NovelToon NovelToon
My Presdir

My Presdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Shintapuji

Kehilangan orang yang dicinta untuk selama- lamanya membuat separuh jiwa terbang entah kemana. Rasanya dunia runtuh, hidup menjadi kosong. Wanita itu benar- benar merasa kehilangan kekasihnya.

"Aku sudah memaafkanmu, jangan mengikutiku lagi!" (Azalea Tanisha Anandhi)

"Bukan maaf yang aku inginkan, aku hanya ingin kita menikah!" (Aksa Arion Sanjaya)

Karena rasa bersalah terus saja menyelimuti, Presdir itu berusaha menggantikan kekasihnya. Tapi, mampukah wanita itu mengikhlaskan kekasihnya yang telah tiada dan membukakan pintu hatinya untuk sang Presdir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shintapuji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghilangkan Ketakutan

Semangat tak pernah pudar dari wanita itu. Meskipun pekerjaan banyak, tapi dirinya tak pernah mengeluh sedikitpun. Ia harus tetap semangat seperti yang papanya ajarkan kepadanya. Ia harus berusaha membanggakan papanya meskipun lelaki itu tak berada di sampingnya lagi.

"Ah, jadi kangen Papa," celetuk Aza. Wanita itu berhenti sejenak, menyandarkan tubuhnya di kursi, air matanya hampir menetes.

"Aku juga kangen Papaku," sahut Sarah. Ayah wanita itu juga telah meninggal, bahkan saat dirinya kecil, berusia tujuh tahun.

"Papaku dulu sangat memanjakan diriku, dia selalu mengajarkanku hal- hal yang baik. Menyemangatiku ketika aku hampir menyerah, dia selalu berjuang mendapatkan uang untuk bisa makan. Meskipun hanya dua kali sehari karena sisa narik angkot harus ditabung untuk membayar rumah kontrakan."

"Aku sangat bangga dengannya, lelaki yang hebat," sambung Aza. Teringat ketika dirinya ikut narik angkot dengan papanya sepulang sekolah ataupun saat hari libur. Kenangan- kenangan manis terngiang jelas dan tak akan lekang oleh waktu. Lelaki itu telah berperan baik, bahkan juga menggantikan peran Mamanya yang entah kemana keberadaannya. Sudah tiada atau masih berada di dunia ini, Aza tak pernah mendapat informasi apapun dari sang Papa.

"Kalian kok kelihatan sedih gini sih? Capek?" tanya Clara menghampiri Aza dan Sarah.

"Eh enggak, Mbak." Aza dan Sarah kelabakan dan langsung melanjutkan kerjaan mereka.

Clara menggelengkan kepalanya melihat dua wanita itu, masih terlihat takut dan kaku ketika ada dirinya. Padahal dirinya tak akan berbuat apa- apa dengan mereka.

"Za, diminta Aksa ke ruangannya."

"Kenapa lagi, Mbak?"

"Pak Aksa kangen sama kamu kali, Za," sahut Sarah.

"Nah, iya tuh mungkin dia kangen," timpal Clara terkekeh. "Udah, sana samperin. Keburu anak itu ngambek loh!"

"Anak itu mana mungkin bisa kangen sama aku," sahut Aza.

"Heh, kan siapa tahu beneran. Udahlah, Za. Samperin sana calon suamimu," goda Sarah.

"Iya- iyaaaaa..." Aza berdiri dan meninggalkan ruangannya.

Aza sebenarnya sangat malas jika harus bertemu dengan Aksa. Pasti yang ada hanya perdebatan kecil dan berakhir dengan Aza yang menjadi sasaran kenakalan serta kejahilannya.

Tok- tok- tok!

Wanita itu mengetuk pintu ruangan Aksa dengan malas. Beberapa kali mengetuk tapi tak ada sahutan dari dalam, mungkin Aksa tak mendengar karena ketukan Aza sangatlah pelan.

"Masuk aja kenapa sih, Za. Kaya siapa aja pake ngetuk pintu dulu," ucap Devano yang kala itu juga ingin memasuki ruangan Aksa.

"Aku kan karyawannya, jadi harus sopan."

"Tinggal beberapa hari lagi kan sudah beda statusnya. Udah, ayo masuk!"

"Hah, iya- iya..."

Aza dan Devano pun memasuki ruangan Aksa. Lelaki itu tengah duduk bersama wanita cantik. Bukan Aira, Mira, atau Maria. Aza tak mengenal sebelumnya.

"Jadi ini wanita yang Nak Aksa maksud?" tanya wanita itu.

"Iya, dia yang saya maksud. Dia sedikit trauma karena kecelakaan beberapa waktu yang lalu. Saya harap Ibu bisa menghilangkan ketakutannya itu."

"Aku akan melanjutkan pekerjaanku," pamit Aksa.

Aksa meninggalkan Aza dan Anandhi, memberikan mereka waktu untuk berdua saja. Aza masih tak menyangka jika Aksa begitu perhatian dengan dirinya sampai- sampai mendatangkan psikiater untuknya. Ah, Aksa benar- benar lelaki idaman.

