NovelToon NovelToon
BEDA

BEDA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Tamat
Popularitas:147.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma

BEDA

Sebuah karya yang berangkat dari pengalaman pribadi dan inspirasi lainnya, yang saya kemas dalam bentuk cerita dalam novel. Inilah dia BEDA.

Ezra Christian Nasution, dari namanya saja sudah jelas jika ezra adalah anak keturunan Suku Batak. Suku yang terletak di Provinsi Sumatera Utara yang terkenal dengan salam horasnya.

HORAS!!

Ezra dan dua adik kembarnya, erich dan ernest dibesarkan dikeluarga kristen yang taat dan penuh cinta kasih. Sejak kecil mereka bertiga sudah diajarkan arti TOLERANSI yang sesungguhnya oleh dua orang tua mereka, yang dimana mereka bertiga bersahabat dengan gwen dan gibran yang notabennya beragama islam.

Gwen dan gibran merupakan anak dari sahabat kedua orang tua mereka, sehingga persabatan mereka menurun.

Beranjak remaja, ezra menyayangi gwen lebih dari seorang sahabat. Bahkan ia menjadikan gwen tujuan hidupnya, namun sayangnya kisah cinta merka terhalang oleh dinding penghalang yang kokoh yaitu perbedaan keyakinan.

Akankah ezra dan gwen bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

Setelah lebih dari tiga bulan Ezra mempelajari tentang agama islam, baik dari buku-buku yang ia baca, internet dan berdiskusi panjang dengan Zafran, akhirnya Ezra memantapkan hatinya untuk memeluk agama islam.

Ezra memberanikan dirinya untuk mengutaran niatannya tersebut kepada kedua orang tuanya.

Baik Felly maupun Rey sangat terkejut dengan niatan putra sulungnya itu, bahkan Felly sempat menuduh Ezra frustasi dan ingin merebut Gwen dari Fahri, karena kurang dari dua minggu lagi Gwen dan Fahri akan menikah.

"Aku berani bersumpah, ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan Gwen maupun wanita lainnya. Aku tidak selicik itu menggunakan agama untuk merebut seseorang, aku memang masih sangat mencintai Gwen tapi aku ikhlas ia di bahagikan oleh Fahri karena aku tahu Fahri orang yang yang sangat baik. Lagi pula aku dan Fahri juga berteman jadi tidak mungkin aku menikung temanku sendiri" ucap Ezra, meyakinkan kedua orang tuanya bahwa niatannya tidak ada sangkut pautnya dengan Gwen.

Rey mengambil handphone dari tangan Felly, ia sudah tidak tahan dengan perdebatan panjang antara anak dan istrinya.

"Lakukan apa yang kamu yakini, tapi bertanggung jawablah dengan pilihan yang telah kamu pilih" ucap Rey dengan tegas, ia memberikan ijin kepada putranya untuk menentukan pilihan hidupnya yang akan di jalaninya.

"Benarkah Pah?" Ezra seakan tak percaya jika papanya akan memberikan ijin semudah itu tanpa argumen apa pun.

"Ya, agama itu keyakinan bukan keturunan. Papah tidak berhak melarang apa yang telah menjadi keyakinanmu, kalaupun dulu papah sempat melarangmu untuk pindah, karena saat itu emosimu belum stabil dan kamu melakukannya hanya untuk seorang wanita. Tapi jika saat ini papah yakin kamu pasti sudah memikirkannya matang, papah hanya minta jalani dengan baik dan jadilah umat yang taat" ucap Rey.

Mendengar keputusan suaminya, Felly pun menghentikan perdebatannya dengan putra sulungnya, ia ikut memberikan ijin dan suport kepada putra sulungnya.

"Ini keputusan yang tidak mudah loh Bang, Abang akan menjalani ibadah sendirian tanpa bersama kami" ucap Felly.

