NovelToon NovelToon
5 DUDA SOMPLAK

5 DUDA SOMPLAK

Status: tamat
Genre:Komedi / Misteri / Cintamanis / Fantasi Urban-Mafia / Tamat
Popularitas:267.7k
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Reyhan, Hasby Nugraha, Dera, Nanda dan Baron. Mereka bersahabat sejak kecil, tumbuh bersama, menikah dan berstatus duda bersamaan.

Siapa sangka, di balik keceriaan dan kekonyolan mereka. Tersimpan misteri masa lalu yang rumit.

Siapa menduga, salah satu diantara mereka putra salah satu jutawan. Siapa yang mengira, salah satu diantara mereka putra seorang mafia yang di takuti dan telah membunuh salah satu ibu sahabat kelima duda tersebut.

Akankah persahabatan mereka tetap abadi hingga maut memisahkan? atau misteri masa lalu akan terkuak dan memecah belah persahabatan mereka?

Kunci dari jawaban itu semua terletak pada orang tua masing masing.

Bagaimana kisah selanjutnya yang akan mewarnai perjalanan mereka? asmara, wanita, dan pertengkaran diantara mereka akan menjadi batu sandungan persahabat kelima duda tersebut.

Semua tokoh terinspirasi dari member grup chat. Yuk ikuti kisahnya, jangan lupa vote, like dan komen ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekacauan 2.

"Bagaimana Nur semua sudah bereskan?" Bisik Tyas, "Ouh iya apa sapu tangan ini sudah kamu beri obat bius?" Timpal Tyas kembali berbisik, sambil memegang sapu tangan untuk di berikan pada Khai nantinya

"Semua sudah beres kak, Nur juga sudah siapkan tali buat mengikat dia, tinggal bagaimana kita mengecoh orang yang ada di sana, moga aja gak ada yang curiga," Timpal Nur sambil memperlihatkan tali yang dia bawa.

Kemudian mereka berdua berjalan tergesa gesa menuju ruangan di mana Khai berada, namun terlambat. Di dalam ruangan sudah ada Dera dan Reyhan meringkus Khai.

"Ayo cepat kita pergi dari sini!" ajak Reyhan kepada mereka semua.

Sementar di ruangan lain, Bintang memperhatikan Rafa yang tengah pusing memilih minuman yang ada di hadapan nya. Tiba tiba timbul ide di benak Bintang untuk mengerjai Rafa sih anak manja. Bintang berjalan menghampiri Rafa.

"Milih minuman aja lemot kayak kura kura." Ejek Bintang lalu meraih gelas yang ingin Rafa ambil. "Aku duluan yah yang ambil, sana kamu minggir." Kata Bintang lalu menyenggol tubuh Rafa hingga minuman tumpah di baju Rafa. "Oopss sory, aku sengaja."

"Kamu?" ucap Rafa menatap pakaiannya basah terkena cipratan minuman yang di ambil paksa Bintang. Lalu menatap Bintang dengan raut wajah cemberut, matanya berkaca kaca

Bintang berjalan meninggalkan Rafa yang kini termenung sambil memajunkan bibirnya 3cm. Namun langkah Bintang terhenti, dan melangkah mundur ke arah Rafa kembali.

"Itu bibir apa corongan air sih, monyong amat." Hahahah Ejek Bintang.

"MOMY!!!!!!!!!!!'

tangannya menegang meja berteriak sekencang kencangnya, Bintang yang berada di dekat Rafa menutup telinganya. Alas meja ketarik tangan Rafa hingga menyebabkan gelas di atas meja semua tumpah ke lantai. Bintang berjengkit kaget menatap minuman dan gelas berserakan.

"Mampus...' gumam Bintang lalu berlari meninggalkan Rafa.

****

Rini terus saja memandang Khai pria yang akan menjadi tunangan nya dari ujung kaki hingga ujung kepala. "Sepertinya aku mengenal sosok di balik topeng ini." Gumam Rini, dan terus saja menatap.

"B...." Bisik Rini saat sadar jika pria di samping nya adalah pria yang iya idamkan..

"B, ini jelas beneran kamu.. Tinggimu, rambut mu, serta bau parfum mu, aku hapal itu.. Yah, beneran kamu adalah B ku." Ucapnya dengan senang.

Namun detik berikutnya, Baron yang menyamar sebagai Khai berlari saat melihat sosok Khai yang berhasil lolos berjalan kelimpungan dan menabrak tamu undangan. Kekacauan terjadi di setiap sudut ruangan. Dion dan Rini terduduk lemas memperhatikan kekacauan.

Sementara Jarwo dan Komeng duduk di kursi memperhatikan pesta yang hancur, sambil menikmati secangkir kopi yang mereka buat sendiri.

"Wo, jadi inget masa muda kita dulu." Kata Komeng.

