NovelToon NovelToon
MENIKAH DENGAN LUKA

MENIKAH DENGAN LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:909
Nilai: 5
Nama Author: Delvi Binti

Ara di jodohkan dengan Aib, bukan dengan laki-laki, Ia di tatap jijik oleh keluarga nya sendiri.
ini kisah tentang pernikahan Tampa pesta, Tampa restu dan Tampa wali, tapi ada Tuhan jadi saksi dan luka jadi maharnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delvi Binti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 25

saat sampai di rumah Dimas melihat ibu nya yang sudah menunggu nya di depan rumah, entah karna alasan apa ibu Dimas sangat khawatir dengan Ara meski pun mareka bertemu baru dua kali tapi ibu nya Dimas sudah jatuh hati kepada Ara, Ia ingin Ara menjadi menantu nya apapun status nya dan bagaimana pun keadaan Ara saat ini.

" Dimas ayo cepat kamu jemput Ara ibu yakin Sarah pasti ada niat yang engga baik sama dia ibu bisa merasakan bahwa Ara dalam bahaya Dimas." ucap Ibu Dimas

" iya bu Dimas siap- siap dulu ya nanti aku sama Doni pasti nyusul Ara kok bu, ibu tenang aja." jawab Dimas

" ibu mau ikut, ibu mau pastiin kalau Ara baik - baik aja."

" ibu di rumah aja ya bu, aku janji pasti bakal bawa Ara pulang dengan selamat ibu tenang aja ya."

Namuan ibu Dimas tetap bersikeras ingin ikut mencari Ara, ia ingin melihat sendiri keadaan Ara, saat itu Dimas pun terpaksa mengiyakan keinginan ibu nya itu.

Setelah beberapa menit Dimas pun akhirnya selesai bersiap- siap, akhirnya mereka pun berangkat ke kota menggunakan mobil milik Dimas.

Sementara itu Sarah dan Ara sudah hampir sampai ke kota dan cafe yang akan mereka tuju, sebelum benar-benar sampai Sarah sempat mampir di suatu apotek terlebih dahulu, lalu terlihat Sarah sedang menel seseorang.

" kamu beli obat apa Sarah, emang nya kamu sakit yaa kalau kamu sakit mending kita pulang aja nanti kamu kenapa-napa di sini, aku kan engga kenal siapa - siapa di sini Sar."

" engga aku engga sakit, tadi temen aku minta di beliin obat katanya kepala nya pusing jadi dia minta tolong de ke aku. "

Mendengar itu Ara hanya bisa terdiam dan mengangguk. mereka pun akhirnya melanjutkan perjalanan mereka namun sebelum itu Sarah terlebih dahulu mengajak Ara untuk makan malam, di sebuah restoran.

Ara hanya bisa menyetujui karna , Ara benar-benar tidak tau dimana mereka sekarang Ia hanya berharap agar Sarah tidak membohongi nya dan tidak punya niat jahat kepada nya.

" kita makan malam dulu ya kamu pasti laper, setelah itu kita ketemu sama Teman-teman aku."

" terserah kamu aja Sar aku ngikut kamu aja."

Mendengar itu Sarah tersenyum, namun senyuman itu adalah senyuman meledek.

" dasar wanita kampung, gampang banget bohongin dia ini balasan yang setimpal karna kamu sudah buat aku malu dan sudah merebut Dimas dari aku, kamu mau ngelawan aku engga akan bisa Ara kamu cuma cewek bo**h yang sebentar lagi akan jadi mainan orang." ucap Sarah dalam hati ia senang akhirnya rencana nya akan berhasil.

akhirnya mereka sampai si sebuah restoran, Sarah pun mengajak Ara turun dari mobil dan masuk ke restoran itu, di sana Sarah ingin mempermalukan Ara.

" mbak minta buku menu nya dong." ucap Sarah

lalu dengan cepat pelayanan di restoran itu memberikan buku menu kepada Sarah dan Ara.

namuan saat Ara membuka buku menu itu Ara terlihat bingung karna banyak menuh yang tidak Ia pahami, karna menggunakan bahasa Inggris.

" mau pesan apa mbak." tanya pelayanan restoran itu

" saya mau pesan steak nya satu sama minum nya jus lemon aja, kamu mau pesan apa Ara." tanya Sarah.

