NovelToon NovelToon
Dipaksa Menikahi Alula

Dipaksa Menikahi Alula

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Cintamanis / Tamat
Popularitas:28.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Zinnia Azalea

Alula selalu jadi sasaran bully oleh teman-temannya saat SMA terutama oleh laki-laki yang bernama Kaivan. Kai dan gengnya membully Alula dengan begitu kasar. Alula sangat membenci pemuda itu. Begitu pun dengan Kai, ia juga sangat membenci Alula.

Enam tahun setelah mereka lulus SMA, Alula dan Kaivan bertemu kembali di kota Birmingham. Kai menolong Alula saat gadis itu hendak dilecehkan oleh mantan kekasihnya. Tak ia sangka, akibat menolong wanita yang sering ia bully ketika SMA, membuat Kai dipaksa untuk menikahi Alula. Dengan berat hati, Kai pun mau menikahi Alula karena paksaan dari kedua orang tuanya.

"Baiklah. Aku akan menikahimu, gadis aneh!!! Aku akan membuatmu menderita berada di sisiku!!" Teriak Kai geram.

Akankah Alula bisa menjalani hari-harinya hidup dengan seorang suami bernama Kaivan Allen yang tak lain adalah teman SMAnya yang sering menghina, membully dan merendahkannya saat SMA?

Setting tempat : Kota Birmingham, Inggris.


🚫 Dilarang keras untuk memplagiat novel ini.

Warning : Pelaku plagiarisme dapat dijerat dengan ancaman pidana sesuai dengan pasal 72 ayat 1 UUHC dengan ancaman denda paling sedikit 1 juta rupiah atau pidana paling lama selama 7 tahun dan denda paling banyak 5 Milyar Rupiah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zinnia Azalea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menguping

Sesampainya di Meltdown Chester...

Alula, Chelsea, Beverly dan Kai terlihat terduduk di meja yang sama saat ini.

"Kau mau pesan apa, Chel?" Alula sedang melihat lihat menu yang berada di atas meja.

"Aku ingin melt sandwich saja. Kau tahu, Al? sandwich di sini sangat enak. Kau harus mencobanya," jawab Chelsea antusias.

"Ya sudah aku pesan ini saja," Alula menunjuk grilled sandwich di buku menunya.

"Kalian mau pesan apa?" Chelsea menatap ke arah Kai dan Beverly yang sedang melihat lihat menu.

"Aku ingin halva saja. Kai kau mau pesan apa?" Beverly menutup menunya.

"Aku pesan coleslaw." jawab Kai.

Tak lama kemudian waitress datang ke meja mereka. Chelsea menyebutkan menu menu yang mereka pesan kepada waitress yang mulai mencatat pesanan. Lalu waitress itu segera berlalu setelah selesai mencatat pesanan Chelsea dan yang lain.

"Bev, aku ingin ke toilet dulu sebentar," ucap Kai sembari berdiri dari duduknya.

"Baiklah," Beverly mengangguk dan tersenyum.

Sesaat Kai sudah pergi ketiga gadis itu mengobrol ngobrol ringan. Beverly menceritakan saat Kai menembaknya sesaat mereka berada di pinggir sungai Eccleston.

"Bev, Chel? Aku juga ingin ke toilet sebentar." Alula menatap Chelsea dan Beverly bergantian.

"Baiklah, jangan lama-lama!" Ucap Chelsea kepada Alula.

"Iya," Alula pun melangkahkan kakinya ke arah toilet yang sama dengan yang di lalui Kai.

"Aduh, aku salah masuk!" Alula menepuk keningnya sendri. Rupanya dia salah masuk toilet. Alula malah masuk ke toilet laki-laki.

"Untung saja toiletnya sedang sepi," Alula menghela nafas lega.

Sesaat ia hendak berlalu dari toilet pria, dia tiba tiba mendengar suara dari salah satu toilet yang tertutup. Alula mendekatkan dirinya ke pintu toilet tersebut.

"Ya sekarang aku sedang bersama mereka. Aku ingin segera mengakhiri kencan bodoh ini. Terlebih ada si gadis aneh di sini," terdengar suara Kai di dalam toilet tersebut. Sepertinya dia tengah menelfon seseorang.

"Kalian tahu? Tadi aku meminta nya menjadi pacarku, dan dia langsung menerimaku. Ternyata tidak sesulit itu haha," Kai tertawa.

Alula tidak dapat mendengar apa yang dikatakan orang di seberang telfon sana.

