NovelToon NovelToon
神の復活: BANGKITNYA KEMBALI SANG DEWA

神の復活: BANGKITNYA KEMBALI SANG DEWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Isekai / Spiritual / Kultivasi / Barat / Tamat
Popularitas:199.3k
Nilai: 5
Nama Author: Pandu Diwanata

Arthur adalah seorang anak yang terlahir dengan Mana atau energi sihir yang cacat.

ia lahir di dunia sihir dimana dunia tersebut sihir sangat dibutuhkan. ia memiliki cita cita untuk menjadi Penyihir terhebat di kerajaan dan juga mencari tahu tentang ingatan-ingatan samar yang sering ia lihat dalam mimpinya.

Akankah ia mampu menjadi penyihir terhebat dan menguak semua pertanyaan mengenai ingatan tersebut?

Note:

Main character tidak dibuat langsung overpower. akan ada developement character atau pembangunan karakter agar lebih menarik oleh karena itu Alur akan berjalan sedikit lambat.

ini adalah karya pertama saya. bila ada kesalahan atau kurang seru tolong di maklumi yaa.

agar author semangat lanjutin jangan lupa like dan komen.

mohon dukungannya yaa terimakasih🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pandu Diwanata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selamat tinggal

Gustav menyadari kedatangannya. Ia pun kemudian menoleh.

"Akhirnya kau kembali juga, aku tak pernah percaya kalau kau melakukan hal seperti itu" Ucap Gustav. Ia tersenyum hangat kepada Arthur. Gustav adalah orang yang selalu mengkhawatirkan para muridnya ketimbang dirinya sendiri.

"I-iya saya juga masih tidak percaya akan hal ini tuan Gustav" Ucap Arthur sambil menggaruk kepalanya. Ia sangat merasa senang karena bisa kembali bertemu dengan mentornya. 

"Dimana yang lain? Apakah mereka telah mendapatkan kapten mereka masing-masing? Lalu bagaimana dengan ujiannya tuan?" Tanya Arthur yang ikut duduk di samping Gustav. Ia penasaran dengan kabar teman-temannya dan juga nasib akademiknya. Pasalnya karena dipenjara ia tak bisa mengikuti ujian akhir.

"Mereka semua telah mendapatkan kapten Wizard nya masing-masing sehingga mungkin mereka sedang sibuk dengan penugasan mereka sehingga tidak menyambut dirimu" Ucap Gustav.

"Kamu jangan khawatir, untuk masalah akademikmu aku telah mengurusnya. Karena kerugian yang kamu alami, pihak sekolah sepakat untuk meluluskan dirimu dengan syarat pencabutan gelar lulusan terbaik" Ujar Gustav. 

Ia mengeluarkan selembar kertas dari tas tas yang berada di pinggirnya. Lalu memberikan selembar kertas itu kepada Arthur.

"Apa ini tuan?" Tanya Arthur. Ia tak tahu selembaran apa yang diberikan oleh gurunya itu.

"Ini adalah surat kelulusan pendidikan kelasmu. Carilah kapten wizard yang cocok denganmu dan berikan kertas ini" Jawab Gustav. 

Surat kelulusan pendidikan sendiri adalah surat tanda bukti bahwa yang bersangkutan telah berhasil menyelesaikan pendidikan kelas sihirnya. Surat itu berisikan penilaian keseluruhan dari peserta didik selama ia berada di pendidikan kelas.Surat itu juga berfungsi sebagai tolak ukur bagi kapten wizard untuk melihat kemampuan si peserta didik yang ingin masuk magang ke tim sihirnya.

.

.

.

"Lalu bagaimana dengan ujian akhir saya tuan? Apakah saya harus mengikutinya kembali" Tanya Arthur. 

"Kamu tidak perlu mengikutinya sebagai ganti rugi karena kerugian yang kamu alami selama ini" Jawab Gustav. 

Karena hari mulai gelao, Gustav berdiri sambil membersihkan jubahnya dari debu yang kemudian diikuti Arthur. Mereka berdua saling berhadapan.

"Sepertinya cukup sampai disini aku membimbingmu nak. Aku harap kelak kau akan menjadi Wizard yang hebat" Ucap Gustav sambil mengelus kepala Arthur.

Entah mengapa kata kata barusan rasanya seperti mengiris hati milik Arthur. Tak terasa perpisahan akhirnya datang. Perasaan baru kemarin ia bertemu dengan gurunya itu. Tapi sekarang mereka sudah harus berpisah. Ia harus melanjutkan perjalanannya untuk menjadi seorang Wizard. 

