NovelToon NovelToon
Devil Boy And Angel Girl

Devil Boy And Angel Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Playboy / Teen School/College / Bad Boy
Popularitas:53.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nadiyah Salsabila

Erick Brady Aditya, dia merupakan seorang pria kaya raya, dimana dirinya adalah anak tunggal dari CEO Perusahaan Abdi Sentosa.

Namun, sejak kecil Erick memiliki sikap yang begitu nakal, bahkan membuat kedua orang tuanya tidak menganggap kehadirannya ada.

Karena memiliki hubungan yang tidak baik dengan orang tuanya, Erick pun harus tinggal sendiri di sebuah villa mewah yang terletak di pinggir kota.

Hingga suatu saat, Erick yang memang suka gonta-ganti sekolah, masuk ke sekolah elit SMA Jaya Sakti pada kelas 3.

Disana Erick bertemu dengan seorang gadis yang cantik dan baik, namanya adalah Navya, semua murid di SMA itu menyebutnya Angel Girl.

Lalu, bagaimana kisah selanjutnya antara Erick dengan Navya? Apakah seorang pria nakal seperti Erick dapat bersatu dengan wanita yang digadang-gadang sebagai malaikat duniawi itu? Dan apakah pada akhirnya, hubungan Erick dan kedua orang tuanya bisa membaik?

Jika kalian penasaran, maka ayo ikuti kisah menarik seorang Devil Boy Erick!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiyah Salsabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 24. Navya Mengundurkan Diri?!

Di menit-menit terakhir menuju ronde akhir dari lomba cerdas cermat di SMA Jaya Sakti, sebuah kabar yang menghebohkan muncul.

Kabar itu sendiri diumumkan oleh salah satu panitia pada lomba tersebut, dan diumumkan di dalam aula sekolah. Lalu kabar itu diteruskan oleh tim penyiar, yaitu Anisa dan Johan.

"Wah wah wah ... Semuanya! Ada informasi penting dan sangat mengejutkan nih buat kita semua!" Dengan pembawaan yang bersemangat, Anisa memulai penyiarannya.

Mendengar suara Anisa yang heboh itu, semua murid langsung fokus ke sumber suara, suasana menjadi hening beberapa saat.

Sampai akhirnya kalimat lanjutan dari Johan membuat mereka semua benar-benar kaget.

"Barusan kami mendapatkan kabar dari panitia pada lomba cerdas cermat, dan kabar itu tentang pengunduran diri salah satu peserta yang telah berhasil lolos sampai saat ini," ujar Johan, dan kemudian berhenti sejenak.

"Navya Salsa Ayuningtyas, resmi mengundurkan diri pada babak akhir lomba cerdas cermat pekan pendidikan SMA Jaya Sakti. Sehingga kini hanya menyisakan dua peserta saja, yaitu Erick Brady Aditya, dan Rayn Putra Bimantara," lanjut Johan mengumumkan secara resmi.

"HHAAHHH?" Semua orang melongo, mereka kaget sekaligus tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar. Suasana yang sempat sunyi, kini menjadi begitu ricuh.

"Navya keluar?! Kenapa?" ucap salah satu siswa, "Keluar di babak akhir? Ini mustahil!" sambung siswa yang lainnya, dia tidak percaya. "Bukankah kak Navya menginginkan kemenangan ini?!" lirih seorang siswi kelas 10.

Pertanyaan-pertanyaan lain pun terus berdatangan dari mulut para murid SMA itu, bahkan guru dan staf pun juga sama.

Ada begitu banyak pertanyaan, yang dilontarkan akibat dari pengumuman mengejutkan tersebut.

Bagaimana tidak, Navya murid yang selalu langganan untuk mewakilkan sekolah mengikuti olimpiade, kini malah mengundurkan diri. Wajar jika ada begitu banyak orang yang tidak percaya dengan apa yang telah mereka dengar tersebut.

