NovelToon NovelToon
Pinjam Rahim Istri Kedua

Pinjam Rahim Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Poligami / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:52k
Nilai: 5
Nama Author: YoungLady

( Revisi )

Yuni Astuti 23 tahun, terpaksa menerima tawaran Inggrid Bosnya untuk menikah kontrak dengan Angga Wijaya 35 tahun suami dari Inggrid. Inggrid memerintahkan Yuni untuk hamil dan melahirkan seorang anak untuk Angga karena Inggrid telah divonis mandul oleh Dokter.

Setelah Yuni hamil dan melahirkan seorang anak, Inggrid dan Angga akan mengambil anak itu dan meminta Yuni pergi jauh dari kehidupan mereka berdua.

Bagaimanakah kelanjutan hubungan Yuni dan Angga selanjutnya?

Akankah Yuni berhasil hamil dan melahirkan seorang anak untuk Angga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YoungLady, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tamu Tak Diundang

Ting... Tong...

Bel rumah berdenting, Yuni keluar rumah untuk membuka pintu. Dia dikejutkan oleh kedatangan Delon kerumah itu, Yuni panik karena Angga sedang ada bersamanya.

Yuni tidak mempersilahkan Delon untuk masuk, dia menyuruh Delon duduk di kursi teras rumah. Pria itu menatap Yuni dengan tatapan teduh, seolah ingin mengatakan kalau dia tengah rindu berat pada Yuni.

"Bagaimana kabarmu?" Tanya Delon.

"Kabarku baik, kabarmu sendiri bagaimana?" Tanya Yuni balik.

"Kabarku baik," Delon melempar senyum manis.

"Dari mana kamu?"

"Aku dari rumah teman, pulangnya sekalian mampir,"

"Oh... Begitu. Memangnya kamu tidak kerja?"

"Aku sedang libur."

Tak lama, Sekar menyusul keluar. Yuni langsung memerintahkan wanita itu untuk membuatkan minuman dan makanan ringan. Delon tertegun, bukannya Yuni hanya seorang ART biasa? Kenapa wanita itu memanggil Yuni dengan sebutan Non? Delon merasa curiga, dia yakin ada yang sedang Yuni tutupi darinya dan keluarganya.

Delon mendengar suara seorang pria sedang bernyanyi, dia kenal dengan suara itu, itu adalah suara Angga Bosnya. Benar saja, tak lama Angga muncul dan langsung menatapnya dengan tatapan tajam saat melihat Delon ada dirumahnya.

"Delon? Sedang apa kamu disini?" Tanya Angga kasar.

"Anu Pak, aku sedang main. Sekalian menjenguk temanku, Yuni,"

"Dia akan selalu baik baik saja di tempat ini, kamu tidak perlu repot repot menjenguk!" Ucap Angga judes.

Yuni melotot, dia langsung menarik Angga masuk kedalam rumah dan mengajaknya bicara empat mata. Dia tidak mau Angga keceplosan bicara dan membuat Delon tau kalau Yuni adalah istri kedua Angga. Bagaimanapun Delon sering main kerumahnya, dia tidak mau Delon mengadu pada Ibunya.

"Pak, tolong jangan seperti itu pada temanku," rengek Yuni.

"Teman? Aku tidak suka kamu punya teman laki laki!" Sentak Angga.

"Dia tetangga rumahku, kalau Bapak bersikap seperti ini dia akan curiga padaku. Jadi tolong, berkerja samalah." Yuni mencoba merayu Angga. Angga menyerah, pria itu akhirnya kembali masuk ke dalam kamarnya.

Diluar rumah, Delon menunggu kemunculan Yuni. Sebenarnya apa yang sedang dibicarakan oleh Angga dan Yuni? Bukankah keduanya adalah pegawai dan majikan? Tapi kenapa mereka terlihat begitu dekat? Pikiran Delon mulai menjadi buruk, terlebih dia tidak melihat sosok Inggrid istri Angga ada dirumah itu.

Yuni kembali menemui Delon, pria itu menatapnya dengan tatapan curiga. Yuni panik, dia takut Delon mencecarnya dengan pertanyaan menyudutkan hingga membuatnya terpaksa angkat bicara.

"Kamu betah ya kerja disini, padahal Bos Angga galak. Di kantor galak, dirumah lebih galak," ucap Delon.

"Ya... Mau bagaimana lagi? Aku butuh uangnya." Yuni meringis.