Arthur pun membungkuk di depan gurunya untuk memberikan penghormatan terakhir. 

"Terimakasih atas semua ilmu dan jasa yang telah Anda berikan pada saya, semoga anda selalu diberikan kesehatan" Ucap Arthur. Ia tak menyadari air mata telah jatuh dari air matanya. 

"Semoga sukses" Hanya itu perkataan yang bisa ia berikan kepada muridnya. Ia pun berubah menjadi burung merpati menggunakan sihirnya dan terbang meninggalkan Arthur sendirian disana.

Arthur kembali berdiri, ia tak bisa berlama-lama lagi disini. Ia harus membereskan barang-barang di kamar asramanya karena waktu sewa telah habis. Oleh karena itu ia segera mengemas barang-barang. 

Ia pun pergi menuju asrama. 

Sambil berjalan Arthur melihat bangunan bangunan sekolah. Seketika terlintas ingatan saat ia masih bersekolah. 

Kini matanya tertuju pada sebuah bangku yang terbuat dari pohon yang dibaringkan. Ia hanya tersenyum melihatnya. Dulu sewaktu masih sekolah ia bersama Jordi dan Damian selalu pergi menghabiskan waktu jam istirahatnya. Entah sekarang kemana mereka pergi. 

Tak terkecuali Elina. Ia masih memikirkan bagaimana kabar kakaknya itu. Apakah ia baik baik saja sekarang atau sedang dipaksa untuk melepas pakaiannya oleh Kapten Wizard nya. Memikirkan hal tersebut membuat Arthur sedikit tertawa. 

Arthur pun sampai di asrama. Karena hari telah gelap, ia pun menghampiri ke meja resepsionis untuk memesan satu kamar.

Setelah selesai menyelesaikan pembayaran, ia pergi ke kamarnya dan segera mengemas seluruh barang-barang ke dalam sebuah tas. 

Setelah selesai mengemas ia pun tidur mengumpulkan energi untuk besok mencari kapten wizard. 

Keesokan harinya. 

Matahari belum terbit. Kabut tebal menyelimuti seluruh kota. Itu artinya musim dingin telah datang. 

Arthur segera bangkit dari tempat tidur dan melakukan olahraga kecil dan sarapan sebelum pergi dari asramanya. 

Setelah selesai melakukan rutinitas sehari-harinya itu ia pergi dari asrama untuk menemui beberapa Kapten Wizard.

Ia telah membuat daftar list siapa saja kapten wizard yang akan ia datangi.

Tujuan pertama yaitu markas Tim sihir Naga merah yang dipimpin oleh Ragus Aeolius. 

Tim sihir Naga merah merupakan kelompok penyihir yang sangat terkenal di kota Verona. Mereka bahkan memiliki beberapa prestasi hebat yang kerap mendapat penghargaan dari kekaisaran. 

Letak markas mereka tak begitu jauh karena masih dalam satu kota. 

.

.

.

.

Setelah menempuh perjalan yang lumayan jauh akhirnya Arthur pun sampai di depan sebuah gedung besar dengan lambang Naga berwarna merah diatas pintu.

"Ini dia markas mereka!" Ucap Arthur dalam hati. Ia kelihatan sumringah dapat menemukan markas besar dari tim sihir tersebut.

Tak mau membuang-buang waktunya, ia pun segera masuk ke dalam markas tersebut.

Disaat Arthur membuka pintu, ia sedikit tercengang melihat bagian dalam dari markas mereka. Ini dia nih terlihat seperti ruangan istana baginya.

Ruangan di dalam tertata dengan sangat rapi. Lantai terlihat sangat bersih sehingga Arthur dapat melihat wajahnya di lantai itu layaknya sebuah cermin.

Ia melihat ada seorang pria yang sedang berada di meja resepsionis. Pria tersebut terlihat sedang membaca sebuah koran. Arthur berpikir bahwa pria itu bertugas sebagai administrasi disini. 

Arthur berjalan menghampiri pria itu. 

"Selamat siang tuan, apakah tim sihir naga merah sedang membuka lowongan magang bagi para siswa sihir" Ujar Arthur. Ia menyerahkan surat yang diberikan Gustav ke hadapan pria itu. 

Pria itu menatap Arthur sambilmengangkat sebelah alisnya. 

