NovelToon NovelToon
Papa, Ayo Kita Hancurkan Plot Novel Ini!

Papa, Ayo Kita Hancurkan Plot Novel Ini!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Sistem / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Masuk ke dalam novel / Balas dendam pengganti
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Setelah sang ayah—ketua mafia legendaris—tewas misterius, Livana ikut terlempar ke dunia novel dan menjadi Bellamy, si antagonis manja yang ditakdirkan mati tragis.
Kejutan besar menantinya! Jiwa sang Papa ternyata ikut bertransmigrasi menjadi ayah Bellamy. Namun, sang Papa terikat Sistem Novel yang akan mengurangi umurnya jika ia berani mengubah alur cerita.
Untungnya, jiwa barbar Livana adalah sebuah glitch yang kebal dari hukuman Sistem!
Menggunakan celah ini, duet maut ayah-anak mafia ini kompak bekerja sama mengacak-acak plot, menendang parasit manipulatif, dan memikat Dallas—si penguasa bayangan yang dingin.
Dua jiwa mafia vs satu Sistem Novel. Siapa yang akan menang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22: Dua Sisi Panggung yang Mulai Memanas

​Malam yang dinanti akhirnya tiba. Aula Grand Ballroom Hotel Shangri-La malam ini diselimuti oleh kemewahan yang luar biasa. Lampu gantung kristal berukuran raksasa memantulkan cahaya keemasan ke setiap sudut ruangan, menerangi ratusan tamu dari kalangan konglomerat, pejabat, dan selebritas papan atas yang saling bercengkerama dengan segelas sampanye di tangan mereka.

​Di dekat pintu masuk utama, langkah kaki Dallas Enrique terdengar mantap. Setelan jas hitam custom-made membungkus tubuh tegapnya dengan sangat sempurna, menyembunyikan luka cambukan di punggungnya yang sudah diobati dengan baik. Wajahnya sekaku es, memancarkan aura intimidasi yang membuat para pebisnis segan untuk sekadar menyapa.

​"Tuan Muda Dallas, Nona Bellamy sudah tiba di lobi privat sebelah barat," bisik Hans yang berjalan setengah langkah di belakangnya.

​"Bagaimana dengan tim keamanan? Apakah posisi Ibu tetap aman?" tanya Dallas tanpa merubah ekspresi wajahnya.

​"Sangat aman, Tuan Muda. Vila perbukitan dijaga ketat. Dan mengenai dokumen pengalihan aset distrik barat... semuanya sudah di tangan tim legal kita, siap dieksekusi begitu Anda memberikan tanda."

​Dallas mengangguk pelan, jemarinya secara tidak sadar meraba saku jas sebelah kiri, memastikan kotak beludru hitam berisi cincin berlian itu masih berada di tempatnya. Jantungnya berdegup sedikit lebih cepat dari biasanya. 'Malam ini, Bellamy... aku akan menjawab semua ucapan blak-blakanmu,' batinnya.

​Namun, ketenangan Dallas terusik saat sebuah tepukan keras mendarat di bahu kanannya yang masih sedikit memar.

​"Wah, lihat siapa yang datang dengan wajah angkuh ini," suara cemoohan Javier memecah keheningan di antara mereka. Pria itu berjalan mendekat dengan setelan jas putih yang kontras, sementara Lucianna Francesca menggelayut manja di lengannya dengan gaun merah muda pastel yang berkilau.

​Dallas menoleh lambat, menatap adik tirinya dengan pandangan sedingin es. "Javier."

​"Kau masih berani menampakkan wajahmu di sini setelah apa yang Papa lakukan padamu kemarin?" Javier terkekeh sinis, lalu melirik ke sekeliling aula dengan sombong. "Nikmati saja menit-menit terakhirmu bernapas sebagai seorang Enrique, Dallas. Karena malam ini, aku yang akan menjadi bintang utamanya."

​Lucianna tersenyum manis—sebuah senyuman white lotus penuh kepalsuan—sambil merapikan tatanan rambutnya. "Selamat malam, Kak Dallas. Kuharap Kak Dallas tidak terkejut dengan pengumuman yang akan Javier sampaikan nanti di atas panggung. Oh, dan... di mana Nona Bellamy? Apakah dia tidak bersamamu? Kasihan sekali jika dia mencampakkanmu di detik-detik terakhir."