"Hai, kamu cantik sekali." Wanita itu membelai pipi Aza. "Oh ya, perkenalkan, saya Anandhi. Psikiater yang akan menghilangkan rasa traumamu. Nak Aksa sudah menceritakan semuanya kepada Ibu."

"Anandhi? Namanya sama seperti nama belakangku."

"Oh ya? Memangnya siapa namamu?"

"Azalea Tanisha Anandhi."

Wajah Anandhi berubah sendu mendengarnya. Seperti ada sesuatu yang ia rasakan. Nama Aza mirip sekali dengan nama yang ia berikan kepada anak perempuannya dulu. Apa Aza ini adalah anak perempuan yang ia tinggalkan demi pendidikannya dulu? Kalaupun iya ini adalah hal yang menyenangkan. Tapi dirinya tak boleh berpikir berlebihan, kalau Aza bukan anaknya bukankah itu menyakitkan?

"Lalu, siapa nama ayahmu?"

"Apa perlu saya mengatakannya kalau ingin menghilangkan trauma saya?" Aza heran kenapa Anandhi malah bertanya Papanya.

"Ah, enggak. Baiklah, sekarang ceritakan apa yang begitu membuatmu takut. Aku ingin mendengarnya sendiri darimu," ucap Anandhi. Ia menatap Aza dengan seksama, rasanya ada sesuatu yang lain dari Aza.

Aza bercerita, ia sebenarnya tidak terlalu takut. Hanya takut jika teringat dengan Reyfan. Takut kejadian itu terulang lagi. Dan baginya, ini bukan masalah yang besar dan tak memerlukan paikiater karena pasti akan menghilang dengan sendirinya.

"Traumamu nggak terlalu berat, bisa disembuhkan dengan cepat. Apa kamu selalu cemas ketika lampu lalu lintas berwarna merah?"

Aza mengangguk, "Iya, aku takut jika ada mobil lagi yang menabrakku dari belakang. Aku nggak mau berhenti saat lampu merah," jelas Aza.

"Menghilangkan trauma memang tak terlihat mudah, tetapi bukan berarti mustahil untuk dilakukan," ucap Anandhi. Aza mendengarkannya baik- baik.

Menghadapi ketakutan yang dirasakan memang sangat sulit. Caranya tak mudah tapi jika dilakukan juga akan memberikan hasil yang baik. Mengingat kejadian itu kembali lalu mencoba melawan rasa takut, mencoba berdamai dengan kejadian traumatis dan menanamkan pada diri sendiri kalau bisa menghilangkan dan melewati rasa takut itu.

"Perlu diingat, menghilangkan ketakutan hanya bisa dilakukan ketika dirimy benar- benar sudah siap. Aku akan membantumu, kita akan sering bertemu nantinya," ucap Anandhi membelai rambut Aza. Wanita itu senang dekat dengan Aza. Apalagi ia akan sering bertemu dengan Aza nantinya.

"Kalau nggak bisa hilang bagaimana?"

"Pasti bisa! Kalau cemas dan khawatir masih saja menghantuimu, aku akan memberikan obat pereda kecemasan untukmu."

"Intinya kamu harus menanamkan pada diri kamu sendiri jika kamu bisa melewati dan menghilangkan ketakutanmu," tambah Anandhi.

Lama bercerita, Anandhi melakukan beberapa cara untuk menghilangkan trauma Aza. Satu jam berlalu, wanita paruh baya itu harus segera kembali ke rumah sakit Sanjaya. Enggan sekali rasanya jika harus berpisah dengan Aza, ia sudah sangat nyaman berada di samping wanita itu.

"Ehm, bolehkah aku berfoto denganmu?" tanya Anandhi meminta persetujuan Aza. Entah kenapa hatinya menginginkan untuk berfoto dan mengabadikan momen pertama kali bertemu itu.

"Tentu saja boleh!" Anandhi segera mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya yang berwarna merah, membuka kamera, dan mendekati Aza.

Banyak foto telah terambil dan tersimpan di ponsel itu. Aza dan Anandhi terlihat sangat dekat meskipun baru saja bertemu. Tak ada rasa canggung di antara mereka.

Aza menatap lekat ponsel Anandhi yang menunjukkan beberapa hasil foto mereka tadi.

"Ihh, lucu ya kita," ujar Anandhi ketika melihat foto mereka dengan berbagai macam pose.

"Iya, Tante. Yang ini sangat lucu," ucap Aza tertawa. "Ehh, kalau dilihat- lihat wajah kita kok hampir mirip ya. Hidung kita, bentuk mata kita, hampir sama," sambung Aza.

