Ketika kebahagiaanmu di ambil apakah yang kamu lakukan?, apakah kamu akan membalasnya!.
Tidak dia tidak bisa membalasnya hanya melihatnya dari kejauhan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rentina munthe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sendiri lagi
Pagi ini kedua orang tuanya akan pulang ke negara mereka. Dia akan tinggal sendirian tanpa ada yang menunggunya lagi ketika dia pulang dari kampusnya, tidak ada lagi yang memarahinya jika telat pulang ke hotel itu.
hufff
Dia mendengus lagi dan lagi. Dia baru saja terbangun dari tidur ngenyaknya dan ingin menyiapkan serapan pagi untuk mereka bertiga, setelah selesai membersihkan dirinya dan berpakaian lengkap dia beranjak ke dapur dan melaksanakan aktifitas memasaknya.
Dia melihat jam dan sebentar lagi orang tuanya akan keluar dari kamar mereka untuk berangkat ke bandara.
sayang kau kenapa?" tanya sinta pada anak perempuannya.
Tidak apa apa ma" jawabnya dengan senyumnya.
kalau kamu tidak merasa kurang fit, kamu bisa istirahat kok sayang dan gak usah ke kampus" kata sinta
aku gak apa kok, jangan khawatirkan aku"
bagaimana kami tidak khawatir sayang, wajahmu pucat gitu"
aku belum mandi tadi ma" bohongnya
Sinta hanya menganggukkan kepalanya. Sinta menanyakan tentang makanan yang telah tersaji di atas meja makan. Alexa hanya tersenyum karna memang ia sengaja membuat banyak makanan spesial untuk kedua orang tuanya yang akan melakukan perjalanan panjang.
sayang, terima kasih ya" ucap sinta dengan mengelus kepala sang anak.
mmm
Alexa hanya menganggukkan kepalanya, karna ia bingung ia menjawab apa. Dia ingin bersama kedua orang tuanya namun dia enggan mengungkapkannya karna, tidak mungkin ia selalu ada di dekat mereka, dia tau bahwa di sana pasti kedua orang tuanya akan sangat sibuk karna mengurus perusahaan yang sudah mendunia.
kami akan sering sering menghubungimu sayang" kata pratama pada Alexa dan mencium puncak kepala anaknya
kami akan datang ke sini jika ada waktu luang sayang" kata sinta
kamu baik baik di sini ya sayang"
ya pah" jawabnya seadanya
sayang jangan lupa makan, jangan terlalu larut pulang, dan jangan lupa membawa bodyguard kemana mana ya sayang" kata papa lembut.
mereka sudah di luar dan akan menjagamu 24 jam, tidak ada penolakan" imbuhnya pada tina
baiklah kami pergi ya, jaga dirimu baik baik" sinta mencium kening Alexa dengan lembut
Alexa hanya mengantarnya di sampai di depan kamar hotelnya. Dia terenung setelah kedua orang tuanya pergi untuk melakukan tugas mereka yaitu bekerja di negara lain. Tak terasa air matanya lolos keluar dari pelupuk matanya yang telah susah payah agar tidak keluar dari matanya, namun ketika mereka sudah tidak terlihat dia menitikkan air matanya. Dia harus kembali sendiri lagi di sini, di negara yang asing baginya, namun apalah dayanya dia hanya menuruti semua kemauan kedua orang tuanya untuk segera melanjutkan kuliahnya .
Dia beranjak dari tempatnya berdiri dan ingin pergi ke kampusnya dan ingin fokus pada pendidikannya karna tak ingin mengecewakan. Dia sudah sejauh ini, dan akan mempertahankan pendidikannya walaupun tantangan ada di depannya.
Baginya pendidikan adalah nomor satu baginya,tidak ada yang lain selain itu, dia ingin membalas budi pada orang tuanya.
Semangat" gumamnya.
Dia ingin membuat harinya indah, tanpa kedua orang tuanya.
tbc