NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Karena Dendam

Terlahir Kembali Karena Dendam

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Kelahiran kembali menjadi kuat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:333k
Nilai: 5
Nama Author: Arjunasatria

Dikhianati dan difitnah oleh selir suaminya, Ratu Corvina Lysandre terlahir kembali dengan tekad akan merubah nasib buruknya.
Kali ini, ia tak akan lagi mengejar cinta sang kaisar, ia menagih dendam dan keadilan.
Dalam istana yang berlapis senyum dan racun, Corvina akan membuat semua orang berlutut… termasuk sang kaisar yang dulu membiarkannya mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjunasatria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Setelah pertemuannya dengan Corvina, Theon langsung meninggalkan istana ratu. Langkahnya mantap, tapi pikirannya penuh hitungan. Setiap kalimat Corvina terngiang di kepalanya dan untuk pertama kalinya, ia mulai berpikir kalau Ratu itu bukan hanya cerdas, tapi juga pintar menyusun strategi yang biasanya hanya dikuasai oleh pria.

Sesuai rencana, Theon menuju istana utama tempat Kaisar berada. Para pengawal memberi hormat begitu ia lewat, dan tak lama kemudian, pintu besar ruang kerja Cassian terbuka.

Benar seperti dugaan Corvina, Meriel sudah di sana. Duduk manis di kursi dekat jendela, menatap Cassian seolah dunia hanya berputar di sekeliling mereka.

Cassian menoleh saat Theon masuk. “Grand Duke. Apa ada hal penting?” suaranya tenang, tapi sorot matanya waspada.

Theon menunduk hormat. “Yang Mulia, saya datang untuk melapor tentang keamanan perbatasan timur. Kami baru saja memindahkan sebagian besar senjata ke gudang penyimpanan di wilayah barat tempat yang lebih aman dari pengawasan musuh.” Theon memperlihatkan sebuah peta yang ia bawa ke hadapan Cassian.

Cassian melihat nya lalu mengangguk ringan. “Langkah yang bijak.”

Tapi bukan Cassian yang diperhatikan melainkan Meriel. Ia bisa merasakan wanita itu menatapnya, dengan ketertarikan samar yang disamarkan senyum ramah.

Meriel menyela, suaranya lembut tapi matanya penuh selidik. “Yang Mulia, apa Meriel harus pergi?" tanya Meriel pada Cassian, "sepertinya Yang Mulia dan Grand Duke sedang membicarakan tentang militer, karena Meriel bodoh jadi tidak paham saa sekali." lanjutnya dengan nada manja nya.

"Tidak perlu pergi, Meriel," kata Cassian, "cukup duduk saja dan dengarkan meskipun kamu tidak paham."

"Baiklah. Meriel akan duduk dengan tenang dan tidak akan mengganggu."

Cassian kembali menatap Theon, sedikit heran dengan tatapannya pada Meriel yang terlihat dingin. “Kalau begitu, pastikan tak ada yang tahu lokasi persisnya.”

Theon menunduk sekali lagi. “Tentu, Yang Mulia. Hanya beberapa orang terpercaya yang mengetahui hal ini.”

Ia berhenti sebentar, seolah berpikir, lalu menambahkan pelan, “Anda tidak perlu khawatir, Yang Mulia."

Kalimat itu dibiarkannya menggantung di udara. Cassian tak menanggapinya, tapi Meriel memalingkan wajah terlalu cepat.

“Kalau begitu, saya pamit, Yang Mulia.” Theon menunduk hormat lalu melangkah keluar dari ruangan, meninggalkan keheningan yang hanya diisi suara lembaran dokumen berdesir pelan.

Begitu pintu tertutup, Meriel segera berdiri. Langkahnya ringan, tapi tatapannya penuh maksud. Ia menghampiri Cassian dan tanpa ragu duduk di pangkuannya, jemarinya menelusuri dada sang Kaisar, menggambar garis tak beraturan di atas kain seragamnya.

“Yang Mulia,” bisiknya manja, “apa tidak bosan terus di ruang kerja? Aku mulai merasa tersaingi oleh semua dokumen ini.”

