NovelToon NovelToon
AXELLE

AXELLE

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Bad Boy
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Jee Jee

sequel: terpaksa menikah adik tiri × bayi rahasia idola kampus

Axelle Aididev Atharic adalah definisi masalah berjalan di SMA Galaksi. Nakal, keras kepala, dan anti diatur. Hidupnya yang bebas mendadak jungkir balik saat sebuah kecelakaan konyol memaksanya terjebak dalam nikah kilat dengan Rea Zelene Xavandra, cewek paling ambisius dan kaku di sekolah.

Dua kutub utara dan selatan harus tinggal di bawah satu atap yang sama. Bagi Axelle Aididev Atharic, ini adalah penjara. Tapi bagi sang istri, Rea Zelene Xavandra, Axelle adalah rahasia terbesar yang harus ia sembunyikan rapat-rapat demi reputasinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

...

...

  Suasana kelas XI-A siang ini bener-bener kayak pasar tumpah, tapi versi stres. Di depan kelas, Rea berdiri dengan wajah lelah yang nggak bisa disembunyikan. Lingkaran hitam tipis di bawah matanya jadi bukti kalau urusan Pensi SMA Galaksi bener-bener menguras energinya.

"Gue ulangi sekali lagi," suara Rea terdengar serak. "Sesuai instruksi Pak Satria, setiap kelas WAJIB kirim satu perwakilan buat tampil di panggung utama Pensi. Dan kelas kita... sampai detik ini... BELUM ADA YANG DAFTAR!"

Hening.

Giselle sibuk sama jadwal latihan voli, Jovanka pusing sama sistem skor digital, dan Clarabella? Dia sibuk ngurusin guest star rahasia. Intinya, hampir seisi kelas ini adalah pengurus OSIS dan MPK yang udah mau mati berdiri saking sibuknya.

"Ayo dong, siapa kek? Masa kelas unggulan nggak ada yang tampil?" tagih Rea lagi, matanya menyapu seisi kelas dengan putus asa.

Di pojok belakang, Geng Badboy Axelle lagi asik main kartu di bawah meja. Cuma mereka yang auranya paling santai, seolah Pensi itu urusan negara lain.

"Woi, pada budek ya?" celetuk Liam, si cowok cool yang biasanya diem di balik headphone. Dia tiba-tiba ngelepas headphone-nya dan ngelirik ke samping. "Xel, lo aja lah yang maju. Daripada ini rapat nggak kelar-kelar sampe maghrib."

Axelle yang lagi asik muter-muterin kunci motor langsung berhenti. "Gue? Ogah. Males gue diliatin orang banyak."

"Halah, sok jual mahal lo!" Ferro ikut nimbrung. "Gue saksinya ya, suara si Axelle ini kalau udah megang gitar bisa bikin cewek-cewek satu kelurahan pingsan jamaah. Jago dia, Re! Suaranya serak-serak basah gimana gitu!"

"Anjir, suara gue nggak basah ya, nyet!" semprot Axelle kesal.

Rea tertegun di depan kelas. Matanya gak sengaja ketemu sama mata tajam Axelle. Dia tau Axelle emang bisa main gitar—dia pernah liat gitar elektrik di pojok apartemen. Tapi dia nggak pernah berekspektasi Axelle bakal mau bantu.

"Gimana, Atharic? Lo mau?" tanya Rea pelan. Ada nada memohon yang terselip di suaranya, meskipun dia berusaha tetap datar.

Axelle ngeliat tangan Rea yang gemetar megang spidol. Dia sadar banget, kalau kelas ini nggak dapet perwakilan, Rea bakal kena semprot Pak Satria lagi, dan itu artinya jam tidur Rea bakal makin berkurang.

Axelle mendengus, lalu menyandarkan punggungnya ke kursi dengan gaya angkuh. "Gue mau. TAPI... ada syaratnya."

"Syarat apa lagi?!" seru Rea, udah mulai naik darah.

"Gue mau latihan di aula musik tiap sore, dan yang nemenin gue harus Ketua OSIS. Sendirian. Gue nggak mau diganggu sama MPK atau wakil lo yang membosankan itu," ucap Axelle sambil menyeringai menang.

"Cieeeeeeeee!" sorak seisi kelas kompak.

"Modus lo, Bos!" teriak Jaxon sambil ketawa ngakak.

 karena mereka tau axelle dan rea gak pernah akur palingan axelle sengaja bikin rea prustasi, mereka semua mikir kalau axelle lagi nyari gara gara

Wajah Rea mendadak panas. Dia tau ini jebakan Batman, tapi di satu sisi, dia butuh banget perwakilan kelas biar tugasnya cepet kelar. "Oke. Deal. Axelle Aididev Atharic perwakilan kelas XI-A."

