NovelToon NovelToon
Calon Istri Milyader

Calon Istri Milyader

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Wanita perkasa / Menyembunyikan Identitas / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Dijodohkan Orang Tua / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Herazhafira

Alika gadis mandiri yang tangguh dan pemberani. Dengan menyembunyikan identitasnya, Ia dapat menyelesaikan setiap masalahnya dengan kemampuan yang ia miliki.

Menjadi calon istri dari milyader cacat membuatnya harus menghadapi musuh, keluarga, dan kekasih Zein.

"Kenapa kamu tidak menolak perjodohan ini?" Tanya Zein.

"Kenapa bukan kamu saja yang menolaknya? Tanya Alika balik.

Sikap cuek dan dingin yang dimiliki Zein membuat mereka seperti Tom and Jerry yang tidak pernah akur.
Sama-sama menolak dijodohkan tapi tidak ada yang berani melawan keputusan Hutama.

Bagaimana dengan kisah cinta dengan kekasihnya yang belum usai?

Bagaimana jika disaat cinta mulai tumbuh, tiba-tiba Papa Alika memutuskan pertunangan mereka secara sepihak?

Mampukah Alika bertahan dan mewujudkan impian kakeknya?

Ataukah Alika harus menyerah dan kembali menjalani kehidupannya seperti sebelumnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Herazhafira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apartemen

Alika membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur. Ia menatap langit-langit kamar memikirkan apa yang akan Ia lakukan selanjutnya.

"Arghh..! Mama dan Papa menyebalkan! tidak mau membantu Alika" Teriak Alika lalu memijit pelipisnya.

Lama berpikir dan tidak menemukan ide, akhirnya Alika mengambil ponselnya lalu menghubungi Meriska lewat video call.

Drrtt.. drrtt.. drrtt..

"[Halo]" Jawab Meriska setelah menggeser tombol hijau dan menampilkan wajah Alika.

"[Kamu dimana?]" Tanya Alika.

"[Masih di hotel, ada apa?]" Tanya Meriska.

"[Jalan yuk! Aku bosan di sini. Kamu tau nggak, sekarang Aku ada dimana?]" Tanya Alika.

"[Ya mana Aku tau? kamu kan belum mengatakannya." Jawab Meriska.

"[Di Apartemen Zein! dan Aku tinggal berdua dalam satu atap dengannya, gila nggak tuh!]" Seru Alika.

"[Hah!? bukannya kamu tinggal di Mansion bersama keluarga Zein?]" Tanya Meriska.

"[Kami baru aja pindah. Kalo nggak percaya lihat ini.]" Alika mengarahkan ponselnya ke seluruh ruangan sambil berjalan menuju dapur.

"[Woow.., keren banget Apartemennya. Ada dua kamar. Designnya juga sangat mewah. Benar-benar selera kalangan atas. Kalau aku tinggal di apartemen seperti itu, bisa-bisa Aku nggak mau keluar untuk kerja. Hehehe.. ]" Kagum Meriska.

"[Dasar pemalas! Kalau Aku ingin segera pergi dari sini. Kamu nggak tau sih gimana menyebalkannya Zein. Masa Aku di tinggal sendiri di sini.]" Kesal Alika.

"[Dia kemana?]" Tanya Meriska.

"[Ke kamarnya.]" Jawab Alika.

"[Tentu saja Dia meninggalkanmu, masa Dia mengajakmu ke kamarnya. Yang bener aja. Apa jangan-jangan kamu harap Dia mengajakmu ke kamar? jangan gila Alika, sadar..! buang pikiran kotormu jauh-jauh. Ya.. meskipun Aku akui tunangan kamu itu sangat tampan dan mempesona, tapi kamu juga harus jaga diri, jangan sampai melakukan hal itu diluar nikah]" Ujar Meriska.

"[Wah... otak kamu makin eror! Sepertinya harus di servise biar berfungsi dengan baik.]" Kesal Alika.

"[Otakku masih normal ya! Kamu yang harus jaga pikiran dan hati kamu saat berdekatan dengan Zein. Kadang jika pria dan wanita dalam satu ruangan, setan gampang datang dan menghasut. Dan kamu tahu kan apa yang akan terjadi?]" Tanya Meriska.

"[Tidak akan ada yang terjadi.]" Jawab Alika kesal.

"[Semoga aja, Ngomong-ngomong kenapa kalian pindah ke Apartemen?]" Tanya Meriska.

"[Ini semua karena Kakek ingin kami saling mengenal dan makin dekat.]" Jawab Alika.

"[Sampai kapan? jangan lama-lama, aku nggak bisa urus perusahaan sendiri.]" Tanya Meriska.

"[Entahlah, kata Kakek sampai kami dekat dan saling mencintai.]" Kesal Alika.

"[Wahh..., sepertinya bukan dekat lagi deh nantinya. Akan ada benih-benih cinta diantara kalian.]" Ejek Meriska.

