NovelToon NovelToon
POLISI GANTENG Kesayangan

POLISI GANTENG Kesayangan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:17.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wachid Tiara

seorang gadis SMA menyukai seorang polisi ganteng yang memberikan surat tilang kepadanya saat dia mengendarai mobil nya tanpa SIM, perjuangan berat yang harus dia lakukan untuk melepaskan sang polisi ganteng dari masa lalunya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25

...

Di sekolah.

"Ray, tunggu Ray...." Teriak Bella saat Ray meninggalkan nya begitu saja

"Apaan lagi sih Bella, aku enggak bisa!" Jawab Ray tegas

"Tapi Ray, kenapa? Apa karena aku kurang cantik?" Tanya Bella penasaran

"Bella, aku enggak pernah liat seseorang dari penampilannya, aku masih belum mau pacar-pacaran kayak gitu" jawab Ray, karena sedari tadi Bella mengatakan kalau dia menyukai Ray dan mau jadi pacarnya Ray

"Aku enggak maksa kamu buat langsung nerima aku Ray, beri aku waktu dan kesempatan seperti yang sedang Hana lakukan. Aku juga ingin bisa berjuang buat bisa jadi seseorang yang bisa memiliki hatimu, please Ray." Bella menggenggam tangan Ray, dengan penuh harap.

Ray menatap wajah Bella sejenak, sebelum kemudian mengalihkan pandangan ke arah lain.

"Hari ini aku cuman mau bilang kalau aku suka dan sayang sama kamu, aku pengen selalu dekat sama kamu.Please Ray, aku tahu kalau kamu belum mau buat menjalin hubungan apapun sebelum kamu jadi seorang polisi kayak papi Nathan kamu, tapi bisakah kamu memberikan aku kesempatan buat jadi orang yang pertama untuk menjadi penyemangatmu, boleh Ray?" Bella tidak ingin menyerah, dia ingin menjadi kuat seperti Hana yang selalu semangat untuk bisa menaklukkan hati orang yang dia sukai.

Ray masih enggan untuk membuka suaranya, dia terlihat masih berfikir

"Please Ray, aku janji enggak bakalan menuntut lebih, beri aku kesempatan untuk bisa membuktikan bahwa cuman aku yang pantas untuk mu, dan aku juga orang yang pantas memiliki hatimu, please" lirih Bella, dia tidak mau mundur lagi, cinta butuh dia perjuangkan, itu yang dia pikirkan saat ini

"Oke, tapi kamu jangan kayak Hana gitu, terlalu agresif" ucap Ray.

Bella merasa hatinya seperti popcorn yang sedang meledak ledak saat digoreng, sangat bahagia.

"Makasih Ray, aku senang banget" Bella mengusap air matanya yang mengalir begitu saja karena saking bahagianya.

"Tapi Ray, kalau peluk sama cium boleh kan?" Tanya Bella, pipinya terasa panas saat dia mengatakan hal itu.

"Enggak boleh cium, peluk boleh" jawab Ray, wajahnya tak kalah merah seperti Bella.

"Kok gitu sih, boleh ya? Cium pipi deh" pinta Bella

Ray tersenyum dan mengangguk pada Bella, senyuman merekah di wajah Bella terlihat begitu jelas. Bella menubruk tubuh Ray dengan cepat, memeluknya dengan erat, seakan tidak ingin untuk melepaskannya.

"Terimakasih Ray, aku sayang kamu" Bella terus memeluk Ray dengan erat, begitu juga dengan Ray yang kini membalas pelukannya.

Bella melepaskan pelukannya dan berjinjit untuk mencium pipi Ray

Cup

Bella tersenyum merona setelah berhasil mencium pipi laki-laki tercintanya, begitu juga dengan Ray, yang merasa wajahnya panas saat ini

"Cieee....Jadian nih, makan-makan dong" ucap Hana saat tiba-tiba muncul di sana bersama Sinta

"Apaan sih elo, enggak usah rese deh" ucap Ray kesal.

"Sopan banget sih elo sama calon mami, cium tangan kek, cium kaki kek" cibir Hana

"Ogah, emang papi Nathan udah bilang mau apa sama elo!" ucap Ray lagi.

"Eh dengerin gue ya calon anak angkat kurang ajar! Tadi papi kesayangan elo udah ngelamar gue, biar gue mau nikah sama gue, sekarang dia lagi ngomongin ini sama keluarganya" jelas Hana.

"Secepat itu?" Tanya Bella yang sudah penasaran dengan kisah Hana.

"Iya, gue sih mau-mau aja, tapi jujur aja gue kan pengen wujudin cita-cita gue dulu, gue pengen jadi dokter, kayak mommy elo Ray" ucap Hana.

"Tapi gue juga enggak mau ngelewatin begitu aja kesempatan untuk nikah sama kak Nathan, gue takut kalau gue nolak malah justru gue kehilangan dia." tambahnya lagi.

Hana terlihat kebingungan pasalnya dia sama sama menginginkan kedua hal yang semuanya harus dia capai.

Ray tersenyum melihat Hana yang kebingungan seperti itu.

