Haiii, ini novel ke dua ku yah dan jika ada kesalahan di tiap penulisan atau penyampaian harap di maklumi yah.
Takdir sering kali mempermainkan kita, saat ini cinta besok bisa jadi benci, pun sebaliknya.
Kisah ini menceritakan tentang Nayra Aurelie sabith dan Raffael Yasya Martian, mereka yang masih berstatus sebagai anak SMA dan tentunya adalah musuh bebuyutan, yang terjebak dalam satu ikatan suci yaitu pernikahan.
Akan kah mereka menerima satu sama lain ataukah akan melepaskan ikatan suci tersebut.
Karya ini di terbitkan atas izin noveltoon maya sulastri lestari, isi konten murni hasil
pandangan pribadi dan karya ini tidak mewakili noveltoon sendiri.
karya ini di terbitkan atas izin noveltoon maya sulastri lestari, isi konten murni hasil pandangan pribadi dan karya ini tidak mewakili noveltoon sendiri....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya sulastri lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menyusul Nayra.
Ting Tong...
Ehh, siapa tuh sahut Nayra, sinta yang sibuk memasak menyuruh Nayra membuka kan pintu, Nay tolong bukain pintu dulu Nay, okeee jawab Nayra.
Nayra lalu membuka pintu yang berwarna putih itu.
Ceklek..
Raffael, kamu ngapain kesini? ya jemput kamu lah mau ngapain lagi, sahut nya ketus.
Kamu udah janji sebentar, aku tungguin gak balik balik, udah jam berapa ini, Raffa menunjuk nujukan jam di tangan nya dengan satu telunjuk.
Tapi sinta belum selesai memasak, kita lagi bikin indomie, ucap Nayra.
Jangan bilang cabe nya sekarung sahut Raffa, ii iyaaa, jawab Nayra takut takut.
Siapa Nay, suara bariton Adriyan di belakang Nayra, seketika Adriyan dan Raffael bertatapan, Raffa langsung kembali menatap tajam ke arah Nayra seolah sorotan matanya meminta jawaban.
Nayra memegang pergelangan tangan Raffa, jangan salah paham dulu, aku sama Adriyan dan Sinta kita bersahabat.
Raffa hanya terdiam lalu memutar arah membelakangi Nayra.
Kita PULANG suara Raffa seolah menegaskan kekecewaan nya.
Nayra lalu mengambil tas dan berpamitan ke sahabat sahabat nya, gw pulang dulu ya guys.
Lain kali kalo mau main herder nya di iket dulu jangan sampe lepas, celetuk Adriyan mengejek.
Raffael yang mendengar ocehan Adriyan langsung mengepalkan tangan nya menahan amarah, ingin rasanya ia menonjok mulut Adriyan dengan tangan nya sendiri.
ELU tuh kalo ngomong asal jeplak aja, ucap sinta lalu sutil yang di pegang sinta melayang di kepala adriyan, Tokkk awhh sakit gilaaa, teriak Adriyan.
Lalu sinta tertawa terbahak bahak, lagian lo ngatain si Raffa herder.
Sinta terkekeh.
*************
Dimobil..
Sepanjang perjalanan Raffa hanya terdiam, Raffa sangat kecewa dan sangat sangat cemburu, karena gimana pun antara Nayra dan Adriyan dulu sangat dekat, Raffa tau Adriyan begitu mencintai Nayra, bahkan saking dekat nya mereka berdua sampai sampai satu sekolah mengira mereka berpacaran, walaupun mereka bertiga bersahabat tapi tatapan dan perlakuan Adriyan ke Nayra sangat berbeda, Raffa takut Nayra akan berubah pikiran, Raffa takut Nayra akan meninggalkan nya dan menerima Adriyan.
Ditengah gemerlap nya lampu sepanjang jalan, mereka berdua menerobos kemacetan kota, berharap akan secepatnya sampai di Apartemen tempat mereka bernaung, sepasang suami istri yang masih belia.
Raffa dan Nayra telah sampai di Apartemen.
Nayra mencoba mengalah, Raff, kamu marah? Raffa hanya berjalan diam seribu bahasa, langsung masuk ke kamar mandi membersihkan diri, lalu naik ke atas kasur.
Perasaan nya saat ini sedang kacau, sepulang dari sekolah Raffa membereskan masalah yang ada di kantornya, maksud hati ingin menjemput Nayra lalu membawanya pulang, karena sekarang hanya Nayra yang selalu membuat Raffa merasa sangat tenang, namun saat di depan pintu rumah sinta, Raffa melihat mobil Adriyan terparkir, benar dugaan Raffa mereka ada adriyan juga ikut bergabung bersama istri nya.
Nayra langsung bergegas ke kamar mandi ia langsung mandi dan berganti pakaian, Nayra menaiki kasur dan duduk di sebelah Raffa yang masih berbaring membelakanginya, Raffael maafin aku, aku engga bilang kalau Adriyan juga ikut, asal kamu tau aku ke rumah sinta ingin menjelaskan tentang hubungan kita, Mata Raffa memang terpejam namun ia menyimak apa yang Nayra ucapkan.
Maafin aku yah, Cupp... Nayra mencium pipi Raffa, Raffa masih saja terdiam tidak seperti biasanya yang akan langsung membalas perbuatan Nayra.
Sayaaaangg kamu marah banget yah, ko diem aja sih, Nayra langsung mecubit pinggang Raffa, Awwww sakitt Nayy, Raffa langsung bangkit duduk seraya menekuk raut wajahnya.
Raffa menatap Nayra tajam, denger ya Nay ini untuk pertama dan terakhir kali nya kamu bohongin aku, hp kamu kemana, aku tlp2 kamu gak jawab coba liat hp kamu, tegas Raffa.