"[Kamu sangat mengesalkan Meriska! Aku mau kita ketemuan di restoran Zhuzhi satu jam lagi. Ada yang ingin aku bicarakan denganmu tentang Dirga.]" Ujar Alika.

"[Dirga? males banget dengar namanya, tumben kamu mau bahas tentang Dia. Biasanya juga kamu menghindar jika aku ingin membahasnya.]" Ujar Meriska. Ia paling tidak mau membahas Dirga karena Meriska sangat yakin jika Dirga dan Priska memiliki hubungan.

"[Sudah dulu ya? Aku mau mandi, bye-bye.]" Alika segera menutup telponnya sebelum Merisak menolak untuk bertemu.

............

Alika keluar dari Apartemen, Ia sudah membuat janji dengan Meriska di salah satu restoran. Sebelum Meriska kembali ke Milan, Ia ingin bertemu dengan Meriska untuk membicarakan masalahnya dengan Dirga. Meskipun Ia sudah meminta Meriska untuk memutuskan kontrak kerja sama dengan perusahaan Dirga. Tapi Dia belum menceritakan alasan dari keputusannya.

"Alika, sini!" Seru Meriska sambil melambaikan tangannya.

Alika tersenyum melihat sahabatnya. Ia mendekat lalu duduk di kursi berhadapan dengan Meriska.

"Kamu sudah lama?" Tanya Alika.

"Aku juga baru datang, minuman yang aku pesan aja belum datang." Jawab Meriska.

Meriska memegang pundak Alika lalu memperhatikan matanya yang bengkak.

"Tunggu, tunggu, Kenapa matamu seperti mata panda? Kamu habis nangis ya?" Selidik Meriska. Saat di telpon Ia tidak terlalu memperhatikan mata Alika.

Alika mengangguk dan air matanya kembali keluar. "Dirga selingkuh." Ungkap Alika.

Prakk!

Meriska langsung memukul meja membuat Alika dan pengunjung lain kaget dan menatapnya.

"Maaf." Ujar Meriska pada pengunjung restoran yang lain sambil tersenyum malu.

"Hikss, hikss..." Tangis Alika, Ia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

"Dengan Priska kan?" Tebak Meriska. Ia sudah tahu hal ini akan terjadi. Alika tidak akan percaya dengan mudah omongan orang lain jika bukan dia sendiri yang melihat dan membuktikannya.

"Iya, hatiku hancur, sakit, Aku tidak pernah menyangka Dirga tega selingkuh apalagi dengan Priska. Aku percaya pada mereka berdua dan ternyata mereka menusukku dari belakang. Tidak ada lagi yang bisa Aku harapkan dari Dirga, meskipun Aku masih sangat mencintainya, tapi Aku tidak ingin sakit untuk kedua kalinya jika aku memaafkannya." Ungkap Alika.

"Sudahlah, jangan menangis kamu tahu dari mana kalau mereka selingkuh?" Tanya Meriska.

"Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri." Jawab Alika.

"Kamu sih nggak percaya denganku? Aku sudah memberitahumu berkali-kali tapi kamu tetap membela Dirga dan Priska. Trus, Apa kamu masih ingin mempertahankan hubungan kalian?" Tanya Meriska.

"Tentu saja tidak! Aku tidak mungkin bersama dengan pria yang suka berselingkuh. Aku memang masih sangat mencintainya, tapi cukup sampai di sini hubungan kami. Semuanya sudah berakhir. Aku tidak mungkin kembali dengannya." Ujar Alika.

"Aku setuju, trus, apa yang akan kamu lakukan selanjutnya?" Tanya Meriska.

"Tetap lakukan apa yang sudah aku katakan, batalkan semua kontrak kerja sama kita dengannya. Aku tidak mau lagi berurusan dengannya." Jelas Alika.

"Kalau itu sementara aku kerjakan. Tapi Aku minta waktu seminggu untuk menyelesaikannya. Kebetulan seminggu lagi kontrak kerjasama akan berakhir. Dengan begitu kita tidak perlu lagi memperpanjang kontrak kerjasa kita. Tapi jika kamu tidak setuju dan tetap ingin membatalkannya sekarang, maka kita harus bayar ganti rugi lima puluh persen dari jumlah dana yang telah kita sepakati. Bagaimana?" Tanya Meriska.

Alika berpikir sejenak. Ia bisa saja membatalkan kontak itu sekarang. Tapi Dirga akan mendapatkan keuntungan besar jika itu Ia lakukan.

"Baiklah, Aku setuju, lakukan yang terbaik. Aku percayakan semuanya padamu. Maaf, Aku belum bisa membantumu di kantor. Kamu tau sendiri kan? Aku harus menyelesaikan masalahku dengan Zein. Tidak mudah lepas dari keluarga Zein. Apalagi Kakek Hutama juga berada di Mansion. Pergerakanku terbatas. Apalagi Zein selalu mengawasiku." Jelas Alika.

