NovelToon NovelToon
Mr. Arrogant And Possesive

Mr. Arrogant And Possesive

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Rahayu

"Aku ingin mengakhiri semua nya"
Kalimat itulah yang selalu menempel dalam fikiran Anindita. Sampai saat ini ia belum mengetahui alasan kandas nya hubungan nya dengan Vano.

Hingga disuatu tempat, ia bertemu dengan pengusaha muda tampan bernama Fernan Wiratama,tak lain adalah Kakak dari Vano Wiratama. Dan takdir berkata lain Anindita harus selalu bersama Tuan Muda Fernan. Karena apa? Penasaran? Ikuti kisah nya.

Akankah Anindita bisa melupakan sang mantan kekasih? atau malah terjerat cinta dengan tuan muda tampan?

Up : setiap hari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Kembali (Part 3)

Anindita mengeluarkan tisu di saku baju nya. Ia mengelap seluruh pakaian nya. Sama seperti yang di lakukan Fernan. Anindita dengan sengaja melakukan nya di hadapan mata Fernan. Gerakan tangan Anindita mengelap baju nya sama percis dengan yang dilakukan Fernan.

Ya, saat ini rasa takut dan ketegangan Anindita dikalahkan oleh sifat asli nya. Ia sangat jengkel terhadap Fernan.

Semua orang yang berada di sana menggeleng tak percaya dengan tingkah Anindita.

"Gilaaa Anindita kereeeen. " bisik Zira pada Zein.

" Keren apa nya kak? Dia bosan hidup namanya?. " Ucap Zein.

" Apakah hari ini akhir hidup si gadis itu? " gumam para pengunjung disana.

Nona kau hebat sekali. Berani sekali anda ini. Batin Gin.

Fernan melihat dengan tatapan tajam ke arah Anindita.

" Berani nya kau! " Ucap nya tegas dengan wajah mengerikan.

Gerakan tangan Anindita terhenti ketika mendengar suara yang mengerikan itu.

Anindita tenangkan dirimu okey.. Dia juga hanya manusia. Sama dengan dirimu. Sama-sama makan nasi. Batin Anindita menenangkan diri nya.

Anindita menarik nafas dalam dihembuskan nya secara perlahan.

"Ah Tuan aku mengelap nya karna pakaian ku kotor setelah jatuh tadi di lantai " Ucap nya ngelak.

Kotor apa nya Nona? Sudah jelas itu lantai nya bersih. Kau benar-benar Nona. Batin Gin menggeleng pelan.

Lantai nya baru saja kami bersihkan Tuan . Jangan percaya dengan Bu Manager kami. Dia hanya cari aman. Gumam Jono kepala pelayan.

Jangan percaya Tuan muda. Lihat lah ke bawah, lantai nya bersih. Batin Geri

Bu manager apa kau bosan bekerja sama dengan kami para karywan mu?

Itu lah isi hati para karywan yang saat ini sudah terlihat gugup dan gemetar. Keringat dingin bercucuran di tubuh mereka.

Fernan terdiam. Seketika tatapan nya terarah pada semua karywan nya yang sedang tertunduk. Sorotan mata nya menatap dengan tajam.

"Kerja lah dengan Benar.! " Bentak nya dengan suara lantang."

Semua karywan terperanjat kaget.

Fernan melanjutkan kalimat nya" Sekali lagi kalian seperti ini. Akan saya pecat kalian. " Ucap nya tegas dengan suara mengerikan.

Semua karywan mengangguk tanda mengerti.

" Ah yaampun salah bicara aku. Maafkan aku karywan ku. " gumam Anindita merasa bersalah.

Tuh kan Nona Alasan anda membuat karywan menderita. Batin Gin.

Fernan melirik Anindita beberapa detik.

" Bawakan makanan ku!"

" Baik. "

Fernan pergi melangkah ke Ruang VVIP di ikuti oleh Sekertaris Gin.

