NovelToon NovelToon
Ogah Kawin

Ogah Kawin

Status: tamat
Genre:Komedi / Petualangan / Misteri / Horor / Tamat
Popularitas:146.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: C4703R

Lilin tak mau dijodohkan. Dia tidak suka sama lelaki yang usianya terpaut jauh dengannya. Apalagi lelaki tersebut mirip ogah. Maka di hari perkawinan itu, Lilin lebih baik kabur. Pergi jauh.
Calon suami nya tentu saja tidak terima.
Dia bakalan mengejar sampai kemanapun cintanya pergi.
Ternyata memang kehidupan tidak selalu sesuai dengan apa yang diharapkan. Penuh lika-likunya. Mesti ada perjuangan kala ingin tercapai segala yang diinginkannya. Begitu juga Aqi, kalau tidak sekarang kapan lagi. Mungkin waktu ke depan belum tentu ada kesempatan. Hingga perjuangan nya mesti berhasil.
Dan itu belum usai. perjalanan hidup terus berwarna. Dimana datang kawan lama yang membuat gondok. Dan saudara yang menyeret pada petualangan misteri nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon C4703R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersembunyi di manapun

Mereka terus berlari menjauhi jangkauan para preman yang kali itu sangat menginginkan diri mereka hidup atau mati seperti perintah militer saja.

“Aku pancing mereka ya, sekarang,“ ujar Dewi Monika Rini yang sok- sokan berani menantang maut dan bakalan menunggu kedatangan mereka. Kali ini dia akan jadi umpan, nanti si Aqi yang mesti menghajar mereka satu demi satu. Sampai jumlah musuh menipis, baru berteriak kegirangan.

“Jangan dulu,“ ujar Aqi Firdaus dengan nafas tersengal akibat rasa capek yang mendera, akibat begitu lelahnya menghadapi usia ketuaannya.

“Katanya mau di hajar satu- satu,“ ujar Dewi terus terngiang rencana rencana brilian temannya sebelum mereka melarikan diri melewati gang gang sempit perkampungan padat penduduk di sekitar wisata taman mini itu.

“Ya nanti kalau ada waktu,“ ujar Aqi. Dia masih memperkirakan kalau kali ini dilakukan rencananya, maka musuh yang masih berjarak tak jauh, akan segera membantunya. Itu tak baik untuk diri dan pasangannya.

“Ah.. bikin capek saja kau Qi,“ kata Dewi mulai sebel. ‘Dari tadi nanti-nanti mulu kapan mereka akan terbebas dari sengsara yang mendera kehidupan ini’ batin perempuan cantik itu namun keringatnya mengucur deras.

“Bukan aku, tapi mereka yang mengejar,“ kata Aqi berkilah. Masa mereka yang mengejar-ngejar, bikin ulah, bahkan bikin masalah tapi dia yang pacarnya mesti mendapat tuduhan menyakitkan begitu.

“Ug.... “

Mereka terus berlari sembari memikirkan bagaimana cara meloloskan diri dari kepungan musuh yang sangat biadab, serta orowodol itu.

“Nah ini sepi,“ ujar Dewi menunjuk tempat yang benar-benar senyap meskipun masih berada di gang sempit penuh dengan rumah penduduk. Tak banyak yang lewat itulah yang bagi si cewek merupakan tempat yang bagus. Ini saatnya. Kala yang bagus untuk membuat satu per satu dari mereka mesti dijatuhkan. Sehingga tak bersisa. Untuk kemudian membalas perbuatan mereka sehingga di lain waktu tak akan menyakiti hati seorang yang tersakiti.

Sepinya tepat. Mungkin penduduknya lagi beraktifitas. Menuju ke pekerjaan ibukota yang komplek. Baik ke pasar, berdagang kaki lima, maupun ke pabrik di tepian kota. Mereka ini tak mau tahu urusan yang tengah dihadapi dua insan ini. Lebih baik mengurus diri sendiri, kesehariannya, serta keluarga yang harus dinafkahi. Bagaimanapun urusan mereka juga sudah ruwet apalagi mesti mengurusi orang lain. Lebih baik berdiam diri. Pura-pura tak tahu. Bahkan ada yang ngeri kalau mesti berhadapan dengan para preman itu. Sebab mereka bakalan memperpanjang dendamnya di lain waktu jika ada kesempatan. Seperti yang dirasakan Aqi. Dia tak tinggal diam kalau melihat lawan menangnya kegirangan diatas dendam yang mengharu biru.

“Mereka dimana sekarang?“ tanya Aqi sembari celingukan. Terasa lumayan jauh dalam berlari. Orang-orang itu masih tertutup oleh kelokan diantara gang dan rumah-rumah yang tinggi. Cukup untuk menyembunyikan bayang lawan dari tatapan.

“Itu!“ tunjuk Dewi sembari melihat kelompok musuh ada dibelakangnya. Mereka masih semangat untuk terus mengejar buruan yang dianggapnya masih berada dalam jangkauan pengejaran. Kalau sudah lelah, maka orang-orang itu bisa langsung ditangkap. Kemudian dihadiahi bogem mentah berikut bunga sikutan dan tempeleng kanan kiri. Hingga mancur darah merahnya dari bibir mereka.

“Masih kumpul?“

“Masih...“

“Lari lah...“

Kembali mereka menelusup ke perkampungan penduduk diantara gang-gang sempit serta tatapan orang lewat jendela rumahnya dengan keheranan.

1
Daliffa
mampir Thor
Andrias CPC: thanks 🙏
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘
belum jg SAH, udah posesif sj Aqi
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 : aelah... ngapain 😁✌️
total 2 replies
Cendol Dawet
gaslah..klo Aqi-nya nurut gitu kn enak😅
Andrias CPC: iya 😁
total 1 replies
Cendol Dawet
lucu jg ya😁
Andrias CPC: thanks 🙏
yuk lanjut 😁
total 1 replies
Cendol Dawet
seru nih.. ikutan nyimak ya, Thor 🏃🏃🏃
Andrias CPC: thanks 🙏
total 1 replies
Andrias CPC
iya😁
dah mentok 😁
yuk yang baru....
Miss GH
udah end, cepet ada yg baru ya. semangat salam Splite Marriage
Andrias CPC
trims ea
Andrias CPC
iya
thanks 🙏
Andrias CPC
thanks 🙏
smg
Andrias CPC
iya😁
yuk
Andrias CPC
thanks
Quora_youtixs🖋️
semangat 👍
Quora_youtixs🖋️
update lagi 👍
Quora_youtixs🖋️
sukses selalu buat karyamu 👍
Quora_youtixs🖋️
next 👍
Quora_youtixs🖋️
semangat 👍
Quora_youtixs🖋️
keren banget 👍
Quora_youtixs🖋️
lanjut 👍
Quora_youtixs🖋️
like
Andrias CPC: thanks 👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!