Setiap wanita pastinya mengimpikan rumah tangga yang harmonis dan utuh. Tidak ada satupun wanita yang mengharapkan perselingkuhan terjadi dalam rumah tangga nya. Begtu juga dengan Sinta.
Sinta adalah seorang istri yang cantik meskipun usianya sudah memasuki usia 50an. Selain cantik dia juga wanita yang setia dan selalu berfikir positif tentang suaminya. Tidak pernah terlintas di benaknya Santo suaminya akan menghianati kesetiaan nya
Diam-diam Santo menikahi seorang wanita muda yang kini membuahkan dua anak kembar tanpa sepengetahuan Sinta.
Seperti apa reaksi Sinta ketika mengetahui suaminya selingkuh?
Akankah rumah tangga mereka bertahan?
Mungkinkah Sinta rela berbagai Cinta dengan wanita lain?
Laura yang ingin memiliki Santo seutuhnya memaksa Santo untuk meninggalkan istri dan kedua anaknya serta menuntut Santo agar segera menikahinya secara sah.
Siapa yang dipilih Santo?
Bagaimana kisah cinta mereka? nantikan cerita KESETIAAN bersama ~kasih~
Diusahakan update setiap hari 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ezrahi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidak Bersemangat
"Kita sudah sampai? " ucap Fera yang terbangun dari tidurnya.
"Belum kak, kaka terlalu nyenyak tidur ya jadi berfikir udah sampai! "
"Oh.. kakak pikir kita udah sampai dek.
" Belum, 20 menit lagi sampai. " ucap Riki.
"Ada rencana singgah atau mau beli sesuatu? " tanya Riki kepada Cindi dan Fera.
"Oh iya kak, singgah di KFC ya mau beli makanan. " ucap Fera.
"Baik dek, kebetulan di depan ada KFC. " ucap Riki.
Tidak beberapa lama mereka pun sampai di KFC yang kebetulan searah dengan jalan menuju hotel.
"Ayo dek kita turun, kak Riki mau juga gak? kalau mau tar aku pesan? " tanya Fera.
"Gak dek, " jawab Riki.
Cindi dan Fera turun bersama menuju KFC sedangkan Riki memilih menunggu di dalam mobil.
"Saya pesan paket bucket 9 Or 1ya mbk dan 4 burger box, di bungkus ya mbak. " ucap Fera.
"Baik mbak, paket bucket 9 Or 1ya dan 4 burger box, di bungkus ya? " ucap petugas memastikan ulang pesanan Fera.
"Iya mbak, " ucap Fera.
"Baik mbak, silakan tunggu sebentar."
Fera dan Cindi menunggu pesan tidak memakan waktu lama karena pelanggan yang mengantri sedikit.
"Ini mbak pesanannya. " ucap petugas KFC.
"Minta tolong 1 burger boxnya di pisah satu plastik ya mbak. " ucap Fera.
"Iya mbak, ini sudah di pisah. "
"Terima kasih. " ucap Fera.
Setelah selesai mereka kembali menuju ke dalam mobil di mana Riki sudah menunggu.
"Maaf kak Riki sudah buat kakak menunggu." ucap Fera.
"Iya dek gak apa-apa. Masih ada yang mau di beli setelah ini? " tanya Riki.
"Gak ada kak, langsung balik ke hotel aja. " ucap Fera.
"Kak Riki, tadi mama kirim pesan. Besok bisa kah kaka antar kami ke bandara?" tanya Fera.
"Jam berapa? "
"Besok akan naik pesawat pagi kak, ambil yang jam 7 pagi, " ucap Fera.
"Iya bisa dek,"
"Terima kasih kak, "
Mereka melanjutkan perjalanan, setelah mengendarai mobil selama 20 menit mereka pun tiba di hotel tepat pukul 5 sore.
"Ye.. akhirnya kita sampai. " ucap Cindi sambil mengangkat tangan kegirangan.
"Tadi katanya belum mau pulang, udah sampai bahagia minta ampun. "
"Ih... kaka, suka lalu ganggu kebahagiaan Cindi. Dari pada marah-marah kan bagus kak bahagia." ucap Cindi yang tidak terima dengan kata-kata Fera.
"Iya-iya, kaka hanya bercanda dek. Ayo kita keluar. " ajak Fera.
"Kak Riki, ini ada makanan ya. Harap jangan di tolak. " ucap Fera kepada Riki dan meletakan plastik makanan di kursi belakang.
"Iya dek, terima kasih untuk berkatnya. "
Fera dan Cindi keluar mobil dan langsung menuju hotel.
"Mama udah makan gak ya? " tanya Cindi kepada Fera.
"kita ke kamar mama aja yuk dek. Siapa tau mama belum makan, kita bisa ajakin mama makan sama-sama. " ucap Fera kepada adiknya.
"Iya kak, yuk. " ucap Cindi dengan semangat.
Mereka pergi menuju kamar hotel Sinta.
Tok... tok... tok... bunyi ketukan pintu kamar hotel Sinta.
"Siapa? " tanya Sinta.
"Ini Fera dan Cindi ma, Mama udah makan kah?" tanya Fera
"Kami boleh masuk ma?" tanya Fera.
Sinta membuka pintu kamar hotel. Mereka masuk ke dalam kamar. Kelopak mata Sinta tampak sembab. Mereka yang kegirangan masuk ke dalam kamar hotel tidak memperhatikan mata Sinta. Setelah masuk ke dalam mereka duduk di kursi yang ada di kamar hotel itu. Fera yang melihat ke arah ibunya memperhatikan kelopak mata Sinta.
"Kenapa kelopak mata mama bengkak ya? " pikir Fera.
Fera yang penasaran ingin menanyakan soal mata Sinta yang tampak sembab menurunkan rasa ingin taunya karena takut Sinta tersinggung.
