy mendung pangeran atau anne,tp fakta sbnrnya yg egois siapa,,,??? selama 3 tahun anne gantung pangeran,pergi tanpa pamit sm suami,lalu siapa yg egois kl sang suami maminta kepastian,sptri komen sy kmrn2,jgn bawa masa lalu,jd kan masa lalu pembelajaran,,,, cinta boleh tp hanya cinta mati sm tuhan mu,cinta sesama insan manusia ada batas,,,,
Mega
nah kan ada musih lagi, aku knp ngk sependapat ya sm anne,mkn karna cinta anne bisa jd begini ya,melupakan kodrat dan ajaran2 agama yg dia pelajari,,, dan maaf kl agak kasar,,,, ANNE ITU PEREMPUAN MUNAFIX,,,, knp sy bilang bgtu,sadar tidak dia dgn bertindak sptri itu hukumnya apa bagi istri,dan surga pun akan menjauh,harusnya itu buat pembelajaran bukan selallu di ingat dan di simpan,jadi kan masa lalu sbgai kenagan tdk untuk di bawa ke depàn,skrg adalah menatap masa depan dgn suami walau pun blm cinta tp hukum keyakinan sudah mengngikat kalian,,, jagan jd istri durhaka,tobatlah dan jalani ke hidupan kedepan dgn damai,,,,
Nezzzz
kak knp nggk dilanjutin lagi ceritanya
Tukanghalu(Ig:Novi_Rahajeng08): authornya lagi teler, hamil muda.
total 1 replies
Nur ida Masrofa
kok tamat siih tur ... up lagi dong
Juhanna Wiyah
lanjut kak author
Juhanna Wiyah
ditunggu lanjutannya kak author
Isabell Serinah
sambung lagi plseeee 👍😭😭
Nur ida Masrofa
kok lama punya tur
Fransiska Siba
jujur lebih suka Brian😭😭😤
Nezzzz
kak author kapan up lagi
penasaran sama lnjtn nya
Tukanghalu(Ig:Novi_Rahajeng08): aku usahakan mulai ngetik lagi,ya
total 1 replies
Puji Lestari
masih belom bisa move on dr Brian anne
Tukanghalu(Ig:Novi_Rahajeng08): Hehehe,iya. Tapi sayang nya mereka tak berjodoh
total 1 replies
Ip®²⃟ ⃟ᴳᴿˢ᭄sᷝqᷮuͤaͬd🆔™
luar biasa keren
Kanzun Najah
gimana keadaan kak author ya, kok udah lama gak up? semoga dalam keadaan baik baik saja Aamiin
Tukanghalu(Ig:Novi_Rahajeng08): Keadaan alhamdulillah baik,tapi feel untuk lanjutin nulis cerita ini yang hilang entah kemana 😌
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!