Semua yang disana menghembuskan nafas dengan kasar mengusap dada. Merasa lega. Pikir mereka.

Zira dan Zein terduduk lemah. Mereka sama-sama merenggangkan otot nya menarik kepala ke kanan ke kiri.

"Ah pegel sekali. " Ucap Zira.

" Iya ka Zi. Rasanya aku baru saja selesai bekerja kuli bangunan saat ini. "

Mereka tertawa bersama merasa lucu apa yang sudah disaksikan nya. Hanya dengan menyaksikan drama mengerikan ini membuat tubuh mereka kelelahan.

" Ah aku jadi kasihan pada Anindita. Bagaimana nasib nya nanti satelah menikah?" ucap Zira menopang wajah nya dengan sikut tangan nya.

"Ya, jangan sampai Anindita mati dengan bunuh diri. " Ucap Zein.

Diruang VVIP

Anindita melangkah menuju Kithenroom. Ia mengambil masakan nya yang yang terlihat sangat cantik dan elegan.

Anindita melangkah keluar.

" Nona Anindita? " Teriak Chef Wilman. Langkah Anindita terhenti. Ia menoleh ke belakang

" Smangat! " Ucap Chef Wilman tersenyum mengepalkan tangan nya dan melayangkan nya ke atas.

" Baik. Trimakasih Chef." Ucap Anindita tersenyum manis.

Anindita melanjutkan langkak kaki nya.

tepat saat sampai depan pintu Ruang VVIP, ia Mengatur nafas nya secara teratur. Menghembuskan nya secara perlahan.

" Silahkan Tuan Muda." Ucap nya tersenyum.

Fernan tidak menanggapi, ia duduk dengan angkuh nya. Segera ia mengambil sendok dan memulai suapan pertama nya.

Eh apa itu? Dia tidak menyuruh ku mengambil sendok? Ah Baguslah!

Anindita melihat sekertaris Gin tengah sibuk dengan handphone nya. Entah apa yang dilakukan nya.

Sebener nya siapa sih orang itu? " melirik sekertaris Gin." apa dia Asisten Tuan Muda? Apa dia jg sama kejam nya seperti Tuan Muda? . Tapi mengapa dia tidak ikut makan juga? Apa aku tawarin saja? Ah ngapain juga di tawarin? Masa bodo.

Anindita kembali melihat Fernan.

Makan nya lahap sekali Tuan Muda. Seperti tidak makan dalam seminggu saja. Batin Anindita

"Duduk! " Ucap Fernan.

" Eh. Baiklah. "

Anindita duduk di depan Fernan. Ia meremas ujung baju nya. Tegang? Ya tentu saja. Itu yang dirasakan Anindita saat ini.

" Kenapa bentuk toge nya ini bengkok semua? Apa tidak ada yang lurus? " Tanya Fernan penasaran.

Gin yang mendengar nya menegakan kepala menoleh pada Anindita dengan antusias karna dia juga sama penasaran nya dengan Tuan nya.

Eh. Pertanyaan macam apa ini? Apa yang harus ku jawab. Astagaaaa.

"Tidak ada toge yang lurus Tuan Muda. Memang sperti itu bentuk nya. "

" Tidak mungkin. Gin! " panggil Fernan

" Ya Tuan Muda?. "

" Cari informasi tentang toge. Aku juga ingin mencoba toge yang berbentuk lurus. Apakah rasanya masih sama atau bahkan tidak enak. "

" Baik Tuan Muda. " segera Gin menelphone seseorang.

Kenapa sih dua orang gila ini? Sampai ujung abad pun kalian tidak akan menemukan toge lurus. Dan itu! kasihan sekali orang yang disuruh nya. Pasti dia kelabakan mencari nya.

Anindita terdiam pasrah. Ia ingin tertawa dengan dua orang ini. Sebenar nya mereka hidup di jaman apa sih? Tanya Anindita dalam hati.

Fernan menghabiskan makanan nya dengan bersih tak tersisa sedikitpun.

