NovelToon NovelToon
Mantan Tapi Menikah

Mantan Tapi Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Idola sekolah
Popularitas:52.7k
Nilai: 5
Nama Author: Riria Raffasya Alfharizqi

Jeviza tidak menyangka, persetujuannya mengikuti Keandra-sang mantan kekasih berkunjung ke rumah eyangnya di suatu kota membuatnya semakin terjebak lebih serius dan intim dengan Keandra.


Setelah dipertemukan dan tinggal satu atap dengan mantan kekasih, sekarang justru lebih serius, nama Jeviza dan Keandra tercatat dalam buku pernikahan.


Sama-sama masih memiliki rasa, tetapi gengsi dan ego masih saja membumbui rumah tangga dadakan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riria Raffasya Alfharizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantan Kekasih (Terungkap)

Motor milik Kean baru saja masuk ke garasi, saat Puspa tiba-tiba muncul dari pintu sebelah. Jeviza menoleh setelah menutup kembali pagar rumah. Lalu melangkah melewati garasi sebelum akhirnya berhenti di sebelah motor Kean. Awalnya Jeviza mau melepas helm miliknya sendiri, tetapi Kean sengan sigap sudah lebih dulu membantunya.

"Gimana bulan madunya di bengkel?" pertanyaan Puspa membuat keduanya saling menatap satu sama lain.

Puspa dan Arlo tahu mereka menginap di bengkel tadi malam. Tetapi entah kenapa nada suara Puspa tidak terdengar seperti candaan.

"Apa sih? Kita belum bulan madu ya?" balas Jeviza melangkah masuk.

"Tunggu bentar, gue harus ngomong sama kalian," ujar Puspa membalikan tubuhnya.

Jeviza tidak mengatakan apa-apa, ia menoleh ke arah Kean yang selalu saja terlihat tenang, bahkan saat wajah Puspa tadi cukup serius.

"Ayo, kali aja kak Puspa mau ngasih bungkusan yang kemarin," ujar Kean seketika membuat Jeviza mendelik.

"Ih, jangan becanda, kak Pus lagi mode kucing garong." Jeviza memukul pelan lengan Kean yang keras. Tentu saja tidak berasa apa-apa bagi Kean, justru cowok itu tersenyum tipis seraya mengikuti langkah Jeviza.

Di ruang tengah. Puspa dan Arlo duduk di sofa panjang, sementara Jeviza dan Kean duduk di sofa sedang, cukup gugup Jeviza ketika melihat Puspa dengan mode seriusnya seperti sekarang ini.

"Tadi Vio ke sini," ujar Puspa tanpa basa-basi.

"Hah? Vio anggota BEM juga?" kaget Jeviza diangguki Puspa.

"Kalian tahu lah guys pasti, kenapa dia sampai ke sini?"

Jeviza dnegan bodohnya menggeleng. "Enggak lah, ngapain juga ke sini? Tadi padahal udah ketemu lho di sana, segala pakai baju kaya mau ke kelab lagi."

Puspa menghela napas dalam, menatap Jeviza dan Kean secara bergantian. "Jepi-Jepi, lo kebanyakan nelen santannya Kean ini pasti, sampai nggak konek gini."

Arlo mendelik mendengar ucapan istrinya. Kean langsung tersedak, sementara Jeviza semakin bingung mendengar ucapan Puspa.

"Apa sih kak Pus? To the point aja bisa nggak?"

"Yang, jangan gitu lah, Jevi masih setengah tahu, beda sama yang di sebelahnya." Arlo melirik Kean sesaat, membuat Kean menegakkan tubuhnya, wajahnya kembali tenang setelah tadi sempat kaget juga dengan ucapan frontal ala Puspa.

"Intinya guys, Vio kasih tahu kalau dia liat Jevi keluar dari kamar Kean, terus katanya juga lo pakai bajunya Kean, bener Je?"

Jeviza mengangguk. "Kak Vio cepu ke lo, kak?"

Puspa mengangguk. "Bukan itu intinya, tapi niat dia itu sebenarnya yang jadi permasalahan."

Kali ini Arlo ikut menimpali, ia melirik ke arah Kean dengan sorot mata serius. "Kalian nggak mau go pub aja? Biar ke depannya nggak ada yang perlu dikhawatirkan."

"Enggak!" Jeviza menyahuti dengan kencang.

"Kenapa sih, Je?" tanya Puspa tidak habis pikir. "Seenggaknya sama temen-temen kalian, biar nggak ada tuduhan ke depannya."

Jeviza menggeleng, menatap Puspa dan Arlo secara bergantian. "Gue mau kuliah dengan tenang kak Pus."

"Itu alasan, lo? Alasan macam apa?" Puspa tidak habis pikir dengan alasan Jeviza yang menurutnya aneh.

"Yang suka kak Kean di kampus banyak," terang Jeviza pada akhrinya. "Termasuk temen-temen gue."

Kean menatap Jeviza, mencoba menerima alasan Jeviza yang sebenarnya masih tidak bisa ia terima sepenuhnya. Tetapi demi Jeviza, Kean memilih mengalah.

"Janu juga masih suka lo, Je."

Jeviza menoleh ke arah Kean, begitu juga dengan Puspa dan Arlo. Mereka merasa seperti orang tua keduanya sekarang.

"Kan? Aduh pusing gue sama urusan kalian." Puspa memegangi pelipisnya.

"Gini aja, temen-temen yang deket banget deh, nggak harus semua, yang menurut kalian busa dipercaya."

"Tevi."

"Gio, Bian."

Keduanya berucap secara bersamaan, lalu sama-sama saling menatap satu sama lain.

