menceritakan tentang gadis kaya mencintai bodyguard nya,namun sang bodyguard punya rahasia yang tidak di ketahui keluarga sang gadis,mari sama-sama kita ikuti alur cerita nya sampai ending.
bila ada salah kata dalam penulisan,penyusunan kata,tolong kasih saran ya reader.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cutewizzhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ma'af...!!!
Beberapa hari,kondisi Agnes sudah membaik, dan sudah di perbolehkan untuk pulang,dan di sarankan juga untuk beristirahat yang cukup oleh sang dokter.
walaupun kondisi tubuh Agnes sudah membaik tapi luka hati nya masih belum sepenuh nya sembuh,dia sangat terpukul akan kehilangan anak nya.
Walaupun Agnes sudah di Pastikan tidak akan menjadi bahan omongan orang kampung,karena perut nya yang tidak akan membesar,tapi kehilangan sesuatu yang sangat di tunggu kehadiran nya di dunia,lebih menyakitkan dari pada omongan orang satu kampung.
Agnes bahagia dengan kehadiran anak itu,wlaupun di luar pernikahan,karena Agnes merasa punya keluarga kembali.
Namun semua itu hilang dengan sekejap,dia tidak punya apa-apa lagi.
Agnes betul-betul merasa Sendiri di dunia ini,walaupun masih ada orang yang menyayangi nya sa'at ini.
Seminggu berlalu Panji tidak lagi menampakakan dirinya di depan Agnes.Sebenar panji begitu ingin menemui Agnes dan meminta ma'af sedalam-dalam dan semenyesal-nyesal nya.
Dan ingin berusaha menebus dosa besar yang di perbuat nya tehadap keluarga besar MAHESA.
Tapi karena kondisi Agnes yang belum pulih seutuh nya,membuat Panji mengurung niat nya untuk sementara waktu menemui Agnes secara langsung.
Panji hanya melihat keadaan Agnes dari jauh,dan kadang di tengah malam pun,Panji masih beta berlama-lama melihat kediaman Agnes dari kejauhan.
Panji tidak lagi peduli dengan perusaan-perusaan dan usaha-usaha besar nya selama ini,dia hanya fokus akan usaha nya medekati Agnes.
Panji betul-betul ingin menebus kesalahan nya,walau dengan cara apapun juga,kalau perlu dia akan memberi semua harta bahkan nyawa sekali pun,tapi apakah Agnes ingin mema'afkan nya,untuk melihat muka Panj pun Agnes tak sudi lagi.
Tiga minggu belalu...di pagi itu.
"Tok...Tok...tok...," terdengar ketukan pintu rumah kediaman Agnes,Agnes pun bergegas membuka,dan mengirah, siapakah gerangan yang bertamuh kerumah nya Pagi-pagi begini.
"Ya sebentar..!!! ucap Agnes sedikit tergesa-gesa membuka pintu,tanpa mengintip terlebih dahulu siapa tamu tersebut.
"Ya ada ap...??" belum sempat Agnes bertanya,tampang Panjilah yang sudah terlihat di depan Pintu kediaman Agnes.
"Anda..!!!"Ucap Agnes sambil berusaha menutup kembali pintu rumah nya,Namun Panji sedikit menahan pintu itu,agar Agnes tidak menutup nya.
"Mau apa datang ke sini" ucap Agnes dengan muka jutek nya.
"Melihat cara Agnes menyambut nya,membuat Panji sedikit tersenyum.
" Aku ingin menjenguk mu,dsn ada hal lain juga yang ingin ku sampai kan...
pleace..!!!,beri aku kesempatan untuk bicara sebentar saja sama kamu Agnes..!!!" jawab Panji dan masih menahan pintu,karena Agnes masih ingin menutup Pintu itu.
"Aku Mohonn..!!!! sebentar saja" ucap Panji,agar Agnes memberikan nya kesempatan untuk mengungkapkan semua kesalahan nya,dengan muka senduh Panji.
Tanpa ingin menatap Panji,Agnes membuka Pintu nya dan mempersilakan Panji masuk.
"Agnes pun duduk di sopa ruang tamu itu dan di ikuti Panji,yang juga ikut duduk.
"Ada apa cepat katakan,saya tidak punya cukup waktu." ucap Agnes ketus...
Dengan menelan slavina,yang rasanya sangat susah melewati tenggorokan,Panji berusaha mengeluarkan kata-kata nya,walaupun hati Panji sangat was-was dan takut dengan hal yanga akan di ucap kan,dan baru kali ini Panji merasa sangat takut,takut akan dosa dan kesalan besar yang di lakukan nya terhadap Agnes tidak terma'af kan.