Gin melihat piring Fernan yang tak tersisa sedikitpun makanan di atas nya.

Ia menggeleng pelan.

Benar-benar Tuan Muda sangat jatuh hati pada resep makanan Nona Anindita. Apa enak nya tumis toge itu? Tekstur nya saja terlihat aneh. Terlihat bengkok-bengkok begitu toge nya.

Fernan mengelap sudut bibir nya dengan tisu.

"Air! " Ucap Fernan tegas.

Anindita terdiam tidak menanggapi. Karna ia pikir posisi sendok yang tadi dan air minum sangat berdekatan. Masa air harus di ambilkan. Sedangakn Sendok saja tadi ngambil sendiri kan? Pikir Anindita.

" Air! " bentak nya melirik Anindita.

Anindita terperanjat kaget. Ia mengambilkan ice milk tea pada Fernan. Dengan cepat Fernan menggeleng.

Anindita mengerutkan kening nya.

" Ini mau apa lagi sih sebener nya bayi gede? "

" Anda ingin apa Tuan Muda? "Ucap Anindita menahan kekesalahan nya.

" Es Doger! " perintah Fernan tanpa bantahan.

Es doger? Apa-apaan ini? Apa dia tahu resep baru yang saya kasih ke Restaurant ini? Mengapa dia ingin sekali mencoba nya? Memang nya dia ini mantan juri Master Chef?

Anindita mengangguk

" Saya pamit untuk mengambil Es nya Tuan."

"Kau yang Buat! "

" Baik. "

Dengan cepat Anindita menyeret kaki nya, ia segera membuat es doger.

Meminta pada pelayan agar dia saja yang membuat nya.

" Silahkan Tuan Muda. " menyerahkan nya langsung pada tangan Fernan. Dengan cepat Fernan mengambilnya. Ia mencoba nya satu sendok. Seketika Fernan menyipitkan mata nya. Merasakan sensasi es doger. Entah apa penilaian tentang es doger itu. Dengan refleks Anindita mengikuti Fernan yang menyipitkan mata. Harap-harap cemas dalam hati Anindita. Ia takut Fernan tidak menyukai nya. Perlahan Fernan membuka matanya lebar. Ia menyuapi kembali lagi dan lagi sampai habis.

Anindita meihat nya dengan mata melotot. Ia tak percaya es doger nya akan habis. Sekertaris Gin yang melihat nya hanya menggeleng kepala.

Fernan mengernyitkan halis nya menatap wadah es doger yang sudah tidak ada penghuni nya. Ia merasa heran. Mengapa ia serakus ini? Tanya Fernan dalam hati.

"Apakah es ini sehat bagi tubuh? Atau berbahaya? "

" Sehat dan tidak berbahaya Tuan, saya memberi resep nya dengan bahan yang berkualitas. "

" Bagus".

.

.

.

Bersambung.....................

Like coment and Vote yaaa 🤗❤️

1
Hikari yu
bagus ceritanya
Siti Martinah
Luar biasa
Shifa Burhan
novel munafik
*anin berkali berbohong tapi tidak disalahkan
*fernan berbohong langsung disalahkan dan tidak mudah dimaafkan fernan hadir mengemis dulu baru dimaafkan

*anjn tinggal dengan lelaki lain tidak disalahkan
*fernan bawah karina tinggal dirumahnya, (anin juga ada disitu) dianggap kesalahan besar tidak mudah dimaafkan dan harus mengemis maaf dulu

