NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Iblis

Pendekar Pedang Iblis

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:23.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kak Vi

Xin Fai seorang anak nelayan yang tinggal di pinggiran Kekaisaran Shang harus menerima kenyataan bahwa desanya dibantai oleh organisasi gelap bernama Manusia Darah Iblis! Dia terus mengemban dendamnya itu hingga muncul sosok iblis dalam dirinya, membuat ia tak terkalahkan sekaligus membuat orang-orang takut kepadanya meskipun Xin Fai berada di jalan yang benar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak Vi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 24 - Pasukan Seribu Kaki vs Manusia Darah Iblis

Chuan Gui menunjuk Manusia Darah Iblis dengan pedangnya. Dia berteriak lantang membuat seluruh pasukannya berlari menerjang musuh.

Kedua kubu bertemu dan saling mencelakai, batang pepohonan membuat mereka tidak bisa bergerak leluasa sedangkan Manusia Darah Iblis sendiri sudah biasa bertarung di tempat seperti ini. Sejenak musuh menguasai pertarungan dengan cepat.

Barisan terdepan menjadi lingkaran kematian yang bisa merebut nyawa dalam hitungan detik.

Chuan Gui menebas pedang dengan berani sama seperti pasukannya, semangat bertarung mereka begitu tinggi membuat Xin Fai juga bisa merasakan hal yang sama. Dia tidak bisa diam saja, segala upaya Xin Fai lakukan untuk melumpuhkan musuh.

Xin Fai memanjat ke atas pohon yang merupakan tempat paling aman, dia menarik busur dan melepaskannya tepat di kerongkongan seorang pendekar aliran hitam. Pria itu memegang kerongkongan seperti orang menjerit kesakitan namun suara yang bisa keluar hanya samar-samar sebelum tubuhnya jatuh tergeletak tak bernyawa.

Melihat musuh mengepung Chuan Gui, Xin Fai mengarahkan panah ke sana. Anak panah melesat tajam, yang Xin Fai takutkan adalah pria berjenggot tersebut malah terkena serangannya. Namun ketika panah mendekat, Chuan Gui berbalik badan dan mendapati musuh di belakangnya sudah tak bernyawa.

Ia menatapi Xin Fai yang berada di atas pohon sambil menggeleng pelan. Sebenarnya ia sungguh terkagum-kagum bahkan menganggap Xin Fai berasal dari keluarga inti Kekaisaran yang dilatih bertarung sejak kecil. Mengingat Zhishu Yan begitu menekankan padanya untuk melindungi anak itu sebisa mungkin, serta kekuatan Xin Fai yang terbilang lumayan untuk anak seusianya.

Hal itu semakin membuat Chuan Gui begitu menghormati Xin Fai, orang yang dihormati oleh pimpinannya sudah pasti bukan orang sembarangan.

Bunyi senjata beradu kencang sedangkan Xin Fai tetap berdiri di tempatnya sesekali memanah musuh, anak panah terakhir berhasil menembus jantung lawan.

"Aku harus bisa membidik sasaran lebih tepat." Xin Fai merasa bahwa pertarungan ini adalah tempat latihan yang sesungguhnya. Dia bisa belajar banyak hal, terlepas dari mempertahankan nyawa sendiri dia bisa berkali-kali memanah dan menjadikannya sebagai pengalaman. Semakin banyak menembak anak panah dia berusaha mencari kesalahan dalam tekniknya.

Meskipun tidak ada yang mengajarinya, Xin Fai bisa mengerti sendiri letak kesalahannya dalam memanah. Ia merenungkan semuanya sambil mengangguk pelan. "Yang dibutuhkan adalah konsentrasi yang tinggi dalam segala situasi." Ia menarik napas dalam-dalam lalu menatap ke bawahnya yang menjadi medan pertempuran.

Setelah kehabisan anak panah Xin Fai berniat bertarung menggunakan pedang, seketika dua orang mengepungnya membuat dia begitu kesulitan mengimbangi dua pendekar tersebut. Chuan Gui yang telah membunuh lawannya mendekat ke arah Xin Fai, sebagai balas budi karena anak itu telah menyelamatkan nyawanya tadi.

Chuan Gui melindungi Xin Fai dari depan, saat salah satu musuh lolos darinya dengan mudah Xin Fai melompat dan menancapkan pedang miliknya di bagian leher, pria itu mengerang kesetanan.

Dan yang terjadi selanjutnya, pria itu melakukan hal yang sama seperti musuh sebelumnya. Dia menancapkan pedang tersebut ke dada. Seketika angin di sekitar berembus kencang. Tubuhnya berubah lebih kekar disertai mata berubah merah menyala.

Merasa keadaan kembali tak menguntungkan Xin Fai akhirnya memanggil Lang, serigala itu muncul setelah cahaya keemasan keluar. Pertarungan siluman dan pendekar itu berlangsung sangat sengit sedangkan Xin Fai berlari ke arah Chuan Gui yang sudah agak jauh darinya.

"Senior, jangan biarkan mereka menusuk tatonya dengan pedang itu!"

"Aku mengerti."

Keseluruh Pasukan Seribu Kaki diperintahkan hal yang sama sehingga anggota Manusia Darah Iblis tidak bisa melepaskan segel. Sebenarnya tanpa diberitahu Xin Fai sendiri, Chuan Gui sudah tahu hal itu. Bukan rahasia lagi jika setiap Manusia Darah Iblis yang akan menemui ajalnya memilih menyerahkan dirinya pada Iblis Hati yang bersemayam di tubuh mereka untuk mengambil alih.