1
torjoindah
sejauh ini lumayan bagus ceritanya.. tapi terlalu banyak candaan nya
Wahyu Dc Boy
Luar biasa
Sulaiman Efendy
CLARA KN ANAKNYA SANDI & MEGA, TRUS DEVANO ANAKNYA FRIDO & NIKEN, KNP MREKA JDI MUSUHAN, HINGGA SANDI & MEGA GK STUJU CLARA JDI KKASIHNYA DEVANO...
Sulaiman Efendy
JGN LGSUNG VONIS BENCI KE MMA LO AZA...
Sulaiman Efendy
ANAK SI ALFA,, YAA BEGITULAH, DLU BPAKNYA JUGA BGITU, UDH TAU AIRA KKASIH KENO, MSH JUGA INGIN DIREBUT... DAN GATALNYA SI AIRA JUGA MELADENI... UNTUNG CMA SKDAR DI PELUK2 & DIBELAI2, GK DICIUM ATAU SAMPE DIZINAHI, TPI YG KURANG AJAR, SAAT AIRA SDG HAMIL YG KE 4 BLN KLO TK SALAH, BERANI2 ALFA PELUK2 PINGGANG AIRA & DN MNGELUS ELUS PERUT HAMIL AIRA DI DEPAN KENO, DEPAN ISTRINYA, DPN RAKA MNTAN AIRA, DN JUGA DI ORTU AIRA ATAUPN ORTU KENO...
LUCUNYA KENO GK TEGAS, CMA BSA KESAL KYK ORG BODOH..
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA KSAMPAIAN JUGA MANDI MA ISTRINYA...
Sulaiman Efendy
NEXT,, JIKA ORANG MNDOA'AKAN KITA JAWABANNYA BUKAN "AMIN",, TETAPI AAMIINN. KLO AMIN DOANK, ITU ARTINYA TERPECAYA, DIPERCAYA, AMIN ITU GELAR BAGINDA RASULULLAH, MUHAMMAD AL AMIN.. YG ARTINYA MUHAMMAD YG SANGAT DIPERCAYA.. KLO AAMIINN : SEMOGA TERKABUL ATAU DIKABULKAN.. BUKA KAMUS BAHASA ARAB.. KRN SALAH MLAFADZKN NYA AKAN BERBEDA MAKNA YG SANGAT BESAR...
Sulaiman Efendy
PASTI ITU IBU KANDUNG AZA....
Sulaiman Efendy
KASIANNNN DEHHHH,, DLU PAPANYA SI ALFA HNY DI PHP SAMA MMA AIRA, SKRG ANAK ALFA SI TANIA, JG GK BSA BRSAMA AKSA,, DGN AIRA GK JDI KKASIH MAUPUN JDI BESAN...
TPI SANGAT BAGUS,, KLO JDI BESAN,, NNTI ENAK2 ALFA DEKAT LGI SAMA AIRA, KRN BESANAN JUGA BSA TERJALIN SKANDAL..
KYAK NOVEL SUAMIKU SAHABAT PACARKU, DN SEQUELNYE MY BROTHER, MY BELOVED, MY HUSBAND.. KRYA,OTHOR CINTYA..
Sulaiman Efendy
KLO LO UDH NIKAHI AZA, LO HRS TEGAS DN JGA SAMA TANIA, JGN SPRTI PAPA KENO LO YG GK JGA PRASAAN MAMA AIRA LO SAAT DGN ELLEN, SERTA KLAKUAN MMA AIRA LO SAMA ALFA PAPA NYA TANIA...
Sulaiman Efendy
DAN SI AKSA INI MIRIP MAMANYA YG SUKA BERI HARAPAN. DN TDK TEGAS SEPRTI KENO
Sulaiman Efendy
SIFATNYA SI TANIA INI PSTI MIRIP SI ALFA AYAHNYA..
Sulaiman Efendy
BISA PINGSAN AZA KLO TAU AKSA BOSNYA...
Sulaiman Efendy
DIMATA LO AZA GADIS CULUN, JUSTRU AZA GADIS ISTIMEWA DI MATA REVY...
DGN PNAMPILAN APA ADANYA, JUSTRU AKN AMAN AZA DRI PANDANGAN LAKI2...
Sulaiman Efendy
LO MENIKAHI GADIS YATIM PIATU SPRTI AZA, AKN MNDAPATKN PAHALA..
Sulaiman Efendy
SI AZA KYK TK PNY IMAN, ISLAM MELARANG MERATAPI KMATIAN SCARA BRLEBIHAN,, KULLUN NAFSIN DZA'IKATUL MAUT.. BHWA SETIAP YG BRNYAWA PSTI MNEMUI KMATIAN..
SPRTI APA KMATIAN KITA, ITU HNYLALH SEBAB..
KPN, DIMANA, KRN APA, PSTI SEMUA YG BRNYAWA AKN MATI.. ITU SUNATULLAH.. DN TAKDIR YG TELAH MNJADI KETETAPN ALLAH..
Sulaiman Efendy
WAHHH,, PERTANGGUNG JAWABAN YG ENAK TUU, AKU JG MAU KLO DISURUH TANGGUNG JAWAB SPRTI ITU..😁😁😁😁😁
Aqiyu
😢
Aqiyu
ibunya Aza
Aqiyu
Aksa terlalu slengekan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!