*anin salah paham lihat fernan pelukan dengan karina kesalahan fernan dan harus mengemis maaf dulu baru dimaafkan
*fernan lihat anin pelukan dengan devan bukan kesalahan

kesalahan anin dan fernan banyak yang sama tapi karena pemikiran yang egois dan munafik oleh authornya jadi semua yang dilakukan fernan kesalahan fatal tapi semua yang dilakukan anin bukan kesalahan dan dibenarkan

kalian bangga buat novel yang kelihatan sekali kemunafikannya kayak gini, ini sama saja kalian bangga memamerkan pola pikir dan imajinasi kemunafikan kalian sendiri
Shifa Burhan
Kita bongkar kemunafikan novel ini
* pelakor kalian laknat tapi pebinor kalian puja2 bahkan kalian spesial kan bisa berkali kontak fisik dengan istri orang (munafik)
* karina diajak fernan tinggal dirumah kalian laknat tapi anin kabur dari rumah dan tinggal dirumah lelaki lain bahkan anak panggil anin mama mereka tingg kayak sebuah keluarga kalian benarkan (munafik)
* fernan tidak tegas pada karina kalian laknat tapi anin tidak tegas pada devan dan vano kalian benarkan (munafik dan murahan)
* intraksi fernan dengan wanita lain kalian bela tapi intraksi anin dengan pria lain kalian benarkan bahkan pelukan kalian benarkan (munafik)
*anin salah paham fernan pelukan dengan karina kalian buat anin tegas pergi dan fernan harus mengejar dan mengemis maaf tapi saat fernan melihat anin pelukan pada devan kalian buat fernan kayak orang bodoh Terima begitu saja (munafik)
*saat anin tidak percaya fernan, maka fernan salah karena tidak bisa menjaga kepercayaan tapi saat devan tidak percaya anin tetap devan salah karena harus saling percaya (munafik)
*fernan membohongi anin adalah kesalahan fatal, fernan dihukum, dan harus mengemis maaf pada anin tapi anin membohongi fernan dibenarkan
* dan masih banyak lagi kemunafikan dalam novel ini yang dibela oleh author

Thor jadi novelis wanita jangan egois benar semua kesalahan anin dibela dan dibenarkan semuanya, tapi giliran fernan buat salah, dilaknat habis2an, jadi wanita dewasa sedikit jadi bisa buat novel adil
@shiha putri inayyah 3107
akhirnya bayi Anin sama fernan lahir dengan selamat...💐💐💐💐🌹🌹🌹🌹🌷🌷🌷🌷🌷🥀🥀🥀🥀🥀
@shiha putri inayyah 3107
semoga persalinan Anin berjalan dengan lancar,,, ibu dan bayi nya sehat...
@shiha putri inayyah 3107
mau normal atau pun Caesar menang sama² sakit... bedanya kalo normal penyembuhan pasca melahirkan nya lebih cepat,,, kalo Caesar itu lebih lama,,,
Ida Siswati
ceritanya seru penuh tantangan
Win Cantik
bagus ceritanya
linamaulina18
CK g usah mengejas orang npa kyk kalian plng bnr aja
linamaulina18
salam kenal buat outhornya
@shiha putri inayyah 3107
hahaha,,, Gin kamu lucu banget...😂😂😂😂
@shiha putri inayyah 3107
lucu juga kelakuan sekertaris Gin saat jatuh cinta...🤭🤭🤭🤣🤣🤣
@shiha putri inayyah 3107
dr lucky lagi cemburu...🤭🤭
@shiha putri inayyah 3107
good joob mama anis ,,,👍👍👍👍 biar tau rasa ulat bulu karina... jd perempuan kok murahan banget kaya ga ada cowok lain atau gak laku aja ngejar² suami orang... sangat merendahkan harkat dan martabat kaum wanita....
@shiha putri inayyah 3107
si ulat bulu karina bikin kesel... 🤮🤮
@shiha putri inayyah 3107
siapa lagi yg nubruk fernan...
@shiha putri inayyah 3107
ya ampun ngidam nya fernan,,,, ingin beli cilok di taman bintang,,, terus makan nya di jepang... Sultan mah bebas mau ngidam apa dan gimana juga....
@shiha putri inayyah 3107
granma mau nyomblangin vano sama Fera....🤭😂😂😂
@shiha putri inayyah 3107
gagal maning... yg sabar ya fernan istri mu lagi datang bulan...🤭🤭🤭🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!