Satu jam kemudian, di Ruang OSIS, Rea lagi ngerapihin berkas pas tiba-tiba pintu terbuka. Ziro masuk dengan wajah yang nggak sesegar biasanya.

"Re, gue denger kelas kirim Axelle buat Pensi?" tanya Ziro, suaranya terdengar nggak suka.

"Iya, Ziro. Cuma dia yang mau," jawab Rea tanpa menoleh.

Ziro mendekat, menumpukan kedua tangannya di meja Rea. "Gue nggak setuju. Dia siswa bermasalah, Re. Kasih dia panggung itu sama aja ngerusak citra sekolah kita. Biar gue yang cariin penggantinya dari kelas lain."

"Nggak perlu, Ziro. Ini urusan internal kelas, lagian masa buat kelas kita harus nyari kelas lain, gak banget deh ziro" balas Rea tegas. "Dan sesuai aturan, siapa pun berhak tampil."

"tapi kan, kita tau gimana axelle re! ?" Ziro tidak setuju

Rea baru mau ngebales pas tiba-tiba Axelle muncul di ambang pintu sambil nenteng tas gitarnya. Dia denger omongan Ziro barusan.

"Wah, Pangeran Catur kita takut kalah panggung ya?" celetuk Axelle santai. Dia jalan masuk dan berdiri tepat di samping Rea, tinggi badannya yang atletis bikin Ziro kelihatan mungil secara aura.

"Gue nggak takut, Axelle. Gue cuma peduli sama standar kualitas Pensi ini," balas Ziro dingin.

Axelle ketawa remeh, lalu dia condong ke arah Rea, sengaja bikin jarak mereka deket banget di depan Ziro. "Tenang aja, Bu Ketos. Gue bakal kasih penampilan yang bikin lo nggak bakal nyesel udah milih gue. Dan buat lo, MPK... mending lo asah lagi strategi lo, karena di panggung musik, catur lo nggak bakal laku."

Axelle narik tangan Rea lembut. "Ayo, bu ketos.. Jadwal latihan pertama mulai sekarang. Gue nggak suka telat."

Rea cuma bisa pasrah ditarik Axelle keluar ruangan, ninggalin Ziro yang mukanya udah sehitam arang sambil ngeremas pion caturnya kuat-kuat.

  Aula musik sore itu sunyi, hanya ada cahaya matahari senja yang masuk lewat celah gorden, menciptakan garis-garis emas di lantai kayu. Rea berjalan di belakang Axelle dengan perasaan yang masih campur aduk. Tarikan tangan Axelle di depan Ziro tadi masih menyisakan rasa hangat yang aneh di pergelangan tangannya.

"Lepasin, Axel. Udah nyampe," gumam Rea pelan.

 Axelle melepaskan cekalannya, lalu menaruh tas gitarnya di atas panggung kecil. Dia berbalik, menatap Rea yang wajahnya masih terlihat sangat lelah. "Lo mau duduk di kursi penonton atau mau nemenin gue di sini?"

"Gue di sini aja, mau sambil ngecek jadwal pensi yang lain," jawab Rea sambil duduk di kursi piano yang tak jauh dari Axelle.

Axelle mulai mengeluarkan gitarnya. Gitar elektrik hitam mengkilap itu tampak sangat pas di pelukannya. Dia mulai memetik senar secara acak untuk menyetel nada. Suara gitar itu menggema di ruangan, memecah kesunyian.

 Axelle melepaskan cekalannya, lalu menaruh tas gitarnya di atas panggung kecil. Dia berbalik, menatap Rea yang wajahnya masih terlihat sangat lelah. "Lo mau duduk di kursi penonton atau mau nemenin gue di sini?"

"Gue di sini aja, mau sambil ngecek jadwal pensi yang lain," jawab Rea sambil duduk di kursi piano yang tak jauh dari Axelle.

Axelle mulai mengeluarkan gitarnya. Gitar elektrik hitam mengkilap itu tampak sangat pas di pelukannya. Dia mulai memetik senar secara acak untuk menyetel nada. Suara gitar itu menggema di ruangan, memecah kesunyian.

 Jemarinya mulai memainkan sebuah melodi pelan. Melodi yang terdengar sangat kontras dengan citra berandalannya—lembut, sedikit melankolis, dan sangat dalam.

Rea tertegun. Dia berhenti mengetik. Dia belum pernah mendengar melodi ini. "Itu lagu apa?"