Cassian tersenyum, separuh geli, separuh luluh. “Tugasku tidak bisa menunggu, Meriel. Negeri ini tidak akan berjalan kalau aku terus menuruti godaanmu.”

Meriel pura-pura manyun, menggeser duduknya sedikit lebih dekat. “Tapi negeri ini juga tidak akan hancur kalau Yang Mulia istirahat sejenak.” Ia menatapnya dari bawah bulu mata, lembut tapi berani.

Cassian terkekeh, mengusap pipinya. “Kau ini … selalu tahu cara membuatku lupa waktu.”

Meriel tersenyum manis, tapi di balik tatapan itu ada sesuatu yang lebih dingin. Saat Cassian kembali mencium bibirnya, pandangan matanya menajam ke arah pintu yang baru saja ditutup Theon.

Begitu Cassian tak lagi melihat, Meriel mencondongkan tubuhnya sedikit dan melihat perkamen peta di atas meja dengan tanda X di sebuah wilayah yang bertuliskan perbatasan Velmar. Meriel langsung tersenyum singkat, lalu kembali menggoda sang Kaisar.

1
Erna Masliana
yang kusalutkan para pelayan dan penjaga begitu setia pada Meril
Erna Masliana
rumor sudah ada sekalian aja... lagian gimana gak ada rumor Theon gak mau jauh dari Corvina.. terlalu mencolok
Hariyanti
kenapa ga mundur aja sih🤔keluar dr istana utk hidup yang lebih baik 😏
Erna Masliana
kenapa menolak bantuan
Erna Masliana
gitu dong cerai sekarang.. jangan ditunda-tunda mumpung ibu suri masih ada kan?
Erna Masliana
ngapain surat suratan coba..ih geuleuh..kalo surat nyampe d s Meril kesenengan dia.. lagian y emang gak bisa cerai gitu.. bertahan untuk apa coba
Erna Masliana
kenapa harus dibawa coba.. harusnya ditanya didepan semua tamu
Erna Masliana
bakar suratnya jangan sampe ada jejak
Erna Masliana
karena kamu selalu diem menunggu diserang bukan menyerang.. kehidupan kedua tapi masih bingung menentukan sikap
Erna Masliana
bukannya cepat cari bukti atau cara menghancurkan s Meril malah ikutan selingkuh.. minimal cepat cerai lah... lagian keluarga Corvina kemana sih gak muncul minimal beri dukungan anaknya
Erna Masliana
ho'oh panggil pasukan ayahmu atasi rumor... greget banget diem bae..lemah
Erna Masliana
ya kamu bergerak lah.. minta dukungan keluarga mu.. kamu tidak ada gerakan apapun.. rumor aja dibiarkan begitu saja.. gimana mau bales dendam kalo cuman nunggu gerakan musuh
Erna Masliana
kalo Cassian pintar dari kata kata saja sudah terlihat memfitnah sayang nya Cassian bodoh
Erna Masliana
para bangsawan ternyata tolol..kok mereka tidak mencemooh selir dari kalangan bawah harusnya mereka dong bisa jadi selir status mereka lebih tinggi.. atau mereka tidak tertarik pada Cassian atau tidak tertarik status selir seperti Meril
Erna Masliana
atuh segel Ratu amankan.. tapi kayaknya terlambat..2 hari lagi acaranya
Erna Masliana
oh tentu tidak..Theon tertarik yang sekarang
Erna Masliana
👏👏👏 bangsawan pintar akan protes kalo Ratu berasal dari kelas bawah dg modal ngangkang
Erna Masliana
heleh benci apaan.. dendam apaan.. dg sentuhan aja luluh .. lagian Raja tolol gak ketulungan rumor Ratu kok didiemin gak dicari tau kebenarannya.. bukannya itu sama saja mencoreng nama Raja
Erna Masliana
kenapa tidak tanya lebih jauh lebih jelas kenapa s Meril yang selalu menemani Raja
Erna Masliana
kalo beneran jadi Ratu apa kabar para bangsawan..apa mereka tidak protes..Ratu dari kasta rendahan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!