Kean menaikan sebelah alisnya. "Temen lo yang kaca mata itu?" tanyanya diangguki Jeviza.

"Dia udah curiga dari lama kak, bahkan Tevi juga curiga kalau mantan yang sering mereka bicarakan itu gue. Tapi Tevi bisa dipercaya kok."

"Apa? Mantan?" kali ini Puspa yang tadi sedang memegangi kepalanya langsung menegakan tubuhnya, menatap kedua remaja di depannya secara bergantian.

"Bentar, maksudnya gimana? Gue tiba-tiba ketularan Jepi nggak konekan gini."

Jeviza melirik Kean sebelum menjawab, meremas jemarinya untuk menenangkan diri agar tidak terlalu gugup. Melihat kegugupan di wajah Jeviza yang sangat kentara Kean langsung menggenggam tangan Jeviza, sangat peka untuk sekedar tahu situasi saat ini.

"Kita mantan waktu SMa," ujar Kean tenang.

Wajah, nada suara begitu terkontrol, sangat berbeda dengan Jeviza yang sudah merah menahan panas di sekitarnya. Ruangan mendadak panas hanya karena ingin mengungkapkan satu fakta.

Brak

"Auw." Puspa mengaduh sakit setelah memukul pahanya sendiri.

Menatap keduanya tidak percaya, lalu pada Arlo yang hampir sama seperti Keandra, tenang dan bisa mengontrol diri.

"Mas juga tahu mereka ini mantan?" tanya Puspa mendapat gelengan kepala dari Arlo.

Arlo sendiri sangat terkejut, tetapi ia tidak seperti Puspa yang kini masih syok dengan mimik muka tegang.

"Sumpah, gue berasa bego banget," ujar Puspa menggeleng.

"Yang, mereka cuma belum siap buat kasih tahu kita kemarin."

Jeviza mengangguk membenarkan, meski bibirnya masih tertutup tanpa bersuara apapun.

"Je, lo mantan Kean?" tanya Puspa sekali lagi.

Jeviza mengangguk, lalu Puspa beralih menatap Kean. "Mantan lo yang katanya bikin gamon itu, Ke?"

"Umm, mantan gue 2 tahun lalu," balas Kean semakin diperjelas.

Puspa kehilangan kata-katanya. Fakta yang baru ia ketahui cukup mengguncang dirinya. Bukan apa-apa, kalau Puspa tahu dari awal, ia tidak akan menerima Jeviza tinggal di rumahnya, atau meminta Kean untuk tinggal di apartemennya saja. Tetapi semua sudah terlanjur.

"Sialan kalian berdua," umpat Puspa menyandarkan punggungnya disandaran sofa.

"Kak, kita nggak pernah ngapa-ngapain biarpun satu rumah, bahkan sekarang kita juga bel-"

"Sorry kak Pus, mas Ar. Di sini gue yang salah, harusnya gue sebagai cowok harus tegas diawal, tapi gue kalah sama perasaan gue sendiri, gue nggak bisa kalau harus lepasin Jevi begitu aja setelah 2 tahun kita asing," potong Kean sebelum Jeviza sempat melanjutkan ucapannya.

"Papa, gue harap ini nggak sampai terdengar ke telinga beliau," ujar Kean menggenggam tangan Jeviza semakin erat.

Kean tahu yang ditakuti Puspa dan Arlo ialah papanya, jika sampai pak Abas tahu kenyataan mereka ialah mantan atau Jeviza masa lalu yang pernah membuat Kean kehilangan arah, semua bisa saja sulit di depan nanti.

"Oke, sekarang kita semua udah tahu dan mas harap nggak ada lagi yang kalian sembunyikan dari kita, mau bagaimanapun kalian ini tanggung jawab kita juga."

Kean mengangguk, begitu juga dengan Jeviza, tetapi jujur saja Jeviza sangat penasaran kenapa Kean seolah-olah tidak ingin papanya tahu jika mereka ini mantan kekasih.

Ada apa?

1
Tulas Bundae Felli
kak mna nih dobel upnya
Mei TResna Rahmatika
waduhh jepii siap" ada ulet bulu lebih gatel dari vio kaya nya 🤣
Siti Nur Rohmah
uler Keket muncul
dwi alfiah
kean bahasanya ampiuuun dah
Nita Nita
waduh parah nih x jev 😄😄😄🤣
Nita Nita
hah 😱
Aam Siti
🤭🤭🤭
Deky Suprapto
astaga🤣🤣 pesan dari Kean bikin berdesir sndri🤭
𝓖𝓲𝓽𝓪 𝓹𝓮𝓫𝓻𝓲𝓪𝓷𝓲◗  
ditinggal 2thn aja masih love" ke jepi. aplgi cuma ada hileund bulu d kantor.. 😜
Reni Anjarwani
doubel up
Tulas Bundae Felli
ya ko GK ada adengan bangun tidur malu2 gitu mlh di tinggal meeting
Ita Putri
🤣🤣🤣🤣ampun dah jepii
pake nanya mau ngapain
MANDI sonoo🤣🤣🤣
Ita Putri
wadduuhh
bahaya ikii
calon " ulet bulu nih pasti 🤣
Nurs_tars
siap grak
Tulas Bundae Felli
kak mana ko blm up lagi sih, nanggung banget
Nikita
hareudang hareudang
Nita Nita
siap kak,,,, lanjut 🤣😄😄
Septi Wulandari
weeeiiii mantaapppp
hareudang kak🤭😍🤭🤭🤭
Herman Lim
aduh panas dingin ku disini Thor mana suami lagi dia rmh 🤪🤪
Herman Lim
bagus kompor u berhasil buat jevi meleduk😭😭🤪🤪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!