"Kenapa elo malah kelihatan seneng gitu?!" Bentak Hana pada Ray.

"Santai kali, masalah elo itu sih masalah gampang." ucap Ray tanpa dosa.

"Maksud elo?" Hana bingung dengan tingkah Ray yang menganggap hal seperti itu hanya masalah kecil.

"Elo tahu enggak tahu kan kalau mommy gue pas lahirin gue, dia baru lulus SMA?" tanya Ray pada ketiga gadis didepannya.

"Elo seriusan Ray?" Tanya Sinta tidak percaya dengan apa yang dia dengar

"Gue serius, gue lahir pas usia mommy 19 tahun, terus Dio lahir pas gue umur 6 tahun, jadi diumur mommy yang sudah 26 tahun dia baru mulai kuliah kedokteran, dan diumur 32 tahun dia sudah lulus menjadi seorang dokter dan sekarang umur mommy 34 tahun, dia sudah mendapatkan ijin prakteknya dan menjadi dokter spesialis anak terbaik saat ini, kalau kamu emang mau bisa pakai cara mommy aku" jelas Ray.

Hana tersenyum bahagia dan kemudian memeluk Ray dengan bahagia, Ray terkejut dengan apa yang Hana lakukan

"Ray, elo emang dewa penyelamat gue" teriaknya.

Bella menarik lengan Hana untuk menjauhi Ray.

"Eh peak dia milik gue! Selain gue enggak ada yang boleh peluk dia" ucap Bella posesif

"Ciih... Posesif banget cewek elo! Tapi gue terimakasih banget sama kalian semua, kalian emang the best" Hana tersenyum dan mengacungkan jempol nya kearah mereka bertiga

Drrrtt drrrtt drrrtt

Ponsel Hana bergetar

'papa? Tumben banget dia nelfon gue, apa sekarang dia ingat kalau dia punya anak yang namanya hana' batin hana

Hana menerima panggilan itu

"Halo, ada apa pa?" Ucap Hana

"Kamu dimana?" Tanya papa Hana lewat telfonnya

"Disekolah lah, dimana lagi?" Ucap Hana kesal

"Pulang!" Perintah papanya Hana

"Enggak bisa, Hana lagi ulangan" jawab Hana

"Setelah selesai langsung pulang, papa sama Mama di rumah, di Indonesia" ucapnya

"Oh" jawab Hana singkat

"Ya sudah, ingat pulang cepat!"

Tut Tut Tut

Sambungan telfonnya terputus

"Siapa Han?" Tanya Sinta, dia khawatir karena melihat wajah sahabatnya menjadi murung

"Papa sama Mama pulang, dan gue disuruh pulang sekarang, tapi ada bagusnya juga jadi gue bisa sekalian ngomongin tentang pernikahan gue sama kak Nathan" jawab Hana masih dengan nada lemahnya

"Tumben mereka inget sama elo?" Tanya Sinta lagi

"Gue juga enggak tahu!" Jawab Hana masih penasaran dengan apa yang akan orang tuanya lakukan kali ini.

Sementara Ray dan Bella hanya bisa menatap Hana yang terlihat murung tanpa berani bertanya apapun

-----------

Kira-kira apa ya yang mau orang tua Hana katakan?🤔

Tulis jawaban kalian di komentar kalian 🤗

Jangan lupa tap jempolnya 😉

1
Isabela Devi
lucu juga
Isabela Devi
ada aja🤣
akhirofi kurnia
cerita tentang Ray judul ny apa
Nana Mama'y Arkha
cerita y kebanyakan dipotong,jadi gak asik lagi buat D baca
Nana Mama'y Arkha
novel termales bgt buat D baca,ceritnya jadi gak nyambung,kbnyakan D potong padahal udh sering baca
sri Anita asri
aku suka novel ini
ceritanya sangat menarik
Muji Lestari
Hana ini ngeyel di bilangin jgn pergi mn2ee ttp pergi.ya sudah salah sendiri calon anaknya keguguran/Facepalm/
Indri Ani40
kpn hamil nya....
Indri Ani40
adehhhhhh Ada pelakor
Indri Ani40
🥺🥺🥺🥺🥺🥺
Indri Ani40
sikap hana begitu mungkin krn kurang ksh syg DN perhatian Dr keluarga
Indri Ani40
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Indri Ani40
seruuuuuu
Indri Ani40
KY nya seru😆😆😆😆😆
Tuthy Dzaky Syarif
bagus seru ni lanjut
Zidane Zidan
Pepet terus Hana jangan kasik kendor babang Nathan pasti klepek2
Zidane Zidan
waahh ceritanya lucu banget baru episode pertama sdah bikin q tertawa , agresif banget gadis nya , lanjut thor😀😀
Anisa Sabenx
ih Thor kata2nya terlalu kaku..
Anisa Sabenx
yah, dimana2 pasti temennya tuh Bella..kan q merasa terpanggil tuh🙄
Sugi hartini
banyak part adegan dewasa nya di potong jdi nggk seru...maaf aku pergi dulu.. karena nggk seru lagi😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!