Delon tiba tiba saja teringat pada paksaan Angga agar Delon mau di pindah kerjakan. Dia merasa pria itu sengaja melakukannya karena tujuan tertentu, misalnya seperti menjauhkan dirinya dari Yuni.

Cara memandang Angga pada Yuni sedikit berbeda, seperti pandangan seorang pria dewasa pada kekasihnya. Apa jangan jangan Angga menyukai Yuni?

"Dia memindahkan aku untuk bekerja di kantor cabang yang ada diluar kota, jika aku tidak mau dia akan memecat aku," tutur Delon.

"Pecat? Yang benar saja. Mana boleh dia bersikap semena mena padamu, mentang mentang dia bos besar," Yuni ikut kesal saat mendengar penuturan Angga.

"Siapapun yang punya uang, dia akan berkuasa," ujar Delon.

"Aku akan mengajaknya bicara nanti, siapa tau dia akan mendengarkan omonganku,"

"Memangnya sedekat itu hubunganmu dengan Pak Angga? Sampai sampai dia mau mendengar ucapanmu," Delon mengerutkan dahi.

Yuni terdiam, bibirnya kelu dan tak bisa berkata kata. Dia bingung mau menjawab apa, karena Delon sudah menatapnya dengan tatapan curiga.

***

Yuni menerobos masuk ke dalam ruang kerja Angga, dia menemui suaminya yang sedang sibuk membaca beberapa berkas penting. Tanpa diminta Yuni duduk dipangkuan Angga dan membuat Angga terperanjat kaget.

Yuni sedang berencana merayu Angga agar dia tidak memindah kerjakan Delon ke luar kota. Dia tau betul kalau Delon tidak akan bisa jauh dari Ibunya yang sudah tua dan renta.

"Apa kamu sedang mencoba merayuku?" Tuduh Angga.

"Ya, betul. Tolong jangan pindahkan Delon keluar kota, dia punya ibu yang sudah tua dan dia tidak bisa meninggalkannya sendirian," celoteh Yuni.

"Jadi kamu merayuku untuk pria lain? Apa dia yang memintamu melakukan itu?"

"Tidak, aku berinisiatif sendiri!"

"Apa kamu menyukainya?"

"Tidak juga, aku melakukannya karena dia adalah temanku,"

"Wanita bodoh! Tidak ada hubungan pertemanan biasa antara wanita dan laki laki. Dia sudah jelas jelas menyukaimu!"

Yuni teringat pada kejadian enam tahun lalu, Delon pernah mengutarakan cinta padanya dan dia menolaknya. Kejadiannya sudah lama sekali, apa Delon sampai sekarang masih menyukainya.

"Memangnya kenapa kalau dia suka padaku? Bukankah kita juga nantinya akan bercerai?" Yuni memandang wajah suaminya lekat lekat.

Wajah Angga memerah, bukan karena malu melainkan karena menahan marah. Entahlah, kenapa Angga merasa marah mendengar kata kata Yuni. Padahal, yang Yuni katakan memang benar adanya.

Cepat atau lambat mereka berdua akan bercerai, menjalani hidup masing masing seperti orang asing. Tidak saling kenal, tidak saling menghubungi, dan mungkin tidak akan pernah bisa bertemu lagi.

Angga mulai menyukai Yuni, tapi sayangnya sepertinya Yuni tidak menyukainya malah tertarik pada pria lain. Apa yang harus Angga lakukan sekarang?

Bersambung...

1
Nurlaila Hasan
bagus
Nurwahida Nasar
masih penasaran dgn ceritanya
Nuroden Lina
aku ndak tau cerita novel ini..semua watak macam ornang muslim..tapi kenapa yuni di samakan dgn anak babi...🤔🤔
Nia Nara
Lelaki !!!
Nia Nara
Cerita Inggrid ini ada lho di kehidupan nyata. Gak separah Inggrid tapi ada yg modelan begitu. Selingkuh karena gak puas urusan ranjang, yg dicari berondong mokondo.. wis edan dunia.. suami baik dan bertanggung jawab gak mau malah cari selingkuhan kualitas kw 1000
MommaBear
Luar biasa
Nurul Fahmita Sari
up
Siti Zakiah
lanjut thor double up dpng😁😁
Siti Zakiah
doble up thor
Siti Zakiah
wow
Greenindya
kanker
sandi Gelau
tahu2 nnti kena hiv..tertular dgn adik ipar
Martinus Lengi
ctux emlgnuueuQctuDuyimkldQkjk
Irin Ka
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!