​Dallas bahkan tidak berkedip menatap Lucianna. "Jaga bicaramu, Nona Francesca. Urus saja urusan perut dan videomu sendiri sebelum berbicara tentang pasanganku."

​Mendengar kata 'video', tubuh Lucianna mendadak menegang seketika. Wajahnya memucat selama satu detik sebelum ia kembali menguasai diri, mengira Dallas hanya menggertak. Sementara Javier yang tidak mengerti maksud Dallas hanya mendengus kasar.

​"Ayo, Luci. Tidak ada gunanya bicara dengan anak tiri ini," ajak Javier kasar, menarik lengan Lucianna untuk bergabung dengan Fernando Enrique yang sudah berdiri di barisan depan bersama kolega bisnis mereka.

...****************...

​Dari lantai lobi privat barat, Bellamy Guinevere memperhatikan interaksi itu dari kejauhan. Penampilannya malam ini benar-benar menjadi pusat perhatian utama. Gaun malam berbahan sutra hitam pekat dengan potongan backless mengekspos punggungnya yang mulus, sementara rambutnya disanggul modern dengan hiasan jepit berlian minimalis yang elegan. Tidak ada lagi Bellamy yang norak, yang ada hanyalah inkarnasi Livana Minerva yang mempesona dan berbahaya.

​"Mereka terlihat sangat tidak sabar untuk mempermalukan diri mereka sendiri, Pa," ucap Bellamy sambil menyesap jus jeruknya santai.

​James yang berdiri di sampingnya dengan setelan jas mahal tertawa rendah, menyugar rambutnya yang mulai memutih namun tetap terlihat karismatik. "Ular-ular kecil itu sudah menyebarkan umpan mereka, Livana. Anak buahku melaporkan bahwa Odelia baru saja menyelinap ke ruang kontrol operator lampu dan layar utama aula."

​"Oh? Pelayan kesayanganmu itu benar-benar bergerak cepat," Bellamy terkekeh dengan binar mata cegil-nya yang khas. "Dia ingin memutar video masa lalu saat aku 'menyiksa' Lucianna, bukan?"

​"Ya. Tapi dia tidak tahu kalau tim IT bayanganku sudah meretas seluruh sistem operator itu sejak dua jam yang lalu," James menyeringai penuh kemenangan, sebuah seringai mafia yang sangat kejam. "Begitu dia menekan tombol play, bukan videomu yang akan muncul, melainkan rekaman ranjang brutal antara putrinya, Lucianna, dan Damian Lorakalyn."

​Bellamy menjentikkan jarinya dengan puas. "Sempurna Papa. Biarkan Javier melihat bagaimana calon pengantin sucinya ternyata sudah digarap habis oleh sahabatnya sendiri. Itu pasti akan sangat menghibur."

​"Sekarang, pergilah menemui serigala tampanmu itu," James menepuk pundak Bellamy dengan lembut. "Papa akan mengurus sisa pion di belakang layar."

​Bellamy mengangguk, lalu melangkah anggun menuruni tangga marmer menuju aula utama. Kehadirannya seketika membuat riuh seluruh ruangan. Semua mata tertuju pada kecantikannya yang dewasa dan elegan, termasuk Dallas yang langsung berbalik saat merasakan aura familier mendekat.

​Bellamy berjalan lurus, mengabaikan tatapan memuja dari Javier yang mendadak melongo melihat perubahannya, dan langsung berhenti tepat di depan Dallas.

​"Selamat malam, Pasanganku," sapa Bellamy, suaranya terdengar sangat seksi dan memikat. Ia menatap Dallas dari atas sampai bawah dengan tatapan caper yang agresif. "Kau terlihat sangat tampan malam ini, Dallas. Jas hitam ini... benar-benar membuatku ingin segera membawamu pulang ke kamarku."

​Dallas terbatuk kecil, wajah kaku andalannya seketika runtuh total. Telinganya memerah sempurna di bawah tatapan blak-blakan Bellamy. "Bellamy... kita sedang di depan umum. Jaga bicaramu."

