NovelToon NovelToon
CEO KU AYAH DARI ANAKKU

CEO KU AYAH DARI ANAKKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:58.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: Fafacho

"Dia anakku bukan anak orang lain, dan tubuhmu serta dirimu adalah milikku"
~ Rendra~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fafacho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 23

“Enak es krimnya?” tanya Rendra pada Rafka yang berada di pangkuannya. Rafka memang berada di pangkuan Rendra saat ini karena pria itu sendiri yang ingin memangku bocah lima tahun itu. Dia merasa bocah itu mirip dengan dirinya dulu dan dia ingin lebih dekat lagi dengan bocah tersebut.

“Ini enak Om, boleh minta lagi” ucap Bocah tersebut dengan logat khas anak kecilnya.

“Rafka udah nak, nggak boleh banyak makan es krim. Nanti kalau Mama kamu tahu Om bisa kena marah” ucap Alfin yang melarang bocah itu.

“nggak Ma Ma nggak marah,” ucap bocah itu.

“Rafka, udah ya. Kita pulang yuk tante mau ada les” ucap Chika

“mas kita pulang ya?” ucapnya lagi pada sang kakak yang berada di sebelahnya.

“Nggak mau, aku mau sama Om ini. aku nggak mau pulang, aku marah sama Mama” rengek Rafka tidak mau pulang dan ingin terus bersama dengan Rendra.

“Lah kok gitu sih dek, yok pulang” ucap Chika berusaha mengajak pulang Rafka.

“Nggak boleh gitu sayang, Mama kamu kerja untuk kamu loh. Nggak boleh marah sama Mama ya” ucap Rendra pada Rafka.

“Mama bohong sama aku, aku marah sama Mama. Dia bilang mau nemuin aku sama Papa tapi mana. Pokoknya aku nggak mau pulang, nggak mau ketemu Mama Huhu hikss hikss” ucap Rafka dan bocah tersebut mulai menangis saat ini.

“Rafka nggak boleh begitu sayang, Mama kamu kerja buat kamu selama ini. dia mati-matian kerja cuman buat kamu. kamu nggak seharusnya begitu” ucap Chika di sedikit tersulut emosi oleh bocah lima tahu tersebut.

“Chika, namanya ank kecil kamu jangan begitu” tegur Alfin pada adiknya.

“Rafka pulang ya, nanti mama kamu nanyain kamu loh. Pulang sama Om ya” ucap Alfin dan akan menggendong Rafka yang menangis takut karena di bentak oleh Chika barusan.

“Anak ganteng jangan nangis,” ucap Rendra sebelum mengangkat Rafka dan menyerahkannya pada Alfin rasanya dia tidak tega melihat bocah itu menangis dan tidak rela bocah itu dibawa pulang

“jangan nangis ya, Om antar kamu pulang. Om ikut Rafka boleh?” tanya Rendra pada bocah itu.

Rafka yang menangis langsung mendongak melihat Rendra,

“boleh,” lirih Rafka.

“Saya boleh ikut kalian pulang?” tanya Rendra setelah mendapat jawaban dari rafka dia langsung bertanya dengan Alfin.

“Om Alfin, Om ini ikut ya, ikut kita” rengek Rafka meminta Alfin mengijinkan Rendra untuk ikut.

“Iya mas, kalau mas nya mau ikut ke rumah kita. Maaf banget ya mas udah ngerepotin masnya” ucap Alfin.

“yey, Om ikut. Om namanya siapa?” tanya Rafka yang mulai berhenti menangis karena senang pria di depannya mau ikut dengannya pulang ke rumah.

“nama Om Rendra, nama kamu Rafka kan.”

“Iya Om,” ucap Rafka terlihat girang.

“Kalau begitu biar Rafka satu mobil sama saya saja ya,” ucap rendra.

Seketika Alfin dan Chika melebarkan matanya saling pandang,

“Saya nggak akan nyulik dia kok. Kalau kalian takut Rafka saya culik, adik kamu biar ikut di mobil saya” ucap Rendra.

“Ya udah mas nggak pa-pa” ucap Alfin akhirnya.

................................

Diba sedang berada di kantornya dia duduk di kursi sekertaris yang berada di luar ruangan rendra. Meja dan kursi itu tempat barunya saat ini, hari ini dia sebenarnya tidak kuat lagi berada disini. Tapi mau bagaimana lagi dia harus memaksakan diri.

“Bu Diba kok disini?” tanya seorang pria yang berjalan di depan Adiba saat ini.

“Iya pak, saya sudah dipecat sebagai Direktur dan sekarang saya bekerja sebagai sekertaris Pak Rendra jadi saya disini” ucap Adiba lirih.

“Dipecat? Bagaimana bisa” ucap pria yang menjabat sebagai Direktur ditempat ini.

“Saya juga tidak tahu”

“Ya sudah, kalau begitu saya permisi dulu” ucap pria itu dan langsung pergi setelah Adiba menunduk memberi salam.

Adiba sesekali melihat kearah jam yang tergantung di dinding, ini sudah jam makan siang tetapi rendra sejak pergi sehabis berbicara dengannya tadi tak kunjung kembali kira-kira keman pria itu pergi batin Adiba.

“Kuat Adiba, kamu arus kuat demi Rafka. Jangan takut dnegan pria itu” ucapnya sembari menghela nafas ringan.