"Lu bener, berasa reunian." Timpal Jarwo.

Risfa yang baru saja keluar dari ruangan, matanya melebar melihat pesta kacau sebelum waktunya. Ia menoleh ke arah Nur yang melambaikan tangan lalu berlari menghampiri geng nya.

Dilain tempat, Wina menuntun tangan Rafa. Matanya melihat sekitar mencari keberadaan Bintang.

Satu persatu tamu undangan pergi meninggalkan pesta. Rini dan Dion merasa Kecewa, hal inilah yang saat ini Rini dan Ayahnya rasakan. Hari di mana ia akan melangsungkan pertunangan, hancur berantakan karna terjadi kerusuhan. Namun di sisi lain ia bernapas lega, karena pertunangannya dengan Khai berakhir.

Di halaman gedung, Nanda dan kawan kawannya berkumpul bersama Nur dan yang lain. Mereka tertawa bersama karena berhasil menghancurkan pesta pernikahan.

"Hahahahahaha!!"

"KALIAN!!

Nanda dan yang lain menoleh ke arah sumber suara. Nampak Dion berdiri, menatap marah ke arah mereka. Di tangannya memegang alat penyemprot air.

"Lariiiii!!!"

"Wurrrr!!!"

Air di semprotkan ke arah mereka. Nanda dan yang lain lari tunggang langgang menghindari kejaran Dion.

Reyhan dan Baron yang bersembunyi di balik mobil, terkejut saat air membasahi tubuhnya. Mereka berdua keluar dari persembunyian dan berlari.

"Bukkkk!!"

Reyhan dan Baron menubruk tubuh Jarwo dan Komeng hingga terjungkal. Kedua pria paruh baya itu bangun menatap marah Reyhan dan Baron.

"Anak sialaaann!!" pekik Jarwo. "Awww, encokku kumat." Erang Jarwo memegang pinggangnya.

"Heleh aki aki ga tau diri, gayanya mau kawin lagi. Jatoh saja encokkan." Rutuk Komeng membantu Jarwo bangun dan berdiri.

Sementara Patma yang berdiri di tepi jalan menunggu Reyhan keluar dari pesta. Tubuhnya tiba tiba tersungkur karena di tabrak oleh Reyhan dan Dera. Tas yang ia pegang terjatuh dan makanan yang ada di dalam tas beejatuhan menggelinding ke tengah jalan raya tergilas ban mobil yang melintas.

"Makanan gue, huaaaaaaa!!!" teriak Patma duduk sambil mengelus lututnya yang terasa sakit. Lalu menoleh ke arah Reyhan dan Dera dengan mata melotot.

"Mampus, kaburrrr!!"

Reyhan dan Dera berlari ke arah lain menghindari Patma yang hendak melemparkan sandalnya.

"Makanan gue.." ucapnya pelan menatap nanar makanan.

"Makanya, jangan asal ambil tu makanan. Apes kan lu!" umpat Wina tertawa terkekeh bersama Rafa menunjuk Patma.

1
jeonlaila141💐🥀
Mak keknya aku pengen ketawa tapi jangan marahin ya makkkk😭😭😭
jeonlaila141💐🥀
wah wah wah kenapa harus Momy aku yang bayar Reyhan sini kauuu lawan aku duluuu
jeonlaila141💐🥀
ide yang bagus reyyy 😑
jeonlaila141💐🥀
ikuttttt Tanteee, aku bosen nih di rumahh 😭😭
jeonlaila141💐🥀
aduh Mak gak jadiiii aku takut di semprot kalau Gituuu gak jadi 😭😭
jeonlaila141💐🥀
kenapa Mak patmaa,makkk kamu mau gak aku jadi menantu muu👻
Intan Ellis
Luar biasa
@yra
la suee
baru baja udah srek Ama bahasenye
top markotop dah
🐊вαⷦнͣαᷟиͧ gαͨвͧυᷟтͣ
Luar biasa
Mbah dun3
beneran somplak thoorrr ..aouto ngakak
Mbah dun3
emaknye muannteep thoor
Rahmad Fauzi
RT kelakuanya kayak begitu
jeonlaila141💐🥀: terserah author nya lah 🤭
total 2 replies
Rahmad Fauzi
kok emaknya reyhan kasar banget sama si hasby, kan dia bos nya reyhan?
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
abdan syakura
🤣🤣🤣🤣✌️💪
abdan syakura
Poor,Hasby.....
abdan syakura
wahhh....
B...
Msh muda bgt dah men'Duda'??
abdan syakura
Hayuk Thor..
Ikutan nimbrung ma Mas mas Duda
🙏🤺🏃🥰
Ika Nur
aq mau kok jadi bininya si reyhan
Ika Nur
ank perawan lagi dipingit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!