​"Kenapa harus dijaga? Seluruh dunia juga akan tahu sebentar lagi," Bellamy mendekatkan wajahnya, memperkecil jarak hingga aroma parfum mawar hitamnya menusuk indra penciuman Dallas. Tangannya merayap masuk ke saku gaun hitamnya, memegang sebuah kotak beludru merah kecil berisi sebuah cincin pria bertatahkan berlian hitam yang sengaja ia siapkan untuk melamar Dallas malam ini.

​Di saat yang sama, tangan Dallas di dalam saku jasnya juga semakin erat mencengkeram kotak cincin miliknya sendiri. Keduanya saling menatap dengan kedalaman rasa yang berbeda—Bellamy dengan ambisi cegil-nya untuk menguasai Dallas, dan Dallas dengan kabut obsesi pelindung yang siap meledak malam ini.

​Tanpa mereka sadari, di atas panggung utama, MC pesta baru saja menaiki podium dan menyalakan mikrofon.

​"Selamat malam para hadirin sekalian! Sebelum kita memulai acara pesta pelelangan utama, malam ini kita akan menyaksikan sebuah pengumuman keluarga yang sangat luar biasa dari pewaris Enrique Group!" suara MC menggema, memicu tepuk tangan riuh, sementara Javier mulai melangkah naik ke panggung dengan senyuman angkuh, menatap tajam ke arah Dallas dan Bellamy yang masih berdiri berdampingan.

1
umie chaby_ba
ini novelnya bocor kemana-mana 🤭🤣
umie chaby_ba
waduh... takut james cepet mati nih..
umie chaby_ba
paman? berarti dallas dan bellamy sepupuan dong/Slight/
umie chaby_ba
wah emang si sistemnya yang ingin diane mati kayanya🤭
Ariska Kamisa
Terima kasih untuk semua yang sudah meluangkan waktu membaca novel ini. Cerita ini saya tulis dengan sepenuh hati, menghadirkan perjalanan penuh emosi, konflik, dan perkembangan karakter yang saya harap bisa meninggalkan kesan bagi para pembaca. Semoga kisah ini dapat menghibur dan membuat kalian ikut tertawa, menangis, serta jatuh cinta pada setiap tokohnya. Selamat membaca, dan jangan ragu berbagi pendapat kalian di kolom komentar. Dukungan kalian adalah semangat terbesar bagi saya untuk terus berkarya. ❤️
umie chaby_ba
ondel-ondel nih jahat bae ga kapok kapok lah .
Ariska Kamisa: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
owalah... sahabat Javier kagak ada yang bener nih... mengambil kesempatan dalam kesempitan 🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: iyah kasian javier yaa🤭🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
syukurin lu....
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
tuh kan... dibuat semuanya bersangkutan,
keren nih othor...
jadi alasan Sylvester masuk ke dunia novel untuk menyelamatkan ponakannya kali yaa... tapi belum tentu pasti plot twist lagi ah nanti... 🤣
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
Diego costa lagi nih nambah..
ah di othor nih... bikin penasaran aja.. dibuat nama-namanya huruf depannya D semua lagi🤣
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
nambah lagi aja nih nama dengan huruf depan D lagi.. Delara, Danila, Dallas siapa lagi hayo...
Ariska Kamisa: ayo siapa sebenarnya si D?🤭🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
lucu sih ngelamar kok dua-duanya gitu,
lagi tegang gini malah ngelawak Bellamy sama Dallas mah..🤣🤣
Ariska Kamisa: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
bushet 🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Dew666
🔮
Ariska Kamisa: terimakasih love nya kak🙏🙏🙏
total 1 replies
falea sezi
lanjut donk
Ariska Kamisa: otw ngedraft nih kak...
total 1 replies
falea sezi
D apakah dallas🤭🤣
Ariska Kamisa: stay read ya kak biar tau🤭.. soalnya banyak yang nama depannya D nih... 🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
kesel banget sama javier ini/Right Bah!/
Ariska Kamisa: sabar kak..🤭🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
apakah danila di nikahi hanya untuk di jadikan babu? panggilannya aja tuan..
Ariska Kamisa: betul sekali dibawah ancaman Fernando sih kak
total 1 replies
umie chaby_ba
jangan-jangan D itu Dallas.. siapa sih thor... aku jadi penasaran inisial D nya ini namanya banyakan yang D nih 🤣
Ariska Kamisa: siapa ya???..🤭🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
akan tiba nih malam yang ditunggu
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!