Pertumpahan darah terjadi di mana-mana, pakaian Xin Fai sudah dipenuhi dengan darah namun anak itu tak peduli karena dia sudah membunuh banyak orang sebelumnya. Pemandangan seperti tumpukan mayat di otaknya jauh lebih mengerikan dari yang terjadi sekarang.

Beberapa anggota Pasukan Seribu Kaki mengerutkan dahi dalam, melihat seorang anak kecil membunuh banyak orang tentu sangatlah aneh. Mereka sendiri bisa merasakan hawa pembunuh keluar dari tubuh anak itu tanpa dia sadari.

Di saat itu juga Lang berhasil membunuh pendekar yang menjadi musuhnya, serigala itu mengaum di tempatnya.

Pertarungan berhenti ketika seluruh musuh telah kehilangan nyawanya, dari pihak mereka sendiri telah gugur setidaknya dua kali lipat dari musuh. Satu orang Manusia Darah Iblis bisa mengimbangi dua kekuatan pasukan mereka.

Chuan Gui berlutut di depan Xin Fai meski napasnya terengah-engah. "Tuan bisa ikut bersama kami ke kota Anguo yang tak jauh dari sini. Kami bisa menjamin keselamatan Tuan."

"Ah..." Xin Fai menggaruk kepalanya, "mengapa kau memanggilku Tuan?" ia mengutarakan pertanyaan yang sedari tadi menghantui pikirannya.

Chuan Gui mengangkat kepalanya. "Pimpinan kami, Zhishu Yan sudah mengirimkan sebuah surat padaku. Dia mengatakan bahwa Tuan resmi mendapat jaminan keselamatan dari sekte kami."

Xin Fai menurunkan alisnya masih tak paham, jika benar dugaannya maka pria yang ditemuinya di Desa Peiyu itu rupanya bukan orang sembarangan. Zhishu Yan merupakan seseorang yang penting di sektenya.

"Setiap orang yang memiliki kerang tersebut akan mendapat perlindungan penuh dari sekte kami. Kami mengabdi pada Kekaisaran sejak lama, biasanya hanya para bangsawan inti yang mendapatkannya. Namun pimpinan kami mengatakan bahwa Anda adalah sosok penting yang harus kami lindungi."

"Jadi begitu..." Xin Fai mengangguk pelan. "Apa aku masih bisa meminta bantuan?"

"Tentu saja Tuan."

"Ada satu Pejuang yang tersisa di desa itu, aku ingin menyelamatkannya dan mengusir semua Manusia Darah Iblis dari sana."

Meskipun keinginan Xin Fai begitu berbahaya namun Pasukan Seribu Kaki tidak keberatan. Sekte mereka begitu terkenal karena setia mengabdi pada Kekaisaran, jagoan-jagoan dari mereka banyak dipekerjakan sebagai pengawal orang-orang penting. Jelas hal itu membuat sekte ini begitu terkenal.

***

1
Dewa Adi Putra
pendekar kuat tapi di hadapan anak kecil keliatan bodoh
Guttasilo Sasmita
Santai aja Thor, saya selalu kaki like.
Lanjuuuttttt.. 👍👍👍
Guttasilo Sasmita
Lanjut Thor, menarik ceritanya.
Semangaaaaattt..
Guttasilo Sasmita
Tetap semangat Thor. Sejauh ini masih ok ceritanya🙏🙏🙏
Rusdi Bintang
terlalu bertele tele skiipp
Abdee vj
Luar biasa
𝙕𝙯𝙯: mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Abdee vj
aromanya bakal ada kekacauan ditengah turnamen, seperti cerita LPN/Casual/
Abdee vj
Luar biasa
Ferdy Palit
iklan Pinjol lagi
Surdi
oke
VirgoRaurus 31Smile
loh ..bukankah sudah di kunci dg rantai neraka dari berbagai arah...kok masih leluasa bergerak, bahkan keluar dari air panas....
VirgoRaurus 31Smile
dengan mata yg sedang dibuatnya...maksudnya "mantra"....
VirgoRaurus 31Smile
katanya kutub Utara, ya harusnya paling Utara...kok paling timur...
VirgoRaurus 31Smile
perang perang apa pedang pedang ini Thor...
VirgoRaurus 31Smile
tuh kan bisa menggunakan jurus perpindahan ruang...kenapa ga dipakai sedari tadi....dasar Author oon, maunya mendramatisir cerita, tp ketahuan oon nya.
VirgoRaurus 31Smile
yg namanya mayat berarti dia mati...ga punya energi kehidupan....ini kok energi kehidupan dari mayat...yg bener aja Thor....
VirgoRaurus 31Smile
kenapa ga pakai jurus ruangnya....MC kebanyakan ilmu, jadi lupa punya jurus yg bisa memperpendek jarak...atau Authornya yg oon...?
VirgoRaurus 31Smile
apa MC lupa dg batu yg diberikan olah iblis sebelum dia musnah, di batu tsb ada sedikit jiwa iblis suami dari ratu iblis....
VirgoRaurus 31Smile
saat MC ingin menusuk jantung Liu Fengying & Xin Xia menghalangi dg tangannya, ternyata pedang bisa menembus tangan Xin Xia...harusnya pedang MC bisa menusuk jantung Liu Fengying....
VirgoRaurus 31Smile
MC lupa dg rencana peledakan pintu gerbang markas musuh demi menghindari pasukannya banyak yg mati kena panah...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!