"Ya, aku benar benar tidak berselera. Aku ingin segera mengakhiri hubungan menyebalkan ini. Aku ingin segera mempermalukannya saat pesta tahun baru nanti. Aku akan memutuskannya di depan semua teman teman kita," sambung Kai.

Alula terlihat terkejut apa yang baru di dengarnya.

"Aku harus memberi tahu Beverly," Alula segera melangkahkan kakinya dari sana. Tetapi saat akan keluar, ia tak sengaja menendang tempat sampah kecil sehingga menimbulkan suara.

"Hey, siapa di sana?" Kai terlihat membuka pintu dan ia terkejut melihat Alula di sana.

"Sedang apa kau di sini? Kau mengikutiku?" Kai berteriak kepada Alula.

"Tidak, aku salah masuk toilet. Aku harus pergi," Alula segera keluar dengan cepat dari sana.

"Sialan! Jangan-jangan tadi dia mendengar apa yang aku katakan," Kai mengusap kasar wajahnya.

"Tidak mungkin dia tidak mendengar," Kai menendang kasar tempat sampah kecil yang sudah tergeletak.

Alula berjalan cepat ke arah Chelsea dan Beverly. Pesanan mereka sudah tersedia di atas meja saat Alula mendudukan tubuh mungilnya.

"Al, kenapa wajahmu?" Tanya Chelsea saat melihat wajah panik Alula.

"Tidak, aku tidak kenapa-kenapa," Alula mencoba menyembunyikan kepanikannya, lalu ia melihat ke arah Beverly. Terlihat raut gadis itu masih bahagia dengan senyum yang terlukis di wajah nya yang terpoles make up.

"Apa aku harus memberitahukannya kepada Bev? Aku akan memberi tahunya tapi tidak sekarang," gumam Alula dalam hatinya.

Terlihat Kai yang baru saja datang dari toilet.

"Kenapa lama sekali, sayang?" Beverly menggelayuti tangan Kai dengan manja.

"Iya tadi kamar mandinya penuh," ucap Kai berbohong. Kemudian dia melirik tajam Alula yang tengah memegang sandwich miliknya. Begitupun Alula, dia menatap mata Kai yang tengah menatap ke arahnya.

Terlihat sorot ancaman yang seolah mengintimidasi Alula. Alula segera menundukan kepalanya dan mulai memakan sandwich miliknya.

*****

Mereka berjalan menuju parkiran setelah selesai makan dan setelah sedikit drama terjadi. Ya, apalagi jika bukan tentang pembayaran. Kai berniat membayar semua makanan yang mereka pesan. Akan tetapi, Alula kekeh tidak mau makanannya di bayarkan oleh Kai, karena Alula teringat kejadian saat Kai menumpahkan sepiring spaghetti ke lehernya. Akan tetapi Beverly memaksa Alula sehingga gadis itu menyetujui saat makanannya di bayarkan oleh Kai.

Sesaat mereka di parkiran....

"Al, aku dan Chelsea ingin ke toilet dulu sembari aku ingin merapikan bedak ku. Kau tunggu dulu di sini ya!" Ucap Beverly kepada Alula yang sedang berdiri di samping mobil Kai.

"Baik Bev," Alula mengangguk.

Setelah Chelsea dan Beverly berlalu, Alula hendak berjalan ke arah bangku yang berada di dekat mobil Chelsea dan Kai. Tetapi tangan Kai, secepat kilat menarik tangan Alula secara kasar.

"Masuk!" Perintah Kai dengan geram.

"Masuk ke mana?" Alula tak kalah sengitnya memandang Kai.

"Masuk ke mobilku sekarang! Aku ingin berbicara denganmu," Kai memelototkan matanya.

"Aku tidak mau. Lepaskan tanganku!!" Alula berusaha menepis tangan Kai yang tengah mencengkram lengannya.

"Aku bilang masuk!!!" Kai berteriak menggelegar sampai orang orang yang sedang berlalu lalang pun melihat ke arah mereka.

"Baiklah. Lepaskan dulu tanganmu!" Alula pasrah karena dia begitu malu saat orang orang melihat ke arah mereka.

Kai tak melepaskan tangannya, dia membuka pintu mobil dan segera memasukan tubuh Alula secara paksa ke mobilnya. Kemudian dia pun berputar untuk masuk ke pintu bagian pengemudi.

"Kau tadi mendengar apa yang aku katakan kan?" Kai berbicara setelah mereka mendudukan dirinya di kursi mobil.