Disisi lain, saat diluar masih ada keributan, di dalam aula sendiri sudah mulai tenang. Meski awalnya mereka semua yang ada di dalam juga sangat ricuh. Ketenangan ini terjadi karena pertandingan akan segera dimulai.

Walaupun hanya tersisa dua peserta, tapi pertandingan tetap harus berlanjut. Para panitia, juri, dan juga peserta pun telah siap untuk mulai.

"Untuk kedua peserta. Pada babak terakhir ini, kami telah menyiapkan 50 soal untuk kalian, dan soal yang kalian dapatkan akan berbeda. Tapi tetap dengan tingkat kesulitan yang sama. Waktu pengerjaan adalah 60 menit. Semua soal wajib dijawab. Jawaban benar akan mendapatkan 3 poin, dan salah akan mendapatkan pengurangan 2 poin." Salah satu panitia menjelaskan aturan dan tata cara babak terakhir ini dengan rinci.

Setelah panitia tersebut selesai menjelaskan, lembar-lembar soal pun diberikan kepada Erick dan juga Rayn. Lalu dengan sigap kedua orang itu langsung mulai mengerjakannya, ketika pihak panitia telah mengizinkan.

Waktu 60 menit berjalan mundur. Baik Erick maupun Rayn mengerjakan soal dengan sangat serius, mata mereka tidak teralihkan kemanapun.

......................

Tidak terasa, waktu 55 menit berlalu dengan begitu cepat. Saat ini, terlihat dengan cukup jelas bahwa Rayn sudah menyelesaikan soal-soalnya, hal itu karena dirinya sudah terlihat bersantai.

Sementara itu, Erick masih terlihat fokus dalam mengerjakan soal-soal yang ada. Wajahnya yang terlihat berpikir keras pun sangat dapat dilihat.

Rayn tersenyum semirik, "Kau tidak akan bisa menjawab soal-soal itu dengan benar Erick! Karena aku telah menggantinya dengan soal yang benar-benar sulit. Selamat menikmati kesulitan itu!" gumam Rayn di dalam hatinya.

TTEEENNGGG ...

Suara penanda waktu telah habis berbunyi, dan bergema ke seluruh ruangan aula itu. Saat suara itu keluar, dua orang panitia langsung mengambil lembar jawaban milik Erick dan Rayn.

"Baik ... Babak terakhir pada lomba cerdas cermat ini saya nyatakan telah selesai! Sekarang tinggal menunggu hasil pemeriksaan. Kami akan mengumumkan hasilnya satu jam dari sekarang," ucap ketua panitia lomba cerdas cermat.

Dengan mengucapkan kalimat itu, maka selesai sudahlah lomba yang menegangkan dan penuh kejutan tersebut.

Penutupan memang belum dilakukan secara formal, karena masih menunggu hasil akhir.

Selang beberapa saat, secara perlahan para siswa-siswi yang menonton mulai meninggalkan aula, dan pergi berpencar. Ada yang pergi untuk melihat pertandingan lain, ada juga yang pergi ke kantin, kelas, dan tempat-tempat lainnya.

Hal yang sama pun juga dilakukan oleh Erick dan Rayn. Saat pertandingan dinyatakan selesai, Rayn langsung pergi dengan cepat entah kemana.

Sementara Erick keluar setelah melihat Navya, yang berdiri di depan pintu masuk aula tersebut melambaikan tangan ke arahnya. Erick berjalan ke arah Navya dengan raut wajah bingungnya.

"Luh kenapa mengundurkan diri?" tanya Erick langsung tanpa basa-basi, saat dia sudah berdiri tepat di hadapan Si Angel Girl itu.

Navya tersenyum, "Ada beberapa alasan yang aku belum bisa kasih tahu sekarang, tapi nanti kamu juga pasti akan tahu kok!" balas Navya.

Mendengar jawaban itu Erick hanya mengangguk pelan, lalu tiba-tiba saja dia menunjukkan raut wajah yang terlihat begitu kesal.