" hmm aku bingung mau pesan apa soal nya kebanyakan menu nya pake bahasa Inggris Sar." jawab Ara dengan suara pelan namun masi bisa di dengar oleh Sarah dan juga pelayanan yang berdiri di meja mereka.

" ya ampun Ara aku lupa, kamu kan dari kampung jadi engga ngerti sama menu - menu yang kaya gini. " ucap Sarah sengaja dan suara nya sengaja ia besarkan agar didengar oleh beberapa pengunjung yang ada di sana.

mendengar itu wajah Ara pun memerah akibat malu dengan ucapan Sarah tadi, dan sekali lagi senyum kemenangan terukir di wajah Sarah.

" yaudah aku mau nasi goreng seafood aja sama minum nya jus lemon." ucap Ara cepat karna tidak ingin di permalukan oleh Sarah lagi.

Dengan segera pelayanan itu menulis pesan Ara lalu memberitahu agar mereka menunggu sebentar.

" aduh maaf ya Ara aku tadi keceplosan, aku engga ada maksud apa - apa kok maafin aku ya." ucap Sarah yang pura-pura menyesal.

" iya Sar engga apa - apa kok." jawab Ara dengan senyuman.

akhirnya setelah beberapa menit menunggu makanan pesanan mereka pun akhirnya sampai di meja mereka, mereka akhirnya makan dan setelah makan mereka kembali melanjutkan perjalanan ke tempat yang telah Sarah rencana kan.

Di sisi lain Dimas , ibunya, dan Doni sedang berusaha melacak keberadaan Mereka, untung nya Doni sudah mengonek kan GPS yang tadi di pasang ke mobil Sarah ke Henpone nya, jadi mereka dengan mudah melacak keberadaan mereka.

" gimana Don mereka udah kelacak belum, sekarang mereka ada di mana?. " tanya Dimas pada Doni

" mereka lagi berhenti di sebuah restoran Dim, ee sekarang mereka gerak lagi " jawab Doni yang dari tadi memerhatikan Henpone nya.

" Si Sarah ini pengen bawa Ara kemana sih, apa sebenarnya tujuan dia bawa Ara ke kota. " ucap Ibu Dimas yang dari tadi tidak berhenti menghawatirkan Ara.

" sabar ya bu, kita pasti bakalan ketemu sama Ara, dia pasti baik - baik aja."jawab Dimas

" lagian orang tua nya Ara kok mau - mau aja anak nya di bawa sama orang yang baru mereka kenal kaya gitu." ucap Ibu Dimas lagi.

Dimas dan Doni yang mendengar itu hanya bisa terdiam, Dimas memang belum menceritakan tentang keadaan orang tua Ara kepada ibunya.

"Sabar ya bu, kita jemput Ara pulang. " jawab Dimas

Sarah dan Ara akhirnya sampai di cafe yang sudah di pesan oleh Sarah, dan Sarah pun mengajak Ara untuk masuk bersam dengan dia.

Saat sampai di dalam cafe itu mereka bertemu dengan beberapa teman Sarah, ada dua perempuan dan tiga laki-laki.

" Hai guys apa kabar." ucap Sarah menyapa teman-teman nya itu

" Hai Sar, kabar baik ee ini siapa yang luh bawa." tanya salah satu teman Sarah.

" ooo ini Ara teman gua di kampung, yaa sengaja gua bawa ke kota biar bisa liat- liat kota engga di kampung mulu, iyakan Ara." ucap Sarah

" hmm iya." jawab Ara yang gugup ia tidak tau harus berkata apa.

" hay nama gua Randi, nama luh siapa." tanya salah seorang laki-laki yang merupakan teman Sarah

" nama aku Ara." jawab Ara

" nama yang indah, sperti orang nya yang tak kalah indah." ucap laki-laki itu.

namuan hal itu membuat Sarah sedikit tidak nyaman namun Ia hanya bisa diam karna tidak ingin menganggu acara Sarah.

" ee gimana kalau malam ini kita ke clup aja, biar seruu. "ucap salah satu dari teman Sarah.

mendengar itu Sarah langsung setuju ia seolah-olah mendapatkan inde yang bagus untuk membuat rencana nya lebih bagus dan pasti akan berhasil.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!