Sebuah surat undangan dari seorang penulis ternama di kabupaten T yang ditujukan kepada teman teman sekelasnya di masa SMA dulu.
Mereka diundang untuk berkunjung ke rumah sang penulis. Rumah unik, dua lantai, semacam villa yang terletak di tepi sungai jauh di dalam hutan di kecamatan K.
Akses ke rumah tersebut hanyalah jalan setapak, sekitar 10 kilometer dari jalan utama. Siapapun yang memenuhi undangan akan mendapatkan imbalan sebesar 300 juta rupiah.
Banyak keanehan dan misteri dibalik surat undangan tersebut. Dan semua itu terhubung dengan cerita kelam di masa lalu.
Seri ketiga dari RTS.
Setelah seri pertama Rumah di Tengah Sawah (RTS 1), kemudian disusul seri kedua Rumah Tusuk Sate (RTS 2), kini telah hadir seri ketiga Rumah Tepi Sungai (RTS 3).
Masih tetap mencoba membawa kengerian dalam setiap kata dan kalimat yang tersusun. Semoga suka, dan selamat membaca.
Follow Instagram @bung_engkus
FB Bung Kus Nul
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bung Kus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ruang Curhat
Helloo gaeesss
Pertama-tama kuucapkan terimakasih untuk teman teman yang sudah baca Rumah Tepi Sungai.
Untuk yang belum tahu, Rumah Tepi Sungai ini adalah seri ketiga dari RTS.
RTS pertama adalah Rumah di Tengah Sawah (end)
RTS kedua adalah Rumah Tusuk Sate (end)
Dan yang ketiga sekaligus paling baru adalah Rumah Tepi Sungai ini.
Jadi, untuk yang belum bacaa RTS 1 dan 2 coba deh baca ya, tinggal search aja kok.
_Untuk pengingat saja bahwa dari cerita ketiga ini hanyalah sebuah cerita fiksi. Jadi, jika ada kesamaan nama, tokoh, tempat, kejadian semua hanya kebetulan semata ya_
Btw, menulis itu menyenangkan dan mengasyikkan. Tapi kadang kadang bikin pusing juga mikirin alur. Dan mohon maaf ada beberapa tulisanku di platform ini yang mangkrak, alias mandeg karena ide dan semangat nulisnya luntur tiba tiba. Ada 'kemamang' dan 'kos kosan somplak' yang masih belum tahu dilanjutin lagi kapan.
Untuk Rumah Tepi Sungai ini diusahakan up minimal 1 hari 1 kali ya. Tapi juga jangan terlalu berharap crazy up. Soalnya kadang otakku suka lemot 😄.
Like, vote, klik favorit, sangat aku tunggu. Komentar teman teman juga sangat kunantikan. Kritik, saran, masukan pun akan kuterima dengan tangan terbuka, demi kebaikan dan perbaikan tulisan tulisanku selanjutnya.
Satu lagi, follow juga akun aku di platform Noveltoon ini ya.
Instagram juga boleh.
Follow @bung_engkus.
Terimakasih, semangaaatttt 😁😁😁
cerita yang bagus, hanya saja aku rasa perlu dilakukan riset yang lebih detail lagi tentang bagaimana prosedur kepolisian dalam menangani sebuah kasus, apalagi kasus berat seperti pembunuhan.