Navya menaikkan salah satu alisnya, "Ada apa Erick? Kok mukanya gitu?" tanya wanita itu yang kebingungan dengan raut wajah Erick.

"Huft ...." Si Ketua Geng Sky Bruiser itu menghela napasnya dengan kasar, kemudian dia melihat Navya dengan serius.

"Gue mau nanya sesuatu!" seru Erick masih dengan menatap Navya, "S–silahkan!" balas Navya sedikit grogi karena ditatap.

"Kenapa soal di babak akhir ini sangat sulit? Bahkan tingkat kesulitannya tiga kali lipat jika dibandingkan dengan babak sebelumnya. Apa di SMA ini memang seperti itu?" Erick bertanya ketika Navya sudah mempersilahkannya.

Mendengar pertanyaan dari Erick tersebut, kini Navya tersenyum, "Ahh ... Soal itu, ya? Kalau gitu ikut aku sekarang yuk! Caera pengen jumpa sama kamu, dan kasih beberapa informasi yang sangat penting!" Bukannya menjawab pertanyaan Erick, Navya malah mengatakan hal yang membuat Erick menjadi bingung.

"Caera? Ada urusan apa dia dengan gue? Dan kenapa luh seperti udah tahu tentang soal yang sulit itu?" Lagi-lagi Erick melontarkan pertanyaan, dia begitu ingin pertanyaannya dijawab, tapi lagi dan lagi juga, Navya tidak menjawabnya.

"Sudah ikuti saja aku, nanti semua pertanyaan kamu saat ini pasti akan terjawab kok! Ini juga penting Erick, jadi kamu harus ikut aku!" ucap Navya dengan suara yang tegas, tapi tetap dengan senyuman yang menawan.

Erick diam, tidak merespon. Hingga akhirnya Navya menarik pelan tangan pria itu untuk mau mengikuti dirinya. Navya menarik tangan Erick untuk pergi ke suatu tempat, tempat yang juga sudah ada Caera disana.

Karena terus ditarik, Erick pun tidak punya pilihan untuk menolak lagi. Jadi dia membiarkan Navya untuk menariknya sampai ke tujuan.

1
〈⎳ FT. Zira
lha... gimna sih rik/Facepalm/
〈⎳ FT. Zira
mau ngomong apa, yg di tulis apa?? salh pencet🙈
〈⎳ FT. Zira
barbarnya ini lho.. astaga/Facepalm//Facepalm/
〈⎳ FT. Zira
diriku masih nyimak alur😭
〈⎳ FT. Zira
piring yg malang🥲
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
wah wah Daffin ini orangnya kyk sus banget ya, sangat² mencurigakan, dari bau²nya dia juga sepertinya redflag nih Aww jadi makin penasaran
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
Pak Wajan mulu😬 perasaan di eps olim pak Wayan deh Thor🤣
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪: iya typo hiks
total 1 replies
🐉
siapa tuh yg dikamar kayak depresi gitu..??
➳βC᭄ ☠💤💤OFF💤💤(vika)
jangan lama" up-nya Thor 💪 💪💪
➳βC᭄ ☠💤💤OFF💤💤(vika)
pak wajan..???
berasa sedang berada di dapur jadinya😁😁😁
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪: eh iya typo😭
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
selamat menikmati Rayn, siapa yang menanam dia yang menuai
💜⃞⃟𝓛🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
pada dasarnya Erik sangat pintar
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
sang manipulator tingkap kakap. licik dibales licik good caera prod of u❤️🫶
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
ya Allah masih inget aja heran
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
pinter sih caera memegang teguh prinsipnya
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
Navya pasti punya alesan sendiri antara dia udah pasrah sama usahanya, engga kuat dengan tekanan dari emaknya ataupun tahu niat busuknya rayn dan caera
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dia engga mau itu karena kemauan emaknya dia cuma ngelaksanain
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
si rayn udah gila, demi gengsi loh
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
wah orang dalem
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
ternyata selain haus jabatan juga haus perhatian ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!