"Dasar soang!" pekik seorang gadis yang masih terkejut akibat ulah anak baru yang sengaja menciumnya tiba-tiba.
Bagaimana bisa, ada lelaki yang begitu kurang ajar padanya. Baru pertama kali bertemu, sudah berani menciumnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Flashback terakhir
Ken, Sam dan para penjaga mansion Adijaya segera turun dari mobil dan mengejar brankar yang membawa tubuh Felli dan Raffael yang telah kehilangan banyak darah.
Luka mereka berdua cukup parah, terlebih Felli yang ada pendarahan di kepalanya sampai mengenai syaraf pada otaknya yang mengakibatkan dia mengalami Kehilangan sebagian ingatanya.
Sedangkan Raffael juga mengalami luka yang cukup serius karena pecahan gelas itu hampir menembus hingga organ dalamnya. Untungnya hanya Hampir, namun tetap saja pendarahan tak bisa di hindari.
Riko, Sukma dan Bayu begitu terpukul dengan kejadian ini.
Riko dan Sukma yang teramat sangat menyayangi Putri satu satunya tidak tega melihat Felli lemah tak berdaya seperti itu.
Gadis cantik mungil nan manja yang biasanya yang begitu ceria kini sedang terbaring tak berdaya di atas tempst tidur rumah sakit.
Terlebih Bayu yang yang tidak kalah terpukulnya, Istri dan anaknya berada di ambang kematian karena kesalahan yang dia perbuat.
Sungguh Bayu benar benar sangat frustasi tidak menyangka akan terjadi hal sampai seperti ini sampai harus membawa bawa anak dari sahabat nya yang ikut menjadi korban akibat perbuatanya.
"Bang, adek kita baik baik aja kan hiks hiks?" kata Sam sambil terisak di pelukan Ken."Sam sayang sama Felli bang, Sam gak mau Felli pergi Hiks hiks."
"Sstttt, Sam bantu Doa ya supaya adek cepet melewati masa kritis nya." kata Ken yang juga sedang menahan tangisnya.
Sam hanya mengangguk masih dengan menangis dan Ken berusaha menenangkan adik laki laki nya ini.
Beberapa menit kemudian Dokter keluar, membuat semua langsung berdiri dan menghampiri Dokter.
"Bagaimana keadaan anak saya Dok?" tanya Riko dan Bayu bersamaan.
Karena saat ini yang berada di dalam ruang UGD adalah Felly dan Raffael, sementara Nindi sudah di pindahkan ke ruang ICU.
"Alhamdulilah operasi berjalan dengan lancar. Namun untuk kasus anak bapak Riko, kemungkinan dia akan melupakan beberapa ingatan,"
"Ma—maksud Dokter, anak saya amnesia?" tanya Sukma dengan terkejut.
"Bisa di bilang seperti itu bu, tapi tidak semua dia lupakan, kita bisa lihat nanti saat dia sudah Sadar, Baiklah kalau begitu saya permisi."
"Baiklah Dok, terimakasih."
Semenjak kejadian mengerikan itu, Keluarga Adijaya tidak pernah lagi mau membuat pesta atau merayakan ulang tahun untuk anak anak mereka.
Demi keselamatan anak dan istrinya, Bayu memutuskan untuk mengirim Frans dsn Talia ke Amerika.
Tentu saja Frans menolak karena dia tidak akan bisa bertemu lagi dengan Felli, namun dengan ancaman penjara karena dia berusaha membunuh nyawa seseorang dan bujukan dari Talia. Akhirnya Frans menurut, namun diam diam Frans sedang mengatur Strategi untuk kembali dan merebut semuanya kembali dari Raffael.
Dan sejak saat itu pula, hubungan Raffael dengan sang papa jadi renggang. Raffael menyalahkan papa nya yang telah selingkuh di belakang mamanya sampai hampir membuat nyawanya dan juga mamanya melayang karena anak dari selingkuhan papa nya itu.
Nindi masih terbaring di rumah sakit karena Koma bertahun tahun. Pisau yang menusuk perutnya berhasil merobek sebagian Limpa dan hati nya, dan itu membuatnya beberapa kali menjalani operasi karena terjadi pendarahan.
Kini luka itu berangsur membaik namun sang Mama masih belum sadar juga dari koma nya, mungkin di alam mimpi lebih indah dari dunia nyata, makanya mama nya Enggan membuka mata dan kembali menghadapi dunia yang begitu pahit.
Sekuat kuatnya wanita, setegar tegar nya hati wanita bila mendapati sang suami selingkuh sampai menghasilkan anak tentu akan sangat menyakitkan.
Mau bagaimana pun kita berusaha menyangkal tetap kita tidak akan bisa membohongi hati kita yang sakit dan terluka.
Flashback Of....