"Lagu buat nyokap gue... dulu. Pas gue masih kecil dan dia belum sibuk sama Oty Els," jawab Axelle datar, tapi matanya menyiratkan luka yang Rea pahami.

1
Desy Bengkulu
aaaa aku salting tingkat brutal kak , aku baper , meleleh aku 🫠🫠🫠
Desy Bengkulu
kak up 2 dong kepo sama rea di apartemen masih ngamuk apa enggak🙏🙏🙏
Desy Bengkulu: aku cht kmu di apk beb , respon ya
total 4 replies
Desy Bengkulu
di sini ceritanya rea yg cemburu , dan rea yang jadi ratu danial wah mantab kk author 🤣🤣
Desy Bengkulu
axelle jd curhat ke rea😁😁udh bingung mau komen apa yg pasti , mereka cocok dan buat gemes ,
Desy Bengkulu
orang iri mah bego bin lolo ,
valery di lawan singa betina nya xander lo 🤣🤣🤣🤣
jhiee: hahah.. badboy galaksi aja bertekuk lutut🤣..
total 1 replies
Desy Bengkulu
gangsinya setinggi menara Eiffel sih
gemes jadi nya🤣🤣🤣🤣
rea keceplosan 🤣🤣🤣
jhiee: salting brutal beb🤣
total 1 replies
Alex
2 hati yg berbeda dg ego masing" disatukan untuk saling menyembuhkan untuk saling membuat warna yg baru dan indah,,,,
semngat thor
jhiee: sip beb🤭👍
total 1 replies
Desy Bengkulu
waah ada apa ini kok kok begini begitu waaahhh🤣🤣🤣🤣

tapi aku suka terimakasih kk author 😘😘
jhiee: hahaha🤣🤣
total 1 replies
Desy Bengkulu
kak buat supaya rea bisa jadi rumah untuk axelle dong , kan aku jadi nangis kalo axelle luka gitu,

ceritanya hampir mirim kyk kisah hidup ku , axelle adalah aku si manusia kesepian yang terabaykan😭😭😭😭

jd curhat kan aku , btw makasih kk author 😘😘😘
Alex
huhuhuhuhu😭
kasian bgt my bad boy
cepet sadar ready
cepet bucin
cepet ada junior kalian
wkwkwkwkww
biar author pusing🥳🥳
jhiee: siap 👍
total 3 replies
Desy Bengkulu
masalah keluarga yang terlalu rumit , tapi kenapa gak axelle di sekolah kan di tempat ortu nya tinggal aka Thor jd kan dia gak akan sendirian ,

tapi percaya sih , semua di bawah kendali kk author, ya ikuti alur nya aja , walau baca nya sambil nangis😭😭
jhiee: ortu nya pindah pindah beb.. 🤭 kadang di London kayak bab 2 , kadang bisnis di Singapura.. kadang Elsa berobat gak cuma di Australia🤣🤣 gitu beb. kan orang sibuk bisnis dimana amana🤣🤣🤣
total 1 replies
Alex
greget Ama duo bocil ini lama"🤣
jhiee: kelakuan🤣🤣🤣
total 1 replies
Desy Bengkulu
tinggal jujur aja , rea gua cemburu,susah amat sih xelle 🤣🤣🤣
jhiee: hahahaha🤣
total 3 replies
Desy Bengkulu
kok gini sih kak , kenapa mereka gak di suruh tinggal terpisah aja , tapi masih di gedung yang sama
jhiee: heheh mau gimana lagi beb.. draft nya udah numpuk banget🤣🙏
total 1 replies
Aprilia Fitriyanj
panasin si tengil ama bagas thor..coba cemburu apa kaga si tengil Axele 😍
jhiee: ada yang lebih Badass dari bagas beb🤣
total 1 replies
Desy Bengkulu
axele gaje , kyk nya mau mastiin rea cemburu apa enggak deh🤣🤣
jhiee: latihan bikin jantung Rea gak aman beb🤣
total 1 replies
Alex
ada yg cembokur😄😄
Alex: semoga eror terus🥳
total 2 replies
Desy Bengkulu
damm ada yang lagi kepanasan nih 🤣🤣🤣
rea pinter ngeles nye yeee🤣🤣
kak up 2 dong kepo sama yg ini😁😁😁
Desy Bengkulu: makasih beb 😘😘
total 2 replies
Desy Bengkulu
ini intraksi nya lebih lues , tapi ada condong ke arah si bucin yang hampir 🤣🤣
Desy Bengkulu
ciieee ehem2🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!