"Ti-tidak, mendengar apa maksudmu?" Alula menjawab dengan gelagapan.

Kai menarik ujung bibirnya ke atas, dia tahu jika gadis yang disampingnya tengah berbohong kepadanya.

Kai membalikan badannya ke arah Alula yang berada disampingnya. Ia mencodongkan tubuhnya ke arah gadis itu.

"Hey, kau mau apa?" Alula begitu terkejut melihat tubuh Kai yang mendekat ke tubuhnya.

"Menjauhlah!!!" Alula berteriak melihat tubuh Kai yang semakin mendekat. Kini wajah Alula dan Kai sangat dekat dan hanya berjarak beberapa cm saja bahkan hidung mereka yang mancung terlihat bersentuhan.

"Minggir! Kau jangan macam macam kepadaku!" Tangan Alula mendorong dada Kai. Kai dengan cepat mencengkram tangan Alula.

"Dengarlah baik baik gadis aneh! Jika kau memberi tahu Beverly tentang apa yang ku katakan tadi. Aku tidak akan pernah mengampunimu, aku akan memastikan kau menderita!!" Kai berbicara dengan penuh amarah. Hembusan nafasnya begitu terasa di wajah Alula karena jarak mereka yang sangat berdekatan.

Alula hanya memandang takut Kai tetapi dia dengan cepat mengganti emosi di wajahnya. Dia tidak ingin terlihat ketakutan di depan Kai.

"Aku tidak mau. Aku akan memberi tahu apa yang ku dengar tadi kepada Beverly. Kau pikir aku takut kepadamu? Kau minggirlah!" Alula mendorong tubuh Kai dengan sekuat tenaganya, lalu dengan cepat ia membuka pintu mobil dan segera keluar dari mobil milik Kai.

"Sialan!!!" Kai memukul setir mobil miliknya

Dear para readers : Tolong tinggalkan jejak kehadiran kalian berupa like, coment dan vote untuk mendukung author. Terima kasih 🤗🤗

1
Tersiana Djami Kore
2026... entahlah udah baca yg ke sekian kali 😅😂
lily
emang cewe banget alula ,,, yah begitu
lily
inginku kasih racun si kai
lily
heran sama si bev eh harusnya kamu itu benci bgt sama Bella kan Bella pcrnya kai sampe 3 tahun ,,, kau ngejar kai smpe Amrik Lo tpi kau gak ngelakuin kejutan ke Bella , kamu GK benci bgt sama Bella eh kamu jga gak ngeracunin si Bella dih sebel ,,, Mlah dkit dkit suudzon Mulu sama si alula
lily: eh ralat bukan kejutan tpi kejahatan
total 1 replies
lily
eh bella kerjanya apa yak
lily
dih
lily
semoga lancarr acara dinnernya duhhh lama banget Lo itu mendem sampe 6 tahun berasa sekolah dasar 😅
lily
yah emang sprti itu kadang client tuh ,,, ada lgi yg minta harus in itu harus begini begini eh tapi dananya seuprit dihhh 😌
lily
ku kira bakalan mudah menghadapi client eh setelah tahu rasanya menghadapi client tuh sprti apahhh ,,, huh huh 😌
Susynurul Nurul
novel yg sngattt luar biasa hebat👍👍👍👍
Marina Sitanggang
baca ulang lagi Alula Kaivan, ini ke 5 kali baca ulang saking bagusnya cerita nya
Borahe 🍉🧡
Luar biasa
Borahe 🍉🧡
jd cantik belum tentu bagus bagus ya. bisa jd membawa petaka utk diri sendiri
Borahe 🍉🧡
entah sdh Kubac atau belum. intinya lupa dgn ceritanya
Alexandrine Christine Renata Unas
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
gustin lihu
untuk kesekian kalinya, 2025 balik lg baca novel ini
gustin lihu
di rumh tangganya juga Nino sempat bodoh bgtu pun dengan Alden 😂😂😂
Susynurul Nurul
untuk kesekian kalinya baca ini terhitung sudah puluhan kali gak pernah bosan, skrng lgi ngantri di rumah sakit drpda bosen baca lgi kai alula❤️🫶
Zinnia Azalea: Makasih udah baca lagi karya otor ya, Kak. 🤗
total 2 replies
Sita Sit
berharap ada film nya alula kai keren ini cerita ,gak bosenn aku bacanya
Sita Sit
kasian alula
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!