NovelToon NovelToon
Layu Sebelum Mewangi

Layu Sebelum Mewangi

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Single Mom / Dunia Masa Depan / Tamat
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: miss tiii

" Dua puluh tahun terkurung. Sebuah pernikahan tanpa suara. Dan seorang pria yang lebih memilih diam dari pada berjuang.

Arumi mengira ia akan mekar setelah menikah. Ternyata , ia hanya berpindah ke sangkar yg lebih dingin. Ketika kehidupan hidup mulai mencekik dan suaminya tetap membatu, Arumi menyadari satu hal : Untuk bisa bernafas lagi, ia harus merelakan segalanya. Termasuk status yg selama ini di anggap suci."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon miss tiii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merica, Mulut Pedas, dan Mantan Teman

Aroma rendang rempah kalbu mulai memenuhi ruangan, membuat perut Rendra keroncongan tanpa permisi. Namun, ia tetap berusaha menjaga image mahalnya di depan Dania yang sedang asyik membantu Kinan memasang atap rumah-rumahan plastik.

"Dania, kamu yakin itu atapnya nggak bakal rubuh? Cara pasangmu itu... kasar sekali. Zero aesthetic," celetuk Rendra sambil menyandarkan dagu di tangan.

Dania mendongak, matanya berkilat. "Heh, Mas Kemeja Taman Bunga! Ini namanya arsitektur tahan banting. Bukan kayak artikelmu yang cuma bagus di foto tapi isinya kosong kayak kerupuk mlempem!"

"Sembarangan! Artikelku itu referensi kaum jetset ya. Kamu mah taunya cuma cara ngeluarin peluru dari magasin," balas Rendra sambil membetulkan posisi kacamatanya yang tidak melorot.

Kinan menatap mereka bergantian dengan polos. "Kak Dania, Kak Rendra... kata Ibu, kalau berantem terus nanti giginya ompong lho."

Rendra langsung bungkam, sementara Dania tertawa ngakak. "Denger tuh, Ren! Ompong! Entar nggak bisa review makanan lagi, cuma bisa minum bubur bayi!"

"Kinan sayang, Om nggak berantem. Om cuma lagi kasih... edukasi visual buat Kak Dania," kilas Rendra dengan wajah sok serius.

Tepat saat itu, pintu restoran terbuka dengan dentingan lonceng yang keras. Seorang wanita tinggi semampai dengan pakaian serba merk terkenal—dari ujung rambut sampai ujung kaki—melangkah masuk. Wajahnya cantik, tapi angkuh. Namanya Clarissa, anak dari rival bisnis logistik Baron, sekaligus musuh bebuyutan Dania sejak SMA.

"Oh my God... Dania? Kamu beneran ada di tempat kumuh begini?" Clarissa menutup hidungnya dengan saputangan sutra. "Aku pikir kabar Papa kamu diselamatkan tukang bumbu itu cuma hoax, ternyata beneran ya? Sampai anaknya juga nongkrong di sini."

Dania berdiri pelan-pelan, ekspresi wajahnya berubah drastis dari ceria menjadi sedingin es. "Clarissa. Bau parfum murahanmu emang selalu nyampe duluan ya sebelum orangnya."

Rendra, yang biasanya malas ikut campur, tiba-tiba angkat bicara. "Wah, Mbak... parfum itu koleksi musim lalu ya? Baunya agak... gimana ya, kayak pengharum ruangan jeruk di angkot. Kurang classy buat restoran sewangi ini."

Clarissa melotot ke arah Rendra. "Kamu siapa?! Berani-beraninya—"

"Saya Rendra. Kritikus yang bisa bikin butik Papa kamu sepi dalam satu malam kalau saya mau," potong Rendra santai sambil menyesap tehnya.

Arumi keluar dari dapur membawa piring rendang yang mengepul. Ia melihat ketegangan itu tapi tetap tenang. "Selamat sore, Mbak. Mau memesan meja atau ada keperluan lain?"

Clarissa menatap Arumi dari atas ke bawah. "Jadi ini 'pahlawan' itu? Biasa saja. Cuma tukang masak."

Kinan berdiri di depan Arumi, merentangkan tangannya kecilnya. "Tante nggak boleh jahat sama Ibu! Ibu Kinan itu pahlawan, Tante cuma... Tante cuma orang yang pakai baju bunga-bunga tapi mukanya galak!"

Dania hampir saja meledak tertawa. "Denger tuh, Clar! Anak kecil aja tau kamu itu galak dan nggak asik!"

"Kinan, masuk ke dalam dulu sama Leo ya Sayang," bisik Arumi lembut namun tegas. Kinan menurut meskipun sambil cemberut ke arah Clarissa.

"Mbak Clarissa," Arumi menaruh piring rendang di meja Rendra, lalu menatap Clarissa dengan tenang. "Restoran saya memang kecil, tapi di sini kami menghargai ketenangan. Jika Mbak datang hanya untuk menghina, pintu keluar ada di belakang Mbak. Tapi kalau Mbak lapar, silakan duduk dan rasakan masakan saya. Mungkin bumbu saya bisa sedikit melembutkan hati Mbak."

"Berani kamu ya?!" Clarissa hendak menyalak, tapi Erick—kakak Dania—tiba-tiba muncul di pintu dengan dua pengawal berbadan besar.

"Ada masalah di sini?" suara Erick yang berat membuat Clarissa menciut seketika.

"Nggak ada, Kak! Cuma ada lalat hijau nyasar, bentar lagi juga terbang kok," sahut Dania sambil menyeringai kemenangan.

Clarissa mendengus kesal, menghentakkan kakinya, dan keluar dengan wajah merah padam. Rendra bertepuk tangan pelan.

"Drama yang luar biasa. Dania, nilai aktingmu 9/10. Clarissa? 2/10, terlalu klise," komentar Rendra.

Dania duduk kembali, menghela napas. "Makasih ya, Ren. Tumben mulutmu ada gunanya."

"Sama-sama. Tapi tetep ya, rendang ini kalau penyajiannya nggak pakai garnish daun peterseli, nilainya turun!" Rendra mulai menyuap rendang itu. Matanya langsung melebar. "O-oke... lupakan peterseli. Ini... gila. Enak banget."

Arumi tersenyum tipis. Di sudut restoran, Adnan yang sedari tadi memperhatikan merasa lega. Namun, ia sadar, Arumi kini berada di tengah pusaran orang-orang besar yang bisa membawa bahaya kapan saja.

1
Diana Bellusi
bagus ceritanya q suka💪
miss tiii: halooo kakk, jangan lupa vote yaaa , salam kenalll🙏🤭
total 1 replies
Emily
dah baskara gak usah harap Arumi lagi pigi kerja jadi kuli buat ngisi perutmu
Emily
kerja baskara jangan ngintipin arumi aja
Emily
lha baskara itu pernah berjuang apa
Emily
nah gitu dong Rumi
Emily
ah ngomong aja kau Rumi..makin banyak kau ngomong makin mentiko lakikmu
Emily
si Arumi kan udah pernah ngomong begitu jgn sampe berkali kali ngomong begitu tapi tetap masih mengharap laki mokondo
Emily
lha Arumi di tinggal saja laki begitu..malah balik lagi
Emily
baskara kerja apa kok modelnya begitu.. bpak nya Arumi juga salah kenapa menjodohkan anaknya dgn leleki gak jelas
Emily
semangat
Yuli Yanti
sbetulnya nama anaknya Bayu apa Kinan. bingung aku
miss tiii: Kinan Buu , episode berapa yg masih nama Bayu biar saya ganti , makasihh atas komentarnya 🙏😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!