"Abang sudah pikirkan semuanya dengan matang mah, abang sudah yakin akan menjalaninya" ucap Ezra dengan penuh keyakinan.

"Abang tetap anak mama kan?"

"Tentu saja mah, meski kita berbeda keyakinan aku tetap anak mama. Bakti dan hormatku tetap untuk mama dan papa, aku juga masih sangat membutuhkan doa dan suport dari mama dan papa hingga akhir hayatku."

"Jadi kapan rencannya kamu mau pindah?" tanya Flly.

"Rencananya lusa mah, setelah ba'da dzuhur."

"Kamu ini mengapa mendadak sekali memberitahu kami" ucap Felly, jika ia me getahui dari jauh-jauh hari tentu ia akan mengirimkan sesuatu untuk putranya. Seperti alat shalat misalnya.

"Iya maafin abang ya mah."

"Ya sudah abang sehat-sehat ya di sana, beri kami kabar jika kamu sudah menjadi seorang mualaf"

"Baik mah, sekali lagi terima kasih ya mah, pah." Ezra merasa sangat beruntung memiliki orang tua yang open minded, demokratis dan selalu mensuport apa pun yang menjadi keputusan anak-anaknya.

"Sama-sama sayang." Felly menutup sambungan telephonenya.

Jum'at hari yang di pilih Ezra untuk mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Islamic Center Washington.

Ditengah kesibukannya mempersiapkan acara pernikahannya dengan Gwen, Fahri rela terbang ke Washington demi bisa hadir sebagai salah satu saksi proses mualafnya Ezra.

"Bagaimana, sudah semua persyaratannya?" tanya Fahri kepada Ezra.

"Insyaallah semua persiapan administrasinya sudah beres" ucap Ezra.

"Kamu sudah khitan kan?" bisik Fahri, sambil melirik ke kanan dan ke kiri memastikan tak ada yang mendengarnya, khawatir Ezra akan malu membahas ini.

"Kalo yang itu alhamdulillah sudah sejak kecil, orang tuaku sudah mengkhitankan semua anak-anaknya dengan alasan kesehatan" jawab Ezra sambil tersenyum.

"Ya sudah kalo begitu, ayo kita masuk!!" Fahri mempersilahkan Ezra untuk terlebih dahulu masuk ke dalam masjid.

Dibimbing langsung oleh imam masjid dan di saksikan oleh Zafran, Daffa dan Fahri. Ezra mengucapkan dua kalimat syahadat.

Proses mualaf Ezra berlangsung sangat khidmat, Ezra sempat menitikan air mata bahagianya usai mengucap syahadat, karena ini adalah keputusan besar yangn a ambil dalam hidupnya.

Setelah mengucapkan kalimat syadahat, Zafran meminta Ezra untuk segeralah mandi besar. Beberapa hari sebelumnya Zafran telah mengajari Ezra tata cara mandi besar dengan benar, agar setelah syadahat ia tidak merasa bingung.

Kemudian Ezra bersiap melakukan shalat pertamanya karena sudah hampir masuk waktu Shalat Ashar.

Ezra berdiri sejajar di samping Fahri dan Daffa, ia siap mengikuti Shalat Ashar pertamanya di Masjid Islamic Center Washington secara berjamaah. Usai Shalat Ashar berjamaah Fahri pamit pergi ke bandara, ia ingin terbang ke Osaka menjemput Gwen agar bersama-sama kembali ke Jakarta menyiapkan acara pernikahan mereka.

"Jangan lupa datang ke pernikahanku ya" secara langsung, Fahri mengundang Ezra untuk datang ke pernikahannya dengan Ewen.

"Insyaallah pasti aku akan datang, aku juga sudah lama tidak pulang ke Indonesia. Memang rencananya aku ingin mengajak keluargaku berlibur" ucap Ezra, dengan tulus ia mendoakan kelancaran persiapan pernikahan Fahri dengan Gwen.