"Ngomongin Zein, bagaimana hubunganmu dengannya?" Tanya Meriska.

"Masih jalan di tempat. Tidak ada kemajuan, sepertinya kami tidak akan pernah cocok. Aku masih berusaha mencari cara untuk membatalkan pertunangan kami. Perbedaan diantara kami itu terlalu jauh. Aku di bumi dan Dia di langit, sangat sulit untuk di satukan." Jelas Alika.

"Kenapa seperti itu? bukannya kalian sudah bersatu? Tuh buktinya, cincin yang melingkar di jari manis kamu." Uajr Meriska.

"Ah, Dia tuh sangat menyebalkan, jahil, tidak bisa di bantah, suka marah-marah, egois. Semua yang aku nggak suka ada pada Zein, aku sangat benci dengannya. Meriska kenapa kamu melotot? Apa kamu nggak percaya dengan yang aku katakan? Beneran sumpah, amit-amit deh ..! Aku berjodoh dengannya." Alika mengetuk meja beberapa kali dengan kepalan tangannya.

Meriska hanya melotot mendengar ucapan Alika.

"Kenapa kamu bengong? kamu nggak percaya kalau Zein memang seperti itu?" Tanya Alika.

Meriska menggelengkan kepalanya agar Alika berhenti bicara.

"Aku serius. Kamu nggak tau aja jika kamu berdua bertemu. Sudah seperti Tom and Jerry yang tidak mungkin hidup dalam satu atap. Makanya, Aku lebih senang mengurung diri di kamar dari pada keluar dan bertemu dengan wajah batu karangnya Zein." Kesal Alika.

"Ya ampun...! Alika." Lirih Meriska sambil menepuk jidatnya.

"Kamu kok aneh? nggak nyambung tau." Kesal Alika.

"Itu..." Tunjuk Meriska ke belakang Alika.

Alika berbalik melihat siapa yang berada di belakangnya.

.

.

.

Bersambung....

Sahabat Author yang baik ❤️

Jika kalian suka dengan cerita ini, Jangan lupa, Like, Komen, Hadiah, Dukungan dan Votenya ya! 🙏🙏🙏

1
Qaisaa Nazarudin
Kamu sama Meriska aja..sayang di anggurin..Meriska cewek cantik pasti jadi incaran banyak cowok tuh..😄
Qaisaa Nazarudin
Dasar lelaki MURAHAN suka banget Ngobral tubuhnya ke wanita JALANG..
Qaisaa Nazarudin
Ciihhh bilang aja tanpa Alika kamu gak dapat banyak Tender..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Bagus Zein..Wkwkwwkk gimana Andrew..Nih om Hendrick sembarangan milih mantu,Oadahal dulu kalian yg maksa Alika sama Zein,Hanya dengan satu ke khilafan,itu juga sebenarnya keaalahan Alika sendiri yg terlalu keras kepala yang gak nurut sama Zein,Tapi kenapa Zein yg disalahkan??
Qaisaa Nazarudin
Dasar Playboy cap gayung.
Qaisaa Nazarudin
Halu mu terlalu tinggi nona..😂
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Aku suka Visualnya,gak mulu artis korea,Sampai aku bosan liat artis oplas..
Qaisaa Nazarudin
Air mata buaya..Mulaikan DRAMA nya setelah ketahuan..
Qaisaa Nazarudin
🤮🤮🤮 Bilang aja.kamu RINDU uang nya Zein..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Harusnya jangan ngomong hal itu saat ini, Takutnya yg ikut masuk ke Cafe tadi Sander,Ntar ketahuan deh..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Gak ada peluang kedua..ini yg terakhir nya..
Qaisaa Nazarudin
Cumanya tunangan kan, Belum Nikah juga,Hal besar tuh kalo Nikahan gak ngundang sahabat itu baru keterlaluan..
Qaisaa Nazarudin
Banget.. Sekarang aja Sander udah ngerencain buat nyulik kamu lho.. jadi jangan keras kepala Lika,Mending nurut aja..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkw Zein takut tuh Alika di gondol orang..
Qaisaa Nazarudin
SETELAH puas kau mengobok obok Monika,kamu akan mengembalikan dia ke Zein?? wkwkwkkwk kamu pikir Zein BODOH mau menerima BARANG BEKAS?? mimpi aja kamu sono.. Alika deketin kamu juga karena misi..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Pantesan setelah diputusin Alika,Dirga gak terima, karena dia takut gak dapat tender perusahaan..Makanya jangan jadi pria BODOH,sok soan selingkuh,tender aja masih mengharapkan belas iksan dari Alika..
Qaisaa Nazarudin
Ada yg kebakaran jenggot tuh tapi gengsian..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Langsung di rakam harusnya Alika,sebagai bukti,Sanderkan lagi mabok,mana dia tau kamu merakamnya..
Qaisaa Nazarudin
akhirnya kamu masuk perangkap Alika juga ya Sander...👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!