"Siswa sihir?" Tanya pria itu singkat sambil masih memegang koran dengan kedua tangannya. 

"Iya benar!" Jawab Arthur. 

"Benarkah dia seorang siswa sihir? Aku tidak bisa merasakan Mana miliknya. Terlebih lagi dia kelihatan sangat lusuh sebaiknya ku usir saja" Gumam pria itu sambil memandangi Arthur dari bawah kakinya hingga atas. Ia bingung benarkah anak yang di depan ini seorang siswa sihir.

"Nak, sebaiknya kau pulang saja. Pimpinan kami sedang bertugas" Ucap pria itu singkat. Ia mulai kembali membaca korannya. 

"Tuan, sekarang adalah hari libur. Bagaimana mungkin pimpinan sedang bertugas" Balas Arthur. 

"Apakah kau tidak memiliki telinga? Pimpinan sedang bertugas. Jangan mencoba membuatku kesal. Lebih baik pergilah!" Ucap itu pria itu dengan ketus sambil mengangkat kaca mata ke dahinya. 

Hari ini ia baru saja bebas dari sebuah masalah. Tentu saja ia tak ingin terlibat dalam sebuah masalah lagi. Oleh karena itu lebih baik ia pergi menurutnya. 

"Baiklah jika memang begitu. Terima kasih tuan" Ucap Arthur. Ia berbalik pulang dengan wajah yang sedikit sedih.

Ia berjalan menuju ke arah pintu keluar. Disaat itu secara bersamaan ia berpapasan dengan seseorang yang tidak asing baginya. 

.

.

.

.

jangan lupa like

1
Devati Puspita
ahahahaha kenapa harus 'orang ganteng' dehh lucukk bgttt😭😭
Devati Puspita
seruuu bgtttt
Devati Puspita
akuu baca ya ndu
finally
Blue
up nya lama udh gitu cerita pendek hadehh
R@henj: kasih idenya gan mkanya huff🙄..
total 1 replies
Dery
gas lanjut thor
Dery
nangung thor up nua
Dery
mati kah
pastelocia: cek bab selanjutnya
total 1 replies
Dimas Setiawan
good
Dery
nanggung thor
pastelocia: siappp
total 1 replies
Apendi Pendi
hallo saya ijin masuk kakak 😊
pastelocia: iya siapp. makasih banyak kak udah mampir
total 1 replies
sompel kjb
hadir
Panjie Bali
up lgi thor trp smngat
pastelocia: iya siapppppppp
total 1 replies
Queen Rizky
dan datanglah salah satu tetua dari agnosticae.....

semangat terus thor 💪
Ricki Virgiawan
black clover
Queen Rizky
kekuatan Arthur semakin mengejutkan meski ia harus berubah menjadi wujud aslinya. keren .👍
Queen Rizky
mahluk apakah yg tiba tiba muncul dan membuat Arthur serta Adrian terpental...


semangat terus Thor 💪
thank's. up nya cerita ini makin menarik
👍👍👍👍👍
Queen Rizky
mampukah pasukan sihir bayangan mengatasi para monster tingkat atas itu............agar tidak terus melebarkan Dungeonnya. ??........

tunggu kelanjutan kisah ini .......!!!

buat author semangat terus 💪
Queen Rizky
ARTHUR dibikin karakter yg tegas Thor jangan di jadikan pria lemah jangan di jadikan plin plan kayak g ada wibawa gitu. Arthur adalah dewa kematian bukan pick boy.

maaf. ya Thor. 🙏🙏🙏 komentar aku julid ....

semangat Thor 💪
Queen Rizky: semangat terus 💪 cerita mu bagus tapi jujur penyampaiannya kurang gereget...

🙏🙏😘😘😘😘😘😘
total 2 replies
Queen Rizky
apakah roxanne akan menjadi salah satu selir Arthur...??
Queen Rizky
benar benar sebuah kisah yang tragis.

Arthur adalah seorang dewa kematian karena itu aku mengingatkan pada author tentang kekuatan Arthur.
seorang dewa kematian haruslah kuat dan tak tertandingi kekuatannya tapi disini kekuatan Arthur masih lemah .

next Arthur harus kuat
jangan bikin pembaca jadi malas baca alias bosan karna MC nya lemah.
apa lagi MC disini adalah dewa kematian yaitu dewa yg paling ditakutkan bahkan oleh para dewa .

oke Thor semangat terus ya...💪😘😘💖💖👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!