"Ayo ma, kita makan dulu. " ajak Fera.
"Mama belum lapar nak, kalian makan aja dulu ucap Sinta.
" Sayang ma, nanti udah gak enak. tadi Fera beli banyak ma. " Rayu Fera yang sedikit memaksa agar Sinta mau makan.
"Iya ma, ayolah ma. Cindi udah lapar ma, kalau mama gak makan tar Cindi mati kelaparan. Ka Fera bilang gak boleh makan kalau
mama gak makan. " ucap Cindi mendukung kakaknya.
"Iya-iya, ayo kita makan."Sinta yang kasihan dengan anaknya pun akhirnya ikut makan.
Mereka makan bersama Cindi makan KFC dengan lahapnya. Sedangkan Ibunya Sinta hanya makan sedikit setelah itu berhenti makan.
" Lah ma, ko hanya diki makannya? Ini masih banyak ma ayamnya. " ucap Fera yang tau betul ibunya Sinta paling suka ayam KFC.
"Udah nak, mama sudah kenyang. " Ucap Sinta.
"Mama akan temani kalian makan, makanlah mama duduk di sini. " ucap Sinta kepada kedua anaknya.
"Iyalah ma, " ucap Fera.
Fera dan Cindi melanjutkan makannya sementara Sinta sibuk dengan tatapan kosong. Wajahnya yang murung dan matanya yang sembab tampak seperti orang yang sedang putus asa dan kuatir.
"Ma.. ada apa? ko dari tadi Fera perhatikan mama mukanya seperti sedang memikirkan sesuatu?" selidik Fera yang merasa cemas dengan ibunya.
"Papa ada hubungi kalian gak selama pulang dari Bali? " tanya Sinta kepada Cindi dan Fera.
"Gak ada ma, memang kenapa ma?" selidik Fera.
"Mama cemas nak, biasanya sesibuk apa pun papamu selalu beri kabar. Tapi kali ini papamu sama sekali tidak ada kabar. " ucap sang ibu.
"Mungkin masalah di kantor papa belum selesai ma, mama jangan dulu berfikir yang macam-macam. " ucap Fera.
"Mama sudah menghubungi teman kantor papa? tanya Fera.
" Mama sudah tanya di kantor perusahaan, cuman menurut orang kantor perusahaan milik kakek mu di perusahaan gak ada masalah nak. Semua aktivitas perusahaan berjalan dengan lancar. "ucap Sinta.
" Di tempat kerja papa? Bank maksudnya? " selidik Fera.
"Kalau itu mama gak punya kontak yang bisa di hubungi. " ucap Sinta.
"Ada satu teman mama waktu waktu di sekolah yang dulu juga guru di sekolah tempat mama bekerja, kalau gak salah dia sudah berhenti ngajar dan sekarang kerja di bank yang sama dengan papamu. Tapi tadi mama coba hubungi nomornya sudah tidak aktif lagi nak. " ucap Sinta kepada anaknya.
"Ya udah ma, mama tenang-tenang aja dulu. Besok kan kita sudah pulang ke Jakarta. Siapa tau papa memang lagi sibuk ma, lebih baik mama berfikir positif dulu supaya hati mama tenang. " ucap Fera kepada ibunya.
"Iya nak, harapan mama juga seperti itu. Mama berharap papamu baik-baik aja di jakarta, mama takut terjadi sesuatu sama papamu. Kamu tau sendiri kalau papamu hipertensi nak. Mama takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan." ucap Sinta dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca.
Fera yang melihat kecemasan ibunya mendekati Sinta, di peluknya wanita yang sangat iya kagumi dan sayangi itu.
"Mama, mama jangan cemas. Fera yakin papa baik-baik saja. Yang terbaik saat ini kita lakukan hanyalah berdoa, berdoa agar papa benar-benar sehat di sana dan masalah di kantornya cepat selesai supaya papa juga bisa cepat kembali bersama kita." ucap Fera sambil memeluk sang ibu yang rapuh itu.
dlm hukum negara juga tdk tercatat jd tdk repot.
ngapain juga pakai pengacara.
dlm kristen memang ada nikah siri!
ribet amat!
urusan Tuhan aja ribet banget.
ada Tuhan anak ,bapak dst jelasin nya aja ribet, soal Tuhan.
soal durasi!!! laki2 indonesia adalah yg paling payahh sedunia dr seluruh dunia.
98 % durasi 2 menit kebawah. 2 % 3 menit kebawah.
itu klu masih muda aja cuma segitu durasinya,apalagi klu sdh umur 45 thn ke atas nafsu doang tenaga engga ada😄😄😄😄
waktu nikah dgn laura distatus permikkahan nya apa?
1.lajang
2.kawin
3.duda/ janda cerai hidup
4. duda/ janda cerai mati
niikah diam diam kena pidana juga
psl.279 ayat 1
udh tua, itu laura msh muda seumuran sama anak tirinya.
engga malu jln saama bpk2 hrsnya iru cucu bukan anak.
.hi pelakor masuk neraka!
sdh mulai bergeloyor,berjengger,kapalan.
apalagi durasi sdh diluar ofset,nafsu doang tenaga engga ada.baru masuk sdh keluar! 😁 gaya banget nikah sama yg muda! bentar lagi istri mudanya lg hot hot nya dia udh payah, biasanya ingin menunjukkan ke kuatannya minum obat kuat. itu menuju kemarian dan kehancuran. krn obat kuat efek sampibgnya bisa melemahkan jantung,syaraf2 bisa steock, darah tinggi gagal ginjal.
bentar lg pensiyn kerka di bank ada batas umur. cari penyakit tdk safar fisik.
bagus
sukses