"Agnes aku betul-betul minta ma'af akan hal yang selama ini ku perbuat sama kamu,aku gak tau lagi harus mengungkap kan nya seperti apa" ucap Panji dengan sedikit mengepal kan tangan nya,menahan rasa was-was,akan apa yang di katakan Agnes terhadap nya,kalau dia mengungkap kan semua yang terjadi.
"Sudahlah tidak usah di ungkit lagi,cukup saya yang merasakan sakit kehilangan anak saya,dan mulai sa'at ini kita tidak punya hubungan keterkaitan satu sama lain lagi,dan anda fidak perlu capek-capek datang ke sini,kalau cuma mau mengatakan tentang anak yang kamu maksud." ucap Agnes dengan sedikit mengigit bibir nya menahan tangis nya.
"Agnes aku datang kesini bukan cuma ingin meminta ma'at,tapi ingin mengembalikan semua hatra milik mu,atas nama mu" ucap Oanji sambil mengeluarkan sebuah kertas,dan membuat Agnes menoleh kepada Panji.
"Apa maksud mu dengan semua harta..??!" tanya Agnes dengan mengernyit kan jidat nya,dan menghapus air mata nya yang mulai meleleh.
" Perusahaan-Perusahaan orang tua bukan nya semua sudah bangkrut,bukan kah hanya Rumah yang ada di tangan anda" ucapa Agnes penasaran dengan maksud Panji
"I..iya semua ha..harta mu ada pada k..ku..!!" ucap Panji dengan gugup nya.dan memberikan kertas itu Pada Agnes.
"Jadi maksud Anda,Anda yang menyebab kan perusahaan-perusahaan dan usaha orang tua ku bangkrut,???" Ucap Agnes menahan tangis dan emosi nya terhadap Panji.
"Ma'af Agnes.!!!,ma'af....aku sungguh minta ma'af atas kesalahan ku..!!!!Sungguh..!!!!" ucap Panji berusaha berlutut di depan Agnes,dan dengan Cepat Agnes berdiri dan menjauh dari Panji.
"Jawab...!!!!jawab dengan jujur,Benar anda yang sudah melakukan nya terhadap harta-harta orang tua ku...!!???" Ucap Agnes menggebu dan dan masih dengan tangis nya.
"Iya Agnes,..aku yang melakukan semua nya," jawab Panji yang masih bersipuh di lantai dan menatap Agnes dengan muka senduh dan keputusasaan nya.
"Semua nya aku yang melakukan nya,aku ingin menebus semua nya Agnes,walau dengan cara apa pun juga....Sungguh ma'af kan aku" ucap Panji sambil berdiri dan berusaha mendekati Agnes.
Tiba-tiba....
Agnes pun dengan brutal nya menyerang Panji,dengan pukulan-pukulan kecil nya,sambil menangis..
" Laki-laki tidak berprasaan...Laki-laki bi*d*p, aku kira selama ini anda hanya mengambil rumah dan merenggut harga diri saya,tapi nyatanya,semua harta orang tua saya, kamu penyebab nya....Apa salah orang tua saya Panji,.???,kenapa kamu lakukan semua ini,
Ya tuhann..!!!aku bahkan tidak berpikir bahwa anda adalah *bl*s berparas manusia" Ucap Agnes sambil memundurkan diri nya dari tubuh Panji.
"Anda bahkan tidak Pantas mendapatkan ma'af dari saya Panji,..!!! pergilah, dari hadapan saya dan jangan pernah muncul lagi.."ucap Agnes sambil menunjuk arah pintu keluar dan hanya tampak tatapan benci di mata Agnes walau dengan air mata nya yang masih meleleh.
Panji masih mematung di tempatnya tanpa ingin beranjak dari tempat itu,dan ingin kembali berusaha mendekati Agnes.
" Selangkah saja Anda mendekat,andah bahkan tidak akan pernah melihat m*y*t saya di dunia ini lagi" ucap Agnes,dan Panji pun berhenti melangkah..
" KELUARRRR....!!!!" Ucap Agnes dengan teriakan nya.Dan memaksa langka Panji untuk keluar dari rumah itu, dengan rasa sakit dan bersalah yang tidak berkesudahan.
Bahkan dia belum mengakui bahwa Panji yang penyebab kecelakaan orang gua Agnes,Pintu ma'af Agnes sudah tak ada lagi...tapi Panji tetap berusaha sebisa mungkin untuk mendapat ma'af dari Agnes,dan menebus kesalahan-kesalahan nya.
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
tpi bcanya nyicil ya..
semangat💪💪🤗