Dia akan menjalani ini semua, dia pasti bisa melakukannya tanpa.

................................

Mobil Rendra sudah berhenti di sebuah rumah minimalis tetapi sedikit agak besar dari komplek perumahan yang kecil.

“Om, Om ini rumahku” ucap Rafka pada Rendra.

“Ini rumah kamu?” tanya Rendra pada Raka, bocah itu mengangguk antusias.

“Ayo Rafka turun,” ajak Chika yang duduk di kursi belakang, karena tadi Rafka tidak mau di pangkuan dan ingin duduk di depan bersama dengan pria yang baru mereka kenal.

“Ayo Om, ayo. Oma pasti senang lihat Om, karena udah beliin aku es krim” ucap Rafka sambil menarik-narik tangan Rendra.

“Iya sebentar ya,” ucap rendra langsung melepas sabuk pengamannya dan dia juga melepaskan sabuk pengaman Rafka.

“Kamu disini dulu ya, Om ya bukain pintu dari luar” ucap Rendra dan langsung keluar dari mobilnya.

Begitu juga Chika yang langsung keluar saat mobil kakaknya juga sudah masuk ke halaman rumahnya.

Rendra langsung membuka pintu mobil dimana Rafka duduk, dan dia langsung menggendong bocah itu.

“ini rumah Rafka ya,” ucap rendra sambil berjalan menggendong Rafka.

“Iya ini rumah Rafka, eh maksudnya rumah Oma sama Opa” ucap bocah itu polos.

“rafka ayo ikut Om,” ucap Alfin.

“nggak usah, biar saya saja” ucap rendra.

“masnya nggak capek mas gendong Rafka?” tanya Alfin.

“Nggak kok”

“Kalau begitu masuk dulu yuk mas, Chika kamu bilang bunda kalau ada tamu suruh buatin minum” ucap Alfin pada adiknya tersebut.

“Iya mas” jawab Chika sambil berjalan masuk kedalam.

Alfin dan juga Rendra juga ikut berjalan masuk kedalam rumah tersebut, tetapi langkah Rendra berhenti saat dia akan masuk kedalam karena ponsel miliknya berbunyi membuat dia langsung mengambilnya dari saku celana.

“Kak kamu dimana? Kata orang kantor kamu tidak ada di kantor sekarang. Cepatlah ke kantor Papa mau kesitu, jangan sampai dia sudah datang kamu tidak ada’ ucap jeremy pada rendra saat pria itu sudah mengangkatnya.

“kenapa pria itu datang ke perusahaanku hah?”

“Aku tidak tahu, buruan ke kantor” ucap jeremy.

Panggilan tersebut langsung terputus,

“Ayo mas masuk” ucap Alfin meminta rendra masuk.

“Ayo Om,” ajak rafka.

“Om minta maaf ya sama kamu, Om ada urusan. Lain kali Om kesini lagi oke anak ganteng,.” Ucap Rendra menurunkan Rafka dair gendongannya.

“Maaf ya saya permisi dulu, saya ada urusan penting” ucap rendra dan langsung berlari pergi menuju mobilnya membuat Alfin yang akan berbicara langsung terhenti karena Rendra yang sudah berlari lebih dulu.

°°°

T.B.C

1
ayu cantik
suka
emak gue
memang begitu adanya kan,bang Tama yang menolong Diba disaat terpuruk nya disaat dia gak punya siapa2
emak gue
masih gak terima semudah itu Rendra 😡😡
emak gue
kok aku masih gregeten sama Rendra ya harusnya dia mengambil hati Diba itu sehalus mungkin karena di a yg meninggalkan luka terdalam pada Diba tapi dia maksa trs gak mikirin perasaan wanita apa🥺
emak gue
kok Rendra lgsg dipertemukan dengan anaknya sih thoor gak dipikin menderita dan mengemis dulu untuk bertemu anaknya gak impas dong sama penderitaannya diba
Borahe 🍉🧡
harusnya kmu introspeksi diri. Bukan malah nyalahin org terus
Borahe 🍉🧡
dih 🙄
Borahe 🍉🧡
labil sekali Rendra di sini 🙄
Borahe 🍉🧡
baca kesekian kalinya😍😋
Fafacho: wiih makasih kk
total 1 replies
ikaa
ep 23
Paon Nini
pak Frans yang punya kerjaan ini
Paon Nini
dibuang tapi masih difasilitasi, nah ini si Adiba udahlah dibuang, tanpa uang sepeserpun lagi... hanya karena nafsu binatangnya si Rendra.
Arif Tegal
cari uang belum bisa kenapa cari masalah aja
SJR
Assalamu'alaikum semuanya, mampir yuk ke novel ku ini, "ISTRI BERCADAR MILIK KETOS TAMPAN", saling suportnya dan jangan lupa like dan follow ya 🙏🤗😊❤️
juwita
itu anak yg dl k. suruh gugurkan Rendra. coba klo anaknya tau klo papa nya g mau dia
juwita
kau sendiri yg nolak adiba nyuruh gugurin anak mu. mlh nyalahin org lain dasar pecundang
juwita
Luar biasa
juwita
kmnya yg bego bukannya blg malah mewek
juwita
calon dokter bego knpa g jujur spa tau klo jujur org tuanya akn memaafkan. heran deh smua author klo ceritanya cwek di perkosa g akn jujur bs cm nangis diam di buat karakter bego sm authornya
sakura
....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!