Sebelum berpisah Fahri memberikan hadiah untuk Ezra, ia memberikan buku-buku tentang islam dan juga perlengkapan shalat.

"Sekali selamat ya saudara seimanku" Fahri memeluk Ezra dengan hangat, kemudian ia masuk ke dalam mobilnya dan berangkat menuju bandara.

Tak lama kemudian Daffa pun pamit, ia harus kembali ke L.A untuk mengurus supermarketnya dan melanjutkan kuliahnya, ia juga memberikan Ezra sehuah Al-qur'an dan beberapa baju koko untuk Ezra.

"Thank you ya Daf" Ezra memeluk Daffa.

"Sama-sama Mas, tetap istiqamah ya Mas Ezra, kabari aku jika Mas Ezra butuh bantuan" setelah berpamitan dengan Ezra dan pamannya ia kembali ke L.A.

Sementara itu Zafran pulang bersama Ezra, Ezra mengantar Zafran kembali ke supermarket miliknya.

Tiba di depan supermarket miliknya Zafran menawarkan Ezra untuk menunaikan shalat maghrib bersama, dengan senang hati Ezzra pun menerima tawaran Zafran.

Haura sangat senang ketika melihat Ezra berada di depannya, ikut berjamaah bersama dengan dirinya dan juga dengan kedua orang tuanya.

1
Haryati Kurniawan
kereenn banget Thor 👍 bagus banget cerita nya, sukses untuk karya² selanjutnya ya😇
Irma: terima kasih sudah membaca🙏
total 1 replies
Haryati Kurniawan
/Sob/ berlinang air mata
Haryati Kurniawan
aku kembali baca bang Ezra lagi 😍
Irma: Terima kasih kak🙏
total 1 replies
Wahidah Husni
Luar biasa
Safini Azizah
nanges aku kak 😭😭😭
bunda DF 💞
Luar biasa,,, ceritanya menyentuh bgt
Yurnita Bornas
Aku juga boru nasution
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
nyesek baca part ini😭
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
huaaaa daddy galen kata" nya np bkin tertampar sih😭
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
nyesek klo jd Gwen😭
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
aku ngakak ngebayangin ekspresi nya si gibran pas diledekin sm ernest 😂
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
wkwkwk papa rey protes😂
mobil nya mahal yak harga nya👀
queen ragu itu masang nya, liat gelang salib di pergelangan ezra👀
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
ezra bngek bru jg ulth gk ada bbrp mnit dh minta pcaran🏃🏃🏃
tp cowok kek ezra nyri dmn sih, keknya setia 🤔
Haryati Kurniawan
Uda 2x baca... suka banget dgn cerita Ezra, terima kasih Thor, sukses selalu dgn karya2 nya
Irma: Terima kasih banyak Kak sudah membaca 😊
total 1 replies
Sakura Chan
Assalamualaikum wr wb
.
izin pm thor, mampir yuk ke ceritaku judul nya

Aku Tetap Cinta
Hikmah
ceritanya bagus...banyak pelajaran yang dpt diambil. mulai dari toleransi, patuh pada orang tua, menjaga silaturahmi, mendekatan kpd thhan yang sesuai dg kepercayaan masing2.semua tersaji dlm cerita ini.terimakasih thor karyany sangat bagus...semoga sukses dg karya2 selanjutnya thot.
Hikmah: saya juga terimakasih atas karyanya.sukses selalu ya thor...
total 2 replies
Hikmah
inilah seamin dan tak seiman...sedih bacanya...apalagi yang mengalaminya ya....
🐧ᵉᶜ✿Bunda Elsha Chacha🐧
karya MU sungguh luar biasa Thor,banyak hikmah yg terkandung di dalamnya
Irma: Terima kasih bunda
total 1 replies
Haryati Kurniawan
kerennn banget thor 👍👍 sukses untuk karya2 nya
Haryati Kurniawan
akhirnya 😍 cinta akan membawamu kembali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!